Because I Love You Chapter 3

Cast : - Cho Kyuhyun

-Lee Sungmin

Rate : T

Genre : Angst, Hurt, Romance

Disclaimer : Cho kyuhyun milik Lee Sungmin Dan Lee Sungmin milik Cho Kyuhyun.

Saya hanya pinjam nama.

Warning : Author Newbie, Typos, Cerita Pasaran, EYD berantakan.

Summary : Terkadang cinta itu butuh penyesalan , Agar kita mengetahui seberapa besar kita mencintainya.

MalaLee

.

.

.

Present

.

.

.

.

Because I Love You

Seseorang yang mengajarkanku bahwa jantung ini bedebar

Satu-satunya orang yang terbangun setiap kali aku bernafas

Aku mencoba untuk membiarkanmu pergi

Aku mencoba untuk mengosongkan semua dengan menyuruhmu pergi

Tapi kaulah orang yang ku rindui terus menerus

Seseorang yang melukaiku seperti luka memar

Seseorang yang tetap bisa kulihat dengan hati ini

Meski mataku tertutup

Aku mencoba menahannya , mencoba untuk melupakanmu

Tapi, kaulah orang yang mengisi seluruh hatiku

Kaulah alasanku untuk hidup

Kaulah alasanku untuk terus bernafas

Satu-satunya orang yang namanya akan terdengar saat hati ini bersuara

Seseorang yang terukir di hatiku , hanya dirimu

Hari ini adalah hari yang sangat di nantikan oleh kyuhyun.Hari yang membahagiakan buatnya. Hal yang di impikannya saat ini akhirnya terwujud. Yaitu, berkencan dengan yeojya yang dia sukai saat ini. Seohyun.

Sejak pagi-pagi sekali, ia terlihat sangat antusias dan sangat sibuk mempersiapkan semuanya dari pakaian yang di pakainya,rencana jalan-jalannya , dan lain-lain. Kyuhyun bahkan telah membangunkan Sungmin dan merengek pada Hyungnya itu agar mau membantunya mempersiapkan segalanya. Ia sangat berharap kencannya akan berjalan lancar.

Dan akhirnya Sungmin pun ikut-ikutan sibuk mengurusi magnae evil super junior ini. Sedari tadi kyuhyun terus menanyain berbagai macam hal , meminta pendapatnya tentang ini dan itu, termasuk bercerita pada Sungmin tentang rencananya hari ini. Sungmin pun selalu menanggapi dongsaeng tercintanya ini sambil tersenyum.

Yang tentunya senyuman yang samar akan kesedihan. Sungmin sangat sedih melihat betapa antusiasnya kyuhyun hanya untuk berkencan dengan orang lain.

Jika seandainya itu aku, apakah kau akan seperti itu juga?

=============================== Love Kyumin ====================================

At 12.00 kst

Jam menunjukkann tepat tengah malam, dimana semua orang telah memasuki dunia mimpi.

Namun namja aegyo ini sedari tadi sibuk berguling kesana kemari di kasurnya.

Ia tengah menunggu kyuhyun yang tadi memintanya untuk tidak tidur sebelum dia pulang.

Merasa bosan. Sungmin pun mengambil Laptopnya dan membuka situs Youtube. Kemudian dia pun menonton video yang di buat oleh para fansnya. Kyumin shipper atau Joyers.

Dia terkadang tersenyum sendiri melihat kedekatannya bersama kyuhyun dalam video itu.

Tok

Tok

Tok

Cklek

"Hyung"

Suara pintu kamar terbuka. Sungmin segera menutup laptopnya dan menoleh ke arah pintu. Terlihatlah seorang namja tinggi dengan wajah yang menyiratkan kebahagiaan dan mata yang berbinar-binar berjalan menghampirinya setelah menutup pintu kamar. Lalu Kyuhyun pun langsung menghampiri Sungmin dan merebahkan diri di kasur milik Sungmin yang berada si sebelah kasurnya.

" Sungmin hyung , Aku sangat bahagia hari ini. Kau tau, tadi aku & Seohyun mengunjungi Champ Elysee. Di sana, terdapat banyak sekali yang menjual barang-barang dan parfum-parfum mewah. Selain itu suasana di sana sangat nyaman. Dia terlihat sangat senang dan tak henti-hentinya tersenyum hingga membuatku terpesona padanya. Dan kau tau hyung, Dia mencium pipiku dan mengucapkan terimakasih. Ahhh, Seandainya saja dia mencium bibirku "

Ucap kyuhyun semangat, menceritakan kencannya hari ini sambil membayangkan wajah seohyun. Namun setelah beberapa menit, ia kemudian menyadari bahwa tak ada respon dari hyungnya. Dan saat ia menoleh , Ternyata sungmin tengah melamun.

" Hyung, Sungmin hyung " Panggil kyuhyun sambil mengguncangkan bahu sungmin.

" Eh.. Ada apa kyu? " Tanya sungmin kepada kyuhyun setelah sadar dari lamunaunnya.

" Hyung, Kenapa kau melamun? Ku tak mendengarkan ceritaku? " Tanya kyuhyun dengan raut wajah cemberutnya. Kyuhyun kesal, kenapa Sungmin yang sudah ia anggap sebagai hyungnya ini tak memperhatikannya dan malah melamunkan entah apa itu,

" Aku tidak melamun kyu , hyungmendengar semua ceritamu. Wahh selamat ya kyu hubungan kalian mengalami kemajuan , hyung ikut senang mendengarnya " Jawab sungmin memaksakan dirinya untuk memasang raut wajah dan nada cerianya . Yang tentunya di percayai oleh Kyuhyun.

Suasana hening mendadak. Kyuhyun terlihat masih senyum-senyum memandangi langit-langit kamar dan sungmin yang sibuk dengan pikirannya sendiri.

" Emm... Kyu bagaimana kalau besok kita jalan-jalan? Kita sudah lama tidak jalan bersama.

Bagaimana kalau kita ke menara Eiffel saja? " Tanya sungmin sambil berharap kyuhyun menerima ajakannya.

" Mianhae sungmin hyung, Besok aku akan pergi kencan bersama Seohyun lagi. Jeongmal mianhae hyung " ucap kyuhyun dengan nada menyesal dan tanpa sadar kembali menusukkan duri di hati sungmin yang terluka.

" Eung... Baiklah, Besok aku akan pergi bersama Ryewook saja kyu. Aku ingin tidur sekarang, Jaljayo kyu " Ucap sungmin berusaha terlihat baik-baik saja.

" Ne jaljayo , hyung "

Dan mereka pun tertidur. Ah tidak, sepertinya hanya kyuhyun yang tertidur.

Sementara sungmin , kembali menangis dalam diam. Lagi, lagi, dan lagi.

Hanya seorang Cho Kyuhyun-lah yang mampu membuat Lee Sungmin dengan mudahnya tersenyum,tertawa, ataupun menangis.

Kapankah Kyuhyun sadar?

==================================== Love Kyumin==============================

Aku belajar untuk melupakanmu

Melupakan kebersamaan kita

Melupakan kenangan-kenangan itu

Melupakan cinta ini

Membiarkanmu pergi bersamanya

Namun pikiranku terus menerus di bayangi olehmu

Tentang apa yang kau lakukan , di mana kau berada dan dengan siapa

Mengapa sesulit ini untuk melupakanmu

Bahkan untuk sejenak

Malam hari di kota Paris.

Kota ini begitu cantik saat tengah malam.

Walaupun udara di Paris sangat dingin dan salju yang menutupi kota Paris. Namun tak menyurutkan niat orang-orang menikmati kota Paris ini.

Seorang namja manis bermantel merah muda , memakai sarung tangan dengan warna senada serta memakai masker dengan warna yang sama pula -Sungmin- tengah berjalan-jalan sendirian sambil menikmati suasana di kota paris.

Ini adalah malam terakhir ia berada di sini. Dengan penyamarannya, Sungmin pun memutuskan untuk pergi ke menara Eiffel , untuk menenangkan hatinya.

Sesampainya di menara Eiffel , Ia pun langsung membayar tiket masuk dan menaiki lift menuju bagian observasi.

Setelah menunggu beberapa menit , Lift itu pun akhirnya berhenti.

Dan saat pintu terbuka , Orang-orang yang berada di dalam lift tadi pun segera keluar , Termasuk namja aegyo ini.

Dan terlihatlah pemandangan yang sangat menakjubkan dari atas menara Eiffel.

Hamparan kerlap-kerlip lampu kota sangat indah menyerupai bintang-bintang yang ada di langit.

Sungguh sangat amat menakjubkan bagi sungmin, Hingga ia terpesona dan melupakan masalahnya sejenak.

Ternyata , Kedatangannya ke sini benar-benar tepat.

Sungmin pov

Huwahhh... Benar-benar indah. Ternyata benar yang di katakan orang-orang selama ini , Kota Paris benar-benar menakjubkan.

Seandainya saja kyuhyun bisa datang bersamaku kemari, Pasti akan lebih indah.

Aku tak henti-hentinya tersenyum melihat pemandangan yang di suguhkan di depan mataku. Pemandangan kota Paris dengan lampu-lampu kota berwarna-warni dan langit yang cerah bertabur bintang. Sungguh sangat indah.

Yah, Walaupun aku sangat kecewa karna kyu menolak ajakanku kemarin.

Hah,Ya sudahlah lebih baik aku menikmati pemandangan ini. Sangat sangat indah.

22.13 , Paris

2 jam telah berlalu.

Hari sudah semakin malam.

Dan sejak tadi aku terus saja memperhatikan pemandangan menakjubkan ini tanpa menghiraukan sekitarku.

Akhirnya aku pun memutuskan untuk kembali ke hotel karna besok pagi-pagi sekali kami akan berangkat ke Taiwan.

Saat aku akan beranjak , Aku mendengar suara yang sangat familiar di telingaku. Suara yang selalu menemaniku di setiap tidurku. Suara dari orang yang sangat aku cintai. Kyuhyun.

Aku pun mengedarkan pandanganku mencari suara itu dan di sebelah kiriku, aku melihat dia disana.

Kyuhyun bersama seohyun.

Sungmin pov end

Saat ini , Tepat di depan mata sungmin , Kyuhyun tengah bertekuk lutut di hadapan seohyun sambil menyodorkan sebuah kotak cincin berwarna merah kepada seohyun.

" Seohyun-ah , Aku tau ini terlalu cepat. Namun aku sudah lama menyukaimu. Aku juga mengetahui segala hal tentangmu " Sebelum melanjutkan perkataannya, Kyuhyun menghembuskan nafas gugup.

" Seohyun-ah, Aku mencintaimu. Maukah kau menjadi yeojyachinguku? " ucap Kyuhyun berharap-harap cemas.

Suasana hening seketika.

Kyuhyun tampak gelisah menunggu jawaban seohyun.

" Ya, Kyuhyun-ah. Aku mau menjadi Yeojyachingumu, Saranghae " ucap Seohyun dengan mata berbinar-binar. Kyuhyun pun berdiri kemudian langsung membawa Seohyun ke dalam sebuah ciuman yang memabukkan. Dan Tanpa mereka sadari , seseorang tengah menatap mereka dengan tatapan terluka dan tatapan tak percaya.

Sungmin pov

Ini tidak mungkinkan?

Ini tidak mungkin.

Kau pasti berbohong kyu !

Kau pasti bercandakan ?!

Ini terlalu cepat !

Kau bahkan belum benar-benar mengenalnya dengan baik !

Ku mohon seseorang , Bangunkan aku dari mimpi ini !

Hiks, Ku mohon !

Batinku berteriak.

Suara tautan bibir mereka dapat aku dengar dengan jelas. Mereka berciuman beberapa menit lalu menatap satu sama lain dengan penuh cinta. Membuatku merasa hancur. Membuka lebih lebar luka yang sebelumnya sedikit tertutup.

Ya tuhan

Kenapa aku tidak bisa memalingkan wajahku dari pemandangan menyakitkan itu?

Tidak bisakah kau menulikan telinga ku?

Suara dan pemandangan itu sungguh membuatku sakit.

Seandainya aku tidak datang kemari ,

Apakah hal ini tidak akan terjadi ?

Airmataku pun terjatuh tanpa bisa aku bendung.

Pertahananku pun runtuh untuk bisa menjadi orang yang tegar.

Dengan segera aku pun berlari menuju lift terdekat.

Tidak sanggup melihat lebih lama pemandangan menyakitkan itu.

Setelah keluar dari lift ,aku pun berlari menuju hotel sambil terisak.

" Hiks , Airmata bodoh berhentilah ! Hiks , Mengapa tidak mau berhenti ?! Ku mohon berhentilah ! Hiks " Racauku sambil terus berlari.

" Hiks , Sakit sekali , Sesak , Hiks " Racauku lagi sambil memukul-mukul dadaku yang terasa sangat sesak dan sakit.

Sesampainya di kamar , aku pun langsung merebahkan tubuh lemahku di kasur.

Sambil terisak pelan meredam tangisanku agar tidak membangunkan siapapun.

Tak berapa lama, Terdengar langkah kaki dari luar menuju kemari.

Aku pun langsung duduk dan mengusap dengan kasar airmatku.

Berusaha terlihat baik-baik saja.

Tap

Tap

Tap

Cklek

Pintu itu pun terbuka dan aku pun langsung di peluk seseorang yang ternyata Kyuhyun hingga aku hampir terjungkal ke belakang.

Pelukan hangat ini, Bisakah aku terus merasakannya ?

" Hyung ! Aku telah berpacaran dengannya ! " Ucap kyuhyun setelah melepaskan pelukannya dan dengan sorot mata bahagia.

Deg

Deg

Deg

Jantungku berdenyut sangat kencang hingga membuat dadaku terasa sakit kembali.

Dan mata ku pun mulai terasa panas mendengarnya.

Aku berusaha sekuat tenaga menahannya.

" Ya.. Selamat ya kyuhyun-ah " Ucapku sambil tersenyum miris , Yang tentunya tidak di ketahui oleh kyuhyun.

" Kau tau hyung, Tadi aku mengungkapkannya dengan...bla bla bla " Kyuhyun pun memulai ceritanya.

Kyuhyun terus saja menceritakan kejadian yang barusan di alaminya bersama Seohyun tadi.

Dan itu membuatku merasa ingin menghilang dari dunia ini.

Aku pun merasakan mataku mulai memanas.

Tidak.

Jangan sekarang.

Aku tak ingin terlihat lemah di depannya.

" Hiks "

Satu isakan yang kukeluarkan menandakan bahwa semua pertahananku runtuh.

Sungmin pov end

" Hiks "

Kyuhyun terus saja bercerita tanpa menyadari keadaan sungmin.

Sampai ia mendengar tangisan sungmin.

" Hyung , Gwanchana ? " Tanya kyuhyun dengan nada khawatir.

" Hiks , Airmata bodoh !

Hiks , Kenapa tidak bisa berhenti , Hiks , Bodoh ! "

Racau sungmin di tengah-tengah isakannya.

Kyuhyun yang melihat itu pun langsung menarik sungmin ke dalam pelukannya. Dia tidak mengerti mengapa hyungnya menangis. Kyuhyun pun hanya bisa menyimpan semua pertanyaannya dan berusaha menenangkan Sungmin.

" Sttt... Uljima hyung , Uljima , Jangan menangis lagi , Tenanglah aku selalu ada bersamamu hyung " Ucap kyuhyun berusaha menenangkan sungmin yang masih terisak di dadanya.

Sungmin yang mendengar itu pun , Langsung menarik dirinya dari pelukan kyuhyun.

" Kau bohong kyu! , Hiks , Kau bohong! , Buktinya kau selalu bersamanya ! , Tak taukah kau, bahwa aku...aku..."

Sungmin seketika itu juga tercekat. Menyadari bahwa dia hampir saja mengungkapkan perasaannya.

" Aku, Apa hyung ? Katakanlah hyung ! "

Kyuhyun terlihat tak sabar menunggu kelanjutan dari kata-kata kyuhyun.

" Aku...aku menyayangimu , kyuhyun-ah " Ucap sungmin dengan perasaan yang bercampur aduk. Antara rasa gelisah , Ragu , dan takut.

" Ya , Aku juga menyayangimu karena kau hyung ku " Ucap kyuhyun sambil tersenyum.

Sungmin yang mendengar perkataan kyuhyun pun merasakan hatinya kembali hancur. Dan sungmin pun kembali tidak bisa menahan perasaannya lagi. Emosi kembali menguasai diri sungmin. Dan kini ia tidak bisa lagi menahannya.

" TIDAK KYU , AKU MENCINTAIMU. TIDAK BISAKAH KAU MENGANGGAPKU BUKAN SEBAGAI HYUNG. TAPI SEBAGAI ORANG YANG MENCINTAIMU ?! Hiks , Kyu kumohon , Hiks. Aku sudah lama menyukaimu. Tidak bisakah kau mengerti ? " Sungmin sudah tidak peduli dengan para member lainnya di dorm mendengarnya.

Sudah cukup ,Sungmin sudah merasakannya bertahun-tahun memendamnya sendirian. Merasakan sakit yang terus menghujam hatinya. Dan selama itu pula namja jangkung itu tak pernah menyadarinya. Ia sudah tidak tahan lagi untuk menahannya.

Kyuhyun yang semenjak tadi memasang raut wajah tidak percaya pun kini memasang wajah stoic-nya. Ternyata benar dugaannya. Sungmin menyukai dirinya. Ah , tidak , sungmin mencintai dirinya. Sebenarnya dia sudah menyadarinya. Perhatian dan kasih sayang yang di berikan Sungmin sangat berbeda dari hyung-hyungnya yang lain.

" Kau tau kan hyung , Aku bukanlah seorang gay sepertimu. Aku masih normal hyung, Dan jangan harap aku bisa membalas perasaanmu. " ucap kyuhyun, menatap sungmin dengan pandangan sinis.

" Kau...menjijikan sungmin hyung. "

Deg

Deg

Deg

.

Apa ?

Apa yang kau katakan Kyuhyun-ah ?

Apakah aku semenjijikan itu ?

Cinta yang menyakitkan seperti sebuah luka

Cinta ini terjebak di dalam airmata kepedihan

Hatiku berteriak hanya memanggil-manggil dirimu

Walaupun sakit, sangat sakit, sesakit ini

Perasaan mencintaimu ini, cinta ini begitu menyakitkan

Kau yang selalu aku cintai selalu menatap kearah yang lain

Sementara aku selalu menatapmu

Terus dan terus seperti itu

Sampai kapankah?

.

.

TBC

Huwaaa Jeongmal khamsahamnida atas review nyaaa ^_^

Mind to RnR again ?

Saran dan kritik sangat di terima ^^