Title : Vampire desire

Disclaimers : they're belong to God n their parents

Genre : horror,comedy,romance

Rating: T

Status : chaptered

Cast : - dbsk

- seul gi

- SNSD

-bertambah seiring waktu

Warning : straight, OOC. ini adalah FF yang super gaje yang dibuat oleh author new comer .. masih banyak sekali typo karna tidak ada yang mau ngedit ni FF *termasuk saya* alur yang gak jelas dan super duper kecepetan. Cerita yang ngalor-ngidul, jadi jangan salahkan saya yang membaca FF ini bila tidak puas karna saya udah memperingati. Fanfic ini terinspirasi dari banjun drama "Unforgetable Girl" jadi maklum aja kalo ada sedikit kesamaan baik cast maupun ceritanya .. tapi ini murni saya ketik pake jari n lappie saya yang udah udzur. Semoga terhibur.

chap 3

"k..kkau benar. Tapi bagaimana mungkin kau tau?" Vampir kita, kim jaejoong terkejut dengan penuturan gadis itu.

"sebenarnya inilah sumber permasalahan ku. Aku memiliki kekuatan supranatural dan bisa mengetahui sesuatu yang gaib. Aku hikss... merasa tersiksa dengan ini semua "

Seulgi menangis dalam pelukan jaejoong

"sudah jangan bersedih. Seharusnya engkau bahagia karena engkau istimewa."

"aku hikss kadang merasa takut dengan keadaan ini. Aku sering mendengar sesuatu yang seharusnya tidak kuketahui. Rintihan, penyesalan.. dan aku tidak tau harus berbuat apa .. hiks..."

"tenanglah..kau bersama kuu..." ucap jaejoong sambil membelai kepala seulgi lembut.

Entah kenapa seulgi merasa nyaman berada dipelukan jaejoong. Mungkin karena cuaca Seoul yang panas dan suhu tubuh Jaejoong yang dingin jadi dia merasa nyaman berada di dekat Jaejoong...

Waktu terus berlalu, setelah pengakuan Seulgi tempo hari jaejoong tidak pernah lagi bertemu Seulgi. Dia mulai merasa gelisah, takut seulgi mengulang kembali keinginannya untuk bunuh diri. Secara tidak sadar jaejoong mulai mencari keberadaannya. Menurut Jaejoong takdirnya adalah bertemu dengan gadis itu. Sampai suatu hari...

Jaejoong, yoochun dan junsu bertemu dengan 2 cenayang itu lagi *changmin dan yunho* juga para biksu snsd...

"akhirnya kita bertemu lagi wahai vampir." ucap yunho dengan penuh wibawa.

Sementara itu para biksu SNSD hanya terpesona dengan ketampanan trio vampir JYJ.

"huh? Ada urusan apa kau dengan kami?" kata yoochun sombong.

"tidak ada. Hanya kebetulan lewat sini." Ucap Yunho polos.

"owh.. kalo begitu kami pergi dulu." Balas yoochun lagi. Belum sempat yoochun selesai bicara Jaejoong sudah pergi terlebih dahulu karena malas meladeni orang-orang tidak jelas seperti itu.

"ok silahkan." Ucap Yunho santai. Changmin hanya melongo melihat hyungnya.

"hyung! Kenapa kau biarkan mereka pergi?" changmin kelihatan sangat kesal dengan hyungnya.

"kau tidak lihat? Tuh. Biksu-biksu centil pada mimisan dibelakang." Changmin semakin melongo melihat keadaan orang-orang disekitarnya.

"Lagipula sepertinya mereka tidak jahat. Buktinya pembunuhan misterius tidak bertambah di sekitar Seoul sini."

"tapi hyung mereka tetap vampir!"

"tenang saja min, kalau sudah waktunya hyung akan bertindak."

Mau bertindak bagaimana? Kemaren saja baca mantra sambil ngedance sampai lupa diri. Dongkol changmin dalam hati.

Setelah bertemu dengan duo cenanyang dan para biksu centil. Jaejoong mencari keberadaan Seulgi, tapi dia tidak menemukannya. Radar jaejoong tidak bekerja sebagaimana mestinya, entah apa yang terjadi. Jaejoong terbang (?) kesana kemari sesuai hatinya ingin kemana. Tiba-tiba tanpa terduga Seulgi muncul dihadapannya tanpa diketahui olehnya terlebih dahulu.

"hai.." sapa Seulgi riang.

"kau? Bagaimana mungkin.."

"sudah tidak usah dipikirkan. Ngomong-ngomong bagaimana kabarmu?"

"seperti yang kau lihat."

"jangan bertampang dingin seperti itu. Kau itu tampan tau?"

"sudah banyak yang bilang."

"cih.. sombong sekali."

"lalu kau?"

"apanya?"

"tidak ingin bunuh diri lagi?"

"tidak. Kau benar."

"apanya?"

"kalau kemampuanku bisa berguna buat orang lain."

"aku tidak bilang seperti itu.."

"sudah. Tidak usah malu. Oh ya? Daripada kau bertanya-tanya tentang eksistensi mu di dunia ini. Lebih baik kau melakukan hal-hal yang berguna. Mana tau dengan itu kau bisa mendapatkan jawaban atas pertanyaan mu."

"maksudmu?"

"oh ya.. dunia musik korea sedang naik daun. Tampangmu dan saudara mu lumayan juga dijual"

"hah? Yang benar saja. Kau ingin aku jual diri?"

"bukan.. maksudku jadi artis!"

"huh?"

"kuprediksi kau bakal langsung terkenal kalau jadi artis."

Jaejoong hanya melihat bingung gadis itu. Vampir jadi artis? Yang benar saja! Haruskah dia main film ganteng-ganteng vampir buat saingan sama sinetron itu?

"sudahlah aku pergi dulu ya? Semoga kita bertemu lagi. Oh ya temen mu yang itu dancenya tidak buruk juga."

Temanku? Yang mana? Batin Jaejoong bingung.