Petualangan Versi Akatsuki : Chapter 3
Chapter 3 UPDATE! Heheh, akhirnya bisa update kilat (segini kilat gak sih?), Yah meskipun yang riview cuma dikit, tapi saya mengucapkan terimakasih banyak buat yang udah baca doang (silent reader), meriview, sekaligus memberi saran kepada saya. Oh iya, saia mau nanya *bagi yang mau jawab aja*, genre adventure-nya kerasa gak sih?. Satu lagi, mungkin chapter ini yang paling panjang dari chapter-chapter sebelumnya. Yo, daripada kelamaan, langsung aja..
Cekidot…
Genre : Humor/ friendship/Adventure
Pairing : Akatsuki
Warning : Rate T, Gaje, Aneh, Typo bertebaran, humornya garing, alurnya ngebut dan gak jelas
Summary : Chapter 2 update! Akatsuki berencana akan pergi bertualang dan akhirnya jadi juga berangkat ! Tapi, mereka gak bisa bikin tenda!terus Kisame hilang? Tobi dapet kelinci? My first fic, semoga ada yang mau baca T.T
Disclaimer : Akatsuki cs milik masasih kasihmolto *geplak*, errm maksud saya milik masashi kishimoto
Petualangan Versi Akatsuki Chapter 3 : Penderitaan Akatsuki
.
.
.
.
.
Deidara menyelesaikan tenda yang dibutanya dengan susah payah (deidara yang susah, author yang payah) itu. Sasori yang ngasih tau Deidara caranya bikin tenda malah ketiduran dibawah pohon cabe (?) maksudnya dibawah pohon pisang, Deidara ngebanguninnya udah dengan berbagai cara, mulai dari tereak-tereak, colek-colek mukanya, digampar sekeras-kerasnya, disiram air, semuanya gak mempan. Deidara dah niat mau ngeledakin sasori, tapi dia kasian sama danna tercinta *cieee* nya itu.
Dan akhirnya deidara ngeluarin jurus andalannya "KENTUT NO JUTSU" udara pun tercemar, dan akhirnya sasori terbangun. Sungguh malang nasibmu wahai sasori.
Deidara : "Akhirnya bangun juga un. Sasori-danna,ayo kita masuk tenda dingin nih, un"
Sasori cuma ngangguk-ngangguk aja.
Deidara udah masuk ke tenda. Nah sasori malah ngelanjutin tidurnya di atas tenda! Akhirnya tenda yang dibuat Deidara runtuh (?) lagi, Sasori sih enak-enak aja, tapi Deidara ada di dalem tenda itu! Otomatis dia tertindih. Ck ck ck ck, yang sabar Dei….
Tenda selanjutnya, KakuHidan.
"Kakuzu, masa lo bawa tenda sekecil ini, ini kan tenda anak-anak" kata si Hidan sambil cengo.
Kakuzu : "Mending gue masih bawa tenda, daripada kagak? Hayo! Lagian tenda ini murah"
Hidan : "Murah sih murah, tapi mana muat buat kita berdua?"
Bayangin aja, tenda kecil yang biasanya dipake anak-anak TK, ini dipake sama Kakuzu dan hidan, amazing.
Kakuzu : "Ya muat-muatin aja"
Hidan : "Grrr, yaudah terserah elo aja"
Kakuzu : "What? Terserah gua? Yaudah, gue minta duit satu juta ryo!"
Hidan : "Ck, Ah reseh lo, mendingan kita cepet bikin tenda, dingin nih!"
Kakuzu : "Tenda kita tuh tenda otomatis, gak kaya yang lain, liat nih!"
Kakuzu mengeluarkan tenda otomatis nya dari kantong ajaib (maksud author tas gede), disimpen dibawah, terus dipencet tombol yang ada di remote nya. Dannnnnnnnnnnn…. Bingo! Tenda nya dah jadi. Gak perlu susah payah, gak perlu menghabiskan waktu banyak, gak perlu mengotori tangan.
Hidan : "Wuih hebat bener, tapi, masa tenda gini murah?"
Kakuzu : "Sebenernya sih harganya mahal, tapi si penjualnya takut sama tampang gue jadi harganya di turunin."
Hidan : "Oh. Akhirnya lo nyadar kalo tampang loe tuh serem"
Kakuzu : "Udah ah kita masuk, oh iya kalo masuk jangan bawa sabit yah!"
Hidan nggak menghiraukan perkataan Kakuzu barusan, dia tetep aja maksain bawa sabitnya. Akhirnya sabitnya ngerobek tendanya, dan tadaaaa, tenda mereka sukses rusak. Akhirnya mereka kehujanan, kedinginan, dan kekanak-kanakan (?).
Tenda selanjutnya adalah tenda Zetsu dan Tobi, kayaknya lebih parah nih.
Zetsu lagi bikin tenda dengan bantuan buku CARA MEMBUAT TENDA yang author pinjemin. Nah tobi? Dia autis tingkat dewa (?) nya lagi kumat. Tobi lari-larian sambil tereak-tereak gak nyambung, semenit kemudian ada angin gede, akhirnya tobi sukses kebawa angina tersebut dan nyangkut di pohon, Zetsu sih cuma ngakak sambil nungging dan kepalanya di masukin ke dalam celana dalem *What?* hehe gak kok just kidding, udah capek ketawa-ketawa gaje dia melanjutkan pekerjaan-nya. Beda dari tenda KakuHidan, Tenda nya TobZet gede banget, cukup nampung 9-10 orang, woow!. Tapi diluar dugaan *dugaan siapa yah?*, ternyata tenda ini sukses, berhasil 100% tanpa cacat sedikit pun *backsound : prok prok prok prok prok* Zetsu tersenyum sambil berlinang air mata bahagia *background : bunga-bunga berjatuhan*, Zetsu ngebantuin Tobi turun dari pohon dan masuk ke tenda.
Tenda terakhir dalah tenda sang Leader dan kekasihnya, yaitu PeinKonan.
Nah tenda yang satu ini dibuatnya sambil mesra-mesraan.
Pein : "Yayang konan, bantuin dong". Kata pein dengan bahasa yang super lebay.
Konan : "Gak ah, nanti tangan ku yang halus ini jadi rusak". Lebih lebay lagi.
Pein : "Oh yaudah deh gak apa-apa"
Konan : "Makasih yah yayang pein". *hoeeek*
Pein : "Yayang Konan"
Konan : "Ayang Pein"
Pein : "Ayang Konan"
Konan : "Ayang Pein"
Pein : "Ayang Konan"
Tiba-tiba muncul asap dan muncul sosok berambut pirang, tinggi, berkulit putih, sexy, berotot, gan-hmppt *mulut author sumpel brownies*, yang tak lain dan tak bukan adalah…
PeinKonan : "Loe kan… Authorrr!"
Pein : "Ngapain loe tiba-tiba muncul?"
Author : "Hmm, ngapain yah?"
PeinKonan : *sweatdrop*
Author : "hehehe, saia Cuma mau bilang kalo tenda kalian diambil, gak tau deh sama siapa"
PeinKonan : "Oh, yaudah, pergi sana"
Author Pundung sambil ngilang lagi.
Pein : "Yuk kita lanjutin acara mesra-mesraan kita tadi"
Konan : "Yuk"
Pein : "Eeeh, tunggu… tadi kata si bocah (yang ngakunya) author bilang apa?"
Konan : "Oh itu, tenda kita hilang"
Pein : "Oh."
Beberapa detik kemudian mereka tereak, "WHAAAAT" PeinKonan tereak bareng, dimulai lah penderitaan mereka berdua karena tenda nya gak ada, kalo si pein sih enak2 aja dipeluk konan, tapi konan meluk nya berlebihan sampe sesek napas*author ngakak sendiri*.
Akhirnya semua Akatsuki masuk ke tendanya ZetTob yang utuh itu. Tetapi sedetik kemudian setelah anggota akatsuki ngumpul di tenda ZetTob, tiba-tiba hujan dan badai reda, cuaca menjadi sangat cerah, Semua akatsuki cuma sweatdrop berjamaah.
Pein : "Berhubung hujan sudah reda, ayo kita cari kayu bakar."
Tobi : "Pein-senpai, kayu bakar buat apaan yah?"
Pein : "Dasar autis, ya buat bikin api unggun lah"
Tobi : "Api unggun itu apa?"
All akatsuki Sweatdrop berjamaah (lagi).
Semua sudah berbaris diluar tenda bagaikan prajurit akan menghadapi medan perang (?).
Pein : "Kita bagi tim, tim A mencari kayu bakar, tim B mencari buah-buahan atau berburu binatang, tim C memasak.
All ( ) : "Siap leader!"
Pein : "Oke, akan saia bacakan terdiri atas siapa saja tim A,B,C"
Hasilnya adalah:
Tim A : Sasori, Deidara, dan Kisame
Tim B : Hidan,Kakuzu,Zetsu, dan Tobi
Tim C : Konan,Itachi, dan Pein
Pein : "Ayo jalankan tugas masing-masing"
All : "Ayo!"
Pein : "Selamat Berjuang!"
Mereka mulai mengerjakan tugas masing masing. Kita lihat apa yang Tim A dulu.
Tim A sudah jauh dari tempat mereka berkemah, dan mereka sudah lumayan banyak mendapat kayu bakar. Mereka menemukan sebuah sungai dan air terjun yang airnya sangat jernih (iya tuh gak kaya di Indonesia, semoga sungai di Indonesia bisa seperti itu). Kisame didorong Deidara, Jadi Kisame ngejebur deh, kebawa arus sampe ke air terjun dan Kisame lenyap seketika, Deidara langsung dikasih Deathglare yang manis dari Sasori. Yang sabar ya Kisame, sungguh menderita.
Kita ke tim B.
Tobi : "Senpai, lihat! Itu ada Kangguru!"
Pletak..Bletak..Jdukk.. tuiwiwiwiwiwi..*Backsound yang terakhir jangan dihiraukan*
Tobi : "Senpai jahat!kenapa tobi disiksa?
HidKakuZet : "Itu rusa, bukan kangguru"
Tobi : "Oh, hey lihat itu ada Tikus"
HidKakuZet : "Itu Kelinci Tobi" *sweatdrop*
Tobi : "Oh, Tikus besar itu namanya kelinci ya senpai?"
HidKakuZet : *sweatdrop*
Hidan : "Udah ah, ayo kita berburu rusa!"
Zetsu : "Gak ah, gue mah mau nyari buah-buahan aja"
Kakuzu : "Gue ngedenger suara sungai, gue mancing aja yah!"
Hidan : "Terus elu mau ngapain Tob?"
Tobi : "Tobi mau nyari kelinci aja."
Kita biarkan tim A dan tim B, sekarang kita lihat tim C dulu aja.
Oh ternyata Sasori dah balik yah? Tapi mana Deidara sama Kisame?
Pein : "Loh, kok elo doang yang balik? Si bocah boneka sama si hiu kemana?"
Sasori : "Oh, tadi di sungai Deidara ngedorong Kisame, terus gue suruh Deidara nyari dia…
*FLASHBACK*
Saat mencari kayu, tim A menemukan sebuah sungai dan sebuah air terjun. Tiba-tiba, Deidara ngedorong Kisame. Kisame pun terbawa arus dan ngilang.
Sasori : "Kasian tau si Kisame, kenapa elu ngedorong dia?"
Deidara : "Kan dia mirip hiu, jadi gue ngetes, dia bisa renang ato kagak, un!"
Sasori : "Dasar BAKA!, udah cari dia sampe ketemu! Awas kalo kagak kalo ketemu!"
Deidara : "Kayu bakarnya gimana un?"
Sasori : "Biar gue sama kugutsu-kugutsu gue yang bawa!"
Deidara : "Yaudah deh, un"
*FLASHBACK END*
Sasori : "Gitu ceritanya"
Pein : "Oh, yaudah, cepet bikin api unggun"
Sasori : "Oke deh"
Konan dan Itachi sedang sibuk memasak. Gak tau deh masak, apaan. Itachi ngambil pisau, Konan juga ngambil pisau, gak sengaja tangan mereka bersentuhan (kayak di pilem-pilem romens itu loh), Konan blushing, Itachi inget sasuke (?). Tiba-tiba Pein datang sambil bawa kampak!.
ItaKonan : "GLEKH" mereka nelen ludah, keringet dingin mulai bercucuran
Itachi : "Ampunnnnnnnnnnnn Pein-sama"
Pein : "Loh kalian berdua kenapa? Terusin masaknya, yang lain dah pada laper tuh!"
ItaKonan cengo…
Pein : "Hyaaat.."
Brakk…Kraaakk….Braak..Bruk.. ckiit,gdebluk,gubrakk.. aww (itu suara temen saia yang jatuh dari di depan rumah saia *sweatdrop*)
Ternyata Pein lagi motong kayu bakar yang gede…..
Tobi pulang dengan kelinci putihnya.
Konan : "Wah, tob hebat banget lo. Gimana caranya lo nangkep tu kelinci?"
Tobi : "Cuma dikasih lollipop rasa jeruk doang kok, dia langsung nyamperin"
Konan : *sweatdrop* "Yaudah, sini kita masak kelinci nya"
Tobi : "Enak aja senpai, kelinci ini mau Tobi pelihara"
Konan : "Hah, terserah deh"
Tobi : "Horeeeee, Tobi mau kasih nama kelinci ini Tobo!" Tobi lari-lari gaje lagi.
Di sungai, Kakuzu sedang memancing dengan uang sebagai umpan (?). Ikan-ikan yang mata duitan yah langsung nyamber, jadinya sudah hampir seember penuh Kakuzu dapet ikan. Pas waktu niat balik (pulang) ke tenda, ada suatu kain yang tiba-tiba terdampar di tepian sungai.
"Apaan nih?" kata Kakuzu, kain nya warna hitam ada motif awan merah, dia bawa kain yang mirip jubbah itu ke tempat mereka berkemah.
Kakuzu : "Aku pulang wahai teman seperjuanganku!"
All yang ada (?) : "NAJISSS"
Kakuzu : "hehehe, udah ah becanda nya. Oh iya, gue mau nanya ini apaan sih?"
Pein : "I..in..ini kan.."
Deidara : "E..elo da-dapet dimana ju..jubah ini?"
Kakuzu : "Oh tadi di sungai pas gue mancing"
All ( ) : "WHAAAATTT?"
TBC
Author : "Otak saya ngepul, dikit lagi kebakar! Tolong!
Konan : "Dasar author gak mutu"
Pein : "Hehehe kasian juga si author itu"
Tobi : "Senpai-senpai sekalian (yang dah baca), berhubung author ngerjain PR sambil bikin penpik, jadi otaknya konslet gitu, jadi kebakar!
Itachi : "Hah, kata si author, update chapter berikutnya gak bisa kilat, karena author suka banyak PR, dan.. em, kalo masih ada pertanyaan (tentang fic atau yang lain), salah pengetikan, ada kejanggalan, silakan Riview atau PM. Yang udah baca doang (silent reader) makasih, yang udah baca, riview, ngasih saran makasih banyak….
Special thanks : cake-kid airawliet, MTPG dan Sasa Kagaya…
Yang mau flame silakan biar saia lebih semangat lagi buat memperbaiki!
.
.
.
.
All chara : Riview yah, biar si author autis seneng!
