Good Bye Bye

-A 2hyun Stories-

.

.

Disclaimer :

I Don't own anything Except this stories

Character:

Hwang Minhyun (M)

Kim Jonghyun (M)

Yoo Seonho (M)

.

.

Genres:

Drama, Romance, Mature

Warning:

Boy X Boy, Typo, OOC, Graphic Violence. Reading at your own risk. Rated 17+

.

.

.

Epilogue – Finally, I Got You.

.

Desahan nafas tampak saling bersahut-sahutan didalam ruangan yang cukup temaram itu. JR memandang wajah pendampingnya yang tengah memejamkan mata mengatur nafas. Dirinya menyeringai melihat wajah kelelahan Minhyun, tapi belum ada niatan untuknya untuk berhenti.

"Ngghh... JR" Minhyun menggeliat gelisah merasakan Lidah terampil JR menari diatas permukaan perutnya. Tangannya meremasi alas kain dibawahnya menyalurkan hasrat yang dipendamnya.

Ia membusungkan punggungnya saat lidah JR kembali bermain di sekitar daerah pusarnya, menciumi, menggigiti dan merasakan semua jengkal titik sensitif miliknya. Minhyun memang tidak bisa melakukan apapun saat JR memulai permainannya, JR mendominasi seluruh gerakannya membuatnya kacau dan kelimpungan.

"AHH..." Ia kembali menjerit tertahan saat mulut terampil JR kembali meraup miliknya yang sudah memerah karena terlalu sering dimanja.

"Mine..." Minhyun menggerakan pinggangnya berusaha menjauhkan dirinya dari mulut JR. Namun pegangan tangan JR pada pinggangnya membuatnya terpaku diam dan terus mendesah. Ia bisa merasakan pahanya didorong keatas guna memberi ruang bagi JR untuk melancarkan aksinya.

Jilatan, kuluman diiringi desahan Minhyun membuatnya kembali mencapai klimaksnya yang kesekian malam itu. Nafasnya memburu, meraup sebanyak-banyaknya oksigen yang dibutuhkan oleh paru-parunya.

Namun JR masih tidak bergeming ditempatnya, lidahnya asyik memainkan milik Minhyun yang mengeluarkan sarinya, membersihkan area yang dikotori oleh miliknya.

"J-JR, S-Sudah..." Minhyun berusaha meronta, menjauhkan dirinya dari JR. Tapi permintaannya bak dianggap angin lalu oleh JR karena kini ia sedang mengecupi bagian dalam paha Minhyun, "Maafkan aku sayang, aku tidak bisa berhenti sampai aku puas" Bisiknya yang bangkit untuk kembali mengklaim bibir menggoda Minhyun yang sudah membengkak dan memerah karenanya. Tangannya kembali meremasi milik Minhyun, memaksanya untuk kembali bangkit. Minhyun mendesah tertahan dalam mulut JR, tubuhnya berjengit saat jemari JR bermain di lubangnya.

"Still so tight.." JR menurunkan kecupannya kearah leher jenjang Minhyun yang berkilat karena keringat, menambah titik-titik merah yang sudah ia tinggalkan sebelumnya. Tangannya yang tidak sibuk memainkan puting Minhyun yang memerah dan basah karena saliva miliknya.

"Nghh.." Minhyun mengerang merasakan jemari kedua memasuki dirinya. Nafasnya kembali memburu akibat seluruh kenikmatan yang ia rasakan. JR dengan telaten terus mengeluar-masukan jemarinya dengan lihai, berusaha merenggangkan kembali lubang yang baru beberapa saat sebelumnya ia jamah, ia sendiri masih bisa merasakan sperma miliknya menempel didadalam dinding lubang Minhyun.

"Kita mulai lagi sayang.." tanpa aba-aba, JR kembali membenamkan miliknya dengan kasar kedalam Minhyun, mulutnya segera mengklaim bibir Minhyun, meraup seluruh teriakan kesakitan Minhyun karena dirinya. Tangannya memposisikan kaki Minhyun diatas pundaknya dan menahan pinggang ramping permaisurinya agar tidak terus meronta.

JR menggeram bak binatang, saat merasakan lubang Minhyun menjepit erat miliknya. Ia langsung menyentakan dirinya dengan sekuat tenaga, memaksa Minhyun membuka lebar agar bisa mengakomodasi miliknya yang sangat besar, menerimanya memenuhi setiap sudut lubangnya. Bunyi hentakan antara milik JR dengan lubang Minhyun menggema dalam ruangan itu.

"mmmhhh.. Ja-jangan nggh... terlalu keras..." JR mengalihkan pandangannya kearah Minhyun, melihat kondisi pasangannya yang sangat berantakan. Matanya yang dibasahi oleh air mata, pipinya yang memerah, bibirnya yang membengkak membuat JR malah semakin mempercepat gerakannya.

"Shh... Cantik, sangat cantik..." JR sekarang mengangkat kedua kaki Minhyun di pundaknya membuat pinggang Minhyun semakin terangkat sehingga mempermudah JR memasuki dirinya. "Lihatlah sayang, lihatlah bagaimana tubuhmu menyukai ku ada didalam dirimu" Posisi baru ini membuat milik JR seakan menumbuk sesuatu didalam Minhyun yang membuatnya seakan melihat bintang.

"Ahhh..." Minhyun mengerang hebat saat merasakan JR terus menusuk titik itu membuatnya seakan terbuai dalam gelombang kenikmatan.

"ah—JR please.. please..."

JR tersenyum penuh kemenangan saat mendengar desahan Minhyun, ia meraup dengan rakus bibir ranum Minhyun dengan bernafsu sambil terus menumbuki prostatnya membuat sang permaisuri kembali mendesah keras dibawah dirinya sepanjang malam.

.


.

JR memandang tubuh Minhyun yang tertidur dalam pelukannya, ia mengecupi pundak Minhyun yang terkspos dengan lembut, tangannya mengeratkan pelukannya pada pinggang Minhyun yang terbalut selimut satin berwarna merah yang kontras dengan kulitnya yang seputih susu, membawanya merapat dengan dada bidang JR.

JR menghirupi aroma tubuh Minhyun yang manis bercampur dengan aroma sex yang menguar di dalam ruangan. Minhyun mungkin bukanlah manusia lagi seutuhnya, tapi kondisi fisiknya masih sama seperti dulu, ia masih membutuhkan makan dan istirahat layaknya manusia biasa. Yang membedakan hanyalah, ia tidak akan lanjut menua karena perjanjian olehnya.

JR tidak menyukai manusia, tapi Minhyun adalah pengecualian baginya. Ia sudah menandai Minhyun sebagai permaisurinya semenjak Minhyun lahir. Karena itulah segala cara rela JR lakukan untuk mendapatkan pemuda dalam pelukannya kini. Meski itu berarti, ia harus merubah takdir Minhyun dengan membunuh kedua orang tuanya, dan memasukan pencuri kerumah bibinya, JR akan memastikan Minhyun menjadi miliknya.

Minhyun mengerang pelan dalam tidurnya, namun dengan cepat kembali terdiam saat JR mengelusi perut rampingnya dengan penuh kasih sayang. 'Segera, kita akan mempunyai keluarga kita sendiri, Nae hwangbi..' Ia pun menyunggingkan senyum kemenangan dan mengecupi puncak kepala Minhyun.

Now, Finally I got you, Mine...

.

.


.

End Of Epilogue.

.


.

.

Author Notes:

#Kipas-kipas Panas XD

Lil bener-bener ga bisa nulis adegan rated jadi maaf kalau kesannya ambigu sperti diatas #Deepbow

Ga sangka banyak banget yang suka dengan cerita ini, bahkan sampai ada yang pengen jadi berchapter-chapter panjangnya. Hahahah

Sebenernya kalo dikembangin lebih jauh, ide cerita ini emang bisa panjang pake banget jadinya.. tapi... Lil masih ada sangkutan Fic Chaptered yang belum lil selesaiin sampai sekarang *Lirik ELM* jadi kalau sampai tambah anak lagi, kayaknya takut terbengkalai semua.. #PLAK

Trus lil bersyukur banget banyak yang suka Baddas JR disini, karena memang menurut Lil Jonghyun itu punya persona sendiri ketika ia tampil diatas panggung dan ketika ia bersikap sehari-hari. Nah JR itu ibarat persona Jonghyun kalau ia lagi tampil diatas panggung, cool abis kan X)

(Jadi pengen bikin fic cerita Twin Jonghyun) #Sadar Utang Fic Woy! XD XD

Special Thanks buat :

Michiyo park / Daedan / jeonwonlust / khongguansayangseonho / Tipo / sareyerana / Kim Lily / scarv / zahra9697 / imshyl137 / XH0799 / / cho / ryynn / Min Milly / young eun97 / Taechim / and Guest(s)

Tanpa kalian yang sudah nge-review, mungkin Lil tidak akan bisa terus tulis cerita dengan ide yang lebih kreatif lagi nantinya.

Anyway, jangan lupa untuk kembali tinggalkan komentar kalian megenai chapter ini yahh *Lambai sayang*

Salam,

Lilcutebear