VKOOK/Taekook Family (KTHJJK)

Author: Rinjanikyu

Case: Kim Taehyung, Jeon Jungkook, (BTS member)

Rate: T-M

Genre: Romance, Family, Humor

FF ini Mengandung unsur BOYSLOVE or YAOI. so yang gak suka. Jangam dibaca!! Don't Be Silent Readers!!! Review Chingu!! hargai penulis!! No Copas!!

Chapter 4 (Jungkook hamil??)

happy reading

o

o

o

*Hari ke 10 Pernikahan*

Pagi tadi Jungkook merasa berbeda, tidak, sekarang dia juga merasa ada yang berbeda dengan dirinya. Jungkook merasa pusing,tidak bertenaga, lemas, letih, lunglai, bibir pucat, sariawan, susah buang air besar, dan dia merasa tidak berselera makan. Intinya Jungkook merasa sedang sakit. Tadi pagi bahkan dia sempat muntah, Jungkook mual sekali saat itu, tapi dia tidak memberi tahu Taehyung, Jungkook tidak ingin Taehyung mengkhawatirkannya.

Sebenarnya Jungkook takut, akhir-akhir ini, banyak sekali kasus orang mati mendadak, padahal awalnya mereka sehat-sehat saja. Sungguh, Jungkook takut, jangan-jangan dirinya menderita penyakit berbahaya? Dan usianya tidak akan lama lagi? Lalu sebentar lagi dia akan mati? Kemudian Taehyung akan sedih? Tapi, tidak berapa lama kemudian Taehyung melupakannya,? Lalu Taehyung Menikah lagi dengan orang lain?! Dan orang lain itu adalah Irine?!

"ANDWAE!!!!"

"Ya! Jungkook?! Kenapa kau berteriak begitu eoh? Aish...kau hampir membuat jantung ku copot" ujar Yoongi kesal, sambil menatap Jungkook yang baru tersadar dari lamunan nya.

"Waeyo? Jangan menatapku dengan tatapan menjijikan seperti itu?" ketus Yoongi lagi melihat Jungkook yang sekarang berekspresi tegang.

"Yoongi Hyunggg, tolong aku Hyung, aku, aku, aku sepertinya sedang sakit parah Hyung, ottoke? Aku tidak mau meninggalkan Taehyung, aku sangat mencintai Taehyung, aku ingin sembuh Hyung, Jeballl bawa aku kerumah sakit Hyung, tolong aku hiks, ottoke?" tanya Jungkook kacau, dengan berlinang air mata. Dan Yoongi hanya mengerjapkan matanya bingung.

"Ya! Kenapa kau malah menatapku begitu eoh ?!" kesal Jungkook sambil menunjung Yoongi, sementara yang ditatap, justru hanya menaikan alis bingung.

"Hyungggg! Ottokeyo?! Aku merasa sangat lemas Hyung, aku merasa sekarat, aku belum mengucapkan salam perpisahan pada Taehyung, kami bahkan belum berbulan madu, bagaimana jika penyakitku ini parah? Bagaimana jika usiaku tidak lama lagi Hyung? Antarkan aku kerumah sakit hyung hiks" ujar Jungkook sedih sambil terisak pilu, tapi bagi Yoongi, Jungkook memang berlebihan seperti itukan, serakat katanya? Lihat bagaimana bisa orang sekarat makan cake sambil sesekali terisak pilu seperti Jungkook ini. Ini menggelikan pikir Yoongi.

"Hyung ottoke? Ah ini enak, apa nama cake ini Hyung?"

"Lupakan soal cake itu, kau bilang tadi kau sakit? Sekarang aku tanya, apa yang kau rasakan hmm?" tanya Yoongi kalem, dan Jungkook lembali dalam mode seriusnya.

"Ne Hyung, sejak tadi pagi aku merasa pusing, aku merasa lemas hyung, lihat wajahku saja sampai pucat beginikan? Bahkan tadi pagi aku muntah-muntah Hyung, aku takut sekali, tapi aku tidak berani mengatakannya pada Taehyung, aku, aku juga..." perkataan Jungkook terhenti saat dirinya melihat Yoongi yang tengah syok dan melongo kearahnya. Jungkook kembali takut, lihat apakah dirinya benar-benar sakit parah, Yoongi Hyung saja sampai syok begitu.

"Hiks...Hyung!!!, apa aku benar-benar akan mati Hyung?" pertanyaan Jungkook ini membuat Yoongi tersadar, dari syoknya, dan langsung memegang tangan Jungkook lembut, yang berada diatas meja. Melihat tingkah Yoongi yang seperti ini Jungkook makin baperrr.

"H...hyung aku sak..."

"KauPastiSedangHamilJungkook!" ujar Yoongi semangat dengan senyum cerahnya, sementara Jungkook hanya mengerjap bingung.

"Kau bicara apa Hyung? Bicaramu terlalu cepat, aku..."

"Aku bilang Kau Hamil Jungkook!" gemas Yoongi, dan Jungkook terdiam bingung, hamil? Siapa? *lho*

"Aku tanya sekarang, apa kau merasa pusing, mual, dan lemas?" tanya Yoongi antusias, dan dibalas dengan anggukan Jungkook.

"Apa Kau merasa perutmu penuh? Dan kau cenderung ingin makan sesuatu yang aneh-aneh?" tanya Yoongi lagi.

"Eng...aku merasa memang ada yang aneh dengan perutku Hyung, ya, seperti penuh, mungkin kenyang lebih tepatnya, tapi padahal aku belum makan apapun sejak tadi pagi, aku hanya baru makan cake ini saja Hyung" ujar Jungkook tenang, dan Yoongi hanya mengangguk-ngangguk seolah mengerti.

"Fiks jika begitu. Kau benar-benar sedang hamil Kookie! Chukae nee, uri dongsaeng!" semangat Yoongi sambil memeluk Jungkook bahagia, dan Jungkook berwajah kaget.

"Aku Hamil Hyung?! Jinjjayo!? Aku hamil anak Taehyung, Hyung?!" tanya Jungkook antusias.

"Ne kau Hamil Kookie! Keuyang, soal itu anak Taehyung atau bukan, aku tidak tau, apa kau pernah tidur selain dengan Taehyung?" tanya Yoongi kalem, dan membuat Jungkook melotot garang.

"YA! Bagaimana bisa kau bertanya begitu?! Bagimana bisa!? Bagaimana bisa Hyunggg?!" kesal Jungkook sambil menunjuk Yoongi, dan Yoongi hanya tersenyum dengan cengirannya.

"Aigooo, aku kan hanya bertanya, apa kau..."

"Aku hanya pernah bercinta dengan Taehyung!" ujar Jungkook vulgar

"Cih...biasa saja dong, jika begitu, itu memang anak Taehyung kan. Sudahlah maafkan aku hanya bercada, uh seseorang yang sedang Hamil, memang sensitif yah"

"Huh, sekarang aku pesan makanan Hyung. Aku rasa uri aegya lapar" ujar Jungkook memerintah, dan membuat Yoongi mendesah kesal.

"Hah. Untung kau sedang hamil, aku akan mengantarmu ke Kantor Taehyung, setelah kau makan. aku tidak bisa membiarkan mu pergi sendiri dalam keadaan hamil begitu, ini masih diawal kehamilan, jadi kau hati-hati dalam menjaga kandunganmu. walau bagaimana pun aku menganggapmu sebagai Dongsaengku, karena itu, aku merasa..."

"Hyung, tidak bisakah kau tunda pidato mu itu, aku lapar Hyung" ujar Jungkook manja.

"Ah...ne ne, tunggu sebentar ne"

O

O

O

O

O

Yoongi membuktikan ucapannya, dirinya saat ini sedang berjalan menuju Ruangan Taehyung. Dan saat mereka akan masuk keruangan Taehyung, mereka berdua melihat Irine keluar dari ruangan itu. Yoongi merasa, ada aura panas yang terpancar dari Jungkook, untuk Yeoja seksi yang berhenti dihadapannya ini.

"Hah...apa kau tidak memiliki kesibukan, selain mengunjungi Taehyung setiap hari eoh?" sinis Irine, yang dibalas senyum merekan Jungkook. Sementara Yoongi hanya melihat keduanya dengan bingung.

"Kenapa memangnya hmm? Aku ini istrinya Taehyung, aku datang kemari membawa makan siang untuk Suamiku. Lagi pula siapa kau hmm? Terserah padaku dong, jika aku ingin mengunjungi Taehyung kapanpun, lagi pula ini keinginan uri Aegya" ujar Jungkook santai sambil mengelus perutnya. Dan Irine hanya mengerjap bingung.

"Neo?! Kau, kau Hamil?!" tunjuk Irine dengan wajah paniknya, dan Jungkook hanya tersenyum sambil memaju-majukan perutnya yang masih datar, dan ini membuat Irine mundur karena syok. Sementara Yoongi hanya mendesah melihat kelakuan ajaib Jungkook. Ini pasti bawaan bayi karena itu Jungkook sensitif, itulah yang ada dipikiran Yoongi.

"Kajja Kookie, Taehyung sudah menunggu" Ujar Yoongi, sambil menarik Jungkook pelan.

"Ne Hyung, Taehyung pasti sudah rindu denganku dan Uri AEGYA NE!?" ujar Jungkook semangat melihat Irine sinis, dan Yeoja itu masih melongo saking kagetnya mendengar berita itu.

OoOoO

"Taee, aku membawa makan siangmu, dan aku juga membawa aegya Taehyungie" ujar Jungkook semangat sambil duduk dipangkuan Taehyung.

Taehyung sendiri hanya menghela napas dalam, tapi dirinya tetap melingkarkan tangannya pada pinggang seksi Jungkook. sementara Yoongi sendiri hanya berdecih melihat hal itu, dan lain lain lagi dengan Jimin, yang justru mengabaikan Taekook, dan lebih memilih melihat Yoongi intens. Sebenarnya mereka belum sadar atas apa yang Jungkook katakan.

"Taeee, kau tau didalam sini ada Aegya Taee, apa kau senang? Ini uri Aegya Taehyung? Tae Junior ne?" kata Jungkook senyum cantiknya, sambil mengelus perutnya lembut.

Hening...

Hanya helaan napas yang terdengar, Taehyung hanya menaikan alisnya bingung, sementara Jimin sendiri terdiam sambil menatap Taehyung kagum, dan Yoongi hanya menatap mereka datar, sambil mendudukan dirinya disova.

"Hah? Kau bilang apa Jungkook?" ini Jimin yang bertanya, seolah mewakili Teahyung yang masih terdiam mencerna perkataan Jungkook tadi.

"Tae, aku rasa Jimin Hyung harus periksa kuping ke THT" ujar Jungkook sambil tersenyum menatap Taehyung, dan Taehyung yang tersadar hanya mengelus pipi Chubby Jungkook dengan lembut. Dan Jimin hanya berdecih sambil dusuk disamping Yoongi, modus dikitlah pikir Jimin ngeres.

"Taee apa kau senang? Kau senang ada uri aegya disini hmm?" tanya Jungkook lembut, Taehyung kembali mengernyi, jadi Jungkook benar-benar sedang hamil? Jadi dia tidak salah dengar tadi? Tapi Taehyung merasa ini sedikit...

"Taeee?"

"Hah? Waeyo hmm?"

"Kenapa kau diam saja eoh?"

"Umm...Kookie, kau, kau benar-benar sedang hamil hmm?" tanya Taehyung hati-hati, dan Jungkook...

"Ya! Bagaimana bisa kau bertanya seperti itu?! Bagaimana bisa?! Bagaimana bisa??!" tunjuk Jungkook galak.

"Ya, aku hanya bertanya Kookie, aku..."

"Bagaimana bisa kau banyak bertanya begitu?! Bagaimana bisa?! Bagaimana bisa?!" tunjuk Jungkokk lagi, Yoongi dan Jimin hanya melihat mereka berdua datar.

"Kookie, aku hanya..."

"Kau pasti Alien" tunjuk Jungkook menyelidik, dan Taehyung hanya menghela napas dalam.

"Kenapa kau mengira aku alien hmm?" tanya Taehyung menantang.

"Lihat, Kau pasti Alien!? Taehyung ku tidak cerewet sepertimu. Astaga Alien-shi kau sembunyikan dimana Uri Taehyung eoh!" kata Jungkook dramatis, yang membuat dahi Taehyung berkedut kesal.

"Jungkook, kau..."

"Diam! Biarkan aku bicara! aku ingin mengatakan jika AkuMencintaiMuTaehyung!"

Chup...

Kecupan Jungkook dibibir Taehyung membuat semuanya terdiam bertanya,

"Kookie kau?"

"Ne, gomawo sudah memberikan ku eagya ne, aku hanya bercanda tadi hihihi, bagaiman bisa Taehyung ku yang tampan, berubah jadi alien, bagimana bisa coba, bagaimana bisa. Disini ada uri Aegya Taeee" ujar Jungkook lembut sambil mengarahkan tangan Taehyung, untuk mengelus perutnya.

Taehyung yang bingung dengan semuanya ini, hanya tersenyum mengikuti alur Jungkook ini. Namun...

"Taee uh huek..."

"Ya! Kookie kau kenapa eoh?" tanya Taehyung, sambil mengejar Jungkook yang masuk ke kamar mandi, yang ada di ruangan ini. Yoongi dan Jimin juga ikut khawatir melihat hal itu. Apalagi saat mereka melihat Taehyung mengendong Jungkook yang sepertinya pingsan. Mereka berdua langsung mengikuti langkah panjang Taehyung menuju Rumah sakit terdekat.

"Taehyung?" ujar Jungkook lemah, Taehyung langsung tersenyum kearahnya. Dan Yoongi serta Jimin yang tadi Khawatir melihat Jungkook pingsan, akhirnya bisa bernapas lega

"Taee aku...?"

"Ssstttt...jangan banyak bergerak dulu, Usanim akan segera kemari untuk memeriksa mu sayang" tidak lama setelah itu, Dokter pun datang, untuk memeriksa Jungkook kali kedua ini.

Dokter itu tersenyum, Jimin yang melihat Yoongi tersenyum kearah Dokter itu merasa cemburu. Cih...Dokter itu hanya menang tinggi, itu pikir Jimin.

"Bagaimana keadaannya Usa?" tanya Taehyung serius

"Keadaannya sudah lebih, saya sarankan agar Jungkookie jangan terlalu lelah, tidur yang teratur, dan makan yang teratur. Itu akan membantu pemulihan. Secara sempurna" Taehyung mengangguk menggerti penjelasan Dokter tadi, lalu Jungkook mulai mengelus perutnya. Wajah cantik itu mengkerut.

"Umm...usa, lalu bagaimana uri Aegya? Dia baik-baik sajakan?" tanya Jungkook, sementara sang Dokter hanya diam, seolah bingung akan pertanyaan Jungkook.

"Aegya? Ah...emm, maksudnya Aegya siapa?" tanya Dokter itu dengan wajah bingung. Semua orang yang ada disana berekspresi panik, hanya Taehyung yang datar seperti biasanya.

Jungkook hampir meneteskan air mata, mengetahui jika bayinya...

"Tentu saja Aegya Jungkook usanim! Jungkook sedang hamil" kata Yoongi kesal, dan Jimin mengangguk setuju.

"Taee, aegya..."

O

O

O

"Tapi Jungkookie Tidak Hamil, dia hanya Masuk Angin saja, tuan"

O

O

O

Hening...

Hening...

Hening...

Semua orang yang ada disana mengerjap bingung, kecuali Taehyung yang masih berwajah datar.

"Ne, terimakasih usanim, kau boleh lanjutkan pekerjaanmu" ujar Taehyung, dan Dokter itu langsung pamit meninggalkan ruang rawat Jungkook.

"Ano...itu, umm...sepertinya aku, aku harus kembali! Restoranku tidak ada yang menjaga, aku..."

"YOONGIiiiii HYUNGGggghhh!!!" teriak Jungkook sambil melempar bantal runah sakit. Dan Taehyung hanya menghela napas datar. Sudah kuduga itu yang ada dipikiran Taehyung saat ini.

"Kyaaaa, aku pergi tae!!" ujar Yoongi terburu-buru, sambil menyeret Jimin yang masih bingung keluar Ruangan Jungkook.

"Yoongi Hyung!!! Awas kau!!! Bagaimana bisa dia membohongiku, Tae?!!! Bagaimana bisa tidak ada Aegya?!! Bagaimana bisa Aku Tidak Hamil?!!? Hiks Tae, Dan Bagaiman bisa aku hanya Masuk Angin?!!! Hiks Taeee"

Kata Jungkook kesal, sambil berurai air mata.

"Ssstttt, Kookie, sudahlah...mungkin Tuhan punya rencana lain, lagi pula sepertinya Yoongi Hyung juga tidak bermaksud membohongimu, sudah ne, atau kau tidak akan dapat pelukan dariku hmm" kata Taehyung

"Hiks...lihat! Lihat! Lihat! Kau bahkan tidak mau memeluk ku lagi!! Bagaimana bisa hanya masuk angin Tae!!?" Bagaimana bisa begitu?!! Bagaimana bisa?!!kesal Jungkook

Grep...

"Aku bercanda sayang, lihat aku sedang memelukmu sekarang. Sudah, jangan menangis lagi, uri Jungkookie kan tidak cengeng"

"Jadi sekarang aku Cengeng!?" tunjuk Jungkook kesal, dan Taehyung lebih kesal, tapi dia tetap memeluk Jungkook sayang.

"Abaikan yang tadi. Sekarang peluk aku saja sini"

Dan Jungkook membalas pelukan Taehyung dengan erat, sambil terisak didada Taehyung. Dan lagi-lagi Taehyung menghela napas.

O

O

O

O

O

Tbc.

Otte??

Di tunggu Reviewnya. Hihihihi

Review bales.

#YFshuaa: udh dilanjut tuh. Thanks udh mampir.

#dianaindriani: hihihi kookie ngeselin, tapi tetap kece dan menggemaskan dongs. Thanks udh mampir.

#Blueewild951230: aww juga hehehe. Thanks udh mampir.

#Kyunie: absurd couple dong hihihi. Thanks ya udh mampir.

#TyaWuryWK: ne nanti aku sampaikan pd Tae untuk sabar ne hihihi. Thanks udh mampir.