.
.
.
.
.
.
.
.
Disepanjang jalan tak ada satu kalimat pun yang keluar dari mulut mereka berdua.
Akhinya chanyeol yang membuka obrolan mereka.
"baek.. "
"ne ?"
"kau tahu tidak ?"
"apa?"
"kalau aku itu .. sering memata-mataimu " jawabnya dengan jujur
"mwo?!"
"aku sering mengikutimu pulang, melewati rumah mu setiap hari dan aku selalu menemukan mu yang sedang bercermin , bahkan aku semua tahu tentang mu "
"apa!? kau membututiku sampai pulang ?!"
Chanyeol hanya menjawab dengan satu anggukan
"kau bahkan tau tentang ku ?"
"tentu saja , aku tahu kau takut pada gelap, petir,dan mmm.. masih banyak lagi. Dan kau sangat suka dengan susu strawberry, benarkan ?"
"What the ?! bagaimana dia bisa tau ?!"
"bagaimana kau? Aa~ aku tahu kau menyelinap ke rumah ku kan ? dan memata-mataiku ? "
"enak saja memangnya aku ini pencuri apa!, tentu saja tidak . kau tidak ingat ya ? waktu itu aku menjailimu sepulang sekolah , saat itu barang ku ada yang tertinggal dikelas, dan disana aku menemukan mu sendirian, lalu munculah pemikiran ku untuk menjailimu . akhirnya aku mematikan lampu lorong sekolah, dan kau malah berteriak sangat kencang dan menangis disana, lalu aku menghampiri mu dan kau memelukku. Apakah kau tidak ingat ?"
Baekhyun ingat pada saat ia menangis untuk pertama kalinya disekolah
Flashback~
"baek, aku duluan ya " ucap teman-temannya
"ne, hati-hati dijalan "
Baekhyun mulai melangkahkan kakinya pada mobilnya, saat berada didalam mobiil ia kembali mengecek isi tasnya .
"ini ada, ini juga, ini, ini… tunggu !? Aaaa! Eyeliner ku ! tertinggal ! " ucap baekhyun yang langsung turun dari mobil dan berlari menuju kelasnya tadi .
Untung saja baekhyun masih dalam kawasan sekolah , kalau tidak hmmm .. siap-siap saja ia merengek pada ibunya untuk membelikannya yang baru.
Tidak ada seorang pun di sekolah itu, semua murid sudah pulang kerumah mereka masing-masing.
"untung belum dikunci " ucap baekhyun yang berada di kelasnya
"ahh~ ini dia " baekhyun segera keluar dari kelasnya dan menuju tempat parkir kembali dengan melewati lorong sekolah
Sementara itu ..
Chanyeol yang hendak pulang kembali memutar mobilnya ke arah sekolah , karena hpnya tertinggal, dengan cepat ia menuju sekolah.
Sesampainya disaana, ia langsung berlari mengambil hp dikelasnya, saat hendak keluar dari kelas ia melihat sosok yeoja yang sangat ia kenal yaitu baekhyun .
Munculah suatu ide jailnya.
"aku ingin tau , apakah ketua geng yang satu ini pemberani atau tidak ya?~"
Chanyeol mulai mematikan saklar lampu . lalu ia mendengar suara teriakan yang sangat kencang , ia tahu pasti baekhyun yang berteriak. Dan chanyeol mulai mendekati baekhyun dengan pelan .
Disana ia melihat baekhyun yang sedang duduk dibawah lantai dengan kepala yang ditundukkan dilutut, ia pikir baekhyun akan mengerjai nya , tapi..
"hikss .. eommaa..hikss " Baekhyun menangis !
Chanyeol tidak menyangka baekhyun menangis dihadapannya.
"baek.. " sambil berjongkok didepan baekhyun dengan mengusap kepala baekhyun dengan halus
Baekhyun mulai mendongakkan kepalanya dan melihat sosok chanyeol didepannya , tanpa berpikir panjang baekhyun mulai memeluk erat tubuh chanyeol.
"hikss.. chanyeoll .. aku takut hiks.. "
Awalnya chanyeol sempat terkejut dengan perbuatan baekhyun, tapi disisi lain ia begitu nyaman jika baekhyun memeluknya seperti ini.
"kita pulang, ne ?"sambil mengangkat dagu baekhyun
Dan dibalas dengan anggukan oleh baekhyun
Akhirnya chanyeol membantu baekhyun berjalan dengan memegang pinggang yeoja itu.
"kau bisa menyetir? Dengan keadaan seperti ini?''
"ne, tidak usah khawatir, sekali lagi terima kasih " ucap baekhyun dengan menunjukkan eyesmiles nya yang membuat chanyeol semakin tertarik dengan baekhyun.
"aku tidak salah menjailinya " ucap dalam batin chanyeol dengan senyum bodohnya
Flasback off~
"jadii .. yang menjailiku saat itu KAU?!"
"ne .. hehe "
Dan .. disini lah pertengkaran mereka dimulai..
"DASAR ! BODOH! KAU TAHU TIDAK ? AKU HAMPIR PINGSAN DISANA ! KAU SUNGGUH KETERLALUAN !. KALAU AKU PINGSAN DISANA BAGIMANA ?!KAU MAU BERTANGGUNG JAWAB ! DASAR PARK CHANYEOL PABBO! AKU MEMBENCIMU! IDIOT! " ucap baekhyun dengan menekankan kata idiot
"APA KATAMU?! AKU IDOT?! KAU YANG IDIOT!SALAH SENDIRI! JADI SEORANG KETUA GENG TAPI TAKUT PADA GELAP ,PENAKUT!CENGENG!"
"ISHH! CEPAT TURUNKAN AKU DISINI! BERHENTIKAN MOBILNYA ! IDIOT!"
Chanyeol mulai menarik kata-kata yang ia tadi ucapkan..
"dasar bodoh! Kenapa kau malah terbawa emosi?!chanyeol! kau harus buktikan cinta mu padanya !" batin chanyeol
"maaf kan aku baekhyun, aku tidak bermaksud seperti itu , mian " ucap chanyeol dengan lirih
". . .''
"aku tahu kau marah, tapi aku benar-benar minta maaf, aku sungguh menyesal "
". . ."
.
tanpa mereka sadari , mereka telah tiba di rumah baekhyun.
Saat hendak membuka pintu, chanyeol menahan pergelangan tangan baekhyun.
Baekhyun menatap mata chanyeol yang menyuruhnya untuk tidak beralih dulu dari kursinya,
chanyeol segera turun dari mobil dan membukakan pintu untuk baekhyun
"silakan tuan putri " dengan senyum manisnya
"cepat pulang udara nya semakin dingin" ucap baekhyun dengan datar
"aku akan pulang ketika aku melihatmu selamat sampai kamar mu "
Baekhyun memutar bola matanya dengan malas
"kau kedinginan?" Tanya chanyeol yang melihat bibir baekhyun yang mulai menggigil
"tentu saja bodoh ,liat tangan ku sudah membiru "
Tanpa aba-aba chanyeol malah memeluk baekhyun dengan erat .
"a..apa yang kau lakukan, bodoh!?"Tanya baekhyun
"menghangatkan dirimu"
Jujur baekhyun sangat menyukai moment ini sehingga ia tidak menolaknya .
Chanyeol mulai melepaskan pelukannya dan menatap bibir baekhyun yang menggigil , tanpa aba-aba chanyeol langsung mendekatkan wajah pada baekhyun, dan mencium bibir pink baekhyun .
Baekhyun yang menyadari dirinya tengah dicium oleh chanyeol sama sekali tidak memberontak.
"kenapa ini? Kenapa aku tidak mencegahnya ? aku merasa. . . ., dasar kau.. park chanyeol kau harus bertanggung jawab, karena aku menyukaimu "
Sementara didalam rumah baekhyun, terlihat lay yang melihat anak nya sedang berciuman dengan calon menantunya park chanyeol.
"aigoo!aigoo ! anak ku ! huwaa! " ucap lay dengan berteriak
Setelah chanyeol melepaskan ciumannya, ia melihat baekhyun yang menundukan wajah nya dengan pipi yang merona .
"baek?" ucapnya sambil menaikkan dagu baekhyun
"aigoo~ kau lucu sekali,eoh" lanjutnya dengan mengelus kedua pipi baekhyun, jangan lupa ditambah senyuman manisnya itu.
" … "
"maafkan aku ne?, aku janji tidak akan berbuat seperti itu apalagi membuatmu sampai menangis"
"sebaiknya kau masuk ne?" lanjutnya
Baekhyun hanya mengangguk dan langsung bergerak masuk chanyeol mulai menatap punggung baekhyun yang mulai menjauh
"aishh!ada apa denganku ! " gerutu baekhyun yang sudah sampai dikamarnya.
"apa dia sudah pulang?" baekhyun langsung membuka gorden miliknya dan melihat chanyeol yang masih berdiri di depan rumahnya
"kenapa dia belum pulang?"
Dengan cepat baekhyun mengambil spidol dan sebuah kertas putih, dan menulis sebuah kalimat.
"Cepat pulang! "
Tiba-tiba ..
Drttt drtt.. hp baekhyun berbunyi , ia menerima sebuah pesan dari chanyeol
From : Tiang Listrik
"aku hanya ingin melihat wajah mu dulu , sebentar "
To: Tiang Listrik
" cepat pulang, udaranya semakin dingin, nanti kau sakit "
From : Tiang Listrik
" kau mengkhawatirkan ku eoh?, yaampun aku senang sekali , terima kasih baekkie~"
"ishh , ia PD sekali "
Lalu pandangan baekhyun menuju chanyeol yang masih berdiri disana.
Disana ia melihat chanyeol melengkungkan tangannya ke atas kepalanya( membentuk hati ), dan mengirim sebuah pesan pada baekhyun
From: Tiang Listrik
" saranghaeyo baekkie "
Baekhyun yang membaca pesan itu hanya tersenyum sendiri, dan membalas kelakukan chanyeol tadi yaitu membentuk hati dengan tangannya sendiri.
Chanyeol awalnya terkejut melihat tingkah baekhyun, dan ia mulai mengerti ternyata baekhyun juga menyukainya. Namun baekhyun selalu menutup-nutupi perasaanya pada chanyeol.
Akhirnya chanyeol segera pulang, dan baekhyun menghepaskan badannya tepat di kasurnya.
"YATUHAN!, apa yang baru saja tadi aku lakukan ?" ucapnya dengan menatap hp nya yang menampakkan pesan chanyeol tadi.
.
.
Hari ini adalah hari dimana kelas 12 di Hannyoung High School mengadakan study tour ke Inggris selama 4 hari.
"hei kalian ikut tidak?" Tanya baekhyun kepada para sahabatnya itu
"tentu saja " jawab mereka serempak
"pokok nya kita harus duduk bersama nanti di pesawat!"
"tentu saja" jawab mereka dengan serempak
"bisakah kalian melirik ku sebentar ?" Tanya baekhyun yang mulai merasa kesal.
"maaf "
"ya sudah, ayo kita ke kantin, oh ya, kyungsoo tolong ucapkan pada songsaenim, kalau kita semua harus duduk bersama , ne? "
"ne , baek "
Saat mereka menuju kantin , baek meminta luhan agar berbicara dengannya sebentar
''ada apa baek? "
"kemarin, aku lihat kau berbicara dengan sehun tampaknya gembira sekali?, dan kau masuk kedalam mobil sehun, sebenarnya apa yang kau lakukan bersamanya ?"
GLEKK
"ternyata ia melihatnya " batin luhan
"eumm, ituu, kemarin aku minta jemput pada kyungsoo, tapi ia tidak mau, akhirnya aku bertemu dengan sehun , dan ia berbaik hati padaku mengantarkan ku pulang, hehe " dengan cengiran yang dibuat-dibuat
"kau kan bawa mobil?" Tanya nya dengan polos
"eh? a..aahh~, ituu… ban ku kempes makanya aku tidak pulang , hehe mian meninggalkan mu"
"oh, tidak apa-apa, kau tidak ada hubungan dengannya kan ?"
"ti.. kok tidak haha" dengan tertawa garing
"oh ya.., kemarin kau berbuat apa dengan chanyeol ?"Tanya luhan
"eh? Itu.. tidakk , tidak adaa! Sudah ayo kekantin "
"ada apa dengannya?lagian aku hanya bertanya . Ah~ aku tahu pasti dia mulai menyukai chanyeol wkwk" ucap batin luhan dan tertawa sendiri
.
.
.
.
Tbc
maaffff! update nya lamaaaaaaaaaaaa banget hehe.
sebagai gantinya, ff ini akan dipercepat update nya...
gomawooo~~~
