Note: italic for flashback
Ya mungkin memang Jaejoong pada dasarnya merupakan orang yang berlebihan, jadi dia akan bersikap berlebihan pada setiap hal yang mungkin kita anggap sepele.
Hei! Aku tak akan berkata seperti itu jika tidak ada buktinya. Mari kita lihat. Hanya karena beberapa kalimat dari U-knownya Jaejoong sampai menangis tersedu-sedu dipelukkan Heechul.
Jaejoong si cantik nan menggemaskan itu baru selesai dengan rutinitas pagi harinya -mandi. Ia mengenakan seragam sekolahnya sambil bersenandung pelan. Tapi rutinitasnya itu terganggu sesaat karena terdengar suara dari ponsel miliknya.
'Pasti U-know.' Batin Jaejoong.
Ia mengambil ponselnya dengan semangat dan membuka aplikasi twitternya. Setelah mengetahui suara tadi menandakan bahwa ada pesan masuk, ia membuka DMnya dan benar saja, nama U-know terpajang dideretan paling atas.
Huh? Kenapa ini? Bukannya senang mendapat pesan dari U-know di pagi yang cerah ini, raut wajah Jaejoong malah menampakan kesedihan yang mendalam.
.
Sang umma yang heran karena putra kesayangannya tak juga menampakan batang hidungnya padahal hari sudah semakin siang, akhirnya memutuskan untuk memasuki kamar namja cantikknya tanpa mengetuk pintu dahulu.
"Jaejoongie waeyo? Kenapa belum rapi juga?"
Jaejoong yang seakan tersadar dari lamunannya segera merapikan pakaiannya yang tadi sempat tertunda, "Ne mian umma. Aku akan turun sebentar lagi."
"Kalau begitu cepatlah. Jangan sampai terlambat." Ucap ummanya. Setelah itu ia menutup pintu kamar anaknya dan kembali menyibukkan diri di dapur.
Ya... Jaejoong sangat paham, ia tak bisa menceritakan masalahnya yang satu ini padanya. Karena jika ummanya tahu, mungkin ia akan menjadi menu utama makan malam nanti. Oh tentu saja uri Kim Jaejoong tidak menginginkan hal itu terjadi.
'Aku membutuhkan Heechul hyong.' Ungkapnya dalam hati
.
.
.
From UKNOWJUNG
mian ne boo...
aku benar-benar sibuk akhir-akhir ini
kalau kau tak keberatan, aku akan mengambil hiatus sebulan penuh
sampai jumpa sebulan lagi
.
.
.
Heechul sweatdrop setelah mendengar cerita Jaejoong yang sesekali diselingi isak tangis. Oh tuhan... temannya yang satu ini sangat-sangat berlebihan.
"Oh tuhan, Jae... Aku kira rumahmu kebakaran, atau kau kerampokan saat diperjalanan ke sekolah. Jadi kau menangis hebat seperti orang kerasukan hanya karena U-know mengambil hiatus satu bulan huh?"
"Itu bukan sekedar hanya hyong... Hiks... dia akan pergi meninggalkanku."
"Demi tuhan... Jaejoong... dia hanya pergi sebulan, bukan selamanya."
"Hiks... tetap saja lama... hiks."
Junsu yang sejak tadi diam kini menatap Jaejoong horror.
Jaejoong menghapus air matanya, "Waeyo su? Hiks..."
"Aku sering menemukan kasus seperti ini hyong."
"Kasus apa yang kau maksud, duckbutt?" Kali ini Heechul yang bersuara.
"Kasus seperti Jaejoong hyong yang ditinggal kekasihnya hiatus." Kata Junsu sok serius.
"Biasanya orang yang mengambil hiatus dengan alasan sibuk, itu artinya dia punya simpanan di akun lainnya dan ingin bermesraan disana tanpa gangguan dari pihak lain." Lanjutnya lagi.
Heechul mendeath glare Junsu, Junsu tersenyum polos, dan Jaejoong? Kembali menangis hebat.
.
.
.
Saking kencangnya Jaejoong menangis, ia bahkan tak memperdulikan guru matematika yang dikenal sebagai guru terganas di sekolahnya. Jaejoong sampai diusir dari kelas dan inilah tempat penampungan sementaranya, UKS.
Di UKS pun sama, walaupun tak menangis kencang ia masih sesenggukan sambil berbaring di salah satu single bed disana. Seluruh tubuh termasuk wajahnya ditutupi oleh selimut. Jadi yang terdengar hanya isakannya saja. Dokter UKS sudah pergi sejak tadi karena kepalanya pening mendengar isakan Jaejoong.
Masih dengan sesenggukan, ia mengambil ponsel yang ia simpan di saku kemejanya. Lalu membuka aplikasi twitter dan ternyata ada satu mention yang datang
.
UKNOWJUNG 1h ago
HEROKIM Boo, kau menerima pesanku kan? Mian ne, aku tau ini terlalu mendadak. Tapi sungguh aku benar-benar sibuk. Kau boleh marah padaku saat aku kembali nanti.
.
Seakan pasokan air matanya kembali terisi penuh, lagi-lagi Jaejoong kembali menangis.
.
.
.
Hari-hari selanjutnya Jaejoong isi dengan kehampaan. Ya walaupun ia masih ceria dan tergolong tidak seperti zombie, tapi kadang-kadang melamun memikirkan keberadaan U-knownya. Sudah puluhan kali kubilang kan? Jaejoong itu terlalu berlebihan.
Saat ini Jaejoong berada di kelas yang lumayan sepi, hanya ada beberapa anak dengan aktifitasnya masing masing. Jaejoong sendiri duduk di pojok dekat jendela. Ia sibuk memperhatikan awan yang bergerak perlahan. Disebelahnya ada Heechul yang kadang tersenyum kecil memandangi ponselnya, dan Junsu berada di depan Jaejoong sambil memainkan PSP kesayangannya yang menampilkan permainan sepak bola.
"Jaejoong-ah." Ucap Heechul memecah keheningan antara ketiganya.
"Waeyo hyong?"
"Kau tidak tau?"
"Tau apa?"
"U-know sudah kembali dari hiatusnya."
"MWOYA?! JINJA?"
"Ne... kebetulan tadi aku melihatnya di timelineku.
Jaejoong buru-buru mengambil ponsel dan mengecek twitternya, semenjak U-know mengambil hiatus, ia jarang on lagi. Mungkin bisa dibilang ia juga ikut mengambil hiatus. Dan benar saja, di kotak mentionnya, ada beberapa mention dari U-know
.
.
.
UKNOWJUNG 1week ago
HEROKIM boojae... aku kembali. Ah... rasanya sangat sulit meninggalkanmu. Jadi aku kembali seminggu lebih awal. Kau senang?
.
UKNOWJUNG 5days ago
HEROKIM hei boojae... kau tidak merindukanku ya? Padahal aku sengaja mempercepat hiatusmu hanya demi kau.
.
UKNOWJUNG 4days ago
HEROKIM kau kemana sayang? Aku merindukanmu.
.
UKNOWJUNG 2days ago
HEROKIM aku kesepian. Cepatlah muncul.
.
UKNOWJUNG 2days ago
HEROKIM ya! Kau dimana, baby?
.
UKNOWJUNG just now
HEROKIM Jung Hero! Kau dimana sebenarnya?!
.
.
.
"KYAAAAAA DIA KEMBALIIIII." Teriak Jaejoong tanpa perduli tempat. Untung saat ini masih waktu istirahat.
"Hyong berisik!" Protes Junsu sambil mematikan PSPnya.
"Mian ne, Junsu-ya... aku benar-benar senang U-know telah kembali."
"Kenapa baru heboh sekarang?" Tanya Junsu polos.
"Huh? Apa maksudmu?"
"U-know hyong kan sudah kembali dari minggu lalu. Kenapa baru heboh sekarang?"
"Tunggu... aku tidak mengatakan ia kembali seminggu lalu."
"Memang tidak."
"Terus dari mana kau tau ia kembali seminggu lalu?"
"Tentu saja karena aku melihat mention U-know hyong yang mengatakan sudah kembali karena tidak bisa meninggalkan hyong terlalu lama."
"Jadi kau sudah tau sejak lama?"
Junsu mengangguk.
"Dan kau tak memberitahuku?"
"Kukira hyong sudah tau. Hehe." Junsu menjawab dengan cengiran polosnya.
Tiba-tiba disekitar Jaejoong muncul hawa hawa aneh yang membuat kelas menjadi mencekam dan mengerikan. Ia menatap Junsu dengan tatapan ingin membunuh. Dan Junsu yang merasakan akan ada sesuatu yang tak baik menimpa dirinya, mengambil ancang-ancang untuk berlari sekuat-kuatnya.
"KIM JUNSUUUU KAU AKAN MATI DITANGANKU!"
Heechul sweatdrop.
.
.
.
.
TBC
.
maafff terlalu pendek. Ah.. idenya stuck sampai disini. Maafkan aku
maaf juga karena lama postnya, karena moodswing dan kuota yang terkuras habis jadi ya tertunda.
ah aku bahkan sangsi masih ada yang menunggu kelanjutan cerita ini.
Yasudahlah... semoga siapapun yang membaca tidak merasa bosan.
last, mohon reviewnya
