.
.
.
.
.
.
.
.
Hunnah
.
.
present
.
.
.
.
Enjoy this chapter
.
.
.
.
.
Jika kau ibaratkan cintamu dengan gugusan bintang
Apalah dayaku yang hanya mampu mengibaratkan cintaku bagai butiran salju yang terjatuh
Kau dengan kenikmatan cinta mu pada ku
Dan aku dengan pembenaran cintaku pada mu
Sayang kenapa begitu?
Kenapa kau terlalu indah untuk ku hancurkan?
Dan kenapa aku terlalu lemah tuk sekedar melepaskan mu
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
Chanyeol tak pernah merasa semengerikan ini sebagai lelaki, dia tak pernah mengalami hal ini. dimana orang tercinta pergi tanpa mengucapkan kata padanya, membawa separuh hatinya entah kemana. Dia takkan pernah membiarkan hal itu terjadi, namun kini semua telah terjadi. Orang yang sangat ingin dia lindungi dengan segenap cinta telah pergi entah kemana.
Dia menopangkan kepalanya kesalah satu tangan yang bebas dari segala sesuatu yang bisa dia lempar. Kini dia benar benar terlihat seperti orang frustasi, kantung mata hitam yang menebal dan mata yang memerah menunjukan berapa lama dia menghabiskan lama waktu untuk tidur.
Menghela nafas, lelah dan letih.
Semuanya percuma, proyek milyaran dollar yang biasanya bisa membuat dia tersenyum pun kini tak lagi menarik minatnya, semua gara gara dia.
Gadis manis dengan aroma cherry yang memabukan itu .
Dia telah pergi, pergi entah kemana bersama cintanya. Cinta yang menahan dia tetap berada disisinya untuk sekian lama meninggalkan orang yang sangat dicintainya. Gadis dengan sejuta pesona yang memabukan, tingkah yang menggemaskan dan tubuh mungil menjadi candu untuknya.
Kini telah pergi meninggalkan dia seorang dalam jurang penuh kegelapan tak berdasar. Andai dia tak meninggalkan nya barang sehari demi semua proyek bermilyar dolar yang mengharuskan dia pergi meninggalkan dia tanpa pengawasan mungkin dia takkan kehilangan dia untuk kedua kali.
Setelah apa yang dia perbuat padanya dulu, mungkinkah Tuhan telah mengambilnya untuk semua kasalahanya dulu pada sahabatnya?
Tuhan kumohon jangan ambil dia dari ku
Tok…tok…
"hm masuk" seorang wanita cantik berpenampilan hitam hitam khas para bodyguard biasa digambarkan memasuki kantor sang tuan yang dimana dia sedari dulu mengabdikan diri
"tuan, saya – "
"saya telah menemukan nona luhan –" Chanyeol tersenyum, dia bukan lah lelaki lemah yang mudah putus asa.
Dia akan dengan senang hati memeperjuangkan apa yang seharusnya dia miliki. termasuk merebut apa yang sudah dimiliki oleh orang lain.
Akupun pantas untuk bahagia ujarnya dalam hati
Luhan bukan lah seorang wanita yang suka apalagi ketagihan dengan makanan siap saji yang banyak dijajakan dipinggir jalan ataupun restoran mewah yang harganya selangit. Dia tak terbiasa bukan karena sedari kecil dia tak pernah dibelikan makanan itu oleh keluarganya, hanya saja dia lebih suka mengolah bahan mentah yang dibeli menjadi makanan baru yang mampu menambah nafsu makannya.
Dari mulai sayuran hingga seafood dia mampu mengkombinasikannya dengan baik. Pernah sekali dulu sewaktu sehun sakit dia membeli bubur yang dijual dibawah apartemen mereka. Tak secuil pun sehun mau memakannya alasanya Cuma gara gara bukan masakan luhan dan rasa masakanya yang berbeda. Menurutnya masakan luhan mempunyai ciri khas yang sangat unik hingga tanpa melihat luhan memasak ataupun luhan yang dengan teganya membohongi sehun dengan mengatakan dia tak memasak dan masakan itu dibeli nya pun mampu terbongkar oleh sehun.
Menurut luhan sehun adalah orang yang baik, dan romantic sadis. Bila bersamanya sehun sosok romantic yang kekanakan dengan semua tingkah konyol dan absurd namun menggodanya itu, tetapi bila mengingat berapa kali sehun menghabisi rekan bisnis ataupun orang yang dengan berani mendekati luhan, mebuatnya bergidik ngeri. Apalagi sewaktu kai mengatakan bahwa dia yang menjadi saksi hidup bagaimana berandalanya sehun sewaktu SMA.
Luhan tak dapat membayangkan itu, bagaimana sehun yang mengenakan tindik dilidah dan telinga juga jangan lupa tato dipunggung sehun yang berbentuk naga itu. pernah sehun bercerita dengan luhan bahwa tatonya itu dulu dilukis oleh teman satu kelasnya yang setelah lulus pndah ke inggris gara gara di terror sehun terus menerus. yah memang teman mana yang akan tahan bila setiap hari dirongrong dengan tindakan sehun yang bisa membuat guru paling baik pun berubah menjadi singa bila mengingat tingkah laku sehun.
Mungkin bila sekolah itu bukan dibawah yayasan OH Grup mungkin sehun sudah dikeluarkan dari tahun pertama dia berada disekolah itu. tingkahnya itu benar benar mengenaskan saat itu. beruntunglah luhan yang tak pernah bertemu dengan sehun sewaktu SMA walau di kota yang sama.
"lulu, sayang kamu lagi ngapain?"
Seorang wanita cantik yang terlihat masih muda menyender di depan pintu masuk dapur. Mengendus aroma lezat yang sangat terasa dari dapur membuatnya melangkahkan kaki kedapur yang selalu identik dengan sosok luhan.
Bila kau tak menemukan luhan dimana mana cobalah kau lihat sekitaran situ ada kah tempat yang dapat menyalakan api dengan berbagai macam jenis bahan makanan yang siap diolah pasti kau akan temukan luhan
"mama, kau mengagetkanku " luhan menghentikan kocokannya pada mangkuk yang sedang dia apit diantara tangan dan tubuhnya
"lulu, kau sedang memasak?" "masak apa hum?"katanya sambil berjalan kearah anaknya yang kembali meneruskan pekerjaanya tadi. Tak heran bila melihat luhan tak menyauti omonganya bila sedang bekerja di dapur. Luhan itu type wanita workaholic bila berurusan dengan dapur
"lulu, chan sudah tidur kah?" tanyanya. Luhan sekali lagi tak menjawab dia hanya menganggukan kepala sambil sesekali menambahkan bumbu yang terasa kurang kedalam telur yang sedari tadi dia kocok sebelum memasukan telur kedalam wajan panas dengan sedikit minyak.
Kembali dia mengangguk sambil sesekali bersenandung kecil tanpa menyauti omongan mamanya itu.
"hum, mama boleh Tanya sebentar dengan kamu sayang"
Luhan membalikkan badan, mencoba focus dengan omongan yang akan mamanya katakana tanpa sesekali melihat kearah wajan dan panci dibelakangnya.
"hum "
"sayang," hani –mama luhan- memeluk putrinya itu dengan sayang, memeluk bahu kecil itu dengan penuh sayang. Tak terasa putrinya sekarang sudah dewasa, padahal dulu dia masih sekecil Lung lie saat terakhir dia lihat di dapur kesayangannya ini.
"bukan mama tak suka bila lulu disini, tapi lulu tau kan baba tak seperti dulu lagi. Dia sekarang sakit sayang, lulu gak mau kan kalo baba tambah sakit melihat lulu putri kesayanganya menderita seperti ini." air mata yang sedari tadi dia tahan perlahan jatuh, setetes yang bagaikan awalan karena selanjutnya tetes tetes air mata kembali membasahi pipi putihnnya.
Dia menangis terisak dipelukan luhan, "lulu, mama dan baba sayang sama lulu. Kami sedih bila lulu menderita sendirian."
"walaupun kami tak sekaya dia tapi kami bisa lu, lulu bisa percaya sama mama dan baba kalo lulu lagi sedih dan mau membagi derita dengan kami kami mau sayang" dia memeluk erat putri tersayangnya, hani tak tega.
Dulu, beberapa bulan yang lalu di tengah malam perayaan tahun baru china dia kedatangan malaikatnya yang telah lama tak pernah dia jumpai karena pergi merantau ke tanah seberang mengikuti paman dari hani selepas lulus SMP. Katanya disana dia akan menyekolahkan luhan, walau tak rela hanipun melepaskan luhan.
Walaupun pamannya berjanji akan sering membawa luhan kembali setiap tahunnya, tetap saja dia tak rela. Dia yang telah mengandung luhan dengan susah payah kala itu harus dipisahkan dengan putinya sejak masih sekecil itu. hatinya hancur saat melihat keadaan luhan beberapa bulan lalu, dengan baju lusuh warna merah dan buntelan yang luhan dekap erat erat agar terhindar dari hawa dingin musim salju membutnya kembali menjatuhkan tangis meraung dihadapan semua orang.
Gadis kecilnya yang dulu sangat ringking kini telah menjadi seorang mama tanpa pernah diketahuinya, betapa sangat inginnya di pergi ke orang yang telah membuat luhanya seperti itu.
Kemana perginya orang yang seharusnya bertanggung jawab akan semua kejehatanya. Hani bahkan bersumpah siapapun lelaki yang telah membuat luhan hancur harus mendapatkan kehancuran yang lebih dan lebih dari apa yang dia lakukan pada luhanya.
"mama , lulu rindu dengan pelukan mama." Kata luhan dia menenggelamkan kepalanya pada pundak hani, tubuh inilah yang senantiasa dia rindukan, tubuh berbau aroma cengkeh dan kayu manis yang didapatknanya dari obat obatan yang mama dan babanya jual.
Mama dan babanya memamng berjualan didepan rumah,sebagai ladang rejeki mereka. Setelah dulu dia membuat gempar rumah dilingkungan ini heboh karena teriakan babanya yang melengking menyebut namanya membuat orang terkaget, rata rata semua disini tak lagi mengenal luhan.
Siapa itu luhan
Bahkan ada yang tak lagi mengingat siapa itu luhan, yang mereka ingat keluargan Xi hanya mempunyai empat orang anak. Dua lelaki yang kini telah bekerja di perusahaan besar di Beijing dan satu sebagai dokter dirumah sakit daerah huangzi. Sedang kedua anak perempuan mereka yang masih ada, satu menghabiskan waktunya sebagai pengusaha roti mengikuti suaminya, dan satu masih mengenakan seragam SMP. Mereka semua telah tumbuh bahkan luhan tak mengenali adik kecilnya yang dulu masih digendongan mamanya kini telah besar dan menjadi gadis cantik.
Bahkan sehun yang telah mengklam luhan menjadi miliknya pun tak pernah mengetahui luhan berasal dari keluarga Xi.
Kakaknya hanzi yang dulu sempat membenci babanya karena mengijinkan luhan dibawa oleh paman ibunya dan diangkat menjadi anaknya itu kini telah menjadi seorang dokter gigi seperti cita citanya dulu.
Kakak lelakinya yang paling penyayang itu kini telah menginjak usia matang untuk menikah, padahal dulu dia yang paling kecil badannya diantara semua kakak kakaknya.
Terus adalagi kakaknya yang kini telah pergi jauh kenegeri jerman mengikuti suaminya yang berdagang dinegara itupun masih cantik seperti terakhir kali luhan ingat. Dia Lumin gadis cengen yang menangis tersedu sedu digendongan babanya saat melihat luhan dibawa pergi pamanya.
Dan yang terakhir kakak yang dulu menjadi pangeran kuda putihnya Hanwu namanya, kini dia telah mematahkan hati luhan. Kini Dia telah menikah disana dengan seorang penulis novel fantasi yang sangat cantik bak seorang model, mereka telah memiliki seorang putri cantik mirip ibunya hyura namanya, gadis cantik copyan Meerin-istri hanwu- berumur 6 tahun.
Hahhh luhan merindukan mereka.
"luhan bukan gadis baik ma, lulu juga bukan anak yang baik buat baba dan mama apalagi kakak yang baik buat lunglie ma, lulu buk—" luhan terisak, dia tak kuat menahan air matanya
Terlalu lama dia memendam semua ini sendiri, hingga diapun tak lagi kuat.
Kini biarlah dia menyerahkan semua padaNya.
Tuhan bila kau memang mencintaiku, kumohon beri aku ruang untuk bernafas dari mereka tuhan
Rusa kecilku yang manis,
Maukah kau bercinta denganku?
Dihampara padang rumput yang menghijau
Berembun menyejukan dipagi hari
Dengan kicauan burung sebagai melodi
Menghantarkan hasrat melambung tinggi
Kau yang ku puja tanpa sadar
Ku damba dalam nyata
Dan terlampau indah dalam angan
Rusaku, my dear
Terimalah maafku
Untuk semua dan ..
Dan untuk segala dan..
Oh sehun dan egoisme na memang tak dapat dihindarkan, dengan angkuh dia melangkahkan kaki panjangnya ke dalam ruang kedap suara beraroma parfum cherry menyengat yang setiap hari menjadi tempatnya kembali
Dia melepaskan dasi yang sedari pagi bagai mencekiknya, membuang sembarangan tanpa memperdulikan kemana larinya dasi naas tersebut.
Dia melangkahkan kaki ke pantry, mengambil gelas panjang dan menuangkan wine dengan aroma menyengat yang kini telah akrab dengan dirinya
Aroma menyesakkan tenggorokan dan kandungan alcohol yang besar membuatnya menyukai minuman taka man itu. agar menghilangkan jejak kehadiranmu di kepalaku
Hari ini, dia telah dipusingkan dengan kehadiran ibunya yang seakan tanpa lelah merecoki hidupnya. Belum cukupkan wanita itu menyiksanya sedemikian rupa?
Setelah apa yang dia lakukan pada sehun mengapa dia tega merecoki sehun denga semua wanita kenalan yang dia pilihkan? Kenapa?
Padahal sehun tak pernah mau untuk bertemu dengan semua wanita penjilat yang hanya menginginkan harta dan tahtanya saja.
Mereka tak seperti kau baby, racaunya
Tanpa pernah melupakanya , oh sehun sangat mengingat hari ini. hari dimana luhan dia antarkan kehadapan lelaki brengsek yang beberapa hari setelahya dia ketahui telah merancang semua ke kasalahan yang sehun lakukan.
Brengsek!
Prak….
Gelas yang sebelumnya sehun pegang pun di jatuhkan kebawah karena mengingat bagaimana kebodohannya dulu. Bila saja semua tak ter –
Ting…
Satu notifikasi di hanphone yang tadi dilemarkan sehun kesofa di depan tv setelah sebelumnya melemparkan dasi entah kemana
Ternyata email, dari salah satu detective yang sehun perintahkan mencari keberadaan wanitanya setelah di bawa pergi lelaki bajingan itu
From : Minho Kim
Subjek : ketemu
"Tuan kami telah menemukan nona Oh, dia berada di china tempa kelahirannya"
Sehun menyeringai senang. Akhirnya setelah sekian lama dia akan mendapatkan wanitanya kembali.
"Dia tak bersama tuan park, tapi- "
.
.
.
.
.
.
.
.
.
SAYANG untuk sebentar biarkan aku bernafas
Dari segala rasa cinta mu yang membelengguku
Bila nanti waktu ku bersama lagi denganmu datang
Tanpa ragu aku akan menyerahkan semuanya
Namun bila itu semua mustahil
Kumohon maafkan aku
Aku pergi
.
.
.
.
.
Tbc
.
.
.
.
A/N
Wkwkwk sorry yah, maaf lama updatenya. Lagi penuh nih jadwal bergejibung pulang langsung tepar tak karuan banget rasanya.
Sorry juga nih kalo cerita ini semakin gaje dan alur lambat banget yah, harap dimaklumi masih baru hehe.
Untuk bubble : hai aku gemes baca reviewmu masa yah, abisnya tuh tanda ! gak aku pahami maksudnya apa. Wkwkwk jangan kasih kode kode kalo gak mau kasih rumus buat pahami nya yah
Oh ya yang log in, cek pm yah. Thanks juga untuk semua reviewnya, jangan nyerah ngereview cerita absurd ini yah….
Thank you
Salam
E
