CHAPTER 3 (PERTEMUAN)
Kyuhyun menghela napasnya panjang. Sekarang ia menuju ke rumahnya selesai berkencan—ah tidak, lebih tepatnya membicarakan sesuatu yang dipertanyakan Kyuhyun tentang kematian Lee Sungmin.
Kyuhyun mengusap tengkuknya, angin aneh yang dingin menerpa bagian itu barusan. Kyuhyun menoleh ke belakang, tak ada siapapun yang sepertinya iseng meniup tengkuk Kyuhyun. Suasana di tepi Sungai Han juga sudah tampak sepi. Kyuhyun melanjutkan perjalanannya menuju ke rumah.
[Flashback]
"Aku ingin bertanya sesuatu padamu, Hyung." Mimik Kyuhyun mulai tampak serius.
"Bertanya tentang apa?" tanya Siwon.
"Kau tahu apa yang menyebabkan kematian Lee Sungmin Sunbae?" tanya Kyuhyun dan seketika membuat Siwon tampak terkejut.
Siwon terdiam, sesaat kemudian ia menarik napasnya dalam, "Tak ada yang bisa aku katakan tentang itu, Kyu." sahut Siwon, "Karena kejadian malam itu tak ada siapapun yang mengetahuinya. Sungmin sudah didapati dalam keadaan digantung dengan tubuh yang basah dan berbau soju."
"Benarkah?" Kyuhyun memperjelas.
Siwon mengangguk, "Tetapi, untuk apa kau menanyakan hal seperti itu? Apa ada sesuatu yang memotivasimu untuk bertanya tentang hal itu?" tanya Siwon penasaran.
"Tidak, tidak ada Hyung." jawab Kyuhyun agak gugup sambil menggaruk tengkuknya yang tidak gatal.
"Ah, Kyu—" Siwon menarik napasnya sejenak, "Besok aku akan ke gym menemui temanku, kau mau menemaniku tidak?" tanya Siwon.
"Me—menemanimu?" Kyuhyun bertanya memperjelas.
Siwon tertawa canggung, "Ah—mungkin kau bisa menyebutnya itu dengan—emhh kencan kurasa."
"Ken—kencan?" gumam Kyuhyun, "Ah aku mengerti. Baiklah, aku akan menemanimu." jawab Kyuhyun seraya tersenyum.
[Flashback End]
Kyuhyun tersenyum sambil menunduk mengingat akhir dari pembicaraannya dengan Siwon. Bukankah itu terlalu cepat menurut Kyuhyun? Baru beberapa hari Kyuhyun mengenal Siwon, berani-beraninya dia mengatakan untuk mengencani Kyuhyun. Kyuhyun pikir dia seorang playboy sebelum Kyuhyun kenal dengannya di masa ospek itu.
Kyuhyun mengangkat wajahnya kemudian menghentikan langkahnya. Sekelebat bayangan pemuda yang ia temui di kolam depan fakultas seni-budaya lewat di depannya. Kyuhyun menyipitkan matanya, pemuda itu bahkan sekarang muncul tak jauh dari tempatnya berdiri. Matanya yang kosong dan hitam—dengan seluruh bagian tubuh yang pucat seakan—menatap mata Kyuhyun. Kyuhyun melirik ke bawah tubuh pemuda itu. Genangan air terdapat di sekitar tubuhnya dan sekarang bau soju menyeruak masuk ke penciuman Kyuhyun.
"Si—siapa kau?" Kyuhyun mencoba bertanya kepada pemuda itu. Kyuhyun berpikir, mungkin pemuda itu ada hubungannya dengan kematian Lee Sungmin, mengingat keadaan Sungmin saat tewas dalam kondisi tubuh yang basah dan berbau seperti soju.
Pemuda itu makin lekat menatap Kyuhyun dengan mata kosongnya yang hitam.
"Ku tanya, siapa kau? Apa kau ada hubungannya dengan kematian Lee Sungmin sunbae?" tanya Kyuhyun lagi, "Ahh—apa kau juga yang mempermainkan keran di toilet milikku malam itu huh?"
Pemuda itu diam tak bergeming sama sekali. Sedetik kemudian pemuda itu sudah tak ada di depan Kyuhyun. Dia menghilang. Kyuhyun membuang napasnya panjang. Kyuhyun rasa tindakannya yang tadi benar-benar pemberani. Yang benar saja, dia baru saja menanyai seseorang yang mungkin sudah mati. Kyuhyun menggelengkan kepalanya, sambil memukul pelan pelipisnya. Ia melanjutkan perjalanan pulang menuju ke rumahnya.
(The Ghost of The Water)
Kyuhyun membuka loker miliknya dan mengambil beberapa buah buku yang ia letakkan disana. Kyuhyun menutup pintu loker itu kemudian melirik ke kiri, tepat ke arah dimana loker Siwon berada. Kyuhyun terkejut.
"Hello, Cho Kyuhyun." sapa Kibum yang bersandar di pintu loker milik Siwon. Ia melambaikan tangannya ke arah Kyuhyun.
"Aishh kau membuatku terkejut." kata Kyuhyun berjalan melewati Kibum.
Kibum mengikuti langkah Kyuhyun, "Bagaimana kencanmu kemaarin dengan Siwon sunbae hum?" tanya Kibum menoel-noel pipi Kyuhyun.
Kyuhyun menepis tangan Kibum yang menyentuh pipinya, "Itu bukan kencan, itu hanya jalan-jalan biasa." sahut Kyuhyun.
"Ah benarkah? Apa dua orang—ehem yang hanya berduaan jalan-jalan ke Sungai Han, bukan berkencan?" tanya Kibum.
"Hentikan itu Kibum!" Kyuhyun berhenti dan menghentakkan kakinya, "Sudah ku katakan itu bukan kencan."
"Annyeong, Kyu." sapa Siwon yang datang dari arah berlawanan. Siwon tersenyum, menunjukkan lesung pipinya yang menawan kepada Kyuhyun.
"Si—Siwon Hyung?" gumam Kyuhyun pelan. Di sisi lain Kibum menaikkan salah satu alisnya. Di benaknya ia sedang berpikir, bagaimana bisa Kyuhyun memanggil seorang sunbae yang galak itu dengan sebutan Hyung? Ah yang benar saja.
"Kau ingat tawaranku yang kemarin kan?" tanya Siwon. Ia melirik sebentar jam tangan yang melingkar di pergelangan tangannya, "Aku tunggu di gerbang." sambungnya kemudian menepuk pelan pundak Kyuhyun dan berlalu.
Setelah cukup jauh, Kibum melangkah tepat berada di depan Kyuhyun, memegang pundak Kyuhyun dan menatap Kyuhyun cukup dalam. "Aku tak salah dengar kan? Kau—kau memanggilnya Hyung?" tanya Kibum serius.
Kyuhyun mengangguk, "Memangnya kenapa? Tak ada yang salah kan?"
Kibum menepuk jidatnya, "Aishh bagaimana hal itu bisa terjadi? Padahal dia itu galak kan? Lihat saja perawakannya seperti preman." kata Kibum sampai menimbulkan beberapa percikan air yang ditimbulkan oleh mulutnya.
"Preman?" Kyuhyun memperjelas, "Perawakan seperti itu bukan preman, Kibum, tetapi tubuh yang atletis. Aishh—apa kau tak mengerti dengan kata itu?" tanya Kyuhyun, "Ckckck kasian sekali." decak Kyuhyun.
"Aigoo anak ini." dengus Kibum.
"Sudahlah, hari ini aku ada janji dengannya." Kyuhyun menepuk pundak Kibum, "Besok akan aku ceritakan semuanya." sambungnya kemudian pergi.
(The Ghost of The Water)
Kyuhyun berlari kecil menghampiri Siwon yang menunggunya di pintu gerbang kampus. "Hyung!" Kyuhyun menepuk pundak Siwon cukup keras dan membuat Siwon terkejut akan hal itu.
Siwon mengelus dadanya pelan, "Hei, kau mengejutkanku." katanya.
"Hehehe… Sekarang kita akan kemana Hyung?" tanya Kyuhyun.
"Ayo ikut denganku!" Siwon menarik tangan Kyuhyun dan membawa Kyuhyun menuju ke mobilnya. Siwon menyuruh Kyuhyun masuk ke mobilnya dan duduk di jok penumpang yang berada di depan. "Aku akan memperkenalkanmu dengan salah satu temanku—emhh tetapi dia sudah ku anggap sebagai Hyung-ku sendiri." kata Siwon dan men-starter mobilnya.
"Aku tidak menyangka kita akan sedekat ini." gumam Kyuhyun.
"Ya?"
"Ah tidak, lupakan saja Hyung. Kau bilang ingin memperkenalkanku dengan temanmu kan? Ayo!" Kyuhyun mengalihkan pembicaraan.
Siwon mengangguk. Mereka menuju ke tempat yang dimaksud Siwon.
(The Ghost of The Water)
"Bagaimana apa kau sudah menelpon Siwon?" tanya Hyukjae pada Donghae.
Donghae mengangguk, "Dia mengatakan ada di gym yang biasa dikunjungi dirinya dan Kangin Hyung." cerita Donghae.
"Aishh kenapa dia malah ke tempat itu?" gumam Hyukjae, "Padahal kemarin sudah ku suruh untuk datang ke toko bunga milik Heechul Hyung." dumelnya kesal.
"Biarkan saja." jawab Donghae dengan nada yang agak datar.
"Biarkan bagaimana maksudmu? Kita sudah menyusun rencana untuknya agar dekat dengan Kyuhyun. Kita harus diskusikan rencana itu hari ini dengannya."
"Kau tahu apa yang paling menarik saat ini?" tanya Donghae dengan nada menyelidik. Hyukjae mengedikkan bahunya acuh. "Siwon mengajak Kyuhyun berkencan." sambung Donghae berbisik.
Hyukjae terkejut dengan mata yang membulat, "Ken—ken—kencan?" tanya Hyukjae tak percaya. Donghae mengangguk. "Hei! Bagaimana bisa?" heran Hyukjae.
"Entah apa yang mereka lakukan kemarin sampai berakhir seperti ini." Donghae mengusap dagunya dengan punggung tangannya, "Sepertinya kita perlu mengintrogasinya saat sampai di toko bunga Heechul Hyung."
(The Ghost of The Water)
Siwon membukakan pintu mobilnya untuk Kyuhyun. Kyuhyun tersenyum canggung. "Seharusnya kau tak usah melakukan hal ini, Hyung."
"Aishh tak apa. Emh—anggap saja kau tadi membukanya dengan tanganmu sendiri." jawab Siwon, "Ayo masuk!"
Siwon menggandeng tangan Kyuhyun. Kyuhyun sempat terlonjak saat tangan Siwon meraih tangannya dan menggenggamnya erat. "Kau tak keberatan kan jika aku mengajakmu ke tempat ini?" tanya Siwon. Kyuhyun menengadah, melihat bangunan berlantai dua yang dipenuhi dengan alat-alat pembesar otot.
Kyuhyun menggeleng. "Tentu saja tidak. Kemarin saat kau menawariku untuk datang ke tempat ini, bukankah aku mengiyakannya? Jadi, kau tak usah khawatir."
"Baiklah, ayo!" Siwon menarik tangan Kyuhyun, membawanya menuju ke lantai dua bangunan itu. Kyuhyun mengedarkan pandangannya ke seluruh ruangan, menyentuh beberapa benda yang terlihat sangat berat itu dengan tangannya.
"Hyung!" Siwon memanggil seseorang yang sedang melatih ototnya di sudut ruangan.
Kyuhyun menaikkan salah satu alisnya. Kyuhyun sangat yakin dalam memorinya dia belum pernah menemui orang yang dipanggil Hyung tadi oleh Siwon. Namun, entah kenapa Kyuhyun seperti pernah menemuinya beberapa kali walaupun Kyuhyun lupa ia dapat menemui orang itu dimana.
Kyuhyun menahan tangan Siwon, "Hyung, siapa dia? Kenapa dia tampak agak menakutkan?" tanya Kyuhyun.
"Dia Kangin Hyung, Kim Kangin. Dia itu alumni Inha di departemen musik modern." jelas Siwon. Kyuhyun mengangguk mengerti. Sebuah bayangan terlintas di benak Kyuhyun.
[Flashback]
Bruk!
Kangin menendang sosok pemuda yang tampaknya tak berdaya. Pemuda itu terkulai lemas hingga tampaknya ia pingsan.
[Flashback End]
Kyuhyun terkejut dengan bayangan yang melintas di benaknya itu. Seingatnya ia tak pernah mengalami hal seperti itu, tetapi bagaimana ia bisa mengingat hal seperti itu?
Kangin tampak menghampiri Siwon dan Kyuhyun yang berjalan mendekat ke arahnya. "Hei, Siwon." Kangin menyapa Siwon. Kangin mengernyit tipis, ia memperhatikan sosok Kyuhyun yang sedang bersembunyi di balik Siwon. "Siapa dia?" tanya Kangin, "Apa dia kekasihmu? Kenapa dia tampak sedang ketakutan?"
"Namanya Cho Kyuhyun, Hyung." jawab Siwon, "Eh? Kekasih? Bukan. Dia hanya temanku, tepatnya hoobae yang baru masuk semester ini."
"Apa dia takut melihatku?" tanya Kangin.
Siwon mengedikan bahunya, "Mungkin." jawab Siwon seadanya.
Kangin mencoba mendekati Kyuhyun yang makin erat memegang jaket yang dikenakan Siwon. Kangin berjalan menuju ke bagian belakang tubuh Siwon, namun Kyuhyun malah menghindarinya hingga ia berada di depan Siwon. Siwon segera memeluk Kyuhyun—ehem mungkin ia sedang mengambil sebuah kesempatan. "Kenapa kau bersikap seperti itu hum?" tanya Siwon berbisik, "Padahal perawakanku tak jauh beda dengannya."
"Entahlah, Hyung. Aku juga tak mengerti dengan diriku sendiri." jawab Kyuhyun.
Kangin kembali menuju ke bagian depan Siwon. Kali ini Kyuhyun tak dapat menghindar lagi. Kangin menghela napasnya panjang. Kyuhyun malah menyembunyikan wajahnya di dada Siwon.
"Aigoo anak ini." dengusnya pelan, "Apa tampangku lebih menyeramkan dari seorang preman hum?" tanya Kangin.
Kyuhyun mencoba berbalik dan melihat Kangin. Kangin memiringkan kepalanya. Kyuhyun malah makin erat memegang tangan Siwon dan mencoba menekan rasa takutnya yang tak terkontrol dan rasa takut yang sama sekali tak dapat dimengertinya. "Maafkan karena sikapku, Hyung." kata Kyuhyun.
"Okay tak apa." sahut Kangin kemudian tersenyum, "Kita kan belum berkenalan secara langsung. Perkenalkan namaku Kim Kangin. Kau bisa memanggilku Kangin Hyung." Kangin mengulurkan tangannya pada Kyuhyun. Kyuhyun menjabat tangan Kangin agak ragu. Tubuh Kyuhyun tiba-tiba terasa tergencet dan seperti terbawa ke suatu masa yang tak ada di memorinya sebelumnya.
[Flashback]
Bruk!
Kangin menendang sosok pemuda yang tampaknya tak berdaya. Pemuda itu terkulai lemas hingga tampaknya ia pingsan.
[Flashback End]
Kyuhyun menarik napasnya dalam. Bayangan tadi ketika ia pertama kali bertemu dengan Kangin muncul kembali.
"Kau—kau kenapa?" tanya Siwon pada Kyuhyun dengan nada agak cemas.
"Tidak. Aku baik-baik saja, Hyung." sahut Kyuhyun, "Perkenalkan namaku Cho Kyuhyun." kata Kyuhyun pada Kangin. Kyuhyun melepas jabatan tangannya.
"Oh ya, agar kita lebih dekat, bagaimana kalau kita minum sesuatu ke café dekat sini?" tawar Kangin.
"Ide yang bagus, Hyung." jawab Siwon, "Bagaimana denganmu, Kyu?" tanya Siwon pada Kyuhyun.
"Baiklah, aku ikut saja." jawab Kyuhyun.
"Kalau begitu, ayo!"
Mereka menuju ke sebuah café yang dekat dengan gym itu. Kali ini Kangin akan mentraktir mereka berdua, ya dihitung-hitung sebagai tanda perkenalannya dengan Kyuhyun. Mereka memilih tempat yang dekat dengan jendela. Ya, menurut mereka itu tempat yang paling enak disaat bersantai seperti ini.
"Kalian mau pesan apa?" tanya Kangin sambil melihat-lihat menunya.
"Aku pesan americano saja dan waffle." jawab Siwon, "Bagaimana denganmu, Kyu?"
"Aku pesan teh hijau saja." jawab Kyuhyun sambil melirik menu itu sekilas.
Kangin mengangguk, "Baiklah. Aku pesan dua Americano, dua porsi waffle dan satu teh hijau." kata Kangin pada pelayan yang sejak tadi berdiri di samping meja yang mereka tempati.
"Baiklah, Tuan. Silahkan menunggu." katanya kemudian beranjak pergi.
"Jadi, bagaimana kalian bisa saling mengenal?" tanya Kangin membuka pembicaraan.
"Ini terjadi ketika ospek, Hyung." Siwon tersenyum, "Saat itu Kyuhyun pingsan dan setelahnya kami saling mengenal, hingga makin dekat seperti ini." sambungnya bercerita secara singkat.
"Siwon Hyung juga menyelamatkanku saat aku akan tenggelam di kolam depan fakultas seni-budaya." Kyuhyun menambahkan.
"Wow… Cara berkenalan kalian pasti sangat berkesan." Kangin mengangguk-ngangguk sambil tertawa takjub, "Ah Kyu, kau mengatakan kolam di depan fakultas seni-budaya. Lalu, bagaimana kau bisa hampir tenggelam disana?"
"Entahlah, Hyung. Seseorang seperti membawaku ke tempat itu dan menarik kakiku hingga masuk ke dalam kolam. Dia seperti memaksaku untuk tinggal disana." jelas Kyuhyun.
Kangin mengernyit, "Benarkah?"
Kyuhyun mengangguk. Tiba-tiba ponsel Kyuhyun bergetar. Sebuah pesan masuk dari Kibum.
**From: Kim Kibum
**Hei! Kau ada dimana huh? Telpon aku segera, ada hal penting.
"Hyung, sepertinya temanku ingin aku menelponnya. Aku permisi sebentar." kata Kyuhyun beranjak dan menuju ke toilet.
Kyuhyun segera menghubungi Kibum. "Yeoboseyo." sapa Kyuhyun.
"Yeoboseyo." Kibum menjawab di seberang telepon. "Kau ada dimana sekarang?" tanya Kibum dengan nada yang agak galak.
"Hei, apa kau sedang marah?" tanya Kyuhyun, "Sebenarnya hal penting apa yang ingin kau katakan?" tanya Kyuhyun lagi.
"Malam ini Jung Sonsaengnim lagi-lagi memajukan jadwalnya." Kibum menghela napasnya, "Tetapi, kali ini dia digantikan oleh dosen baru. Entahlah dia siapa. Yang jelas dia akan mengisi jam kuliah Jung Sonsaengnim untuk satu semester ke depan." Kibum menjelaskan panjang, "Aishh dosen itu benar-benar."
"Ya sudah, aku segera kembali nanti." kata Kyuhyun kemudian menutup teleponnya.
Kyuhyun melihat refleksi dirinya di cermin yang lumayan besar yang terletak di toilet. Angin yang aneh kembali berdesir menerpa tengkuk Kyuhyun. Tiba-tiba keran air yang ada di toilet itu menyala begitu saja. Lampu yang menerangi toilet hidup dan mati secara bergantian. Tidak, Kyuhyun tidak takut akan hal itu. Tampak bayangan Kyuhyun yang terpantul di cermin sedikit menyeramkan. Mata yang kosong, wajah yang tampak pucat dan tangan yang meneteskan air.
(The Ghost of The Water)
Kibum memperhatikan Kyuhyun yang dari tadi mengetuk-ngetukan pensilnya ke pelipisnya pelan. Kyuhyun menuliskan beberapa not balok di bukunya. Mungkin Kyuhyun sedang memikirkan sebuah lagu. Kibum melirik buku itu. Hanya satu not yang ditulis Kyuhyun. Kibum menghela napasnya panjang. Tampaknya temannya yang satu dalam keadaan yang cukup memprihatikan.
"Kau kenapa?" tanya Kibum.
"Tak apa." jawab Kyuhyun singkat.
"Apa Siwon Sunbae melakukan sesuatu padamu?" tanya Kibum.
"Tidak." jawab Kyuhyun dengan singkat.
Tok tok tok!
Jung Sonsaengnim tampak berdiri di depan seluruh mahasiswa yang sedang menunggu kehadirannya. Ia baru saja mengetukkan bolpoin miliknya di atas meja. Semua siswa yang berada di ruang musik seketika diam.
"Annyeong." sapanya singkat, "Baiklah. Aku sangat menyesal harus memberitahukan hal ini kepada kalian, tetapi untuk satu semester ke depan mungkin bukan aku yang akan mengajar mata kuliah ini untuk kalian." jelasnya, "Sebagai gantinya, aku mengundang seorang dosen yang merupakan alumni kampus ini."
Seseorang memasuki ruang musik. Dia menunduk memberikan hormat. "Annyeong. Namaku Park Jungsoo. Aku yang akan menggantikan Jung Sonsaengnim. Mohon kerjasamanya." katanya memperkenalkan diri.
Jung Sonsaengnim keluar dari ruangan musik. Mata kuliah dimulai dengan seorang dosen baru yang bernama Park Jungsoo itu.
"Lihatlah! Setelah dia mengubah jadwal seenaknya, sekarang dia pergi tanpa memberikan alasan. Aishh dosen itu sangat menyebalkan." umpat Kibum, "Benarkan, Kyu?" tanya Kibum bermaksud meminta pendapat Kyuhyun.
Kibum melirik ke arah Kyuhyun. Kibum terkejut dan menggigit jari-jarinya. Ia melakukan itu untuk menahan sebuah teriakkan yang mungkin timbul. Kibum tak salah lihat. Mata Kyuhyun, mata Kyuhyun tampak kosong.
(The Ghost of The Water)
Siang itu Kyuhyun sedang membaca buku yang berisi hal-hal berbau musik. Hari ini Kibum tak datang ke kampus, alasannya tidak enak badan setelah menadapatkan mata kuliah malam kemarin. Ya tentu saja sekarang Kyuhyun merasa agak kesepian, karena biasanya Kibum yang membuat hari-harinya terasa gaduh.
Hyukjae dan Donghae menghampiri Kyuhyun. Meraka duduk dengan posisi Kyuhyun yang berada di tengah-tengah mereka. "Kyuhyun, ayo ikut kami!" kata Hyukjae kemudian mereka berdua menggenggam tangan Kyuhyun.
Tampak Kyuhyun Hyukjae dan Donghae menarik tangan Kyuhyun. Mereka akan membawa Kyuhyun menuju ke toko bunga milik Heechul. Walaupun Hyukjae dan Donghae mengira rencananya akan batal, namun setelah mereka membicarakan rencana itu dengan Siwon ternyata Siwon sangat menyetujuinya.
"Sunbae, kau mau membawaku kemana?" tanya Kyuhyun. Ia berusaha menolak dengan menahan kakinya. Namun, sepertinya itu tak berhasil karena tenaga mereka berdua sepertinya lebih besar dibandingkan dengan Kyuhyun.
"Siwon ingin mengatakan sesuatu padamu." kata Hyukjae.
"Tunggu!" kata Kyuhyun kemudian mereka berdua menghentikan langkahnya, "Siwon Hyung?"
Hyukjae dan Donghae mengangguk. Karena pertanyaan itu, akhirnya Kyuhyun mau ke tempat yang mereka tuju tanpa harus diseret-seret seperti itu. Hyukjae dan Donghae tersenyum-senyum memikirkan sesuatu. Ya, sekarang malah mereka berpikir Kyuhyun dan Siwon sudah menjadi sepasang kekasih.
"Sampai." kata Donghae memberhentikan mobilnya di depan toko bunga milik Heechul.
"Sunbae, kenapa kau membawaku ke tempat ini?" tanya Kyuhyun terheran.
"Hei, justru Siwon ada disini sekarang." jawab Hyukjae, "Dia sedang menunggumu. Ayo turun!"
Mereka akhirnya turun dari mobil dan masuk ke toko bunga itu. Kyuhyun tampak kebingungan, tak tampak ada Siwon disana. Malah toko ini tampak sepi, hanya beberapa pengunjung yang ada disana dan beberapa karyawan yang lalu lalang. Kyuhyun hanya mengikuti kemana Hyukjae dan Donghae membawanya. Mereka ke sebuah ruangan yang terbuat dari kaca dan di dalamnya terdapat banyak tanaman hijau dan bunga. Mereka masuk ke tempat itu. Disana tampak Siwon sedang menunggu dengan membelakangi pintu masuk.
"Siwon!" kata Hyukjae agak berteriak.
Siwon berbalik. Matanya langsung menangkap sosok Kyuhyun yang ada di antara Hyukjae dan Donghae. Siwon tersenyum.
"Ayo!" Donghae menarik tangan Kyuhyun menuju ke sebuah meja yang berbentuk bundar, terdapat enam buah kursi yang mengelilingi meja tersebut.
Donghae dan Hyukjae mengambil posisi bersebelahan, begitu pula dengan Kyuhyun dan Siwon yang mengambil posisi bersebelahan.
"Ku kira kau akan menolak ketika mereka berdua yang menjemputmu." kata Siwon.
"Awalnya memang begitu." celetuk Donghae menjawab, "Tetapi setelah Hyukjae mengatakan namamu, dia mau datang ke tempat ini tanpa paksaan." sambung Donghae.
Kyuhyun tersipu malu. Itu cukup membuatnya terlihat menyukai Siwon. "Tidak seperti itu Hyung." Kyuhyun berusaha mengelak.
"Matamu tak bisa berbohong, Kyu." kata Hyukjae kemudian.
Dari arah pintu masuk ruangan itu, Heechul membawa beberapa gelas minuman pelepas dahaga dan makanan ringan. Kyuhyun menatap Heechul dalam. Lagi-lagi ia mengingat sesuatu yang tak pernah dialaminya.
"Kyu, aku ingin memberimu ini." kata Siwon tersenyum. Siwon memberikan Kyuhyun setangkai bunga mawar.
Kyuhyun tersenyum dan meraih bunga itu. Kyuhyun mencium bau bunga mawar dengan posisi yang agak menunduk dan seketika itu pula mata Kyuhyun berubah menjadi mata yang kosong.
To Be Continued…
A/N: oke kembali lagi bawa chap 3. :) tapi entah kenapa ini makin aneh aja rasanya, ragu kalau ini masih ada yang mau baca #pesimis.
ya sudah, sekarang mau balesin komentarnya satu satu :D
kimura shiba : mencurigakan emang :D hehehe kalau liat hantu, pasti ada takutnya itu walau berusaha ga takut xD Thank's komentarnya…
Shin Shihyun : hahaha kayanya mereka bakal jadian nanti XD untuk WK ga death chara kok. kalaupun death chara, mereka harus mati keduanya #maksa Thank's komentarnya…
cuttiekyu : lanjut baca kalau begitu xD Thank's komentarnya…
mifta cinya : hehehe liat aja nanti y ^^ Thank's komentarnya…
Han Eun Kyo : hahahaha … WK kalau jalan2 romantis y bayanginnya? xD ya bisa dibilang gitu ^^ hehehehe gara-gara dia gagal jadi nyawa yg nemenin hantu itu di kolam :D kalau mau bisa search di google tentang hantu air di Korea yg nyari mangsa (?) buat nemenin dia di air, karena dianya ga mau sendiri :D Kyu masih hidup kok. Thank's komentarnya…
Desviana407 : tebak hantunya siapa :3 tp kalau Sungmin bukan hantunya kok xD Thank's komentarnya…
Han Rei-chan : ya, terima kasih dukungannya. jangan bosen baca y … Thank's komentarnya…
Hyunnie02 : hahaha iya tuh … padahal kalau ga nanya gitu bakal jadi romantis walau belum jadian xD Thank's komentarnya…
Kin Ocean : udah di update… tunggu next nya … Thank's komentarnya…
chocosnow : sip… pasti banyak moment WK setelah chapter ini :D Thank's komentarnya…
Guest : tunggu lanjutannya y ^^ Thank's komentarnya…
Wonhaesung love : sip.. udah dilanjutkan … Thank's komentarnya…
septia : ya, moment WK nya bakal banyak nanti :D Thank's komentarnya…
vira : ya nanti sampe jadian kok :D hehehehe chap depan mungkin bakal jadian…
Augesteca : di chap depan aku bakal buka identitas hantunya :D engga, Kyuhyung ga punya sixsense… dia cuma digangguin hantunya dan dia nampakin dirinya di depan Kyuhyun :D Thank's komentarnya…
Indrhy Wonkyu : hwaaa komentarnya 2 yang masuk :D mungkin komentar yg pertama lambat aku approve makanya ga muncul. Maaf ya #bow. hehehe yang jelas itu bukan Sungmin xD Thank's komentarnya…
XOXO : di chap depan atau di depannya lagi bakal di bahas. Thank's komentarnya…
wonkyu : sip sudah dilanjutkan… Thank's komentarnya…
meotmeot : udah terjawab di chap ini y :v Thank's komentarnya…
evil kyu : yang lainnya xD ya, hubungan WK bakal makin dekat kok… Thank's komentarnya…
huhhh akhirnya selesai… terima kasih atas komentarnya… jangan bosen baca ff ini ya.. oke bye bye.
