Böjti Réce
Hetalia – Axis Powers © Hidekaz Himaruya. Tidak ada keuntungan material apapun yang didapat dari pembuatan karya ini. Ditulis hanya untuk hiburan dan berbagi kesenangan semata.
Pairing: Prussia/Hungary. Genre: Romance. Rating: K+. Other notes: AU, untuk PruHun Week 2015.
.
[ day 3: ciuman ]
Elizaveta terlalu sibuk untuk Gilbert ganggu. Walau sibuk itu hanya berarti hanya memegang sebuah tablet dan jari telunjuknya menggulirkan laman demi laman bacaan virtual, Gilbert tak mungkin membuat Elizaveta terusik dan berujung pada pecahnya kedamaian sore pertengahan Januari itu. Gilbert hanya memandangi gerak api yang sudah semakin mengecil—yang menari sambil memercikkan bunga-bunga kecil ketika kayu bakar ditelannya.
Burung kecilnya sedang tidur di atas perapian. Hangatnya batu bata pasti sangat memanjakannya. Gilbert mulai memiliki ide untuk mengusik makhluk kecil itu—hanya karena dia terlalu bosan untuk tetap diam dan patuh.
Ayolah, kapan Gilbert bisa diam? Bahkan ketika Elizaveta berhasil mengendalikan suasana, selalu ada sisi liarnya yang ingin berontak dan mencari kebebasan.
Gilbert mencari majalah tua di bawah meja kaca di hadapan mereka. Merobek halamannya menjadi potongan-potongan kecil lalu melemparkannya ke Gilbird mungkin bisa jadi lelucon sore yang menghanguskan kejenuhan.
"Aha!" Gilbert menemukan majalah bertanggalkan dua tahun lalu di dasar tumpukan. Ia lalu menariknya dan—
—Elizaveta menarik kerah bajunya. Dengan cepat kedua tangan itu pun naik ke kedua sisi rahang Gilbert. Ditangkupnya. Gilbert tak sempat menelaah apapun karena Elizaveta terlalu cepat mencium bibirnya dan memanaskan Gilbert.
Elizaveta terlalu agresif untuk Gilbert tangani sehingga Gilbert jatuh terhempas ke sofa dengan posisi Elizaveta di atas. Bohong, Sayang, jikalau Gilbert tak menikmati meski sekaget apapun dirinya saat ini.
Gilbert balas mencium dan mengalungkan tangannya di tubuh Elizaveta sampai dia pun berhasil menukar peran sehingga mereka bisa duduk kembali seperti posisi semula. Setelah merasa bahwa permainan imbang dan dia bisa membalas dendam pada Elizaveta dengan membuat wanita itu kehabisan napas dan kalah dalam permainan awal ciuman ala Prancis itu, Gilbert mengakhirinya.
"Ada apa, Liz?" dia menyeringai kecil ketika Elizaveta setengah membuka matanya. "Sedang dalam mood yang tak biasa?"
Elizaveta mundur lalu mengelap keningnya. Baru Gilbert sadari perempuan itu berkeringat. Dengan santai Elizaveta kembali duduk bersandar sambil memandangi laptopnya. "Cuma mau olahraga."
"... Hah?"
"Sekali berciuman, ada total 34 otot wajah dan 112 otot lainnya yang dibutuhkan untuk berkoordinasi. Juga bisa membuat kelenjar adrenalin melepaskan hormon epinefrin dan norepinefrin ke aliran darah, yang bisa memberi keuntungan pada sistem organ jantung. Yang seperti tadi juga bisa membakar dua sampai tiga kalori per menit."
Gilbert ternganga sebentar. Dia lalu mengintip laman yang dibaca oleh Elizaveta. Hanya sebuah jurnal dunia medis. Tetapi ketika Gilbert mendapati apa yang ada di ujung sofa, di samping Elizaveta, dia mengejek habis-habisan, "Apa gunanya membakar dua-tiga kalori dalam satu menit kalau ternyata dalam sepuluh menit kaubisa menghabiskan satu kaleng keripik kentang berisi SEMBILAN RATUS kalori, Liz?!"
Elizaveta cuma mendelik dan tersenyum ringan. "Tetapi aku tetap bisa berolahraga jantung."
A/N: info di sini hanya bersifat ilmu, ya, bukan mengatakan bahwa 'sering-seringlah berciuman biar bisa berolahraga saat santai'! hihi~ masih banyak bentuk olahraga ringan lainnya, kok, lol =]
