Chapter 2
Back for more ^^
Disc: pinjem karakternya ya Sensei~
.
Perlahan kelopak matanya membuka, menunjukkan dua bola mata biru yang indah kepada dunia. Wajah-wajah tak dikenal menatapnya dengan pandangan penasaran dan khawatir. Walau lambat, otaknya berusaha memproses bagaimana ia bisa berakhir seperti ini.
Sekelibat gambar seseorang berambut sama dengannya yang sedang tersenyum melintas di kepalanya. Tubuhnya seketika menegang, menyadari tujuan utamanya meninggalkan rumah. Ia mendorong tubuhnya untuk bangun dengan semua tenaganya yang tersisa. Ia harus menemukannya, harus! Hanya dialah yang ada di pikirannya saat ini..
Sampai ia lupa sama sekali pada kondisi sekitarnya.
Seseorang berjubah putih dan berkacamata bulat menahan kedua pundaknya dan mendorongnya kembali ke posisi tidur.
"Jangan bangun dulu, kau belum pulih sepenuhnya."
"Ti...dak... harus... Kakak..!" Dengan keras kepala, ia kembali berusaha bangkit. Johnny tertegun, kali ini ia tidak melakukan apa-apa untuk menghentikannya.
"Ada apa ini?" Reever datang dengan catatan pemulihan anak itu.
"K-ketua, dia bersikeras ingin bertemu 'kakak'nya." Ujar Johnny khawatir. Entah mengapa, ia merasa dekat dengan anak itu, padahal ia sama sekali tidak tahu apa-apa tentangnya.
'Anak ini.. kali ini aku yakin! Dia pasti memiliki semacam ikatan dengan Allen!' Batin Reever.
"Hey, boleh aku tahu nama kakakmu?" Tanya Reever dengan wajah serius. Wajah anak itu mengerut seketika.
"...Bagaimana?" Gumam anak itu pelan.
"Hah?"
"Bagaimana aku bisa mempercayai kalian? Siapa kalian?" Tanyanya hati-hati.
'Hmm, rupanya ia sangat berhati-hati. Anak yang pintar.' Batin Reever. Ia mencatat dalam hati untuk mengawasi anak itu. Reever tersenyum hangat.
"Kamu tahu apa itu Black Order?" Tanya Reever, ia tadi sempat melihat dibalik kening anak itu ada lambang Black Order yang kemungkinan sudah ada semenjak ia kecil. Besar juga kemungkinan anak ini adalah seorang Accommodator.
"B-Black Order? Sepertinya kakak pernah menceritakannya kepadaku. Ia terus berkata kalau suatu saat ia akan pergi dan bekerja di Black Order. Tapi ia tidak pernah memberitahuku apa itu Black Order." Jelas anak itu.
Reever tersenyum atas jawabannya. Ia membisikkan sesuatu kepada Johnny, yang membalasnya dengan anggukan serta senyuman dan segera melesat keluar.
"Tenang saja, aku mengirimnya untuk memanggil seseorang. Sepertinya aku tahu siapa 'Kakak'mu."
.
.
Owari~ Dikit banget ya?
Ai-chan bakal berusaha buat bikin chapter lebih panjang deh ^^
Mohon dimaklumi, Author baru
RnR fellas~
