Telfon Kaleng

.

.

.

Cast :

Ong Seungwoo x Kang Daniel x Hwang Minhyun

Wanna One Members

Summary:

Daniel dan Ong yang berteman sejak kecil selalu menghabiskan waktu bersama, namun saat beranjak dewasa Daniel bertemu dengan Minhyun, namja yang sangat tampan seperti pangeran yang keluar dari dalam komik.

"sayang telfon kaleng itu tidak ada pada ku" ucap Ong dengan putus asa.

Chapter 3

.

.

.

"tadaaaa" Daniel memperlihatkan serangkai nomer ditelfonnya yang diberinama Minhyun-ie dengan emote rubah

"aku baru saja bertukar nomer hp dengan Minhyun"

"oh" tanggap Ong yang kebingungan sekaligus kaget, bisa-bisanya Daniel bergerak cepat seperti ini

"oh ? hanya oh ?"

"memang apa yang special dari itu ?" Tanya Ong malas

"mmm mungkin karena aku menyukainya"

Ong langsung menengok kearah Daniel yang sedang berjalan disampingnya

"hehe jangankan nomer hp, kalau org yang kau sukai sudah ingat nama mu saja itu rasanya sangat menyenangkan bukan ?" Daniel menatap langit sore yang kala itu seperti mendukung perasaanya yang sedang bahagia

"kau, sungguh ?"

"aku, tidak pernah bertemu dengan pria seperti Minhyun, ia membuat hari-hari ku tenang seperti angin dimusim semi"

"aish, igemwoya ! aku merinding mendengarnya, kau tidak akan bisa bersama dengan Minhyun"

"apa sih ? teman mu ini sedang jatuh cinta, berikan masukan yang positive !"

"aaah terserah lah !" langkah Ong semakin cepat dan meninggalkan Daniel dibelakang

Semalaman Ong terus memikirkan ucapan Daniel tadi sore, mengapa ia dengan jujurnya mengatakan rasa suka terhadap Minhyun tanpa berfikir apa-apa.

"apa yang ia lakukan ? kenapa ia seperti ini ? kita selalu bersama dan ia tidak pernah mengeluh apa-apa, harusnya itu saja cukup bukan ?"

"memang apa yang ia tau tentang Minhyun sampai-sampai ia merasa tenang didekatnya, apa mereka selalu bersama juga ?! aaah, pantas saja disekolah Daniel jarang terlihat, ia berduaan dengan Minhyun rupanya"

Pikiran Ong semakin kacau, ia berspekulasi sendiri.

"kemana anak itu ? kenapa ia tidak melemparkan telfon kaleng kepada ku ? apa ia sedang telfonan dengan Minhyun ?! YA ! KANG DANIEL ! AWAS KAU YA ! SEGAMPANG ITU MELUPAKAN KU !"

Gerutu Ong dalam hati sambil mondar-mandir didepan jendela kamarnya, yang ia lihat hanyalah jendela kamar Daniel yang tertutup rapat.

.

.

Keesokan harinya disekolah

Ong masih saja memikirkan Daniel, terlebih mereka tidak berangkat bersama pagi ini

"wae Ong?" Tanya Woojin

"apa kau melihat Daniel ?"

"aniya, wae ?"

"sepertinya aku melihatnya" jawab Jaehwan

"odiya ?"

"aula, bersama Minhyun"

"APA ? MEREKA SEDANG APA ?" Ong tampak emosi

"MOLLA ! issh, sepertinya Daniel sedang membantu Minhyun merapikan tempat untuk pertunjukan seni, itu adalah acara ekskul photographer bulan besok" jelas Jaehwan yang sedikit kesal karena diteriaki Ong

"argh ! otte ?!" Ong menggaruk-garuk kepalanya gemas

"wae ?" Tanya Woojin kembali

"kenapa kau selalu tanya kenapa ? aku sendiri juga tidak tau aku kenapa ! aku.. aku.. aish !" Ong menutup kepalanya dengan almamater dan Woojin semaki bingung, baru saja Woojin mau bertanya namun sudah dilarang oleh Jaehwan

"aah sudah sudah, jangan bertanya kenapa lagi" ucap Jaehwan

.

.

Sore harinya diruang dance

Ong, Woojin dan Daniel sedang bersiap-siap latihan. Daniel dengan santainya membuka baju didepan Ong dan berjalan melewatinya dengan bertelanjang dada.

Ong terpana, terdiam melihat Daniel yang memamerkan tubuh atletis dan kulit putih mulusnya

"sejak kapan ia mempunyai tubuh sebagus itu ?"

"hah ? ia sudah punya itu sejak lama, kita sendirikan yang melihat prosesnya" jawab Woojin

"kenapa aku tidak menyadari itu ?"

"ia kan sering membuka bajunya dihadapan mu, kau ini bagaimana"

"kemana saja aku ?"

"… kau gila" Woojin meninggalkan Ong sendirian diruang ganti

Setelah melalukan latihan selama 3 jam, tiga serangkai ini beristirahat di tangga sekolah sambil meminum sekaleng soda

"besok hari sabtu, kita jadi melihat dance battle kan ?" Woojin memulai pembicaraan

"oh iya, aku kesana sekitar jam 110.00 ya" Ong menanggapi

"kau bersama Ong kan Daniel ?"

"nngg sepertinya besok aku tidak ikut" Daniel menjawab dengan kikuk

"wae ? ini kan acara yang kita tunggu sejak lama, kenapa mendadak kau tidak ikut ?" Woojin menunggu penjelasan

"mmm aku ingin menemani Mihyun hunting foto untuk pameran bulan besok, mianhae"

.

.

.

Next Chapter