Disclaimer:I'm not own fairy tail but i am my oc Finnel and ocenia
Hikaaxrii own her Oc Lite and Relare
Two Dragon slayer second generation.
Hutan Barat Hosenka,
Natsu,Lucy,Happy,Wendy,Charle,Erza,Gray,Finnel dan Lite sudah berada Hutan Barat Hosenka. "Ayolah Lite,bersemangat sedikit,kita sudah menginjak tanah"kata Finnel yang sudah pulih sepenuhnya dari mabuk kendaraan."Diamlah,aku masih sedikit pusing"sahut Lite yang berpegangan pada pohon.
"hmm Lite-san aku bisa menggunakan troia"tawar Wendy.
"Jangan Kuatir Wendy, Dia akan baik – baik saja" jawab Finnel.
"Jadi ada berapa orang banditnya?"Tanya Gray.
"Kita harus menunggu Ocenia dan Relare ?"jawab Erza. Ocenia dan Relare memang sudah biasa membantu Lite dan Finnel dengan cara mengawasi markas musuh dari atas.
"Finnel-san ada tujuh orang bawahannya dan dua orang yang menjadi pimpinan mereka"Lapor Relare dari atas kepala mereka.
"Tapi dua orang pimpinan mereka adalah mage"sambut Ocenia.
"Oi Finnel kita lakukan seperti biasa"tanya Lite yang langsung bersemangat begitu mendengar laporan Relare dan Ocenia.
Finnel hanya memandang Lite."Kau duluan"kata Finnel hanya tersenyum dan berlari menuju wilayah musuh."Oi hati – hati" Teriak Lucy.
"Sisakan untukku Lite"teriak Finnel yang langsung mengikuti Finnel dari belakang.
"Mari kita Lihat kemampuan mereka"Kata Erza.
"Kau yakin Erza?"tanya Lucy.
Erza hanya memberikan Lirikan tajam pada Lucy ditambah aura kegelapan yang membuat Lucy langsung terdiam dan memperhatikan yang terjadi di depan.
"Roar Fire Dragon"teriak Lite yang mengeluarkan api berwarna perak dan berhasil menumbangkan empat bandit.
"Iron fist ice dragon"teriak Finnel yang berhasil memukul jatuh tiga sisanya.
"Tidak buruk ratu es"kata Lite
"Kau juga ratu api"Balas itu Erza dan yang lain yang bersembunyi dibalik semak – semak. "Fire dragon?tidak mungkin"kata Wendy.
"Mungkin saja"jawab Ocenia tiba-tiba dari belakang mereka.
"Natsu Fire dragon"Jawab Lucy.
"Dari generasi pertama,sedangkan Lite dan Finnel generasi kedua"jawab Ocenia.
"Aku mengerti sama seperti Laxus"jawab Happy.
"Mereka berdua bisa kompak"kata Lucy.
Sementara itu, Lite dan Finnel sedang bersiap menghadapi dua pimpinan bandit tersebut. "Bersamaan?"tanya Lite membuat Finnel mengangkat salah satu alis matanya. "Baiklah"jawab Finnel.
Lite mengarahkan pukulannya ke salah satu pimpinan bandit tersebut tapi sang bandit yang memiliki wajah seperti kucing (A/N:LoL) itu berhasil menghindar membuat Lite kehilangan keseimbangan dan hampir terjatuh. "Bisa serahkan pimpinan bandit ini pada team terkuat fairy tail tujuh tahun lalu"kata Natsu yang menangkap tubuh Lite yang hampir terjatuh."i..ya,Natsu-san"respon Lite.
Finnel yang masih bertarung melawan pimpinan bandit yang lain pun mulai kehabisan tenaga."Lebih baik kamu ikat para bandit itu "saran hanya mengangguk kemudian pergi untuk mengikat para bandit.
"Gray,Lucy,Natsu ayo" perintah Erza yang sudah mengganti armornya dengan heavenly armor.
"Yosh,Aku bersemangat"jawab Natsu.
"Dance my blade"
"Open gate golden bull"
"Ice make:Lance"
"Roar of fire dragon"
Dan dalam waktu kurang lebih lima menit,team Natsu berhasil menyelesaikan pekerjaan.
"Wah,kalian hebat"Puji Lite.
"Er.. Gray-kun,baju mu"kata Finnel menujuk jarinya ke arah yang sudah sukses membuka baju atasnya tanpa ia sendiri sadari.
"Sial,kapan ini terjadi"sahut Gray yang langsung mencari baju atasannya.
"Jadi ayo kita antarkan para bandit ke kantor walikota"saran Lucy yang langsung di setujui oleh yang lain.
Hosenka town,
Setelah mengantarkan para bandit Team Natsu dan yang lain memutuskan untuk bersantai sejenak serta menginap dikota yang terkenal akan pariwisatanya ini.
"Erza ayo kita perang bantal"tantang Natsu
"Baik"jawab Erza sambil melempar bantal kearah Natsu namun meleset mengenai Gray.
"Kenapa aku yang kena?"tanya Gray yang melempar ke arah Erza namun mengenai Lite.
"Ada apa ?Perang bantal? Ikut"kata Lite yang dengan suksesnya melempar ke arah Finnel.
"Burning Lady,kenapa kau melempar ke arah aku?"kata Finnel.
"Finnel ayo satu kelompok denganku " ajak Gray.
"Lite,kau kalahkan Prince and Princess Ice"ajak Natsu pada Lite.
"Baik,Aku yang akan menjadi wasit"jawab perang bantal tersebut berakhir seri dan dua kubu tersebut mendapat hadiah yaitu rasa lelah luar biasa dan luka – luka.
RNR
