Disclamer :
Naruto milik Masashi Kishimoto
High School DxD milik Ichiei Ishibumi
The Yellow Of Destruction milik Perseus Cullen
Summary : Dia seorang manusia biasa dengan kekuatan yang tidak biasa. Seorang yang memegang kekuatan dari kedua orang terkuat. Seseorang yang diliputi kebencian karena orang tuanya dibunuh. dengan kekuatan besarnya akankah dia berhasil membunuh pembunuh kedua orang tuanya? {Bad Summary}.
Pair : Naruto x ?
Genre : Adventure, Supernatural, Fantasy
Rate : M
Warning : Typo, OC, OOC, alur berantakan, Jutsu buatan sendiri {Maybe}, Overpower!Naruto, Doujutsu!Naruto
" ABCD " berbicara
' ABCD ' batin
[" ABCD "] berbicara Biju/Sacred Gear
[' ABCD '] batin Biju/Sacred Gear
Note : Yosh! Akhirnya saya Update kembali!.
Dan juga terima kasih yang sudah me-Review, Follow, dan Fav cerita ini. Karena kalian saya jadi bersemangat untuk melanjutkan cerita ini.
Dan satu lagi balasan Review akan saya jawab di bawah cerita ini. Jadi tanpa menunggu lebih lama lagi mari kita mulai ceritanya. Enjoy. ^_^
.
.
" Remember 'Don't Like, Don't Read'! "
.
.
..:::STORY START:::..
Chapter sebelumnya :
" Shina-chan terima kasih kau sudah melahirkan anak kita aku mencintai kalian berdua " Ucapnya dengan bahagia. Shina yang melihatnya hanya tersenyum lalu bertanya pada Minato.
" Jadi Minato-kun apakah kau sudah menentukan nama untuk anak kita? " Tanya Shina kepada Minato. Minato yang mendengar nya hanya tersenyum dan mengangguk.
" Ya aku sudah menentukan nama untuk anak kita " Ucap Minato sedangkan dengan Shina dia hanya diam penasaran dengan Minato.
" Namanya adalah Namikaze Naruto " Ucap Minato sambil tersenyum yang membuat Shina juga ikut tersenyum.
.
Chapter 3 : Emergence of Old Enemies, Death, Meet With Predecessors
.
10 Tahun Kemudian...
Sudah sepuluh tahun Naruto lahir dan ditahun yang sama juga Minato dan Shina berbahagia dengan kelahiran putra mereka. Shina yang sangat berbahagia dengan putra pertama mereka dan Minato yang juga merasakan perasaan yang sama tapi yang lebih penting yang membuat nya sangat sangat berbahagia anaknya Naruto Namikaze dari dimensi Shinobi sudah kembali lahir.
Terlihat disebuah hutan terdapat rumah sederhana. Terlihat dihalaman rumah tersebut tampak sebuah keluarga kecil sedang bersantai santai. Di balkon rumah tersebut nampak pria dan wanita dewasa sedang duduk melihat anak mereka yang saat ini sedang bermain.
Terlihat penampilan seorang pria ini yang saat ini hanya menggunakan baju putih dengan celana putih dengan wajah tampan bermata Biru Shappire dengan rambut Pirang Jabrik yang menghiasi wajah tampannya.
Sedangkan dengan penampilan wanita ini juga menggunakan baju daster putih tapi dengan tambahan celemek hijau. Berwajah cantik berambut merah gelap dan bermata Violet.
Yap benar sekali mereka berdua adalah Minato Namikaze dan Shina Namikaze. Sedangkan dengan penampilan anak mereka saat ini terlihat anak mereka mempunyai rambut berwarna Pirang dan mempunyai mata Violet ibunya.
Dia saat ini memakai baju berwarna Putih polos dan memakai jaket berwarna Merah yang dibiarkan terbuka dengan menggunakan celana Hitam.
Nama anak ini adalah Naruto Namikaze yang sudah Berumur 10 tahun. Anak yang sangat Hyperaktif, Pantang Menyerah, dan Keras Kepala.
Nampak di kedua mata dua orang dewasa tersebut anak mereka yang sedang berlari- larian mengejar sekumpulan kupu kupu. Mereka berdua hanya tertawa melihat kelakuan anak mereka yang imut ini.
Tapi tiba tiba hawa berat menerpa rumah yang sederhana ini. Terlihat istri dan anak nya sedang bersusah payah untuk mengambil napas apalagi anak mereka yang saat ini sudah hampir pingsan. Hanya Minato yang masih berdiri walau dia harus bersusah payah.
Minato walau saat ini sedang dilanda hawa yang sangat kuat tapi dia masih sempat untuk berpikir. ' I-Ini hawa ini ... Madara Uchiha dan kelompoknya. Bagaimana mereka bisa mengetahui aku ada disini? Sial kenapa di saat saat yang seperti ini ' Batin Minato agak menggerutu.
Lalu tiba tiba dari arah barat muncul beberapa orang menatap mereka dengan tatapan angkuh. Mereka adalah Madara Uchiha dan geng. Minato yang melihatnya pun langsung bersiaga dengan pedang Kusanagi di tangan kanannya.
Shina yang melihat Minato menodongkan senjata nya pun bingung dan ingin bertanya tapi sebelum dia menggendong anaknya yang saat ini sedang melemah.
" Minato-kun kenapa kau menodongkan pedang mu pada mereka? Siapa mereka sebenarnya? Apa kau mengenalnya? " Tanya beruntun Shina kepada Minato. Minato yang mendengarnya pun langsung menjawab.
" Shina-chan apa kau ingat cerita ku pada saat kau ku selamatkan dari para Malaikat Jatuh itu. Tentang para musuh ku dari dunia ku itu mereka lah musuh kami di dunia ku itu, Madara Uchiha, Toneri Outsutsuki, Momoshiki Outsutsuki, dan Kinshiki Outsutsuki " Ucap Minato yang membuat mata Shina melebar karena terkejut.
" U-Untuk apa mereka kesini Minato-kun? " Tanya Shina masih terkejut. Hanya diam yang Minato lakukan.
" Mereka kesini karena menginginkan Juubi monster berekor sepuluh yang berada didunia ku. Monster yang memiliki kekuatan Dewa, dan sekarang monster itu berada ditangan ku dan mereka sekarang mengincar diriku " Ucap Minato. Shina kembali harus melebarkan matanya mendengar pernyataan tersebut. Madara yang mendengar nya hanya menyeringai.
" Ohh.. kau masih pintar seperti dulu ya Yondaime. Karena kau sudah mengetahui nya lebih baik kau berikan Juubi kepadaku atau kau akan mati kali ini Yondaime " Ucapnya yang masih mempertahankan seringaian nya.
" Tidak akan pernah ... tidak akan pernah ku biarkan kau mengambil Juubi ini dan melakukan kejahatan dengan kekuatan tersebut " Ucap nya dengan tegas. Toneri yang mendengar nya hanya mendecih.
" Cih kami sudah memberimu kesempatan tapi kau sudah menyia-nyiakan kesempatan tersebut. Jadi matilah kau! " Teriak nya yang langsung melesat menuju tempat Minato. Minato yang melihat nya pun langsung berwaspada.
Trankk.. trankk
Terdengar bunyi benturan antara pedang Kusanagi dengan tongkat hitam Toneri. Hanya kilatan lah yang terlihat antara adu pedang Minato dan Toneri. Madara yang melihatnya pun langsung membuat Heandseal.
" Katon : Gouryuuka no Jutsu " Bisik Madara yang setelahnya muncul Naga Api raksasa melesat kearah Minato dan Toneri. Minato yang melihat nya tentu terkejut dan dia pun menghilang dengan kilatan kuning dan muncul tidak jauh dari tempat nya bertarung dengan Toneri.
Dari depan nya dia melihat Toneri yang sepertinya juga berhasil menghindar mencak mencak tidak jelas.
" TEME kenapa kau melakukan itu, Kau mau membunuh ku ya. Sialan kau lihat saja nanti akan kubalas kau " Teriak tidak jelas Toneri. Madara yang melihatnya hanya cuek saja sedangkan dengan Momoshiki dan Kinshiki hanya menghela napas.
" Hah.. Kinshiki maju, habisi dia " Ucap Momoshiki memberi perintah. Kinshiki yang mendengar nya hanya mengangguk patuh lalu dia pun melesat dengan cepat.
Swuussshhh...
Terlihat Kinshiki yang muncul didepan Minato dengan membawa kapak merah ditangan nya. Minato yang melihat nya pun terkejut dan tidak bisa menghindar.
Zraaasshhh...
Bunyi suara tebasan dari kapak Kinshiki yang membelah Minato menjadi dua bagian. Shina yang melihatnya melebarkan matanya. Sedangkan dengan mereka yang melihat nya hanya bersikap santai karena yakin Minato belum lah mati.
Poofftthh...
Terdengar bunyi ledakan kecil disertai asap mengelilingi tempat Minato terbelah. Setelah asap menipis terlihat tubuh terbelah tadi berganti menjadi batang pohon yang terbelah. Shina yang melihatnya hanya bernapas lega.
" Heh keluarlah Yondaime aku tau kau belum mati " Ucap santai Kinshiki dengan kapak di tangan kanan nya.
Swuushh..
Dari hembusan angin tadi muncul Minato dengan kilat kuning nya sudah berada di samping Shina. Shina yang melihat nya pun bahagia karena melihat Minato benar benar masih hidup. Sedangkan dengan musuhnya mereka hanya diam menatap mereka dengan datar.
" Shina-chan bawa Naruto pergi dari sini. Aku akan menahan mereka disini " Ucap Minato dengan serius.
"T-tidak aku t-tidak a-kan mening-galkan-mu aku akan i-ikut bersamamu" Ucap Shina agak tergagap. Minato yang mendengar nya pun kembali berbicara.
" Apa maksudmu? Disini sangatlah berbahaya. Lebih baik kau pergi dari sini dan bawa Naruto bersamamu " Ucap Minato berusaha membuat Shina pergi dari sini.
" Tidak akan ... sudah kubilang aku akan ikut bersama mu. Tolong Minato-kun aku hanya ingin bersama mu, kita akan melawan mereka bersama sama " Ucap nya dengan mantap. Minato yang melihat kesungguhan Shina pun hanya menghela napas dan mengangguk.
" Hah baiklah kita lawan mereka bersama sama. Mohon bantuannya Shina-chan " Ucap Minato sedangkan Shina hanya mengangguk lalu masuk sikap waspada.
" T-Tunggu tapi bagaimana dengan Naruto-kun? Kita tidak bisa melawan mereka dengan Naruto-kun disini " Ucap Shina agak khawatir. Minato yang mendengar nya pun membuat Heandseal.
" Fuin : Kiiroi Kekkai no Jutsu " Ucap Minato dan setelahnya kubah kuning muncul mengurung Naruto. Shina yang melihat nya hanya tersenyum.
" Kapan kau menciptakan Jutsu ini Minato-kun? " Tanya Shina kepada Minato. Ya Shina mengetahui kekuatan Minato dan bahkan dia juga tau semua jurus jurus Minato.
" Ohh.. dua tahun yang lalu aku menciptakan Jurus ini " Ucap Minato yang menjawab pertanyaan istrinya. Dari kejauhan Madara dan geng kini hanya menatap mereka dengan kesal apalagi kini Madara sudah mengaktifkan Eternal Mangekyou Sharingannya.
" Hey kalian beraninya kalian mengacuhkan kami, awas saja, kalian berdua akan mati karena mengacuhkan kami ditambah anak kecil itu juga akan mati karena anak itu mirip seperti Naruto di dunia Shinobi! " Teriak Toneri dengan perempatan didahinya.
" Huh baiklah. Hm Shina-chan kau sudah siap? " Tanya Minato dengan pedang nya didepan dadanya. Shina hanya mengangguk dengan dikedua tangan nya muncul aura- aura hitam.
Melihat anggukan Shina Minato pun langsung berlari dengan kecepatan tinggi menuju tempat nya Madara berdiri. Tapi sebelum sampai didepan Madara muncul Kinshiki dengan kapak merah nya.
Trannkk...
Adu senjata pun tak terelakkan. Terlihat tidak ada yang ingin mengalah di sesi adu pedang ini. Tapi tiba tiba dari samping Minato muncul Toneri dengan tongkat hitam nya yang siap di ayunkan ke kepalanya.
Karena tidak ingin terkena serangan tersebut Minato pun langsung menghilang dengan Hiraishin nya.
Ditempat Shina terlihat dia saat ini hanya berdiam diri melihat musuhnya yang juga masih berdiri dalam diam. Madara yang bosan hanya berdiam diri pun langsung melancarkan serangannya.
" Katon : Goukakkyuu no Jutsu " Ucap Madara dan dari mulut Madara pun muncul Bola api raksasa yang mengarah ke Shina. Shina yang melihatnya pun langsung melancarkan jurusnya.
" Black Hole Sucking " Ucap Shina yang setelahnya didepan nya muncul bola hitam yang menghisap serangan milik Madara. Madara yang melihatnya hanya mendecih melihat serangannya berhasil ditahan. Shina yang melihat jurusnya berhasil pun langsung melancarkan jurusnya yang lain.
" Attack Fire Ball! " Teriak Shina lalu didepan Shina pun muncul lingkaran sihir yang memuntahkan sihir api yang melihat nya hanya menyeringai.
" Amaterasu " Ucap Madara lalu mata kanan Madara pun mengeluarkan darah dan setelahnya muncul api hitam dan membuat kedua api itu beradu. Tetapi sepertinya Shina harus kembali menerima serangan karena api nya kalah dengan api Madara.
" Black Hole Sucking " Ucapnya yang lagi lagi menghisap serangan Madara. Shina yang melihatnya pun mengembalikan kedua serangan Madara tadi.
" Attack Black Hole " Ucap Shina menyebutkan nama jurusnya.
Zruutt..
Dari atas Madara dan Momoshiki muncul lubang hitam yang memuntahkan kedua serangan Madara tadi.
Madara yang melihatnya pun terkejut tapi kembali ekspresi itu digantikan dengan seringaian yang memuakkan begitupula dengan Momoshiki yang sama ekspresi dengan Madara.
Buummm...
Bunyi ledakan atas serangan tadi. Shina yang melihatnya hanya tersenyum walau dia saat ini sudah kelelahan.
Setelah asap menipis Shina terkejut karena musuhnya masih hidup dan yang membuatnya tercengang adalah musuhnya yang berambut hitam sekarang berada di atas makhluk astral berwarna biru dan yang satu lagi sedang menghisap serangan tadi.
Ditempat Minato saat ini dia sedang kewalahan melawan mereka berdua. terlihat banyak sekali luka yang berada ditubuh Minato, sedangkan musuhnya juga banyak luka ditubuhnya.
Trannkk..
Bunyi benturan pedang tersebut mengalun dihutan tersebut tapi mereka segera mengalihkan pandangan nya ketika hutan disebelah timur rata dengan tanah karena ulah makhluk astral berwarna biru.
Minato yang mengetahui makhluk apa itu pun terkejut dan dia pun segera menghilang dengan Hiraishin nya menuju tempat makhluk astral tersebut.
Ditempat Shina terlihat ditubuhnya terdapat luka luka yang parah. Dia saat ini sedang bertarung dengan makhluk astral tersebut dan pria berambut putih.
Dia terlihat kesal karena serangannya berhasil ditahan apalagi pria berambut putih tadi kerjaan nya hanya menghisap serangannya tiba tiba disampingnya muncul suaminya dengan keadaan yang sama sepertinya.
" Minato-kun kenapa kau ada disini? Bagaimana dengan musuhmu? Apa mereka sudah kalah? " Tanya beruntun Shina kepada Minato.
" Hm aku meninggalkan mereka karena aku sangat khawatir padamu " Ucap nya dengan nada khawatir. Shina yang mendengar nya hanya tersenyum senang karena suami nya ternyata sangat lah khawatir pada nya.
" Hm Minato-kun terima kasih karena kau mengkhawatirkan ku tapi tenang saja aku akan mengalahkan mereka " Ucap penuh percaya diri Shina. Minato yang mendengar nya hanya tersenyum miris.
" Hm Shina-chan kau tidak akan pernah bisa mengalahkan nya saat dia sudah memasuki mode itu. Apa kau tau makhluk itu bisa menghancurkan sebuah gunung dengan pedangnya jika dia mau " Ucap Minato yang membuat Shina terkejut.
" A-Apa itu benar? " Tanya tergagap Shina. Minato hanya mengangguk sebagai tanda jawaban. Shina yang melihatnya pun hanya diam saja.
" Lalu sekarang kita harus bagaimana Minato-kun? " Tanya khawatir Shina. Minato yang mendengar pertanyaan tersebut hanya diam termenung. ' Apa ini saat nya aku memasukkan bola hitam ini ke dalam tubuh Naruto-kun? Sepertinya ini memang waktunya ' batin Minato lalu dia pun mengeluarkan sebuah bola kristal hitam dari gulungan penyimpanan nya dan masuk kedalam kekkai kuning tersebut bersama dengan Shina.
" Minato-kun apa yang akan kau lakukan? " Tanya Shina. Minato hanya diam sambil berjalan ke depan ketempat anaknya berbaring. Setelah sampai Minato pun segera membuat Heandseal untuk menyegel benda ini kedalam tubuh Naruto.
"Minato-kun apa yang akan kau lakukan? Jawab aku Minato-kun! " Teriak Shina. Minato yang selesai membuat Heandseal pun segera menjawab.
" Aku akan memasukkan bola ini kedalam tubuh Naruto " Ucap Minato. Shina yang mendengar nya pun terkejut.
" Apa! Kau ingin memasukkan monster itu kedalam tubuh Naruto-kun. Tidak akan .. tidak akan kubiarkan kau melakukannya! " Teriak Shina mencoba menggagalkan rencana Minato. Sedangkan dengan Madara dan geng mereka hanya geram dan mencoba merusak kekkai ini tapi tidak berhasil.
" Dengar Shina aku melakukan ini karena aku percaya pada Naruto kalau dia akan berhasil melatih kekuatan nya ini! Karena aku sebagai ayahnya percaya dia bisa " Ucap tegas Minato.
" T-Tapi kenapa .. kenapa harus anak kita? " Tanya Shina agak bersedih. Minato hanya tersenyum.
" Bukannya sudah kubilang aku sebagai ayahnya percaya dia bisa mengendalikan monster ini suatu hari nanti " Ucapnya dengan tersenyum.
" Dan satu lagi... " Ucap Minato lalu dia pun menempelkan tangannya ke kepala Shina dan Shina harus kembali dibuat terkejut karena dia mendapatkan ingatan Minato saat berada di dimensi nya.
" J-Jadi ini.. " Ucapan Shina hanya menggantung karena terlalu terkejut menerima fakta tersebut.
" Ya kau sudah tau semuanya jadi kumohon " Mohon Minato kepada Shina. Shina yang awalnya terdiam pun akhirnya mengangguk tanda dia setuju. Minato yang melihatnya pun tersenyum dan melakukan Heandseal terakhir.
" Fuin : Hirojoku no Fuin " Ucapnya yang setelahnya dari tubuh Naruto mengeluarkan aura berwarna hitam karena proses penyegelan. Setelah beberapa menit akhirnya segel telah selesai. Kubah itu pun juga sudah menghilang.
Melihat ini Madara pun tidak ingin buang buang waktu langsung turun kebawah ketempat Minato dan keluarga.
" Sialan kau Minato kau sudah memasukkan Juubi kedalam tubuh anakmu sendiri! " Teriak Madara tapi dia kembali menyeringai.
" Hm tapi aku akan mengekstrak kembali Juubi dari tubuh anakmu " Ucapnya masih menyeringai. Minato yang mendengar nya pun juga menyeringai.
" Heh Madara apa kau tau Juubi tidak akan bisa di ekstrak karena Juubi akan tetap selamanya berada ditubuh Naruto karena segel yang aku pakai adalah segel permanen dimana seseorang tidak akan bisa mengeluarkan Juubi yang ada didalam tubuh anakku " Ucap nya yang membuat Madara murka.
" Sialan kau Minato. MATI KAU! " Teriak nya lalu dia pun langsung menyemburkan apinya ke tubuh Minato dan Shina. Minato yang melihatnya hanya pasrah karena sudah kehabisan Chakra begitupa dengan Shina yang sudah kehabisan energi nya. Tapi mereka masih sempat melindungi Naruto.
Zruuusshh...
Terlihat kobaran api yang membakar tubuh Minato dan Shina. Setelah beberapa saat api menghilang dan digantikan dengan abu.
Madara yang sudah terlanjur murka pun mencoba membunuh Naruto tapi dari tubuh Naruto muncul sulur sulur kayu mencoba menangkap mereka. Dan dari ketiadaan muncul naga air bersiap menyerang dan banyak lagi serangan. Yap betul ini ulah para pendahulu Shinobi.
Setelah bola kristal itu masuk ketubuh naruto maka akses para pendahulu dengan dunia bisa terhubung walau hanya kekuatan saja tidak dengan jiwa. Tapi mereka bersyukur bisa melindungi reinkarnasi Naruto.
Madara yang melihat semua serangan tersebut hanya menggeram.
" Kita kembali " Perintah Madara. Mereka yang mendengar nya mencoba protes tapi mereka harus kembali diam saat Madara menatap mereka dengan Rinnegan nya. Karena tidak ingin masalah bertambah runyam mereka pun langsung pergi dari sana.
Setelah kepergian mereka serangan serangan tadi pun menghilang dan aura hitam ditubuh naruto pun menghilang. Dan pada saat itu Minato Namikaze dan Shina Namikaze dinyatakan Tewas.
.
Mindscape On...
.
Disebuah tempat asing Naruto kecil terbangun. Dia dibuat terkejut karena dia merasa asing dengan tempat ini tapi dia segera mengalihkan pandangannya saat dia melihat cahaya berwarna merah diujung sana.
Karena merasa penasaran dia pun pergi ketempat cahaya tersebut. Setelah sampai di tempat cahaya tersebut dia pun melihat banyak sekali orang yang menatap nya dengan senyuman. Karena bingung dia pun bertanya.
" Kalian siapa? " Tanya Naruto kecil yang membuat mereka tersenyum. Seseorang yang berambut kuning dipaling depan pun menjawab.
" Selamat datang wahai Reinkarnasiku " Ucap nya yang membuat nya terkejut.
.
To be continued
.
Halo Readers-san ketemu lagi bersama saya . jadi bagaimana dengan Chapter kali ini bagus kah? Jelekkah? Atau biasa biasa saja? Tapi itu terserah pada Readers-san menilai nya.
Dan juga tentang jurus jurus diatas itu jurus buatan saya sendiri semoga saja kalian semua bisa menerima nya. Dan satu lagi Chapter kemarin saya lupa untuk menjawab Review jadi sekarang saja saya jawab.
Review non-Login :
Candrakillerz28 : Hahaha terima kasih ya gan dan sip dah
DeniTria : Yap anda benar sekali Vak
Date Uzumaki Ryumune Otsutsuki : Sip dah Gan
Numpang lewat : Yap anda benar sekali namanya ibunya memang Shina dan bukan Kushina dan tentang Kushina jadi pair lihat aja nanti gan
Oke segitu saja dulu ya Reader-san maaf jika tidak semuanya saya jawab tapi semua review agan sudah saya baca semua kok.
Dan juga saya mohon untuk para Readers-san untuk memberi saran dan kritik pada cerita ini bagus atau tidaknya karena setidaknya saya tahu letak kesalahan saya. Jadi saya harap para reader-san yang sudah membaca tolong luangkan sedikit waktu untuk me-Review cerita ini.
.
Mungkin hanya itu yang bisa saya sampaikan sampai ketemu di Chapter selanjutnya di TYOD {Re-Make}.
.
Saya Perseus Cullen pamit. Salam Fanfiction. ^_^
.
Perseus Cullen Log-Out
