Title: Gandengan

Pairing: Hyunbin x Seonho + Jeong Sihyun (bukan Kim Sihyunnya Yongguk loh ya hehehe)

Genre: Fluff, slice of life

.

.

.

"Seonho."

Sang empunya nama menoleh ke arah suara, dan dengan segera senyum sumringah merekah di wajahnya. Ia berlari kecil menghampiri orang yang memanggilnya lalu melakukan ritual favorit yang tak pernah luput setiap kali mereka bertemu: menautkan tangannya mengitari lengan orang tersebut.

"Hyunbin-hyung!" Seonho mengusakkan pipinya ke pundak sang lelaki sambil menutup mata, mengeratkan pegangan pada lengan jenjang di pelukannya.

Balasan berupa elusan rambut dan cubitan lembut di pipi membuatnya semakin betah bersender kepada Hyunbin, yang kini tertawa renyah menghadapi kemanjaannya. "Adududu adek Hyung yang paling manisss, kangen ya?"

Kedua ujung bibirnya melengkung bak seekor kucing. Ia mendongak menatap Hyunbin, mengerjapkan matanya dan mengangguk, kemudian mengistirahatkan kepalanya di atas bahu bidang pria itu. Aahhh, disini memang paling nyaman rasanya.

"Seonho betah banget ya nempel sama Hyunbin," celetuk Sihyun yang sedari tadi melakukan pemanasan di sebelah mereka. Dia pun sepertinya tak tahan untuk tidak merapikan poni Seonho yang kusut akibat terus-menerus digesekkan ke Hyunbin. "Sesekali sama Hyung yang ini dong," candanya.

Seonho langsung merentangkan tangannya dan menubruk Sihyun, memeluknya kencang. Tapi hanya untuk beberapa detik saja, karena setelahnya ia kembali menggait lengan Hyunbin dan menggelayut disana. Aksinya dihadiahi usapan di pucuk kepala oleh Hyunbin yang nampak bangga, sementara Sihyun menertawai mereka.

"Masih lebih suka lengket ke Hyunbin ya? Jadi penasaran, apa sih yang bikin beda dari Hyung lainnya?"

Menyimak pertanyaan Sihyun, Seonho pun terdiam sejenak. Berpikir. Hyunbin memperlakukannya dengan sangat baik, tetapi begitu pula dengan semua Hyung yang ada dalam grup teater. Mungkin karena ia anggota yang paling muda dan masih pemula, mereka jauh lebih lenient kepada segala kekurangan dan kesalahannya. Namun hal itu juga yang menyebabkannya lebih cenderung hormat dan kagum, berbeda dari perasaan solider yang hanya didapatnya bersama Hyunbin.

Mereka memasuki grup teater ini dalam jangka waktu yang bersamaan. Sama-sama pemula dalam hal berakting maupun menghafalkan koreografi, sedangkan seni peran teater terdiri dari kedua aspek tersebut. Masih teringat jelas minggu-minggu pertama yang dilaluinya bersama Hyunbin, dimana mereka tertinggal jauh di belakang, kewalahan mengikuti arahan para instruktor dan anggota senior. Ia sering tak sengaja bertemu pandang dengan lelaki itu dan mendapatinya memasang raut wajah yang serupa dengannya. Lalu keduanya akan tertawa pasrah, saling memahami campur aduk perasaan satu sama lain. Saat-saat yang teramat sulit dan menekan, namun kini menjadi kenangan manis bukti pertanda kemajuan pesat mereka.

"Hmmm, sama Hyunbin-hyung rasanya nyaman. Gak perlu segan-segan kalau mau becanda atau main bareng." Ia melirik ke atas dan bertukar senyuman dengan Hyunbin. "Hyung juga badannya tinggi. Pas buat dilendetin."

"Perasaan disini banyak deh yang tinggi-tinggi. Tuh Sihyun salah satunya," tunjuk Hyunbin. "Taemin, Sungwook, Sungwoo ajusshi juga pada tinggi."

Memang orang-orang yang namanya baru disebutkan semua memiliki tinggi badan diatas 180cm. Namun bagi Seonho yang sendirinya tumbuh menjulang ke atas, perbedaan sekedar satu sampai tiga senti tidaklah cukup. "Kan masih tinggian Hyunbin-hyung. Hyung yang paling pas buat digandeng," jawabnya semangat.

Hyunbin membusungkan dada, menegakkan posturnya agar terkesan lebih berwibawa. "Gagah ya?"

Seonho kontan tertawa sambil mengangguk setuju. "Iya. Lagian—"

"Lagian?"

"Hyung ganteng." Seakan bisa membaca pikiran kedua pria didekatnya, ia lanjut menambahkan sebelum ucapannya disela. "Iya, iya, disini banyak yang ganteng-ganteng. Sihyun-hyung juga ganteng kok. Taewoo-hyung, Youjin-hyung, Sungwoo ajusshi, Seongwoo-hyung, semuanya ganteng. Tapi aku tetep paling suka Hyunbin-hyung. Menurutku, Hyunbin-hyung gantengnya nomor satu!"

Sihyun mengangkat sepasang alisnya. Sedangkan Hyunbin? Dia sedang menengadah ke atas, menutupi wajah sebisa mungkin dengan satu tangan. Mulutnya menganga.

"Loh Hyung? Kenapa?" Tubuh jangkung itu pasrah diombang-ambing goyangan sang remaja.

"...Gak kuat. Aku lemah sama yang beginian."

Setelah berhasil mengumpulkan roh yang tadinya sudah terbang entah kemana, Hyunbin segera berputar untuk mendekap Seonho. "Kamu jangan sampe berubah ya! Tetep jadi anak jujur yang mulutnya gak kalah manis dari mukanya," pintanya dramatis. Sekarang giliran dirinya yang mengguncang badan Seonho layaknya sebuah boneka kesayangan.

Seonho sih, sama sekali tidak keberatan jika dilihat dari senyuman lebar yang terpampang di wajahnya. Ia malah membalas pelukan Hyunbin dengan ekspresi puas meskipun pipinya tergencet torso pria itu. Anak ini memang sangat suka melakukan skinship—terlebih lagi jika bersama dengan Hyung yang tampan. Hehehe.

.

.

.

Mak ampun mak Seonho di Heyo TV tadi lucunya kebangeten :'v Nih anak tiap hari tambah manis imut menggemaskan gak tau malu, saya lemah. Momennya sama para hyung" prinsix (terutama Hyunbin) juga bertebaran. Lengkaplah sudah asupan 4 sehat 5 sempurna saya hari ini :')))

Ok cukup segitu OOTnya wkwkw. Chapter ini tentang pairing yang sebenernya saya sudah suka sewaktu Seonho cuma diship bareng Guanlin, sebelum Minhyun x Seonho mulai bertebaran (di senpai notice me yang dipake pun Hyunbin bukan Minhyun hehe) Udah lama pengen nulis buat mereka akhirnya kesampean juga hihi. Sedih karena ga banyak yang ngeship juga wkwk padahal duo jangkung F-class ini unyu banget. Inspirasinya dari kebiasaan Seonho ngegandeng lengan Hyunbin dengan imutnya, dan juga adegan Seonho disayang para hyung abis pada disuruh lari pagi tiba". Yang nyisir rambutnya kan si Jeong Sihyun tuh, tapi sampe sekarang saya masih penasaran siapa sebenernya yang ngelus" pipi Seonho… Anyway, ini ceritanya mereka kayak semacam theatre trope gitu, makanya side characternya trainee actor-line semua hehe.

Terima kasih untuk yang sudah meluangkan waktu untuk mereview! Saya pun sadar ini ceritanya pendek" dan kurang jelas arahnya (daku payah ngerangkum plot) tapi tujuannya lebih ke menggambarkan imajinasi dinamika antara Seonho dengan hyung" yang berbeda. Anggap saja selingan ringan untuk fic" lain wkwkwk dan semoga bisa menghibur :D

See you next chapter!