KOOKV

KITTEN!TAE

DOM!JUNGKOOK

.

.

.

Cerita ini berisi konten dewasa dan boy x boys! Bagi yang tak suka harap segera menekam tombol back sebelum muntah(?) p;ease dont be silent reader~!

.

.

.

.

.

.

.

Cerita ini pure hasil pemikiran chobun! Jika ada kesamaan alur cerita dan tokoh mohon dimaklumi karna saya juga terinpirasi dari cerita author lain. Tapi keseluruhan cerita sekli lagi murni dari pemikiran saya

.

.

.

.

This is my second fanfiction!

Hope you like it!

Happy reading!!

.

.

.

.

.

.

"Tae, biar kutebak. pasti kau lupa kalau semalam aku belum mengeluarkan penisku dari analmu bukan? kau membuatnya bangun tae. jadi maukah kau menidurkannya? Daddy dengar, morning sex sangat bagus untuk pertumbuhan kitten hybrid junior sepertimu." ucap jungkook sensual dan setengah berbisik. Jadi kalian sudah tau jawabannya bukan? Kini taehyung masih menatap jungkook yang menyeringai dan memekik tertahan kala permintaannya diiyakan oleh taehyung. "ahhh- daddyh~." kemudian lenguhan , erangan serta suara kecipak khas orang bercinta kembali terdengar dari kamar sang CEO JEON yang sexy nan mengagumkan itu.

BAB IV

MANSION JEON, 12;00 PM KST

Siang ini, taehyung masih terbaring diranjang sang master dengan raut lelah kentara dan jangan lupakan cara tidurnya yang melebarkan kaki yang ditutupi selimuti itu. kalian pasti bertanya bagaimana bisa bukan? biar kukatakan, ini semua perbuatan Yang Mulia Jeon Jungkook yang terus menggoyangkan dan menyodok hole taehyung hingga pukul 10 pagi. APA 10 PAGI?!?! Kalian terkejut bukan? bahkan akupun terkejut kenapa Jeon -MESUM- Jungkook itu begitu gila?! bayangkan jika kau ada diposisi taehyung?!? baru semalam kau dibobol hingga pukul 05 pagi, lalu saat pagi tiba kau kembali dibobol hingga pukul 10 pagi!?!kurasa jungkook harus sesegera mungkin dibawa ke ahli kesehatan dan kejiwaan agar dia berhenti melakukan itu. kalian pasti setuju bukan denganku? ah- pasti tentu saja tidak. bukankah tujuan kalian membaca ini karena ingin melihat jungkook membobol taehyung bukan? jadi kurasa kalian tak akan setuju jika jungkook sembuh, benar? baiklah kalian menang! sekarang kembali pada sosoko manis bertelinga dan berekor kucing berwarna putih itu tampak nyenyak terlelap, ah- lebih tepatnya masih nyenyak sebelum...

"eunghhh~" taehyung melenguh saat merasakan ada benda kenyal kembali menyapa pipinya.Tangan mungilnya mendorong pelan wajah sang pelaku yang tak lain tak bukan adalah Jeon Jungkook yang entah sejak kapan tengah terduduk sembari mengecupi pipi taehyung dengan setelan jas dan rambut yang benar-benar mengagumkan itu. Ya, stelah acara -mari menyetubuhi taehyung- tadi pagi, jungkook segera bergegas pergi kekantor untuk meetingnya yang tentu saja penting tapi sepertinya kini meeting itu tak lebih penting dari kitten hybrid manis dan sexy miliknya. Jungkook terkekeh saat melihat taehyung sesekali mengusap pipinya kesal lalu memberengutkan bibirnya lucu dengan mata terpejam, sungguh! jungkook dibuat gemas sekaligus -ekhem- horny -ekhem- oleh tingkah taehyung. Jungkook menggeleng pelan saat pikiran kotor kembali memenuhi kepalanya, dia memilih beranjak dari ranjang dan mengganti pakaiannya sebelum ia melakukan hal yang "iya-iya" pada taehyung.

"Eung, daddy?."ucap taehyung kala ia membuka mata dan tak menemukan jungkook disampingnya. Taehyung pun bangun dan duduk diranjang sembari mengusap-ngusap kedua matanya, menatap sekeliling layaknya anak kecil mencari orang tuanya.

"Daddy~ hiks." isak taehyung kala tak menemukan sosok daddynya. -ceklek- pintu kamar mandi terbuka lalu menampilkan sosok jungkook yang baru saja mengganti pakaian kerjanya. Jungkook terperangah, lalu sesegera mungkin memeluk taehyung, kenapa memeluk taehyung? Karna saat jungkook keluar tadi ia disajikan pemandangan taehyung dengan wajah memerah menahan tangis, hidungnya memerah, bibirnya melengkung sedih, dan sudah siap untuk menangis maka dari itu jungkook secara refleks berlari memeluk kitten manisnya itu.

"Psshhh, tenang sayang daddy disni. Jangan menangis."ujar jungkook terus mengusap punggung kucing manisnya itu. Isakan taehyung terhenti saat merasakan usapan dipunggungnya, tangan mungilnya memeluk tubuh jungkook cukup erat. Tak lama, taehyung mendongakan kepalanya dan menemuka jungkook tersenyum melihatnya.

"Sudah berhenti terisak heh? Kenapa kau menangis eum? Merindukan daddy sayang?."ujar jungkook kini merubah posisi taehyung terduduk dipangkuannya. Taehyung sedikit tersentak saat tubuh rampingnya terangkat dan kembali terhempas di pangkuan jungkook dengan lengan kekar jungkook memeluk pinggangnya posesif. Taehyung mengerjapkan matanya bingung, namun tak berapa lama menampilkan ekspresi sedihnya.

"Tae,tak menemukan daddy sangat bangun! Tae tak suka sendirian daddy~."rajuk taehyung mengerucutkan bibirnya imut.

Jungkook menggigit bibir dalamnya gemas lalu beralih mengecup pelan hidung taehyung,

"maafkan daddy tae, pagi-pagi tadi daddy ada pekerjaan penting di kantor, jadi daddy harus meninggalkan tae. Lagipula, tae juga terlihat lelah dan nyenyak saat tidur. Daddy tidak tega membangunkan tae. Jadi maafkan daddy ya?."jelas jungkook dengan sabar. Taehyung memandangnya sedikit bingung

lalu mengangguk pelan mengiyakan perkataan jungkook. "Ah– , apa tae lapar? Tae ingin makan sesuatu?."ujar jungkook mengusap pipi taehyung. Taehyung menggeleng samar lalu mempoutkan bibirnya,

"Aniya, tak inigin. Perut taetae masih terasa penuh karna daddy!."serunya mengusap perut rata itu mengutarakan apa yang ia rasakan. Jungkook terkekeh pelan lalu mengusak rambut taehyung lembut.

"Jadi perutmu penuh eum? Baiklah baiklah, bagaimana kalau sekarang kita pergi keluar saja? Karena kau menjadi anak baik dan penurut semalam daddy akan membelikanmu pakaian dan apapun yang kau inginkan hari ini."ujar jungkook terkekeh pelan.

Taehyung melebarkan senyumnya lalu mengangguk semangat membuat helaian surai coklatnya bergerak lincah, "Benarkah? Yeay! Kajja kita pergi daddy! Kajja! Kajja!."taehyung berseru sembari melompat-lompat kecil dipangkuan jungkook. Sekali lagi, jungkook dibuat gemas oleh tingkah laku taehyung.

Jungkook lantas mengangkat tubuh ramping taehyung dan menurunkannya lalu bergegas bangkit untuk mengambil pakaian untuk taehyung. Taehyung memiringkan kepalanya bingung kala melihat jungkook, paham dengan gerak-gerik sang kitten itupun, jungkook lantas mengambil hoodie warna hitam miliknya dan celana levis yang bisa dibilang sudah tak ia kenakan karna menyusut. Menyusut? Kurasa tubuhmu saja yang berkembang terlalu cepat jungkook-ssi.

"Nah, kcepat pakai ini. Daddy akan menunggu diluar okay? Cepat ganti dan kita akan segera membeli kebutuhanmu."ujar jungkook lembut lalu meninggalkan taehyung yang tadi hanya menjawab celotehnya dengan cengiran kotak miliknya dan anggukan kepala yang bersemangat. Taehyung dengan cepat mengganti pakaiannya lalu bergegas menuju jungkook yang tengah meminum air putih miliknya.

"Daddy.. tae sudah berganti pakaian kajja berangkat!."ujarnya berlari menuruni tanggga, jungkook menoleh kesumber suara lalu tanpa sengaja menyemburkan minumannya. "A-anda tak apa tuan?."ujar salah satu maid menghampiri jungkook lalu memberikan serbet bersih yang kemudian jungkook gunakan untuk mengusap mulutnya yang basah karna penampilan taehyung.

Taehyung yang tak paham pun hanya memiringkan kepalanya sembari menatap jungkook. "Apa ada yang salah dengan penampilan tae, daddy?."tanyanya seraya mengangkat kedua tangannya lalu melirik dirinya sendiri.

"Tak ada yang aneh dari tae."gumamnya lalu mengalihkan pandangannya pada jungkook yang senantiasa menatapnya dengan tatapan lapar. Jungkook menggeleng cepat membubarkan segala fantasi liar yang sudah mulai tertulis dengan scenario seliar mungkin, dia mencoba mengembalikan ekspresinya dan berdehem pelan.

"Ekhem, tidak. K-kau sangat manis. Daddy hanya terkejut melihat kau sudah ada didepan d-daddy tadi."ujarnya sedikit terbata. Bagaimana tidak? Taehyungnya kini tengah menatapnya benar-benar polos. Terkutuklah segala nafsu birahi dan kepolosan yang diberikan taehyung, jungkook bersumpah akan membuat kitten manisnya ini kembali mendesah dikungkungannya jikalau saja ia tak berkata akan memberinya hadiah sekaligus ekspresi taehyung yang terlihat senang.

"Jadi, apa kita akan berangkat sekarang daddy?."tanya taehyung membuyarkan lamunan jungkook.

Jungkook tersenyum lalu menggandeng tangan taehyung mengajaknya berjalan keluar rumah. Ia membukakan pintu mobil untuk taehyung lalu dengan segera taehyung pun masuk dan mendudukan dirinya didalam sana, begitupun dengan jungkook yang dengan segera berjalan menuju kemudi. Ia telah didalam, memasang safetybeltnya sendiri lalu membuka kaca mobil dan berbicara dengan sopirnya yang tadi ia perintah untuk tetap berada dirumah. Ya, hari ini jungkook ingin membawa sendiri mobil sport hitam kesayangannya, ia melirik sekilas taehyung yang sedikit kesusahan memakai safetybeltnya, darimana jungkook tahu? Bagaimana tidak? Coba kalian lihat sekarng taehyung tengah mempoutkan bibirnya lalu jemari kecil dan letiknya tengah mencoba memasang safetybelt yang tak kunjung bisa. Dia mendesah kesal lalu memandang jungkook yang terkekeh,

"Begini saja tak bisa eum? Arraseo, kau hanya perlu melakukan ini dan.. voila sudah terpasang."ujar jungkook tersenyum saat ia memsangkan safety belt taehyung. Taehyung tersenyum lebar lalu mengecup sekilas pipi jungkook,

"Terimakasih daddy!" pekiknya senang. Tolong ingatkan jungkook kalau saat ini dia ingin pergi kesebuah toko untuk membeli baju taehyung, kalau tidak kalian tahu pasti apa yang akan jungkook lakukan pada taehyung sekarnag juga.

Tak mengunggu lama, jungkook segera menyalakan mesin mobilnya lalu menjalankan kuda besi itu menuju toko baju langganan jungkook. Hanya butuh waktu sekitar 25 menit untuk sampai di toko itu. Jungkook memarkirkan mobil mewah itu tepat di depan toko lalu mematikan mesin mobilnya.

"Nah kita sampai kajja turun."ujarnya kala ia selesai melepas safety beltnya lalu membuka pintu mobilnya, merasa tak mendapati jawaban jungkook pun menoleh dan kembali mendapatkan taehyung tengah kesusahan melepas sabuk yang menjaganya tadi. Jungkook kemabli terkekeh lalu dengan cekatan melepas sabuk pengaman taehyung lalu mengusak rambut taehyung kembali.

"sudah, kajja turun."ujarnya lalu ia pun lantas keluar dari mobilnya yang kemudian disusul oleh taehyung. Taehyung menunduk disepanjang jalan memasuki toko itu, jungkook yang paham akan situasi itu pun menarik taehyung mendekat lalu menggenggam tangan taehyung lembut. Taehyung merasa nyaman dan ikut tersenyum lalu ikut menggemgam tangan jungkook dan mengikutinya.

-Skip-

Saat ini jungkook dan taehyung tengah berada diperjalanan pulang, setelah tadi jungkook dengan semangatnya memilihkan baju yang menurutnya cocok dengan taehyung. Tepat dibelakang tempat duduk mobil jungkook kini telah berisi berbagai macam perlengkapan yang taehyung butuhkan. Ada sekitar 12 kantong berisi keperluan taehyung, 12? Oh- jangan tanyakan kenapa bisa sebanyak itu pada jungkook.

Flashback

Jungkook dan taehyung kini telah selesai berbelanja pakaian yang akan dikenakan oleh taehyung. Banyak? Tentu saja, jungkook bahkan hampir memborong seluruh pakaian yang ada di toko ini hanya untuk taehyung. Errr.. mungkin ini cukup berlebihan. Selepas berbelanja pakaian, jungkook kini membawa taehyung menuju mall yang tak jauh dari toko pakaian tadi. Jungkook sengaja membawa taehyung kesini untuk membeli peralatan mandi dan benda yang taehyung inginkan. Baru saja memasuki mall itu, taehyung sudah menatap takjub gedung besar yang saat ini ia masuki, mata kucingnya bergerak kesana-kemari mengamati apapun yang ada.

"Taehyung, ayo kesana kita beli peralatan mandimu dulu."ujar jungkook yang dihadiahi anggukan dari taehyung. Jungkook dan taehyung memilihnya, satu hal yang jungkook tau tentang kitten manisnya bertambah, yaitu kitten manisnya ini sangat menggilai warna biru. Coba kalian lihat, handuk berwarna baby blue, lalu sikat giginya dan juga bathrobe baby blue. Jungkook menggeleng samar melihat tingkah taehyung, baru saja ia ingin membuka mulut taehyung telah berlari menuju tempat aksesoris, mata kucingnya menangkap sebuah choker berwarna hitam dengan lonceng emas menghiasi choker itu.

"Daddy, tae boleh ambil ini?."tanyanya pada jungkook yang tengah berjalan mendekat. Jungkook mengusak surai itu pelan, "kau suka itu?."tanya jungkook dan dijawab anggukan kepala oleh taehyung.

"Baiklah kau boleh mengambilnya."ujar jungkook dan dibalas pekikan senang dari taehyung seraya melompat-lompat kegirangan. Taehyung mengambil chokernya itu lalu menggambungkannya dengan peralatan miliknya yang lain didalam troli.

"sudah? Atau ada yang ingin kau beli lagi?."tanya jungkook sembari mendorong kembali troli yang bisa dibilang ckup penuh itu. Taehyung menatap jungkook takut-takut, "Boleh, taetae membeli yang lainnya?"tanyanya pelan dan dibalas anggukan kepala jungkook.

Dan mulai saat itulah jungkook menyesal mengatakan iya pada taehyung karna kitten manisnya itu membeli semua perlengkapan yang membuat jungkook menahan nafasnya karena merasa sesak dibagian bawah. Kalian ingin tau apa yang dibeli taehyung? Mari kita lihat, didalam itu ada 5 jenis choker berbeda warna dengan hiasan yang berbeda jga, ada bandana berbentuk telinga kelinci berwarna putih disana, lalu juga taehyungnya membeli kemeja kebesaran berwarna putih polos yang ckup berbayang yang ntah bagaimana kucing manisnya itu bisa melihat kemeja itu, lalu taehyung juga meminta peralatan make up yang katanya ingin taehyung gunakan untuk merias dirinya sendiri. Dan banyak lagi benda-benda tak masuk akal yang taehyung beli. Dan kalian tau apa yang ada dipikiran jungkook saat ini? Ah- kalian pasti tau bukan? Baiklah kita biarkan jungkook berkelana dengan segala pikirannya tentang taehyung kali ini dan biarkan juga jungkook dengan tabah membawakan semua belanjaan taehyung kedalam mobil.

Flashback off.

Dan begitulah kurang lebih penjelasan tentang bagaimana bisa kantong itu bersarang di mobil jungkook saat ini. Jungkook masih mengendarai mobil sport hitam kesayangannya menuju kembali kerumahnya. Sesekali jungkook melirik ke arah taehyung yang masih sbuk dengan choker hitam yang terpasang dilehernya, taehyung terlihat sesekali terkekeh karena membunyikan lonceng dilehernya, jungkook tercekat melihat taehyung yang terlihat begitu errrr.. kalian pasti tau. Kan jungkook jadi tidak fokus menyetir kalau begini. -abaikan itu- Kembali pada jungkook yang masih setia dengan segala fantasi liarnya, taehyung menatap jungkook yang tampak berpeluh. Tangan kecilnya terulur untuk mengusap buliran keringat jungkook, jungkook menoleh dan mendapati wajahnya ckup berdekatan dengan taehyung. Jungkook menelan salivanya tersendat lalu dengan segera kembali memfokuskan diri kembali untuk menyetir, taehyung yang melihat itu pun hanya terkekeh pelan lalu dengan segera mengahadap kekaca mobil lalu menatap kesana. Taehyung terpekik pelan kala netranya menangkap makanan yang ia suka, ya apalagi kalau bukan eskrim. Jungkook yang terkejut dengan segera menepikan mobilnya lalu dengan segera menatap lamat-lamat kucing manisnya itu.

Merasa diperhatikan taehyung pun menoleh dan menatap jungkook dengan mata penuh binar. "Ada apa tae? Kenapa kau terpekik begitu? Kau ingin sesuatu?."tanya jungkook kala melihat ekspresi berbinar milik taehyung.

Satu hal yang jungkook tau tentang kebiasaan taehyung lainnya selain polos, penggila warna biru, penggila eskrim, taehyung juga memilki kebiasaan bertingkah imut jika sedang menginginkan sesuatu. Terbukti dari berbinar dan anggukan semangat yang diberikn oleh taehyung. Jungkook yang paham pun sgera turun dan berputar menuju sisi lain taehyung berada, jungkook membuka pintu mobilnya dan mengusak rambt taehyung sayang.

"Jadi, kitten manis daddy ingin eskrim rasa apa eum?."tanyanya lembut, taehyung nampak berpikir. Ah- itu terlihat karna si manis kini tengah mengetuk-ngetuk dagunya dengan raut wajah menggemaskan, errr.. jungkook jadi gemas sendiri dengan tingkah laku taehyung. Puas dengan berpukir kini taehyung mulai membuka suara,

"Tae ingin eskrim yang semalam diberikan oleh daddy! Tae ingin eskrim yang sama daddy! Ayo belikan-ayo belikan!."ujar taehyung semangat.

Jungkook tersedak ludahnya sendri saat mendengar penuturan polos taehyung, jungkook tersenyum aneh kepada taehyung. Tangannya terulur mengusap pelan pipi taehyung yang sukses membuat pipi sang empunya memerah tomat.

"Sayang, kau tak dapat membeli eskrim yang daddy berikan, maksud daddy hmm.. ahh lupakan intinya hanya daddy yang mempunyai eskrim itu hanya daddy yang punya, mengerti sayang?."ujar jungkook kala melihat ekspresi aneh taehyung seolah-olah bingung. Taehyung mengangguk meskipun sebenrnya ia tak seutuhnya paham.

Jungkook yang gemas akhirnya mencubit pipi taehyung dan terkekeh, "Bagaimana kalau rasa coklat? Tae pasti akan suka."tawar jungkook, taehyung mgerucutkan bibirnya lalu mengangguk patuh, sekali lagi jungkook dbuat gemas dengan tingkah taehyung.

Tanpa banyak babibu jungkook pun sgera bergeser pergi untuk membelikan eskrim rasa coklat. Hanya butuh waktu 10 menit, kini jungkook sudah kembali dengan semangkuk eskrim ditangannya. Taehyung memekik senang lalu tangannya mengayun-ngayun diudara meminta eskrim yang berada pada genggaman jungkook.

"Give me a kiss first, dear."ujar jungkook menggoda taehyung, yang pada dasarnya sudah tak sabar taehyung pun langsung mengecup pipi jungkook sekilas lalu kembali meraih eskrim ditangan jungkook.

"Daddy cepat berikan! Ish taetae kan sudah mencium daddy! Jadi ayo berikan eskrimnya!." Oh oh ow rupanya si manis tengah merajuk, jungkook terkekeh lalu dengan segera mengecup bibir taehyung lalu memberikan eskrim itu pada taehyung,

"Ya ya ya, itu eskrimmu. Dasar tak sabaran."ujar jungkook gemas. Taehyung terkekeh melihat raut kesal sang daddy, ia memakan eskrim itu lamat-lamat, jungkook hanya dapat tersenyum tipis melihat tingkah taehyung lalu dengan segera kembali menempatkan dirinya kekursi mengemudi setelah tadi menutup pintu taehyung. Jungkook mulai memasang sabuk pengamannya dan menyalakan mesin kembali lalu dengan segera mengendarai mobil sportnya menuju mansion megah miliknya.

Jungkook hanya sesekali melirik taehyung yang asik memakan eskrimnya layaknya anak kecil, tangannya juga terulur ntuk mngusap ujung bibir taehyung yang belepotan oleh eskrim. "Nah kita sam...pai."ujar jungkook sedikit tertunda karna ...

Tbc!

EHEHEHEHE HELLO CHO BALIK LAGI!

HUWEEEEE MAAFKAN KETERLAMBATAN FF INI! DRAFTNYA ILANG GUYS TT DAN LEBIH BODOHNYA LAGI NGGACHO SAVE KE WORD TT DAN LEBIH BODOHNYA LAGI INI NGGA SESUAI SPOILEEEER KEMARIN HUWEEEEEEEEEEEEEEEE :"(( MAAFKAN CHO!!

MASIH ADA YANG MANTENGIN FF INI? SEMOOGA KALIAN SUKA YAA! MAAF MENGECEWAKAN DAN CHO USAHAKAN NEXT CHAP STERUSNYA!!

DAN KALIAN TAU?!?! TAETAENYAAAA CHO MAKIN GANTENG DI MV NOT TOOODAAAAAY OMO ~

HEHEHEHEHEHE DAN GUYS INI CHAP TERPANJANG YANG CHO KETIK! 2575WORDS GILS GILS WKWKWKW JADI TOLONG BERIKAN COMMENT YANG MEMBUAT CHO SEMANGAT!! BKANNYA GILA VOMMENT YA SAYANG, TAPI VOMMENT KALIAN LAH FAKTOR UTAMA SEMANGATNYA CHO MENULIS KEMBALI FF INI.

PLEASEEE VOTE AND COMMENT

GIVE ME A FEEDBACK TO SUPPORT ME :)

-JXCHOBUN