Yoval : balik lagi bro di LS..
Itachi : Hn..
Yoval : Itachong ?! ngapain lo disini ?
Itachi : AMATERASU !
Yoval*no detected*
Itachi : baiklah, aku yang akan membalas review dari para reviewers..
Hime Riri : Hn, Author somplak macam dia*nunjuk Yoval yang lagi lari lari kepanasan* pasti sering menistain Leader..ng, untuk PeinXKonannya ditunggu ya..
Anounymous : Baiklah..Author bilang akan berusaha..meskipun gue pesimis
Billy Enma : Ok..di chap ini horror masih sedikit karena awalnya..gue juga cukup banyak muncul disini*gak nanya*
Berlian Cahyadi : Hn..di chap chap awal emang horrornya masih sedikit, tapi kata author beberapa chap kedepan aura horrornya akan di mulai..
akbar123 : Ok..
Itachi : baiklah, karena gue emang orangnya irit ngomong gue Cuma bilang 'HAPPY READING READERS'*menghilang pake gagak gagaknya*
Yoval : Oooy Itachong ! Amaterasu lu macam mana nih ?!*lari lari panik*
LINGKARAN SETAN
NARUTO MILIK MASASHI KISHIMOTO-SENSEI
GENRE : MYSTERY, HORROR, ADA ROMANCE, DAN SEDIKIT SELINGAN HUMOR UNTUK PENYEGAR (?)
RATED : T SEDIKIT M (UNTUK KATA KATA KASAR)
Pairing : Pein X Konan, Sasori X Konan, Itachi X Konan
Warning : OOC,AU, TYPO TEBAR PESONA (?), CERITA AMBRUADUL, HORROR NGGAK NYEREMIN DAN KEANEHAN LAINNYA, EYD GAK JELAS
Note :
-Pein disini nggak berpierching sehingga wajah Pein disini = Yahiko masih hidup yang bermata manik ungu. Bapak dan ibu Pein namanya Tuan dan Nyonya Yahiko..
-Zetsu tidak itam putih, tapi kita ambil yang putihnya aja *itam nangis gaje*
-Tobi tidak pakai topeng sehingga di fic ini dia pakai wajah Obito
-Kakuzu anggap masih mahasiswa meskipun wajah tua bangkotan*dibantai*
-Kisame..yah, apa adanya. Biarin aja tetep wajah ikan di fic ini *Kisame : UAPAAA ! GUE KIRA WAJAH DI FIC INI MUKA GUE JADI JUSTIN BIEBER ! KRIIK..KRIIK..KRIIK
-Konan punya ibu namanya Misa Haruhi atau Nyonya Haruhi
.
.
HAPPY READING MINNA
.
.
CHAPTER 3 : ASRAMA
.
.
Konan duduk dengan tenang di kursi tes nya, dia menaruh kedua tangannya dengan manis di atas meja tes nya. Mata Konan seluruh isi ruangan tes ini. Dia mengedarkan pandangan dengan teliti melihat wajah wajah calon dokter ini. Ada yang menguap lebar, ada yang mengorek hidung atau istilah kerennya ngupil, ada yang sedang membaca buku buku SMA, ada yang berceloteh dengan kawannya..ada 2 bangku kosong ? dua ?
Konan menatap sekeliling ruangan itu..ya, dari semua wajah di sana tak ada wajah tampan Itachi Uchiha..Konan menaruh wajahnya di atas tangan kanannya yang sikunya bertumpu di meja, lalu dia memejamkan mata, sebuah senyuman manis tersungging di bibirnya..dia teringat masa masa itu..masa masa SMA..
FLASHBACK
"Jangan halangi aku keriput !"
"Diam kau saos ! aku tak akan membiarkan tangan gembelmu menyentuh putri Konan !"
"Apa ?! apa kau bilang tentang tanganku !?"
"Cih ! aku lupa.."
"Hei Itachi Uchiha ! kutantang kau berkelahi di sekolah nanti sore !"
"Gak penting.."
Konan Cuma geleng geleng kepala melihat 2 pemuda keren yang selalu bertengkar jika berada di dekatnya..
"Err..Itachi-kun..Sasori-kun..ng..jangan bertengkar lagi ya..itu gak ada gunanya.." rayu Konan seperti guru TK yang merayu murid muridnya, tentu saja itu membuat Itachi dan Sasori menoleh jawsdrop ke Konan.
"Kami bukan anak TK, Konan-chan.." kata mereka dengan nada suram, kasihan..
FLASHBACK END
Konan tertawa cekikikan membayangkan masa lalunya yang lucu itu..diperebutkan 2 cowok keren..
Itachi Uchiha, putra sulung dari Fugaku Uchiha..siapa yang tak kenal keluarga Uchiha, keluarga paling kaya di Konoha dan salah satu keluarga terkaya di jepang serta termasuk 5 keluarga terkenal di Konoha. Keluarga ini bahkan sangat dekat dengn kekaisara Jepang, buktinya..Madara Uchiha -tetua keluarga ini- adaah Perdana Menteri Jepang saat ini..jangan lupa beribu perusahaan di Jepang bahkan seluruh dunia yang ada nama Uchiha Corp menyertainya. Tapi, ada beberapa isu 'kurang enak' mengenai keluarga itu, misalnya tentang kekuatan misterius yang selalu menyertai keluarga itu sehingga keluarga Uchiha memiliki kekayaan super dari yang lainya.
Konan menghembuskan napasnya dengan bosan, dia melirik jam dinding berbentuk petak yang tergantung di depan ruangan tes ini, tinggal 2 menit lagi..Konan pun meregangkan badannya dengan rileks. Dia pun memikirkan cowok terkeren yang satunya..
Akasuna no Sasori..biasa dipanggil Sasori si saos merah..cowok bermuka super imut berambut merah itu adalah perantauan asal kota Suna. Sasori bercerit kepadanya kalau dia bukan berasal dari keluarga kaya. Keluarga Sasori hanyalah keluarga pedagang biasa. Sasori juga bercerita kepadanya kenapa dia bisa bersekolah di kota Konoha dan itu karena beasiswanya..Konan tersenyum, Sasori sangat pintar..juga imut dan agak kekanakan. Beda dengan Itachi yang dewasa dan agak dingin terhadap beberapa orang, apalagi yang belum dikenalnya..
"Aku tinggal di asrama bersama si kuning aneh dari Iwa itu, Konan-chan.." Konan terkikik jika mendengar Sasori menceritakan tentang kawan 1 kamarnya di asrama, Deidara..Konan ingat kalau Sasori pernah cerita tentang celana dalam mereka yang tertukar..Konan ingin tertawa terbahak bahak jika membayangkan cerita abal abal itu..dan Sasori pasti aan menatapnya dengan tatapan aneh sambil berkata "Sangat lucu kah..?"
Konan terkikik geli, dia menatap jam dinding berbentuk petak itu..1 menit lagi..sebentar lagi, dan dia sudah siap !
~00LS00~
CKIIT ! DRAP !
Pein dengan secepat kilat membayar uang taksi tersebut dan berlari menuju gedung kampus..tiba tiba sebuah mobil hitam melesat di depannya dengan seenak jidat dan mengerem di parkiran..
BRAK ! (Pintu mobil ditutup)
Pein yang hampir jantungan karena ulah mobil hitam itu menatap intens ke si pengemudi yang baru keluar..dia tampaknya sangat familiar..
'PEMUDA KERIPUT SIALAN !' batin Pein kesal.
Itachi Uchiha-pemuda yang dipanggil keriput- menatap Pein dengan tatapan dinginnya..mata onyx itu menatap tajam ke pemuda oranye yang berdiri menantang ke arahnya..Itachi menaikkan alisnya dan membalikkan badan dengan santai, lalu melangkah menuju gedung kampus dengan tenang.
'Apa apaan keriput brengsek ini..udah mau nabrak, pake tampang cool segala..' batin Pein, Pein menghirup napasnya lalu melangkah dengan tenang juga..
"Sudah kubilang jangan ke Konoha.."
GLEK !
'Apa aku tak salah dengar..apa..' Pein menoleh ke belakang dengan wajah ketakutan..kosong..tak ada siapa siapa..
'Si..siapa tadi yang membisikkan kata kata tadi di tengukku..' Pein merasakan bulu kuduknya meremang, entah kenapa tiba tiba suasana disini terasa dingin. Pein menarik napasnya dan dengan tidak tenang dia berlari menuju pintu gedung..
~00LS00~
"Tinggal 10 menit lagi.."
Konan menaruh pen birunya di atas meja, sementara kertas soal dan kertas jawabannya dia taruh terbalik sehingga tak da yang bisa melihat isinya. Konan tersenyum. Apa yang dipelajarinya ternyata keluar di soal tes ini..
Konan memasang pose berpikir dan menaruh dagu di mejanya, kedua tangannya dia taruh di bawah meja dan dia lipat. Matanya menatap wajah pemuda jabrik oranye dengan manik ungu yang dengan seenak udel menggebrak pintu ruangan test tadi..
FLASHBACK
"Oh..itu Itachi Uchiha.."
"Ya, putra sulung Fugaku Uchiha.."
"Hehe, lumayan.."
"Kudengar 85 % saham di perusahaan perusahaan dunia adalah milik Uchiha.."
"Mereka salah satu keluarga terkaya di dunia.."
"Tetua keluarganya saja Perdana Menteri Negara kita.."
"Tapi, ada isu tidak baik.."
"Apa ?"
Ya, begitulah isi keributan di ruangan itu ketika seorang Itachi Uchiha memasuki ruangan test tersebut dengan tenang. Konan pun menyunggingkan senyumannya ke Itachi yang lagi mencari kursinya. Meskipun samar, Konan tahu..Itachi tersenyum kepadanya..
Beberapa detik setelah Itachi masuk, pengawas test pun masuk sambil membawa berkas dan duduk di kursinya, lalu dia menyuruh salah satu peserta untuk memimpin doa. Ketika mereka sedang khusyuk dalam memanjatkan doa, tiba tiba..
BRAAAK !
Semua terkejut, bahkan pengawas test yang merupakan laki laki dengan muka sangar dan luka luka di wajahnya bernama Ibiki langsung latah..
"Ayam..eh ayam..eh kolor ijo.."
Tampak dari pintu muncul seorang pria berambut oranye yang terengah engah dan berkeringat, dengan polosnya dia berkata
"Aku gak terlambat kan ?"
DONG..semua sweatdrop, Ibiki-sensei menarik napasnya lalu menyuruh Pein duduk dan mereka mengulangi lagi doa yang telah dikacaukan oleh pria berambut oranye itu..
FLASHBACK END
"5 menit lagi, bagi yang sudah selesai silahkan kumpulkan !" kata Ibiki-sensei sambil terus mengawasi semua peserta test.
GREEK ! Konan berdiri dari kursinya, semua mata mengarah ke cewek biru ini..Konan melangkah ke depan dan menaruh kertas dan jawabannya di atas meja Ibiki-sensei. Konan mengangguk lalu keluar. Semua berdecak kagum..sementara Itachi Uchiha tersenyum tipis.
~00LS00~
Datang paling lambat, pergi paling akhir..kata kata tadi cocok dengan Pein yang menjadi orang terakhir mengumpulkan kertas soal dan jawabannya..Ibiki-sensei menatap Pein dengan tatapan yang tidak bisa dijelaskan
"Siapa namamu ?" tanya Ibiki
"Tuh..di lembar jawaban kan ada.." kata Pein dengan tidak sopan
GEPLAK ! Ibiki-sensei membogem kepala Pein dengan tangan kanannya, Pein cuma meringis sakit..
"Agh..na..namaku Pein..Pein Yahiko.."
Ibiki-sensei merapikan semua kertas soal dan jawabannya lalu berdiri, dia menatap Pein yang melangkah pergi sambil mengelus elus kepalanya..
"Hei Pein !"
Pein menoleh dengan tampang kesal
"Apaan..Tuan dosen ingin memukul kepalaku lagi ?"
Ibiki tersenyum, dia menggeleng
"Bodoh ! kau memang bodoh ! aku hanya ingin member nasihat kepadamu..kau itu seorang calon dokter..hal yang penting dari dokter adalah akhlak dan tanggung jawabnya, dokter mempunyai tugas berat menolong orang orang yang sakit, yang nyawanya bisa kapan saja dicabut Tuhan. Jadi, perbaikilah cara hidupmu karena kau adalah tunas orang orang yang menolong sesamanya dengan penuh keikhlasan.."
'Calon Dokter..' Pein berpikir, lalu mengangguk
"Arigatou.." ucap Pein lalu keluar ruangan..
~00LS00~
Pein berjalan membawa tasnya..dia melirik nomor nomor di pintu lorong ini..Pein kini berada di dalam asrama kampus yang beberapa meter letaknya dari UNK..
'Nomor 40, 41, 42..'
"Woy Dei ! aku mau kencing nih ! cepetan bokernya !"
"Tunggu Sasori-danna un ! aku masih..ah..(terdengar bunyi 'plung')..buang hajat un !"
"GRRRR ! selalu gue yang apes !"
"HAHAHAHAHA UN !"
"SIALAN ! LU KETAWAIN GUE !"
"Ngeden un !"
"APANYA ?!"
"Tadi un.."
Pein sweatdrop mendengar perkelahian gaje di kamar nomor 42, lalu dia melihat kamar nomor 43..
BRAAK !
Seorang pria berambut putih klimis berlari dengan wajah senang melewati Pein. Pein menoleh ke arahnya..lalu dari kamar nomor 43 keluar lagi seseorang pria ..yang bercadar ?!
"WOI HIDAN KURAPAN ! BALIKIN DUIT GUAA !"
Si pria cadar itu berlari menyusul si rambut putih..Pein benar benar sweatdrop
'Apa apaan orang orang di asrama ini ?'
Pein terus berjalan dan melihat kunci pintunya, nomor 44..ya, nomor kamar Pein adalah nomor 44..
"Ehm, hei..kau menempati kamar nomor 44..?"
Pein menoleh dan hamper saja berteriak..tampak wajah seram dengan kulit biru dan gigi runcing yang nyengir ke arahnya..si wajah seram ini mengulurkan tangannya..
"Kisame Hoshigaki..aku juga menempati kamar nomor 44.."
Pein memiringkan kepalanya lalu mengangguk
"Pein Yahiko..kita sekamar ?"
Kisame mendengus, lalu terkekeh
"Hehehe..ya..ayo buka pintunya..aku ingin segera berbaring sambil merenggangkan pinggangku.."
Pein tersenyum. Tampaknya teman satu kamarnya ini, ya..meskipun wajahnya sangar, tapi omongannya baik..
CKLEK..Pintu terbuka lebar..Pein pun masuk ke kamar diikuti Kisame.
Kisame menyeringai
"Selamat datang di asrama !"
TBC
Yoval : yosh..akhirnya chap ini selesai juga..ng, untuk chap chap awal memang horrornya belum terlalu ditampakkan dan pairingnya juga masih ItaKon dan SasoKon..sedangkan untuk PeinKon masih di chap chap depan..
*muncul burung burung gagak*
Yoval : Lo ! Itachong !
Itachi : Hn..gue Cuma mau bilang review ya..
Yoval : ?!
Itachi : Gue membantu kan ?
Yoval : -_-Lo Cuma bilang review..kalo mau bantu, ketik nih chap depan !
Itachi*ngilang pake gagak gagaknya lagi*
REVIIEW YAAA !*ngancem pakai kolornya Kakuzu*
