Hai para readers yang sudah menunggu kelanjutan fic stress ini...bwahahahha...( edan tenan tha iki authore, ckckck... ), gimana ficnya yang kemaren ? Kurang brasa ya humornya ? Ya, untuk chapter kemaren saya sengaja gak fokus ke humornya, tapi ke fic nya yang temanya gak jelas ( klo temanya salah boleh dikritik, tapi jangan dihina ya...) Ya udah, tidak perlu berbasa-basi lagi, saya persembahkan chapter ke-2 dari fic stress ini, setelah baca mohon di-review ! ( gomen karena ejaan Phantomhive salah jadi Phantomive, hehehe... )
NEW JOB
Rate : K.
Disclaimer : Bleach© Tite Kubo
Kuroshitsuji© Yana Toboso
New Job© bleach fav
Summary : Apa yang akan terjadi apabila seorang Sebastian Michaelis jadi shinigami di divisi 6 ? Lalu bagaimana nasib Ciel setelah ditinggal Sebastian ? Kedudukan Renji terancam ! ( gaje punya, wkwkwk...: P )
Genre : Humor
Warning : Maybe OOC, gaje, mungkin garing, dan juga mohon dimaklumi kalau EYD-nya salah, saya kan gak pinter EYD, dan maybe fanfic ini bisa merusak image chara.
CHAPTER 2 : TERSESAT
" Aduh ! "
" Hei, jangan injak aku, bodoh ! "
" Aw ! Tersandung lagi, untung tidak bawa apa-apa..."
" Hohoho... "
" Kita ada di mana ? "
" Kok kumuh sekali ya di sini ? "
" Awas ! "
" Gyaaaaaaa ! "
" Hohoho... "
Para readers sekalian pasti sudah tau kan dialog di atas itu dialog siapa dengan siapa ? Khekhekhe...( kok jadi Hiruma sich ? Author : Suka-suka dong*digebukin ama readers* ampun... ). Ternyata misteri di prologue sudah terpecahkan sekarang ! Ternyata Baldroy , Maylene , ama Finnian + kakek-kakek yang namanya Tanaka ternyata terpental dari Phantomhive Manor ke Rokungai distrik 81, sodara-sodara ! ( kasian...rupanya hanya Sebastian yang mujur bisa mendarat di Kuchiki Manor, ckckck...) sedangkan penyebab para servant di Phantomive Manor tersebut mental ke Soul Society juga belum jelas ( dasar author payah... )
Di Phantomhive Manor...
Ciel Phantomhive masih terbaring lemah di kasurnya gara-gara abis muntah setelah dengerin slogannya author aneh ( coba dilihat ke chapter prologue ), tapi tidak ada satupun orang yang mau nolongin dia...( gimana mau nolongin, lha wong anak buahnya aja pada mental ke Soul Society ninggalin Ciel sendiri ). Akhirnya, setelah 'tewas' selama 12 jam, Ciel pun bangun tepat di jam 10.00 P.M ! Dan malangnya, perutnya sudah gak bisa diajak kompromi, sehingga perutnya pun protes. Kriuuuuuuuuuukkkkkkk...Ciel pun berusaha memanggil semua pelayannya satu per satu, namun hening. Tidak ada jawaban. Dan akhirnya Ciel baru sadar, kalau dia sekarang sedang sendirian di manor yang besar dan seram itu, muka Ciel pun langsung pias. Ciel pun akhirnya hanya bisa diam dan mematung di kamarnya sendirian. ( OOC )
Sementara itu, di Kuchiki Manor...
" Bagaimana ini ? Tuan Muda Ciel pasti sendirian di manor..." isak Sebastian ( mulai OOC kelihatannya ).
" Mau gimana lagi ? Kamu kan belum pulih, jadi gak bisa pulang, sedangkan aku lagi gak bisa nganter kamu pulang gara-gara ntu fukutaichou pemalas, jadi kerjaanku numpuk. Maaf ya... " ujar Toushirou dengan sedikit rasa bersalah.
Toushirou pun menyahut lagi, " Emang Ciel gak punya servant lain, gitu ? "
" Ada sih, tapi mereka juga ikut ngilang, aku yang ngilang terakhir, " jawab Sebastian.
" Hah ! Emang servant lain selain kamu ada brapa ? Masa' ilang semua sih ? " jerit Toushirou dengan shock.
" Servant lainnya cuman ada 1 chef, 1 gardener, 1 maid, ama 1 kakek-kakek, semuanya ilang..."ujar Sebastian masih dengan linangan air mata ( OOC ! )
' Gila, pelit amat Ciel, gak mau nambah servant lagi ! Padahal 'kan Phantomhive Manor butuh banyak orang buat ngerawatnya ! Ckckck... ' batin Toushirou dengan penuh keprihatinan.
" Soalnya dengan kami ber-lima Manor bisa terurus dengan baik. Nanti takutnya kalau tambah servant lagi, malah ngrepotin aja..." jelas Sebastian seakan bisa membaca pikiran Toushirou.
"Oh..." Toushirou hanya bisa ber-oh ria, tapi tiba-tiba raut wajahnya berubah jadi serius.
" Kau bukan manusia ya ? Kau memang butler, tapi kau iblis. "
" Bbbbagaimmmmana kkau ttahhu iiiitu ? " tanya Sebastian dengan gagap, takut rahasianya terbongkar.
" Reiatsumulah yang mengindikasikan kalau kamu itu iblis. Kontrakmu dengan Ciel pasti ada hubungannya dengan itu, kan ? "
Jleb ! Tebakan Toushirou tepat sasaran ! Sebastian sudah tidak bisa mengelak lagi. Toushirou sudah mengetahui rahasia yang sudah susah payah disembunyikannya itu. Lalu Sebastian pun berkata dengan pasrah,
" Kau sudah tahu semuanya sekarang. Silakan kalau kau ingin membunuhku sekarang. "
" Bukan itu yang kumaksud, baka ! "
" Lalu apa ? " tanya Sebastian penasaran.
" Kau akan kujadikan substitute shinigami di area Inggris. "
" Apaan tuh ? "
" Jadi tugasmu adalah mewakili tugas kami di Inggris, yaitu membasmi hollow. Sebagai imbalannya, kau akan kuantar pulang. "
" Hollow itu apa ? "
" Lebih baik kau simpan pertanyaan itu untuk nanti. Kita akan ke tempat soutaichou. Tugasku sudah selesai. "
" OK. "
Sesampainya di kantor divisi 1...
" Selamat datang di divisi kami, Toushirou-Taichou. " sapa Chojiro Sasakibe, fukutaichou divisi 1.
" Soutaichou ada ? "
" Ohhhh ! Rupanya cucuku datang ! Betapa perhatiannya kau kepada kakekmu, Toushirou ! " sahut soutaichou dengan sungguh OOC ( penyakit Toushirou-adalah-cucuku-nya Yama-Jii kambuh lagi ! )
" Soutaichou, ada yang ingin saya bicarakan dengan anda. "
" Apa itu ? "tanya soutaichou serius ( udah baikan rupanya...)
" Saya ingin mencalonkan substitute shinigami baru untuk area Inggris, soutaichou. "
" Orangnya yang ada di sampingmu itu ? "tanya soutaichou sambil nunjuk-nunjuk Sebastian.
" Ya, soutaichou. Hanya saja, dia iblis. Bagaimana ya ? "
" Tidak apa-apa, lagipula reiatsunya cukup bagus untuk dijadikan shinigami. Yang penting dia bukan hollow. "
" Tapi enaknya ditaruh di divisi mana ya, soutaichou ? "
" Apa profesinya di dunia manusia ? "
" Butler. "
" Kalau begitu masukkan dia di divisi 6. "
" Kenapa di divisi 6 soutaichou ? " tanya Toushirou heran.
" Suka-suka aku dong.." jawab soutaichou seenaknya.
' Aku cuman jadi kambing congek di sini, nggak ada yang bisa kulakuin selain dengerin dialog mereka deh, daripada dibantai...' batin Sebastian sambil melengos.
Sementara itu, di Rokungai distrik 81...
" Gimana ini ? Kita gak bisa pulang..."sahut Baldroy kebingungan.
" Iya ya..."Meirin menimpali.
" Cuman bisa nunggu deh..."keluh Finnian.
" Hohoho..."
Tiba-tiba ada beberapa shinigami yang bersiap menangkap mereka, dan serempak mereka berteriak, " Kabuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuurrrr ! "
" Woi, jangan lari ! "
" Cegah mereka ! "
" Lari yang kencaaaaang ! "
Dan terjadilah kejar-kejaran antara kubu shinigami vs kubu Baldroy dkk. Baldroy dkk akhirnya berhasil kabur dari kejaran para shinigami setelah berlari selama 5 jam.
Sementara itu, di Seireitei...
Hari ini Sebastian dilantik menjadi substitute shinigami dari divisi 6. Pelantikannya berlangsung di kantor divisi 6 dan, tentu saja kelangsungan acara pelantikan ini diwarnai dengan bisik-bisik beberapa shinigami yang tentu saja akan langsung dihadiahi deathglare oleh taichou mereka yang super galak itu * author di bankai *. Mereka pun akhirnya diam ( baca : tepar ) setelah dapat ' hadiah ' dari Byakuya. Sebastian tadinya merasa agak kesal dengan ' perhatian ' yang diberikan oleh para shinigami, tapi mendadak dia pun blushing setelah melihat Yoruichi berjalan didepannya dengan bentuk kucingnya. Tanpa memperhatikan Byakuya yang cengo melihat Sebastian blushing gak jelas liat Yoruichi yang lagi jalan di depannya, Sebastian langsung ambil langkah seribu, dan menyergap Yoruichi lalu memeluknya ( baca : mencekiknya ) sampai Yoruichi kehabisan nafas.
' Soutaichou, mengapa kau berikan orang idiot macam dia untuk menjadi anak buahku ? Kenapaaaaa ? ' batin Byakuya stress.
" Woi, aku gak bisa nafas nih...tolong lepasin aku..." pinta Yoruichi dengan puppy eyes no jutsu-nya.
" Kyaaaaaaaaaaaa ! Imutnyaaaaaaaa ! Mana bisa bicara lagi ! Keyeeeeeeen ! " teriak Sebastian sambil mengeratkan pelukannya kepada Yoruichi yang membuat Yoruichi kehabisan kesabaran.
" Kau..." ucap Yoruichi dengan nada angker dan deathglare kwalitet wahid dan tidak ketinggalan pula urat-urat yang mulai menghiasi wajahnya.
" Eh ? " tanya Sebastian dengan gaya super bloon. Emosi Yoruichi tak terbendung lagi, akhirnya terjadilah sebuah insiden yang membuahkan trauma di benak Sebastian...
" SHUNKOU ! "
" BLARRRR ! "
" Gyaaaaaaaaa..." jerit Sebastian yang terkena Shunkou Yoruichi dan mental sejauh 50 meter ke belakang lalu tepar di depan Yoruichi. Yoruichi yang melihatnya tepar sama sekali tidak membantunya, dia malah mengatakan ke Byakuya yang melotot memandangi Sebastian yang gosong sehabis terkena Shunkou,
" Bisa tolong kau bawa dia pergi, Byakuya-bo ? " pinta Yoruichi dengan innocent.
" ..."
1...
2...
3...
" Bake nekooooooooooooooooooooooo ! Kau apakan anak buahkuuuuuuu ? ( tumben peduli ni orang )"
" Habisnya dia memelukku terlalu kencang ( baca : mencekik ). Aku kan jadi gak bisa napas. "
" ..."
" Byakuya-bo ? "
"..."
1...
2...
3...
" Bankai, Senbonzakura Kageyoshi..." Byakuya pun mengaktifkan bankainya untuk menghabisi Yoruichi.
" Byakuya-boooooo ! "
" Sebagai taichou divisi 6, aku harus bisa melindungi bawahanku, seperti apapun dia. Tidak akan kubiarkan siapapun melukai anggota divisi 6 sebelum mereka melangkahi mayatku ! " ucap Byakuya dengan tegas terhadap Yoruichi yang kini tidak diketahui sudah kabur ke mana.
" Cih...dia kabur ya. Kalau begitu sekarang aku lebih baik mengantar Sebastian ke divisi 4, agar dia segera sembuh. Lebih baik pelantikannya dilaksanakan besok atau lusa saja. Kalau sekarang, kasihan dia. "
' Wow, ternyata Byakuya-taichou cukup perhatian juga sebagai seorang taichou terhadap anak buahnya, nanti aku mau cerita ama Toushirou aja deh...' batin Sebastian yang ternyata sudah sadar dari pingsannya, lalu pura-pura pingsan lagi.
Di kantor divisi 4...
" Dia kuat. Kalau shinigami lain yang setingkat dengannya pasti sudah mati atau terbakar jadi abu. " ujar Unohana kepada Byakuya.
" Berarti lukanya parah ya ? " tanya Byakuya dengan raut wajah sedikit panik.
" Tenang saja, mungkin besok dia sudah sembuh, yang hangus hanya kulit epidermisnya dan dia hanya mengalami sedikit kejutan listrik, makanya pingsan. " jelas Unohana.
" Syukurlah. " ujar Byakuya lega.
' Tumben dia perhatian ama orang lain selain Rukia Kuchiki-san dan Toushirou-taichou. Apa kali otaknya lagi korslet yah ? ' batin Unohana heran.
Sementara itu, di Kuchiki Manor...
" Ya ampuuun, kamu kenapa, Sebby ? " tanya Toushirou khawatir.
" Aku gak pa pa kok. " jawab Sebastian dengan tenangnya.
" Nggak pa pa gimana, tadi kan kamu abis kena shunkounya si bake neko, abis itu kepental sejauh 50 meter. Mendingan kamu sekarang istirahat aja dulu. Toushirou, temani dia. " titah Byakuya dengan dingin ( tumben perhatian ).
" Oh iya, Kak Rukia kok belum pulang ya ? " tanya Toushirou kepada Byakuya.
" Kata Ukitake dia sedang ada misi di kota Karakura ama si jeruk. " jawab Byakuya dengan dingin.
' Ooo, ternyata si midget lagi ada misi toh. ' batin Sebastian karena takut dibantai.
" Sekarang sudah malam. Lebih baik kau segera tidur agar bisa segera pulih, Sebastian. " ucap Byakuya tiba-tiba.
" Baik, taichou. " jawab Sebastian dengan ikhlas.
Di kamar tidur Sebastian...
" Kok tadi kamu bisa di-shunkou ama Yoruichi sih ? " tanya Toushirou penasaran.
" Aku mengira dia kucing, lalu aku memeluknya. Eh, yang ada dia malah menyerangku. " jawab Sebastian dengan innocent yang membuat Toushirou sweatdrop.
" Itu salahmu, dia kan paling tidak suka didekap erat. " jawab Toushirou sambil tetap sweatdrop.
" Oh, begitu ya, baru tau aku..." kata Sebastian dengan bloonnya.
" Ya udah, kalo gitu aku ke kamarku dulu ya. Kamu gak pa pa kan ditinggal sendiri ? "
" Tenang aja, gak usah panik. Aku gak pa pa kok. " jawab Sebastian kemudian.
" Ya udah kalo gitu. Aku pergi dulu. Sampai ketemu besok pagi. "
" Ya. "
Kuchiki Manor, 06.00 A.M...
" Ohayou, Sebastian ! " seru Toushirou.
" Ohayou..." jawab Sebastian dengan lesu.
" Eh ? " Toushirou terkejut karena Sebastian nampak kuyu.
" Hn ? Ada yang salah ? " tanya Sebastian yang melihat Toushirou terheran-heran.
" Kok kayaknya kamu kelihatan gak sehat sih? " tanya Toushirou khawatir.
" Habisnya aku mikirin Young Master terus, gimana ya keadaannya sekarang? " jawab Sebastian dengan mata yang mulai berkaca-kaca kayak mau nangis.
" Jangan gitu dong, nanti siang kan kamu mau dilantik. Jadi, bergembiralah sedikit. " hibur Toushirou.
" Terima kasih atas nasihatnya. " sahut Sebastian sambil menyunggingkan senyum khasnya.
Di kantor divisi 6...
" Sebastian Michaelis, mulai hari ini kau resmi kuangkat menjadi ajudan ke-3 di divisi 6. Selamat! " ujar Byakuya.
" Terima kasih Taichou. Mohon bantuannya. " jawab Sebastian.
Mulai hari itu, Sebastian Michaelis resmi menjadi akuma pertama yang berhasil menjadi shinigami di Soul Society.
Ehehe...maaf ya kalau saya nge-post nya telat, karena saya banyak dilanda kesibukan di tahun 2011 ini. Dan sekali lagi, jangan lupa review!
