2min (Taemin-Minho) VS KaiHo(Kai-Minho)
Author : Mir (kembaran magnae M-BLAQ*?*)
Cast : Kai, Taemin, Minho, Dio and all of member EXO and SHINee + 3 guest stars
Warning : Gaje, alur kecepatan, typo maybe -_-
.
.
.
From : Hoobae Kai
Minho hyung hari ini ada waktu? Bagaimana kalau kita bertemu di cafe xxx, ada yang ingin aku bicarakan :D
Minho melihat kalender. Hari ini dirinya memang sedang bebas tugas, dan ia pun sedang tidak ada janji. Biasa nya di hari libur seperti ini, ia dan Taemin akan bermain atau melakukan kegiatan yang lain nya. Tetapi tadi malam Taemin malah pergi dari dorm. Taemin semakin menjauhi diri nya.
Jujur, Minho sangat merindukan magnae nya itu.
To : Hoobae Kai
Baiklah, tunggu aku disana 1 jam lagi
.
.
.
CHAPTER 3
.
.
Drom ... *sensor* (?) #plakk
Akhirnya Taemin terbangun juga dari pingsan nya. Perlahan ia membuka matanya dan melihat kesekitar.
Dimana ini? Ini bukan dorm SHINee. Pikir Taemin sedih.
"Ah kau sudah bangun?"
Terdengar suara yang cukup familiar dari balik pintu. Taemin pun melihat siapa yang berbicara barusan.
"Jae... Jaejoong hyung?" gumam nya tak percaya. Seperti mimpi kembali bertemu dengan hyung nya yang sudah keluar dari SMent tersebut. Jadi sekarang ia sedang berada di dorm JYJ? WOW! *salto* #abaikan.
"Kau tampak lelah Taemin, ini makan lah bubur yang baru ku buat." Ucap Jaejoong sambil menyerahkan semangkuk bubur hangat.
"M-maaf merepotkan hyung." Sesal Taemin sambil menundukkan muka nya.
Jaejoong tersenyum melihat kelakukan Taemin, mengingatkan nya pada magnae nya Changmin. Tetapi kalau Changmin, pasti tidak akan segan-segan untuk memakan apa yang sudah di masak kan Jaejoong. Udah dasarnya memang food monster!#Mir dicekek Changmin#
"Jangan sungkan-sungkan Taem. Sudah seharusnya kita saling membantu bukan? Anggap saja dorm ini dorm mu sendiri." Ucap Jaejoong ramah.
"Ne, gumawo Jaejoong hyung.."
Jaejoong pun duduk di tepi kasur yang ditiduri Taemin.
"Kemaren malam Junsu dan Yoochun menemukan mu sedang pingsan di tengah jalan. Apa kau sedang ada masalah?" tanya Jaejoong.
Pertanyaan Jaejoong barusan mengingatkan Taemin akan hari ini. Hari ini adalah hari terakhir, dan hari ini pasti Kai akan menyatakan perasaan nya pada Minho hyung-nya.
"Taemin?" panggil Jaejoong yang melihat Taemin malah terdiam.
Tanpa sadar, air mata berhasil lolos dari mata Taemin.
"Hiks," isak Taemin.
Jaejoong kaget melihat magnae SHINee itu menangis. Jaejoong pun langsung memeluk Taemin dan menenangkan nya.
"Jangan menangis Taemin," hibur Jaejoong sambil mengelus pundak Taemin.
"Hiks Jae hyung..."
Cukup lama Taemin menangis, sampai akhirnya Taemin menceritakan semua nya kepada Jaejoong.
"Ukh aku jadi malu. Padahal aku yang menawarkan Kai untuk mendekati Minho hyung, sekarang malah aku yang tidak percaya diri. Ini memalukan sekali!" ucap Taemin.
"Kalau Minho benar-benar mencintai mu, pasti ia tidak akan menerima Kai seperti yang kau bilang. Kalau di ibaratkan, ini adalah tantangan untuk Minho, apakah ia benar-benar mencintai mu atau hanya sekedar menyukai mu saja."
"Kalau dia menerima Kai?"
"Berarti dia tidak mencintai mu Taemin." Jawab Jaejoong kejam, membuat keringat mengalir di muka Taemin.
Jaejoong langsung mengusap rambut Taemin saat melihat muka tegang magnae itu. "Tetapi ingat lah, disaat seperti itu jangan kau merasa dunia mu berakhir. Kau masih mempunyai Onew, Jonghyun, Key yang menyayangi mu. Dan Minho pun pasti juga menyayangi mu, meski mungkin ia tidak mencintai mu. Dan kau masih mempunyai keluarga SMent."
Taemin mengangguk mendengar nasehat Jaejoong. Jaejoong benar-benar sudah punya pikiran yang dewasa.
Setelah mendengar banyak kalimat bijak dari Jaejoong, Taemin siap menerima apapun yang akan terjadi hari ini. Muka magnae itu jauh menjadi lebih cerah sekarang.
Taemin memeluk Jaejoong. "Mulai sekarang, boleh kah aku menganggap hyung sebagai umma ku?"
Jaejoong tertawa mendengar permintaan Taemin. "Tentu saja, kau mengingatkan ku pada Changmin. Kalau ada masalah, jangan sungkan-sungkan menghubungi ku atau datang saja langsung ke dorm ini. Yoochun dan Junsu pasti juga akan senang menerima kedatangan mu. Tetapi ingat, rahasia kan dari siapa pun, arraseo?" pesan Jaejoong.
Taemin mengangguk manis.
Setelah pamit kepada JYJ, Taemin langsung pergi ke dorm nya sendiri. Ia tidak perlu berpura-pura menjauhi Minho lagi mulai hari ini, meski mungkin Minho sudah bukan milik nya lagi.
"Aku pulaaaang!" seru Taemin sambil membuka pintu dorm SHINee.
Jonghyun yang sedang melewati ruang depan, langsung berlari ke arah Taemin.
"Woah kau sudah balik Tem? Kau menginap dimana tadi malam? Onew hyung langsung marah-marah kepadaku karena aku tidak menanyakan kau menginap dimana!" curhat Jonghyun langsung.
"Eh itu..." belum sempat Taemin menjawab, langsung terdengar suara sang diva.
"TAEMIIIIN BOGOSHIPO!" teriak Key yang langsung memeluk Taemin.
"Eh apa? Taemin sudah pulang? Aigoo kau membuat kami khawatir Tem!" ucap Onew yang muncul entah darimana #horor#.
Taemin pun menjelaskan kepergian nya kepada 3 hyung nya itu, tetapi ia tidak bilang ia menginap dimana karena dirinya sudah berjanji kepada Jaejoong untuk merahasiakan hal ini.
"Kenapa HP mu mati? Hampir saja aku mau menghubungi Dongha hyung kalau kau tidak pulang-pulang juga hari ini!" ucap Onew.
"Sebenarnya Onew hyung mau menghubungi Dongha hyung sejak kemaren. Untung aku dan Key berhasil menghenti kan niat nya itu. Kau tau sendiri kan betapa over protective nya manager itu terhadap kita? Bisa-bisa ia menyuruh seluruh pasukan polisi di Seoul untuk mencari Taemin." Ucap Jonghyun.
Taemin tertawa mendengar penjelasan hyung-hyung nya. Jaejoong benar, ternyata semua hyung nya sangat perhatian kepada nya.
"Mianhe hyung, setelah menelfon HP Onew hyung kemaren, aku langsung mematikan HP ku. Oh ya, Minho hyung mana?" tanya Taemin yang masih berusaha bersikap seperti biasa seolah tidak ada masalah antara ia dan Minho.
"Hmm Minho sedang pergi, katanya sih ada janji. Aku tidak mengerti, bahkan di saat Taemin menghilang pun Minho masih sempat-sempat nya ada janji." Ucap Key. Jonghyun dan Onew langsung sweat drop mendengar pendapat jujur dari dongsaeng mereka itu.
Pasti menemui Kai. Tebak Taemin dalam hati.
Setelah semua kembali melakukan aktifitas masing-masing, Taemin segera mengaktifkan HP nya yang dimatikan nya sejak semalam.
3 missedcall from Jonghyun hyung.
6 missedcall from Key hyung.
4 missedcall from Onew hyung.
27 missedcall from Minho hyung.
Taemin kaget melihat banyak missedcall dari hyung-hyung nya, apalagi saat melihat jumlah missedcall dari Minho.
Syukur lah, setidak nya ia masih mengkhawatirkan ku.
Sekarang, ia benar-benar merindukan hyung nya yang satu itu.
Tiba-tiba HP Taemin kembali berdering, ada SMS masuk. Taemin pun membuka SMS yang baru masuk itu.
From : Kai babo
Taemin hyung, aku baru saja menyakan perasaan ku pada Minho hyung. Dan dia menerima ku hyung! Terima kasih atas seminggu yang sudah kau beri kan kepada ku, kekeke~
Taemin tersenyum miris melihat SMS dari Kai. Tetapi ia langsung mengingat perkataan Jaejoong untuk tidak bersedih.
Kau pasti kuat Lee Tae Min! Pikir Taemin menyemangatkan diri nya.
Tanpa Taemin sadari, ada maksud lain dari tertawa Kai di akhir SMS nya.
.
.
.
Dorm SHINee
"Aku pulang~" ucap Minho saat memasuki dorm.
Tak sengaja, tatapan Minho bertemu dengan tatapan Taemin. Mereka saling menatap, menyiratkan kerinduan.
"Kau sudah pulang Taemin?" ucap Minho memecah keheningan di antara mereka.
"Tentu saja sudah hyung. Kau berkata seperti itu seolah-olah aku sudah pergi berminggu-minggu." Balas Taemin. Itu adalah kalimat terpanjang yang di keluarkan Taemin selama seminggu ini kepada Minho.
Minho yang merasa Taemin masih menjauhi nya hanya bisa tersenyum. Biasa nya Taemin langsung memeluk nya saat ia pulang.
Sebenarnya Taemin sangat ingin memeluk Minho, tetapi itu tidak mungkin karena Minho sudah mempunyai orang lain. Kai pasti akan marah kepadanya kalau ia melakukan itu.
"Ahh hyung, selamat ne." Sambung Taemin.
"Hah? Selamat untuk apa?"
"Selamat atas jadian mu dengan Kai."
Minho mengerunyutkan dahi nya. "Eh? Kau mimpi apa Tem? Sejak kapan aku jadian dengan Kai?" bingung Minho.
"Bukan kah tadi Kai menembak hyung? Dan hyung menerima nya?"
"Kai tidak pernah menembak ku Tem. Siapa yang mengatakan hal bodoh itu pada mu?"
Taemin langsung membuka SMS Kai dan menunjukkan nya pada Minho.
Minho membaca SMS itu dengan seksama, dan sedetik setelah itu ia tertawa keras.
Taemin bengong melihat kelakuan hyung nya itu. Apa ada yang lucu di SMS Kai?
"Ayo cerita kan pada ku, hal bodoh apa yang sudah kau rencana kan bersama Kai selama seminggu ini?" tanya Minho saat tertawa nya sudah mereda.
Taemin menggaruk kepala nya, ini lah saat nya ia menceritakan semua nya. "Hmm, sebenarnya tepat seminggu yang lalu, Kai bilang kepada ku kalau dia mencintai mu hyung. Aku pun langsung memberi dia kesempatan seminggu untuk mendekati hyung dan aku harus berpura-pura menjauhi hyung. Jika dalam seminggu ini ia berhasil mendapatkan hati hyung, aku harus merelakan hyung untuk nya." jelas Taemin.
"Oh ternyata seperti itu. Pantas saja aku merasa ada yang aneh selama seminggu ini. Apa kau ingin mendengar apa yang aku dan Kai bicarakan saat di cafe tadi?"
Taemin langsung mengangguk.
Flashback...
.
.
.
Cafe
"Minho hyung, disini!" Kai melambaikan tangan nya begitu melihat Minho memasuki cafe tempat mereka janjian.
Minho yang melihat Kai, langsung berjalan mendekati nya dan duduk di depan nya.
"Jadi, apa yang ingin kau bicarakan Kai?"
Kai melihat ada yang lain dari muka Minho hari ini. "Kelihatan nya kau sedang gelisah hyung, ada apa?"
"Ohh itu. Aku hanya khawatir, tadi malam Taemin mengatakan ia mau menginap di tempat lain. Tetapi ia tidak bilang dimana, dan HP nya sampai saat ini pun mati. Aku khawatir dengan anak itu." Jelas Minho.
"Bukan kah Taemin hyung sudah menjauhi mu selama seminggu ini hyung? Mengapa kau tetap mengkhawatirkan dia?" tanya Kai.
"Eh? Kau tau darimana dia menjauhi ku?" tanya Minho balik, membuat Kai mati kartu.
Mampus lu Kai! batin Kai dengan ekspresi seperti orang yang menahan pipis.
Kai menggaruk kepala nya yang tidak gatal. "Ng... aku hanya merasa hubungan hyung dengan Taemin hyung merenggang akhir-akhir ini." Bohong Kai.
Minho mengangguk percaya dengan bohongan Kai (Mir : mau-mau aja lu dibodohi ama Kai -_-). "Lalu, apa yang ingin kau bicara kan?"
Kai menghirup nafas nya dalam-dalam. Dari tadi pagi ia memikirkan persoalan ini, dan ia sudah menemukan apa yang harus ia katakan pada Minho. Ini lah saat nya!
"Selama seminggu ini, kita menjadi sangat dekat hyung. Aku merasa sangat klop dan cocok jika bersama hyung. Saat berada di dekat hyung, aku merasa sangat nyaman. Aku hanya ingin menyatakan perasaan ku, apa hyung mau menjadi hyung ku? Dan berjanji tidak akan pernah meninggalkan ku?"
Minho sedikit geli mendengar pernyataan dari Kai, seolah-olah Kai meminta dia menjadi pacar nya.
"Bodoh, tanpa kau minta pun, aku sudah menjadi hyung mu! Kau juga sudah kuanggap sebagai dongsaeng ku sendiri."
"Hahahha, mulai sekarang aku harus menjadi dongsaeng kesayangan mu! Dan kalau boleh aku tau, apa hyung masih mencintai Taemin hyung?" tanya Kai.
"Tentu saja aku masih mencintai dia. Meski ia membenci ku sekali pun, rasa ku pada nya tidak berkurang sama sekali." Jawab Minho mantap.
Perasaan Kai pun berubah menjadi lega. "Syukur lah perasaan mu tidak berubah hyung. Kau benar-benar orang yang setia, aku juga ingin menjadi seperti mu. Saat pulang ke dorm nanti, hyung yakin kan lah bahwa hyung benar-benar mencintai Taemin hyung. Dia pasti akan berubah menjadi Taemin hyung yang dulu, aku jamin!"
"Jinja? Sebenarnya apa yang sedang kau rencana kan Kai?" tanya Minho.
"Ani, bukan apa-apa. Aku hanya baru menyadari bahwa aku hanya menyukai mu sebatas hyung saja, tidak lebih. Tanpa aku sadari, orang yang aku cintai selama ini sudah berada di sekitar ku sejak awal aku debut."
"Benarkah? Siapa orang yang sial itu?" canda Minho.
"Ya! Apa maksud mu hyung!"
"Hahahaha aku hanya bercanda Kai. Kuharap pilihan mu kali ini tepat. Ingat lah, kau harus setia arra?" pesan Minho.
"Ne, pulang lah sekarang hyung. Aku yakin Taemin hyung sudah menunggu mu di dorm. Terimakasih sudah mau menerima ku sebagai dongsaeng mu hyung."
"Baiklah Kai, jangan pernah berhenti menganggap ku sebagai hyung terbaik mu oke." ujar Minho sambil melambaikan tangannya. Kai membalas lambaian itu dengan senyuman khas nya.
Setelah Minho keluar dari cafe, keevilan Kai muncul.
"Seperti nya sekali-sekali mengerjai Taemin hyung tidak ada salah nya."
Kai pun mengetik beberapa kata di HP nya yang akan dikirimkan ke Taemin.
To : Taemin hyung jelek
Taemin hyung, aku baru saja menyakan perasaan ku pada Minho hyung. Dan dia menerima ku hyung! Terima kasih atas seminggu yang sudah kau beri kan kepada ku, kekeke~
Kai tak henti-henti nya tersenyum saat membayangkan bagaimana ekspresi Taemin yang membaca SMS nya. Pasti Taemin langsung salah sangka!
Flashback END..
.
.
.
"Mwo? Jadi Kai hanya meminta mu menjadi dongsaeng nya, dan hyung langsung menerima nya?" tanya Taemin seusai mendengar penjelasan Minho.
Minho mengangguk. "Dia hanya meminta ku menjadi hyung nya, mengapa tidak?"
"Sial, anak itu mengerjai ku rupa nya!" kesal Taemin.
"Memang nya kau rela jika aku berpacaran dengan Kai?" goda Minho.
"Andwaeee! Hyung cuma boleh berpacaran dengan ku!" tolak Taemin yang langsung memeluk Minho hyung-NYA.
Syukurlah semua sudah kembali seperti biasa. lega Minho.
Tiba-tiba Key dan Jonghyun muncul dari kamar mereka. "Eh? Kalian sudah baikan?" tanya Key.
"Memangnya kapan kami bertengkar?" jawab 2min kompak dengan wajah tidak berdosa, membuat Key kesal.
"Ck, aku menyesal sudah memikirkan hubungan kalian berdua!" kesal Key yang langsung pergi ke dapur, di susul Jonghyun yang tertawa melihat kejadian barusan.
"Aku jadi penasaran, siapa orang yang disukai Kai itu." Ucap Minho.
Taemin hanya tersenyum menanggapi perkataan Minho. Ia bisa langsung menebak siapa namja yang di cintai Kai itu.
.
.
.
Dorm EXO-K
"Mana Kai?" tanya sang leader kepada dongsaeng-dongsaeng nya yang sedang berkumpul di ruang tengah.
"Tadi sih, dia bilang ada janji bersama Minho hyung." Jawab Baekhyun.
"Semakin lama Kai semakin dekat saja dengan Minho hyung ya?" ucap Sehun.
Ya, dan hari ini Kai akan menyatakan perasaan nya ke Minho hyung. Pikir Dio. Ia hanya berharap yang terbaik untuk roomate nya itu.
"Aku pulaaaaang~" terdengar suara seseorang yang sedang menjadi bahan gosipan.
"Ah anak itu sudah pulang rupa nya. Kelihatan nya mood nya sedang baik." Tebak Chanyeol.
Semua langsung kembali pada aktifitas nya, yaitu menonton drama 'Lie To Me' (drama favorit Mir #plakk)
"Dio hyuung saranghaeeee~" ucap Kai saat memasuki ruang tengah, dan langsung memeluk Dio yang sedang duduk dari belakang.
"Huh Kai pilih kasih, mengapa cuma selalu Dio yang di saranghae-kan?" protes Baekhyun mempoutkan bibirnya.
"Kalau aku bilang saranghae pada mu, bisa-bisa aku di goreng oleh Chanyeol hyung." Jawab Kai jujur. Suho dan Sehun langsung tertawa, sementara Chanyeol menjadi cemberut. Memang nya dia sekejam itu apa? -_-
"Kelihatan nya mood mu sedang baik Kai, apa kau sudah menyatakan perasaan mu pada orang yang kau cintai itu?" tanya Dio.
Seluruh member langsung mengalihkan mata nya dari TV ke KaiDO.
"MWO?!" teriak semua member minus KaiDO.
"Hehehe, tentu saja sudah hyung." Jawab Kai sambil nyengir.
"Jinja? Biar aku tebak, dia pasti menerima mu kan?"
Kai menggeleng. "Dia bahkan belum menjawab pernyataan ku."
Sehun langsung menyela pembicaraan di antara KaiDO. "Yah kenapa belum? Aku penasaran!"
Kai tersenyum pada Sehun. "Kalau kalian ingin mendengar jawaban nya, paksa lah pada namja yang sedang berada dipelukan ku ini untuk segera menjawab pernyataan cinta ku barusan."
Setelah mengatakan itu, Kai langsung melepas pelukan nya pada Dio dan pergi sambil bersenandung kecil menuju kamar nya.
1 detik
2 detik
3 detik
...
10 detik
"MWO?!" terdengar kembali teriakan para member, tak terkecuali Dio.
Semua member yang ada di ruang tengah langsung menatap Dio jahil, tatapan yang paling jahil berasal dari Sehun (?).
"B-berhenti menatap ku seperti itu!" teriak Dio yang wajah nya mulai memerah. Ia benar-benar merasa malu!
Kai yang sudah berada di kamar nya, kembali tersenyum saat mendapat balasan SMS dari Taemin.
From : Taemin hyung jelek
Kai sialan! Nggak tau diri! Berani nya kau mengerjai ku dasar evil! Kau tidak tau apa kalau jantung ku hampir copot saat membaca SMS dari mu itu hah?! Untung saja Minho hyung segera datang dan menjelaskan semua nya!
Tetapi, gumawo Kai. Sekarang aku benar-benar yakin kalau Minho hyung benar-benar mencintaiku :p
Dan selamat atas keberhasilan mu menjadikan Minho hyung sebagai hyung mu -_-
Senyuman Kai semakin melebar saat melihat sederet kalimat yang terletak paling bawah.
PS: Semoga kau berhasil menyatakan cinta mu pada Dio. Aku tau dia juga sangat menyukai mu :)
.
.
.
END
.
.
.
Balasan Review :
YeWookBaby aka SMD : ini udh lanjut ^^
lytaimoet812 : tepat sekali! xD
yamato : akhirnya minho gak suka ama kai, minho emg setia apalagi sama Mir #plak
kimhyunshi : hati minho hanya buat taemin :')
itu akhirnya kai sadar juga kalau dia suka dio xD
iyaa JYJ, kenapa pada tahu ya? -_-"
nee kamsa support nya dari awal hyunnie ^^
.
.
Big thanks buat yang udh review, Mir beneran senang bacanya ^^
Makasih udah baca sampai akhir, lanjutannya silahkan readers bayangin sendiri : Dio mau nerima atau nolak Kai
Sekali lagi, Kamsahamnidaaaa~ *bow bareng EunHae*
