Erlangga :Kyaaaaaaa…."(teriak-teriak lebay sambil natap Laptop)

Yami : ada apa denganya…?(Nunjuk Penulis)

Shun : soalnya dia habis Pharaho atemu ama Yugi dalam gender wanita..-_-"

Yugi : saya….pakean cewek.(O_O)

Bakura : Yupz….dan kamu memakai pakean ala mesir..Dan terlihat Cantik dan dadanya Bes-"

(di Bekep Yugi yang mukanya udah kayak kepiting rebus).

Shun/Yugi: Bakura bukan waktunya Kau muncul…pergi sana.(nendang Bakura bersamaan)

Haru : apa kau akan lakukan sesuatu diluar perkiraanku lg Ega-Kun?(singkat nama author)

Erlangga : tidak chap ini kau masih aku amankan…"(lirik Yami dengan Pandangan mengerikan dan senyuman yang misterius)

Haru : Lalu bagaimana masa lanjutan….comment-coment kemarin ,apa kau sudah belajar dari

kesalahan?.."(natap dengan Pandangan cuek)

(membeku Mode on Ala-ala Animal styel)

Erlangga : ku usahakan…semaksimal mungin untuk memperbaiki kesalahan yang ada

Trimakasi untuk Komment membangun dan memflame saya bagi saya ,itu bukanlah sesuatu yang menyebalkan atau menyinggung tapi itu mendorong saya lebih-lebih-lebih baik lagi.

Selamat membaca… _

Haru merasa di awasi ketika pelajaran berlangsung namun setiap ia menoleh tak ada seorang pun yang memperhatikanya…"

kenapa lalu jika benar ada yang menatapnya

Apa alasan orang itu menatapnya…?

Disclaimer :

Yu-Gi-Oh! © Takahashi Kazuki

Story, Erlangga186

memories she of the world's deserts

Part 3

serpihan ingatan

Haru tengah duduk di bangkunya dengan tenang,sepasang Bola mata violetnya tengah sibuk mentap lurus ke papan tulis ,dimana saat itu adalah pelajaran Mate-matika pelajaran terakhir,guru dengan santainya sedang mengajarkan sebuah teori matematika pada semua murid ,namun pikiran gadis itu sendiri tidak mengarah kesana,di karnkan saat ini hatinya begitu gelisa(sangat gelisa) sejak pelajaran dimulai dan sampai saat ini.

Dikarnakan ia merasa, Seolah ada mata tengah terus mengawasinya ,membuat dia merasa tak nyaman dan tak tenang sejak tadi (meskipun parasnya sanggup menyembunyikan hal itu).

" Haru-kun?"bisik Anzu yang kebetulan duduk tepat di belakang bangku gadis itu.

"Hn….ada apa?"…ucap Gadis itu dengan melirik Anzu di bangku belakangnya,juga menjaga jarak agar guru tidak mendengarkan percakan mereka di tengah pelajaran.

" Kau kenapa sejak masuk bersamaku ,tadi wajahmu jadi Gelisa sekali?.."ucap Gadis itu dengan wajah khawathir rupanya ,Anzu adalah tipe gadis yang sangat peka apa lagi,dengan keadaannya

" Hn…aku baik-baik saja…"ucap Haru dengan wajah datar,sikap dan tingkah laku yang dingin yang menjadi andalanya agar Anzu dapat merasa tenang tampa menghawatirkan gadis itu.

" syukurlah Kalau,ada masalah cerita saja padaku kitakan teman "ucap Anzu sambil menepung bahu dan mengedipkan matanya emerladnya.

" Arigatogozaimazu"ucap Haru lalu mulai berusaha focus pada pelajaran didepan matanya.

TENG_TENG_TONG_TENG

Suara jam dan lonceng terdengar nyaring ,bersamaan kegaduhan seluru siswa dan siswi dikarnakan semua pelajaran hari ini telah selesai dan para siswa bergegas untuk Pulang.

".Wew…akhirnya Pelajaran mati-matika Pak Kozumi selesai juga."Seru Jou dengan pandang ceria,dengan dua-dua tanganya di angkat(seperti Gaya Bansai).

Yugi…Ayo Pulangku teraktir,hamburger hari ini dompetku lumayan ada isinya…"Seru Honda menyapa Yugi yang merapikan buku-bukunya,dan Sennen Puzz tengah tersampir di lehernya,karna tali kalung sudah di perbaiki olehnya tadi.

Jujur saja mata lebarnya crinamons bercahaya tak henti-hentinya memandang Haru untuk memberikan Alasan apa agar ia dapat berbicara berdua dengan Haru untuk itu ia lalu, akhirnya dia meminta Anzu,Jou beserta Honda untuk menunggu di luar.

" Kenapa jelaskan alasanmu menahanku disini.."Tanya Haru dengan Pandangan Dingin menanyakan alasan pemuda yang seumuran dengan dia,yang saat ini hanya berdua dikelas.

"Aku sebenarnya mau bilang sesuatu padamu,Soal tadi."Ucapnya dengan wajah merah plus Panic sejadi-jadinya seolah Timer yang akan meledak kapan-pun (Author :Oi-Oi memangnya kau ini bom apa?)

"Soal tadi…Emm maksutnya soal apa?"ucapnya menaikan sebelah Alisnya

Eeehrrr…maaf soal tadi aku membentakmu dengan kasar,padahal kau berbaik hati mengembalikan barang ini padaku…"ucap pemuda itu gugup sambil melirik bandul Sennen Puzz yang tergantung di lehernya,dengan wajah perasaan bersalah yang terpancar dari wajahnya yang Polos dan tatapan seolah menunggu jawaban akan di maafkan oleh gadis berwajah dingin itu atau tidak.

(Shun :Hei-Hei ini bukan Proses ngatakan cinta,kok kata-katanya serius amat.-_-)

"..Tidak-apa-apa.."ucap Gadis itu Cuek.

" Ehh…"

Aku bilang ,tidak apa-apa Yugi-kun."selanya lalu berbalik mengambil tas hitam,bergambar beruang miliknya dari mejanya sendiri.

SSSSSIIIIIINNNNNNGGGGGGGGGGG G!

Sebuah Cahaya kuning dari ukiran mata Sennen Puzz bercahaya di hadapan Haru ,lantaran Silaunya dengan reflex ia memele cahaya yang silau itu dengan kedua tanganya.

" UHKKK…"ucapnya menahan silau,dengan batinnya tergetar ada apa ini sebenarnya mengapa bandul aneh yang ia kembalikan bersinar seolah memberikan ia suatu bertanda,ditutupnya ke dua bola mata Violet miliknya ,sampai cahaya yang dari tadi bersinar berangsur-angsur meredup.

"…Trimakasi atas apa yang kau lakukan terhadapku…"

DEG

Kini ia merasa sesuatu yang menyentuh lengan tangannya dengan lembut, kedua kelopak matanya terbuka perlahan ,menatap tangan seseorang yang dingin,tengah memegang lengan tanganya dan yang memegangi lengan tanganya adalah Yugi.

Cristal bening violet pada kedua mata Haru sedikit terbelalak melihat wajah Yugi yang berubah baik aura maupun cerminan pada parasnya.

Kini yang berdiri di hadapanya adalah Yugi yang berbeda ,Yugi yang memiliki wajah yang tegas dan dua Cristal red Ruby bercahaya di kedua matanya tajam,mata yang tegas ,Ambisius dan punya semangat Pertempuran yang tinggi.

".Kau ini Siapa.?."ucap gadis itu dengan tatapan dingin ,tatapan yang seolah siap menerjang ketakutanya sendiri dengan hal yang jauh dari nalar-dan Logikanya saat ini dan mengatur jarak dari pemuda itu.

"..Namaku Yami Yugi kepribadian lain Yugi Mutou senang berkenalan denganmu Haru-kun.."ucapnya dengan mata dan nada pembicaraan nan Misterius dan senyum dari bibir tipisnya.

Wajah Haru masih tidak berubah expresinya ia trus terdiam

Seolah melihat wajah lain dari wajah orang dihadapanya ini menginggatkan ia pada sosok seseorang yang entah ia tahu siapa."

Seseorang dari tempat yang jauh dan luas

Bayangan seorang pria bermata merah dengan penuh ambisi

Dan berkult hitam menatap dengan penuh arti yang lembut

DEG.!

Mulai sekarang kau adalah Malmuk baniyyah-miliku

Tak ada yang memilikimu selain aku

Tak ada satu-pun lelaki yang boleh menyentuhmu

Selain aku

Berjanjilah sampai aku wafat kau akan setia padaku

Sehidup semati sampai dan sampai kehidupan selanjutnya

Kau tetap milliku

DEG..!

"Ahk…"

Sesaat tubuh Haru tiba-tiba lunglai dikarnakan gadis itu tidak dapat mengendalikan tubuhnya yang melemas,menyadari itu Yami_Yugi langsung menangkap tubuh kecil yang lebih kecil darinya sebelum menghantam tehel ubin yang dingin.

" Haru,kau baik-baik saja?.."…."Tanya Yugi yang berusaha menopang tubuh gadis itu dengan gaya bersujud dan lalu kepala Haru di andarkan pada dadanya.

Gadis yang di Tanya hanya diam Yugi hanya merasa napas yang berhembus didadanya ,Gadis itu bernafas cepat sambil menutup kedua Kristal Violet dengan tubuh gemetaran lalu berkata…" Ahk…Ah…Aku Baik-baik aja.."ucapnya berusaha mengembalikan tenaganya dengan sisa kekuatannya yang ada(namun tidak berhasil).

Mata Red Ruby yang tajam milik, seorang Yami Yugi memandang dengan wajah khawatir seolah tak ingin terjadi apa-pun pada gadis itu, entah kenapa ,perasaan itu muncul dari mana ,ia merasa ia sudah mengenal gadis itu ,sebelumnya.

Ia lalu membawa gadis yang tiba-tiba pingsan itu ,dengan mengendongnya kepelukannya

Berambung….."

Erlangga : Selesai juga,(baca Koran lagi)

Haru : aman apanya Ega-kun ,jelas-jelas adegan terakhir membuatku ,tidak aman lagi (Liat pas-Adegan akhir-akhir dengan wajah dingin)

Shun : jadi ini arti dari senyum-senyummu tadi..?..(menghela napas dan melipat tangan di depan dada.

Erlangga : yeahhh….mungkin (senyum sinis)

Jou : kok aku cerewet bangetz ya…"

Erlangga : tenang jou ada sesuatu yang akan terjadi padamu.(nada datar)

Honda : aku terlihat berahaja banget disini.

Shun : Bersahaja…(?) btw aku kapan muncul.

Erlangga : sebentar lagi

Yami : makasi atas coment-coment dari anda semua semoga ,anda menyukai tulisan author Baka ini sampai jumpa lagi.."jujur author masih belum punya banyak pengalaman.