Author : Sorry tlabet ( telat update ). Ada yang minta lagunya Noah Hidup Untukmu Mati Tanpamu. Kelihatannya lagu ini pas buat pein menyatakan perasaanya pada Konan, tapi ditolah oleh Konan. Penasaran, enjoy this chapter.

Warning : T rate, typos, gaje, bahasa labil dan gak baku

Pairaing : PeinKonan

Genre : Friendship/Humour/Tragedy

Disclaimer : Milik Masashi Kishimoto


Akatsuki Band

Chapter 3

( I Love You Konan )

.

.

Konan menjadi marah karena diejek oleh teman temannya. Pein menyusul Konan yang sedang duduk di depan studio musik Akatsuki Band.

"Jadi kau ada disini Konan. Dicari kemana mana ternyata ada disini," kata Pein.

"Apa kau mau menghina gue seperti yang lain?" Tanya Konan langsung sewot saat Pein sudah ada disebelahnya.

"Enggak, aku kesini mau nemenin kau aja," jawab Pein sambal duduk disebelah Konan.

"Aku lagi gak mut disini. Aku mau pulang dulu," kata Konan.

"Perlu Aku anter," kata Pein menawarkan diri.

"Gak usah, aku pulang sendiri aja," kata Konan dengan lembut.

"Gak, aku memaksa. Ayo aku antar pulang!" kata Pein memaksa sambil menarik lengan Konan.


Di dalam studio

"Lo itu gimana sih Dei? Tu liat, keduanya jadi kaburkan!" kata Kisame sambil mengarahkan gitarnya.

"Iya ni, lo itu ngerusak suasana aja!" kata Hidan menimpali.

"Hei, hei, hei. Jangan nyalahingue trus dong," kata Deidara yang gak terima kalau terus disalahkan.

"Kita semua tau kalau Pein dan Konan mempunyai perasaan yang sama. Tapi, mereka tidak berani mengungkapkannya," kata Sasori.

"Kita haus membuat mereka berani mengungkapkan perasaan mereka. Tapi gimana caranya?" Tanya Itachi bingung mikirin jalan keluarnya.

"Aku juga masih penasaran, seberapa besar cintanya Pein terhadap Konan dan seberapa besar cintanya Konan terhadap Pein," kata Nagato sambil mikir.

"Gue sih punya ide. Tinggal semuanya setuju atau gak," kata Tobi sentai.

"Memang apa rencanamu?" Tanya Nagato penasaran. Mungki itu juga yang sedang dipikirkan oleh anggota akatsuki yang lain.

Tobi menceritakan rencananya pada teman temannya itu. Semua setuju dengan rencana yang dilakukan oleh Tobi dan mereka akan ikut dalam permainan itu.


Keesokan harinya

Semua anggota akatsuki kecuali Pein dan Konan sudah berkumpul di depan studio mereka. Mereka sengaja membuat Pein dan Konan agak terlambat datang untuk menjalankan rencana mereka.

"Bagaimana? Apa semua sudah siap?" Tanya Tobi sambil memgangi mikrofon.

Semua anggota akatsuki mengangkat jari jempol mereka tanda mereka sudah siap untuk melakukan rencana mereka.

-000-

Beberapa menit kemudian, Pein datang.

"Halo samua," sapa Pein kepada teman temannya yang lain.

"Lho, Konan kemana?" lanjut Pein bertanya kemana Konan.

"Mungkin dia sedang pergi ke salon. Kau tau sendirikan wanita itu seperti apa," kata Itachi cuek.

"Sudahlah, lebih baik kita latihan dulu," kata Nagato sambil merangkul pundak Pein. Para anggota yan gada langsung masuk ke dalam studio mereka. Semua berada dalam posisi mereka masing – masing.

Pein terkejut saat melihat judul lagu yang dia dan teman temannya akan nyanyikan. Pein berusaha menanyakan hal itu pada Nagato, tpi musik terlanjur berbunyi.


Intro: D Dm Em Dm Em
D A Bm G
D A Bm G D Dm
( Semua alat musik telah dibunyikan. Alunan musik memenuhi ruangan itu )

D D Bm E
Begitu banyak hal yang ku alami, yang ku temui
D Bm A
Saat bersamamu ku rasa senang, ku rasa sedih

( Pein menatap ke depan seolah menunggu seseorang. Dia menunggu penuh harapan menginginkan orang itu datang segera dihadapannya )

Bm A G
Air mata ini menyadarkanku
Bm A G D
Kau takkan pernah jadi milikku

( Diperlihatkan Pein dari depan dan dibelakangnya terlihat masa kecil Nagato, Konan dan seorang anak kecil yang mirip dengan Pein sedang bermain bersama )

Int: D G D

( Nada musik yang ada di ruangan itu semakin keras )

Bm A G
Air mata ini menyadarkanku
Bm A G
Kau takkan pernah menjadi milikku

( Pein terkejut dan bayangan masa lalunya bersama Konan dan Nagato semakin memudar dan menghilang. Pein meneteskan air matanya )

D A
Tak pernah ku mengerti aku segila ini
Bm G
Aku hidup untukmu, aku mati tanpamu
D A
Tak pernah ku sadari aku sebodoh ini
Bm G E
Aku hidup untukmu, aku mati tanpamu oohh

( Pein langsung berlari mengejar sesuatu. Dia berusaha untuk meraih sesuatu yang dia kejar sambil berlinang air mata )

Solo: G A D D
G Bm A Bm A G

( Diperlihatkan anggota akatsuki dari belakang yaitu Zetsu sampai ke depan yaitu Pein secara perlahan. Kemudian, musik berhenti sejenak dan tak lama kemudian musik berbunyi secara bersamaan sambil mengeluarkan percikan api )

Bm A G
Air mata ini menyadarkanku oooh
Bm A G
Kau takkan pernah menjadi milikku ooo

( Pein sedang berhadap muka dengan Konan yang sedang menangis. Pein langsung membersihkan air mata Konan dengan tangannya namun Konan langsung berlari menjauh dari Pein )

D A
Tak pernah ku mengerti aku segila ini
Bm G
Aku hidup untukmu, aku mati tanpamu
D A
Tak pernah ku sadari aku sebodoh ini
B Bm
Aku hidup untukmu, aku mati tanpamu oohh
G
ooohh..

( Pein hanya menatap Konan yang sedang berlari menjauhinya. Kemudian, dia mengepalkan tangannya yang dia gunakan untuk mengusap air mata Konan di dadanya dan Pein tertunduk sedih )

Out: D A Bm G D

( Diperlihatkan semua anggota akatsuki band kecuali Pein dengan sorot lampu studio. Mereka memainkan alat musik mereka masing – masing )

By Noah - Hidup Untukmu, Mati Tanpamu


Setelah musik selesai, Pein melihat Konan yang terlihat terkejut plus sedih.

"Konan!" kata Pein dalam hati. Konan berjalan keluar dari studio itu.

"Konan tunggu!" kata Pein setengah berteriak.

"Kenapa? Kenapa kalian harus menyanyikan lagu itu?" Tanya Konan sedih.

"Maaf, tapi aku juga tidak tau soal ini," jawab Pein.

"Lalu kenapa kau mau manyanyikan lagu itu?" Tanya Konan sedih.

"Karena aku cinta kau, Konan," jawab Pein secara spontan. Konan langsung menampar Pein secara spontan. Konan langsung berlari keluar studio itu.

"Biar kami yang mengejarnya," kata Itachi menawarkan diri. Itachi, Zetsu, Hidan, Kakuzu, Deidara, Kisame dan Sasori pergi menyusul Konan.

TBC


Author : Kelihatannya, rencana Tobi berjalan dengan lancar nih. Konan kelihatannya sedih banget kalau mendengar lagu itu.

Oke, yang mau kirim saran, kritik tanya – tanya ataupun mau kirim lagu silakan review atau PM saia langsung.

Thank udah membaca fic ini dan semoga fic ini dapat menghibur selama bulan puasa.