Holla Minna-san! MAAF UPDATE-nya LAMA TT0TT, soalnya, ada urusan sekolah, truzzzz udh akhir kelas, jdi siap" UN (klu msh ada)! Oke, tanpa basa-basi, langsung saja Nacchan balas REVIEW-yang pertama!
Kazuka Luna Dragneel
OOOOOOOOO~ Kecepatan ya, memang sengaja, soalnya males lanjutin #PLAK. O, kasih aja krisar-nya, ndak papa. Emang aku mau kemana, *sweatdrop*
Himiki-chan
Oke, lanjut!
nshawol566
Natsu-kan memang BAKA. Ya, lubang ya lubang. Pokoknya Intinya LUBANG. Liat aja nanti
pidachan99
ndak papa, oh, Lucy-nya waktu itu blum lahir. Jadi, gak tahu apa-apa. EH, udah lahir udah lahir, cuman masih bayi, umurnya cuman baru 15 minggu. Oke, ini dia Chapter 3~~
Oke oke, Nacchan sudah balas Review nya, sekarang waktunya::::: MEMBACA CHAPTER 3! Silahkan~
Heart and Fillia
.
.
Disclaimer: Always Hiro Mashima-sama
Genre: Friendship/Family
WARNING: OOC, Typo(s), Abal-abal, Gaje, dll.
.
.
Don't Like Don't Read
.
.
"Ugh..." sayup-sayup Lucy membuka matanya. Lalu dia duudk sambil mengucek-ngucek matanya. Llau melihat keseliling, "dimana kita?". "Lucy!" seseorang memanggil namanya. Serasa ada yang memanggil namanya, dia menoleh, "Lisanna!". Segera, Gadis berambut pirang itu berdiri.
"Kau tidak apa?" tanya Lisanna.
"Yah, hanya sedikit kotor" jawab Lucy sembari membersihkan rok-nya.
"Sekarang, kita dimana?"
"Don't Ask Me!"
"Kan ini rumah mu!"
"Jujur! Aku tidak tahu tempat ini, aku baru tahu sekarang! Lagipula kamu yang membawa kita kesini"
"Tapi ini rumah mu! Seharusnya kamu tahu!"
"Sudah ku bilang aku tidak tahu apa-apa tentang ini!"
"Seharus nya kamu tahu! Jangan di rahasia-rahasiakan!"
"AKu tidak merahasiakan apa-apa kok! AKu memang tidak tahu tempat ini!"
"Jangan berbohong!"
"AKu jujur!"
"Jangan bohong, jawab yang jujur!"
"AKU JUJUR! AKU TIDKA TAHU TEMPAT INI!"
"JANGAN BERBOHONG!"
"AKU BERKATA DENGAN JUJUR!"
"Ah, sudahlah! Tempat ini cukup gelap! Kau bawa senter?"
"Nih, ada dua!" Lucy memberikan satu senter kepada Lisanna.
"Jangan marah dong! Sini aku cium biar gak marah *3*"
"Tidak-tidak, aku tidak marah!"
"Bagus! Kalau gitu, aku kita telusuri tempat ini!"
"Oke" mereka berdua mulai menulusuri tempat ini. "Cukup berdebu..." gumam Lucy. "Hei, aku menemukan banyak buku!" seru Lisanna. "Buku apa?" Lucy menghampiri Lisanna. "Lihat ini!" Lisanna mengambil salah satu buku itu, lalu meniupnya. "Ukh, jangan meniupnya ke arah ku!" seru Lucy. "Maaf!" kata Lisanna.
Lisanna mulai membuka buku itu. "Jude's Diary?" gumam Lisanna. "Diari Papa? Apa maksudnya?" tanya Lucy. "Harusnya aku yang bertanya seperti itu" seru Lisanna, "oke, kita baca apa isi nya~". Lisanna membuka lembar selanjutnya, lalu membaca nya. "Sepertinya, ini tentang masa lalu Papa mu, Lucy" gumam Lisanna. "Mungkin saja ada sangkutannya dengan kalung itu!" seru Lucy. "Iya! Kau jenius Lucy, jadi kita lihat, apa kita menemukan apa yang kita cari" pandangan Lisanna yang semula tertuju pada Lucy sekarang ke buku yang sedang ia pegang.
Jude POV (Flashback Story)
Namaku Jude. Hanya Jude, aku tidak tahu nama belakang ku. Mungkin aku amnesia. Iya, itulah kata-kata yang terlontar dari seorang gadis cantik beramput pirang yang menemukan ku. Saat ku tanya namanya, namanya adalah Layla Filia. Dia mempunyai paras yang cantik, juga hati yang lembut. Dia merawatku dengan baik. Umur kami tidak beda jauh. Dan, sepertinya aku sudah jatuh cinta padanya. Lalu kami masuk ke serikat perdagangan bernama "Love and Lucky". Kami bekerja dengan keras dan senang. Kami selalu bersama-sama. Hingga kami dewasa. Uang kami kumpulkan selama bertahun-tahun kurasa sudah cukup untuk memulai rumah tangga.
Lalu aku melamar gadis pirang nan cantik itu, Layla. Aku melihat wajah Layla. Dia terkejut mendengar perkataan ku. Aku mulai khawatir. Hatiku gelisah. Apakah dia akan menolak nya? Lalu Layla tersenyum. Senyuman yang indah. Hatiku yang gelisah segera tenang. Lalu dia menjawab, "iya". Hatiku girang sekali! Rasanya ingin melompat sana kemari. Tapi, karena usia ku, aku bisa dibilang Gila nanti. Lalu kami keluar dari Love and Lucky. Tapi, mungkin namanya bukan Love and Lucky, tapi Love and Lucy. Kami melihat nama itu, Lucy. Nama yang cantik. Jika kalau anak kami perempuan, kami akan menamai nya "Lucy"
End Jude POV and Flahsback Story for a Moment
"Jadi, nama Lucy itu dari... 'Love and Lucky'?" tanya Lisanna. "Ya, begitulah...dia sembarangan memilih nama ku! Lucy..." jawab Lucy. "Tapi, nama Lucy cocok untuk mu loh, Pirang" kata Lisanna, seperti ejekan. "Kau mengejek ku hah, Putih?" balas Lucy. "Tidak, aku mengatakan sejujurnya kok Pirang, lagipula Mira-nee dan Elf-nii juga berambut putih!" kata Lisanna. "Lupakan soal itu, kita baca cerita selanjutnya!" kata Lucy mengalihkan pandangannya kepada buku Diari milik Papa nya itu. "Okay!" Lisanna melanjutkan bacaannya.
Jude POV (Flashback Story)
Lalu kami mulai mendirikan rumah dan perusahaan. Perusahaan itu sukses besar! Kami menjadi keluarga ternama di Fiore. Tapi, Layla tak kunjung hamil. Aku merasa sedikit kecewa dan sedih, tapi aku terus berharap agar lahir nya seorang bayi perempuan cantik dan pirang bernama 'Lucy'. Tak terasa, sudah 9 bulan semenjak pernikahan kami. Walaupun belum di anugerahi seorang anak, aku terus berharap dan berdoa. Lalu, sesuatu yang tidak ingin terjadi datang.
Seorang perempuan berambut putih panjang bersama beberapa pengawal nya datang kemari. Layla mengintip dari balik tembok. Aku melihatnya lurus, tajam, bingung. Lalu, aku teringat sesuatu. Aku ingat semuanya sekarang. Amnesia ku telah hilang. Dan ingatan ku kembali. Gadis putih itu adalah tunangan ku sejak kecil. Tapi, aku tidak terlalu menyukai nya. "Jude!" dia langsung memeluk ku. AKu kaget dan nyaris jatuh. Layla melihatnya dengan tatap sedih bercampur bingung, "siapa perempuan itu?".
Akhirnya selesai juga Chapter 3. Dikit? Memang, awalnya mau ngasih tahu siapa perempuan itu. Cuman ya, jadi rahasia aja dech biar pada penasaran xixixi~
Oh ya, Nacchan juga mau bikin fanfic baru, tokoh nya para member SKE48+AKB48+OC. Jadi, di tunggu aja ya, tolong di baca. Dan cerita ini tetap berlanjut! Ingat, tetap berlanjut! Cuman jarang update gara-gara URUSAN SEKOLAH. Oke, semuanya, jangan lupa Review ya~~
