6 hari sudah berlalu setelah petualanagan pertama memasuki dunia sekolah dimulai saat itu aku belum mengenal satu sama lain dari mereka yang aku rasakan adalah suasana beda dengan keadaan aku diajak ibuku berkenalan dengan satu anak yang baik dan juga cerdas dengan wajah kecinaan,matanya yang sipit dia menyalami tanganku sontak aku merasa senang dia adalah teman pertamaku di playgrup ini .dan pada saat itulah hari selanjutnya aku selalu senang mengarungi hari-hari dengan semangat bunga matahari yang mini sampai ada badai yang menerjangi bunga matahari itu .saat sehabis upacara ada seorang teman yang berwajah bulat dengan rambut brosnya menghampiriku langsung dengan tatapan yang marah dia langsung mengahajarku tanpa sebab yang jelas. Apa mungkin aku berbuat kesalahan kepadanya atau mungkin juga aku mengabaikan aku menangis saat dihajar oleh anak itu ibuku yang menenangkanku dan juga sahabatku itu.

Keesokan sesudah kejadian pemukulan itu hariku yang dulu bersinar terang sekarang menjadi aku mau berangkat ke playgrup aku merasa ketakutan yang luar biasa nafasku naik turun,jantungku bekerja sangat cepat,pikiranku seperti tercampur aduk oleh capek jika aku memikirkan kejadian hariku selalu saat itu aku nekat melarikan diri dari pada akhirnya ibuku menarikku kembali ke pulang aku sempat untuk berikir sejenak tentang masa – masaku di playgrup."kenapa aku selalu salah dan kenapa yang benar masih tetap salah".