Disclaimer by Masashi Kishimoto

Naruto Run to Akatsuki

Presented by Fajeri no Misaki

Original ideas by Fajeri and Annysa

-oo0oo-

Chapter 3 : Team Konoha Bergerak!

Di jalan setapak yg kecil, terlihat 2 orang pemuda berjalan dengan santainya untuk menuju desa Konoha. Mereka adalah sahabat karib sejak kecil dan ayah mereka berdua juga bersahabat. Dialah Shikamaru Nara dan Chouji Akimichi..

"Wah! Akhirnya misi kita selesai juga. Aku juga tidak sabar ingin segera ke Yakiniku-Q dan makan sepuasnya" sesorang yg bertubuh gendut dari klan Akimichi tersenyum riang sambil memikirkan Tempat makan yg akan singgahi ketika telah tiba di konoha.

"ahh, makanan saja yg kau tahu! Setelah misi dari perbatasan desa 'Ame' ini selesai, kita masih akan tugaskan ke Desa 'Suna' untuk memata-matai para pemberontak disana" Jawab pemuda Nara sambil memandang langit biru yg hampir tak ada awan menutupi.

Mereka berdua terlihat asyik ngobrol satu sama lain. Terkadang mereka tertawa, mengejek dan bahkan mereka adu suit ala jepang dengan taruhan uang 1 ryo..

Tiba-tiba, sebuah suara memecahkan keasyikan mereka berdua. Mereka segera mencari sumber suara tersebut, dan melihat 4 orang melompat menuju ke berlawanan arah. Dan sepertinya mereka dari arah Konoha.

'wush…' 'tap' 'wuusshhh…!'

Suara langkah kaki naruto, deidara, itachi dan kisame yg agak samar-samar ternyata terdengar juga oleh Shikamaru dan Chouji.

"Hey Shikamaru, lihat disana..! dari jubah yg mereka kenakan, sepertinya mereka dari Akatsuki"

"Kau betul Chouji.. Sepertinya, mereka dari arah Konoha. Karena jarak antara disini dan Konoha tergolong sudah dekat. Pasti ada sesuatu dengan Konoha. Ayo kita segera ke konoha!"

"…Tunggu dulu! Sepertinya di antara mereka ada Seseorang yg sangat kita kenal" sambung Shikamaru sambil menunjuk ke arah Naruto.

"Siapa?!"

"Sepertinya itu Naruto, Tapi aku tidak bisa memastikannya. Untuk memastikannya, aku akan memata-matai mereka. Jika dia memang benar-benar Naruto, aku akan menghadang Mereka. Chouji..!, Pergilah ke Konoha untuk melaporkan semua ini ke Putri Tsunade!"

"Apa kau benar kalau itu adalah Naruto? Jangan bercanda kau Shika-"

"SUDAHLAH! JANGAN BANYAK BICARA..! CEPATLAH KAU KE KONOHA!"

"Baiklah kalau begitu, Hati-hatilah Shikamaru..!" Chouji pun segera berlari kearah konoha.

_Mansion Hyuuga_

(Dalam mimpi Hinata)"Naruto-kun..Naruto-kun…"

Hinata yg kemarin pingsan dan tergeletak di jalan akhirnya membuka matanya. Ketika dia terbangun, dia ternyata sudah berada di dalam kamarnya.

"Fiuh, ternyata hanya mimpi…"kemudian, rasa lega hinata berubah menjadi Kegelisahan.

"kenapa sekarang aku merasa tidak tenang?"

Kemudian pintu kamar Hinata terbuka..

"Ahh, akhirnya hinata-sama sadar juga" Neji merasa lega ketika datang sambil membawakan hinata Secangkir teh.

"Umm… Ngomong-ngomong, kenapa kemarin Hinata-sama pingsan di jalanan?"

Hinata tersentak kaget ketika Neji mengatakan masalah itu.

'ternyata itu bukan mimpi..'

"Hey, kenapa Hinata-sama kaget. Anda sedang memikirkan apa?"

"Ehh..!?, tidak ada apa-apa kok…"

"Hinata-sama, anda belum menjawab pertanyaanku tadi"

"Umm…" Hinata bingung harus berbicara apa.

"Atau mungkin karena Ninja Misterius yg berkeliaran kemarin malam telah menyerang anda?" Sambil memberikan teh yg sudah mulai mendingin kepada hinata.

"Eh? Maksud Nii-san, Ninja Misterius yg memakai hitai-ate konoha? Kemana dia sekarang?"

"Aku tidak tahu. Tapi ninja misterius itu hebat juga, bisa mengelabui Pasukan penjaga"

"Bagaimana bisa?"

"Masalah itu, aku juga tidak tahu.. Tapi kata salah satu saksi mata, dia menggunakan bunshin untuk menyerang para pasukan Penjaga"

"Bunshin?" Hinata setengah tak percaya terhadap apa yg dikatakan Neji.

_Ruangan Hokage_

"Hmm.. Jadi benar apa yg dikatakan Para pasukan penjaga?" Kata Tsunade sambil memperhatikan konoha dari kaca jendela. Dibelakangnya sudah ada Shizune, Ninja dari ANBU, dan Jiraya. (Dasar tsunade, tidak menghormati para tamu yg ada dibelakangnya..)

"Kami masih belum bisa untuk memastikannya, tapi aku yakin itu pasti dia" Ninja ANBU menjelaskannya pada Godaime Hokage.

"Jangan kau anggap remeh. Dia tidak mungkin melakukannya!" Kata jiraiya

"Kalau begitu, cepat cari dia di Apartemennya!" Tsunade pun segera menyuruh ANBU kepercayaannya itu"

"…Aku tak mau kejadian seperti Dan-sama serta Nawaki-kun juga terjadi padanya!"

"Baik, Putri Tsunade.." Segera Ninja ANBU itu lenyap dari hadapan Tsunade.

Shizune kemudian mendekat. " Tenanglah Tsunade-sama, Mungkin benar apa yg dikatakan Tuan Jiraya"

"Hmm!" Jiraya pun Mengangguk.

Tiba-tiba Pintu ruangan Hokage Hancur dipukul oleh Pemuda bertubuh gendut dari Akimichi.

"Hey!, Kalau ingin masuk yang sopan sedi-" perkataan Jiraya kemudian dipotong oleh Pemuda Akimichi itu.

"Aku dan Shikamaru tadi bertemu dengan 4 anggota Akatsuki…!" kata Chouji sambil mengatur nafas karena dari tadi terus berlari hingga ke Kediaman Hokage.

"Terus?" jawab Tsunade dengan nada tidak tertarik.

Chouji kemudian melanjutkan pejelasannya, "Sepertinya, salah satu dari mereka adalah Naruto!"

"APA KATAMU?! YG BENAR SAJA KALAU BICARA?"

"Aku tidak bohong! Sekarang Shikamaru sedang mengikuti dan memata-matai mereka untuk memastikan kalau itu adalah Naruto"

"Ternyata betul apa yg dikatakan oleh Para pasukan Penjaga.."

"Hey! Tenanglah Tsunade, kita tunggu dulu hasil dari Ninja ANBU" Kata Jiraya yg berusaha menenangkan suasana.

Dan tak lama detik berselang, Ninja ANBU datang dengan membawa 'NARUTO'. Semua melirik ke arah Naruto dengan penuh tanda-tanya. Kecuali Tsunade yg tampaknya mulai tenang ketika melihat Naruto datang..

"Hmm.. Gomen Naruto, semua orang mencurigaimu.." kata Tsunade dengan senyuman lega.

"Ahh, tak apa-apa kok, Tsunade-bachan.. Memangnya ada apa ya? Kok kalian semua memanggilku? Aku jadi tidak mengerti, Dattebayo!" Kata Naruto sambil memamerkan Senyuman Khasnya ke arah Tsunade.

"K-ke-kenapa k-kau ada disini? Jadi apa yg dihadapi Shikamaru sekarang" Gugup Chouji ketika tahu Naruto ada di depannya.

'Hmm, aku sekarang sudah tahu..' pikir Jiraya sambil tersenyum sinis.

"Apa?! Apa yg Shikamaru lakukan sekarang in-" 'duakk…' "Aarghh…!"

'Poofff….!'

Jiraya memukul bagian kepala Naruto dengan sekeras-kerasnya dan Kemudian Naruto menghilang dengan kepulan asap. Ternyata Dia adalah 'BUNSHIN' Naruto.

"Bunshin? Ternyata memang benar, Naruto telah pergi" raut wajah seorang Godaime Hokage kemudian berubah menjadi lesu.

"Seperti yg aku duga, Naruto yg asli dengan bunshinnya memang terlihat sama tapi sebenarnya mereka berbeda, Bunshin naruto terlihat lebih pucat daripada dengan yg asli.."

"Jangan lupa, aku pernah bersama dia selama 3 tahun" sambung Jiraya. (Dasar tukang pamer!)

Suasana kembali hening… Tak ada sepatah kata pun keluar dari mulut mereka. Melihat semua itu, Ninja ANBU yg tadi mengantar 'bunshin' Naruto berbicara sesuatu..

"Godaime Hokage, aku tadi melihat-lihat seluruh ruangan di Apartemen Naruto dan menemukan Sebuah kalung dan Sebuah Amplop Cokelat. Tapi aku tak membaca isinya.

Tsunade menerima Surat itu dan membaca isinya.

"I-ini tidak mungkin…!" Tsunade kaget melihat isi dari surat tersebut.

"Segera panggil Kakashi, Guy dan Seluruh anggota Team 7, Sekarang!"

"Baik!" Ninja ANBU mulai melakukan kontak teleportasi suara yg hanya bisa didengar oleh Kakashi, Guy dan anggota Team 7(Sakura dan Sai). Bisa ditebak kalau Ninja yg satu ini berasal dari klan Yamanaka.

"Kakashi, Guy, Sakura Haruno dan Sai.. Atas nama Godaime Hokage, Kalian aku panggil ke Kantor Hokage sekarang juga.."

Tidak berapa lama, Guy dan Sakura datang. Di ikuti oleh Sai..

"Ada apa kami dipanggil disini, Tsunade-sama?" Tanya Sakura yg sudah penasaran akan maksud pemanggilannya.

"Tunggu lah Kakashi sebentar lagi" jawab Tsunade dengan raut muka yg sedih.

"Baiklah"

15 menit kemudian, Kakashi datang..

"Hey, apakah aku datang te-"

"TELLAATTT…!" potong Sakura yg mulai naik pitam.

"Hah, Dari suasana yg seperti ini, aku yakin pasti ada sesuatu yg tidak Bagus.." Kata Kakashi dengan nada yg mulai Serius.

"Memang betul, Kakashi. Aku punya misi penting untuk kalian"

_DI TENGAH HUTAN_

"Cih, akhirnya aku tejebak perangkap kalian" Shikamaru terjebak setelah di Bom secara beruntun oleh Deidara. Dan sekarang tangannya sudah terikat kuat.

"Bagaimana selanjutnya, Itachi. Hmm.." kata Deidara yg dari tadi sudah menghabiskan banyak Chakra untuk melawan Shikamaru sendirian.

"Apa kita habisi saja pemuda Nara ini? Heheheheeh…" Kisame sudah meletakkan Pedang 'Hidup' itu ke arah kedua tangan Shikamaru. Untuk menghisap sisa chakranya agar tidak berbuat macam-macam lagi.

"Hmm.. Sungguh merepotkan"

Itachi memegang dahi Shikamaru kemudian Menatap Matanya Tajam…

"Hey, itu kata-kataku!" Shikamaru kesal karena Kalimat Favoritnya di ucapkan Oleh Orang Uchiha itu.

Tak disangka!,Itachi mengeluarkan Doujutsunya. Yaitu Sharingan..

"Tsukyomi?" Shikamaru kaget begitu mengetahui jutsu apa yg dikeluarkan Itachi barusan.

Seketika Shikamaru langsung tidak sadarkan diri. Dan di bawah alam sadar, Shikamaru sudah mulai merasakan 'Neraka' buatan milik Itachi.

"Apa tidak apa-apa? Jika kita lakukan seperti itu?" Naruto bertanya kepada Itachi.

"Jangan khawatir, ini akan berakhir setelah 2 hari 2 malam.." kata Itachi sambil menghitamkan matanya setelah tadi menggunakan Sharingan..

"Ayo kita lanjutkan sekarang, perjalanan kita masih jauh" Sahut Deidara ke arah 3 orang rekannya.

_RUANGAN HOKAGE_

"A-ap-apaaa?" Sakura terkejut mendengar Berita yg disampaikan Tsunade tersebut.

"Aku bilang!, Naruto ikut Akatsuki dan dia juga berencana untuk mengeluarkan Kyubi dari tubuhnya! Sudahlah, aku menugaskan kalian untuk mencari Naruto dan membawa dia pulang!" Bentak Tsunade yg sudah mulai kehabisan kesabaran.

Air mata Sakura masih mengucur di pipinya, tapi masih saja bisa dibendung oleh kelopak matanya. Sudah cukup dia ditinggal oleh Sasuke, kini Naruto juga turut meninggalkannya.

"Baiklah, Tsunade-sama.. kami menerima misi itu" sahut Kakashi dari belakang Sakura.

"Semuanya, Aku beri nama Team kalian.. Team Konoha. Dan semua pergilah ke gerbang Utama Konoha, kecuali Kakashi. Karena dia Ketuanya di Team ini" kata Tsunade yg sedikit membentak.

"Heheh.. Mendengar Kata Konoha, aku jadi Bersemangat. Gairah Masa Muda!" Kata Guy

Setelah mereka semua telah pergi, kecuali Kakashi. Tsunade memberikan sesuatu kepada Kakashi, Yg berupa Hitai-Ate Konoha. "Berikan kepada Naruto ketika kalian sudah bertemu"

Baiklah kalau itu mau anda, Tsunade-sama"

Kakashi kemudian pergi untuk menyusul Teamnya yg Baru ke arah Gerbang Konoha.

Sedangkan Tsunade duduk di di atas meja kerjanya sambil melamun tentang Naruto, Tapi Kakashi yg mengetahuinya hanya bisa Diam.

_GERBANG UTAMA KONOHA_

Sakura, Sai dan Guy sudah Mempersiapkan kebutuhan selama Misi penting yg baru saja diterimanya dari Kantor Godaime Hokage.

"Aku tak menduga, kalau naruto melakukan hal berbahaya ini" Kata sai ketika sambil sedang menunggu Kakashi datang.

"Aku masih tidak mengerti, kenapa Naruto ikut Akatsuki?"

"Tidak tahu!" sakura hanya menjawab dengan singkat pertanyaan Sai, Pertanda dia masih sedih akan kepergian Naruto.

Kemudian, selang beberapa saat.. Kakashi datang…

"Wusshhh… Tap!"

"Maaf telambat!" Kakashi datang dengan melambai-lambaikan tangannya. Akan tetapi tak ada membalasnya. Ketika datang Kakashi mengetahui perasaan Kunoichi yg ada di depan matanya.

Sambil menepuk pundak Sakura, di pun tersenyum dan berkata "Tenang saja, Semua akan kembali baik-baik saja seperti semula" Kata-kata yg pernah terucap oleh Kakashi akhirnya terucap kembali.

Sakura kembali tersenyum dan kemudian membersihkan sisa air matanya yg sudah mengering di Pipi kanan dan kirinya.

"Kuchiyose no Jutsu!" 'booomm..!' 7 anjing Ninja muncul dengan kepulan asap yg mengelilingi mereka.

"Yosh!, Ayo kita pergi..!" Kakashi Memberikan aba-aba untuk segera bergerak menuju ke arah Naruto.

Seketika, pengejaran Team Konoha dimulai…..

_To be Continued_

Menurutku, dari beberapa Chapter yg sebelumnya. Masih kependekan. Dan inilah Obatnya, Chapter Ke-3…! Sekarang sudah waktunya…! Review..! Review..! Review..! Review..! Review..! Review..!