LETS MAKE BABIES
Warning: PWP, YAOI, OOC, bondage, BDSM, typos, EYD berantakan.
Rated: M++
Pair: SUKRIS
Type: ONESHOT
Disclaimer: Idea and story ARE MINE, no plagiarism is allowed.
.PROMOSI.
#KRISHO: RATED K Sequel Chibi Fluff: " WHEN I MISS YOU" yang sepertinya akan aku buat jadi berlanjut (?)
#HUNKAI: RATED K sequel Chibi humor " BECAUSE OF KYUNGSOO AND KRISHO"
YANG BELUM BACA SILAHKAN BACA ^.^ ingat review~
.
~^^Happy Reading^^~
#DON'T BE SILENT PLEASE#
NOT FOR CHILDREN! Warn u!
Special Request mix dari LS yg pengen aphrodisiac sex, with kris horny vunerable and begging to be fuck, 13613: sex toys, BWJK: BDSM
.
.
.
.
" tapi Joonmyeon anakku sayang kau kan tahu eomma sudah tua… yada yada yada"
Suho menjauhkan telepon genggam itu dari telinga kanannya yang sudah merah dan panas karena mendengar ceramah eomma kesayangannya yang amat teramat cerewet, sudah setengah jam lebih eommanya terus menghujaninya dengan kata yang serupa hampir setiap bulan.
" Kyuhyun eomma lagi?" tanya Kris pengertian yang langsung dibalas dengan anggukan pelan dari Suho. Namja jangkung yang baru selesai membersihkan dirinya itu mulai melangkahkan kakinya mendekati suami mungilnya yang sedang duduk di atas sofa dengan muka merengut, diberikannya telepon genggamnya pada suami tampannya.
" anyonghaseyo… umma apa kabar?" tanya Kris dengan suara ceria yang dibuat-buatnya, membuat kyuhyun eomma yang terus berceramah panjang lebar itu pun terdiam seribu bahasa.
" umma baik-baik saja.. Selamat hari anniversary yang ketiga ya Kris, oh ya.. kapan kalian akan berencana untuk mempunyai anak?" tanya Kyuhyun to the point.
Oh! rupanya ceramah panjang lebarnya yang membuat telinga anaknya memanas itu tidak kurang tidak lebih adalah bujuk rayu Kyuhyun yang menyuruh Suho untuk segera memiliki anak karena ia dan Siwon, suaminya sudah tidak sabar untuk menimang cucu pertamanya sejak Suho dan Kris menikah tiga tahun yang lalu.
" eomma.. Joonmyeon tidak bisa mengandung, jadi kita tidak bisa mempunyai anak eomma.. mungkin kita akan mengadopsi saja" balas Kris tenang seraya melirik ke bawah menatap wajah Suho yang menunduk sedih, sedangkan desahan kekecewaan terdengar jelas dari mulut Kyuhyun di seberang sana.
" tapi Luhan tetangga sebelah saja bisa mengandung meskipun dia namja.. blah blah blah" Kris hanya mengiyakan saja dengan penuh kesabaran meladeni ibu mertuanya, tangan kanannya tetap menempelkan smartphone tersebut pada telinga kanannya yang mulai memerah sedangkan tangan kirinya mengusap sayang surai blonde suaminya yang sejak tadi duduk lesu di samping kirinya, ia menarik tubuh mungil itu mendekat ke dadanya lalu mendekapnya erat seolah menyemangatinya.
Piipp—
Suara sambungan telepon yang sudah terputus.
" mian Kris.. karena aku tidak bisa hamil, kau jadi harus ikut-ikutan mendengarkan ceramah menyebalkan itu" Suho menggembungkan pipinya kesal seraya membenamkan wajah mungilnya pada dada Kris.
Suho tentu saja ingin memiliki anak dari darah dagingnya sendiri, tapi ia sendiri tidak dapat memaksakan keinginannya karena ia ditakdirkan bukan sebagai male pregnant, melainkan hanya namja normal yang tidak memiliki Rahim dan ovum sehingga sama sekali tidak bisa mengandung bibit kehidupan walau digagahi Kris hampir tiap minggu.
" tidak apa-apa myunnie.. meski kita tidak bisa mempunyai anak aku tetap akan mencintaimu" Kris tersenyum lembut lalu mencium pucuk kepala Suho yang terbenam di dada bidangnya itu penuh kasih sayang, tentu saja Kris juga kecewa dengan suaminya yang tidak bisa hamil, namun ia tahu Suho pasti jauh lebih kecewa dan terpuruk karena itu Kris berusaha untuk tidak menyalahkan Suho.
" hmmm.. aku juga lebih mencintaimu.. jangan meninggalkanku apapun yang terjadi ya? Janji~" rajuk Suho manja sambil menengadah dari dada bidang suaminya, menatap wajah namja tampan yang berada di atasnya itu dengan tatapan angelic penuh harap. Tatapan menggemaskan Suho membuat Kris tidak tahan untuk mengecupi sejenak bibir tipis suaminya, yang dengan sukses menghilangkan kekhawatiran Suho.
" tentu saja Myunnie sayang.. aku akan selalu bersamamu apapun yang terjadi. Sekarang kita siap-siap ne? bukankah nanti kita akan pergi makan malam?" Kris mengacak rambut blonde itu sekilas lalu berdiri dari tempatnya dan menarik kedua tangan Suho membantunya berdiri, Suho mengangguk senang lalu secepatnya beranjak ke kamar tidurnya untuk berganti pakaian. Sudah menjadi kebiasaan Kris untuk selalu mengajak suami imutnya ber candle light dinner di sebuah hotel berbintang lima untuk merayakan hari anniversary mereka setiap tahunnya, benar-benar suami yang romantic..
Suho yang sudah berganti pakaian rumahnya dengan kemeja putih berlengan panjang, celana kain hitam dan dasi kupu-kupu maroon tersemat indah pada pangkal lehernya itu pun mengecek keadaan sekitar. Setelah memastikan Kris sama sekali tidak masuk ke ruang tidur mereka pun perlahan mengeluarkan bubuk perangsang pemberian Baekhyun, sahabatnya yang disimpannya di dalam lemari pakaian. Bubuk itu dimasukkan ke dalam botol parfum super mini yang sudah kosong lalu disimpannya ke dalam kantong celananya. Setelah memastikan segalanya beres, ia pun beracting seperti biasa keluar dari kamarnya lalu mengamit lengan Kris mesra.
" Sudah siap.. kajja! kita berangkat!"
Tanpa Kris sadari, senyum angelic yang terus terpatri di wajah Suho itu berubah menjadi seringai tipis yang licik. Hal ini sudah direncanakannya dari beberapa bulan yang lalu, Suho ingin memberikan sebuah hadiah terindah untuk Kris dan ia sangat yakin suami tampannya tidak akan melupakan anniversary ke 3 mereka seumur hidupnya.
############SUKRIS###########
" Kris, kau kenapa? Apa kau sakit? tubuhmu berkeringat" Suho masih dengan actingnya yang sempurna itu mengambil kain putih yang tersedia oleh restoran itu dan menepuk-nepuk pelan wajah Kris yang basah oleh titik-titik keringat yang menurun dari dahi hingga menetes dari dagu.
" ti.. tidak apa-apa myunnie.. hanya saja di..sini sangat pa..nas" jawab Kris yang mulai kegerahan. Ia menatap wajah khawatir Suho yang duduk di hadapannya itu dengan gelisah, pria manis itu masih setia mengelap bersih wajahnya lalu beralih ke leher jenjangnya yang juga basah oleh keringat.
" akh.. ja..jangan" Kris menahan pergelangan tangan Suho, menjauhkan tangan suaminya dari leher sensitifnya, ia juga tidak mengerti kenapa selangkanganya mulai bereaksi ketika disentuh Suho, tubuhnya juga terasa sangat panas dan di dalam terasa membara seperti sedang demam.
" mukamu merah Kris.." Suho kembali mengelus wajah Kris dengan tangan kirinya yang tidak ditahan Kris, membuat seluruh tubuh Kris meremang ketika jari-jari putih Suho menyentuh kulit wajahnya langsung tanpa kain putih tadi.
" se..sepertinya.. aku tidak.. se..sehat.. kita pulang.. sajahh" Kris mengutuk mulutnya yang sedikit mendesah pelan di akhir kalimat dan ia sangat berharap Suho tidak mendengar desahannya tadi, padahal Suho sedari tadi hanya membelai wajahnya.
Catat WAJAH
Namun Kris merasa seluruh tubuhnya menjadi sangat sensitive oleh sentuhan halus Suho. Selangkangannya semakin terasa semakin panas dan membesar dalam celana dalamnya hingga membuat Kris merasa tidak nyaman dan menggeliat-liat dalam duduknya.
" hmm.. kau demam Kris, sangat bahaya kalau kau menyetir sekarang, kita nginap disini saja yah? Besok pagi kalau kau sudah baikkan kita baru pulang" naga tampan itu hanya sanggup mengangguk pelan seraya menggigiti pipi dalamnya, sangat tidak mungkin ia dapat focus berkendara dengan keadaan sakit seperti ini.
Sepertinya Kris bahkan tidak tahu ia sedang terangsang hebat oleh bubuk obat yang dicampurkan Suho ke wine merahnya setelah Kris permisi ke kamar mandi tadi. Suho diam-diam tersenyum senang, obatnya sungguh sangat cepat bereaksi. Baru 20 menit yang lalu Kris meneguk habis segelas winenya, sekarang suami tampannya sudah sangat terangsang, terlihat dengan jelas tenda besar yang memaksa keluar dari selangkangan ketat Kris.
" shhh.. akhh!" Kris yang seluruh tubuhnya mulai melemah itu berusaha berdiri dari duduknya setelah membayar makanannya, namun kaki kanannya malah tidak sengaja menyenggol kaki meja hingga membuat Suho membantunya memapah tubuh jangkungnya, Suho merangkul pinggang naga itu sedangkan tangan kanan Kris bertumpu pada leher Suho.
" nghh.. pe..lan-pelanhhh" pinta Kris pada namja mungil yang sedang memapahnya kini. Suho berjalan terlalu cepat menurutnya, dan Kris tidak bisa menyamainya karena harus menahan friksi nikmat di bagian selangkangannya yang sakit karena tergesek oleh celana ketatnya tiap ia berjalan, ia sekarang harus berjalan terseok-seok bagai orang mabuk.
Akhirnya keduanya sampai juga di depan kamar, Saat Suho membuka pintu kamar tersebut Kris langsung duluan berjalan masuk dengan tergesa-gesa dan membanting tubuhnya sendiri di atas tempat tidur king size yang tersedia.
" shh.. p..panassss.. Myunnie to..long buka AC" Suho menurutinya sedangkan Kris mulai mencopot kancing kemejanya satu per satu dengan cepat dan melemparkannya sembarangan, membiarkan tubuh penuh keringat itu langsung didinginkan oleh AC 16 celcius itu. Sayangnya tubuhnya masih sangat panas hingga ia pun membuka tali pinggangnya dan kancing celananya, menanggalkan celana kain itu dengan harapan untuk membuang hasrat sexualnya kini, tersisa boxer hitam satu-satunya yang masih melekat indah pada tubuh cukup kekar Kris.
" Masih panas Kris?" Pria manis itu duduk di ujung tempat tidur itu, tepatnya di samping Kris seraya mengelus-ngelus rambut blonde yang lengket dan basah karena keringat. Pria tampan itu mengangguk lemah lalu memeluk perut rata Suho dan menenggelamkan wajah tampannya pada pinggang kanan Suho, sifat manja Kris mulai keluar kalau sudah demam.
" sa..kithhh" rintihnya pelan. Awalnya Kris pikir perut bagian bawahnya yang sakit, perlahan ia mulai menyadari kebutuhan sexualnya semakin menjadi-jadi hingga membuat penisnya semakin membengkak dan perih di dalam boxer ketatnya.
Clank
Baru saja Kris hendak menurunkan tangan kanannya mengelus selangkangannya dan membuka boxernya, kedua pergelangan tangannya sudah terikat ke atas hingga membatasi pergerakannya, mata elang itu lantas terbuka lebar lalu menengadah, menatap kaget kedua tangannya yang terbogol pada tiang tempat tidur.
" A.. Apa ini?" Tanya Kris panik, ia menggerakkan kedua tangannya berusaha melepaskan diri namun malah semakin melukai pergelangan tangannya.
" Handcuffs" jawab Suho polos, ia tersenyum lembut lalu mencium bibir tebal itu beberapa detik untuk membuat suaminya tenang. " Aku hanya ingin bermain sebentar yeobo~ kau mau kan?"
Kalau Suho sudah memancarkan puppy eyesnya yang memelas, maka runtuhlah seluruh kekeraskepalaan Kris. Naga tampan itu hanya mengangguk pelan tanpa tau nasibnya selanjutnya.
" U.. Ummh.. Myunnie.. Setidaknya lepaskan satu tanganku.. A.. Aku mau.." Pinta Kris ragu-ragu, ia masih malu untuk mengutarakan keinginannya.
" Mau?" Tanya Suho masih dengan wajah innocentnya, tidak memperdulikan paha Kris yang menggeliat gelisah mengapit erat mencoba menggesekkan belahan pahanya pada penis tegangnya namun gagal.
" Pe..penisku... " Kris menenggelamkan wajahnya pada bantal di bawahnya menahan malu, pipinya yang tadi merah oleh obat itu semakin memanas hingga membuat otaknya berkabut.
" Penis? Ohh.. Milikmu bangun kris" jawab Suho pura-pura kaget. Pria mungil itu memijat-mijat tenda besar itu sebentar dari luar, membuat penis Kris semakin membengkak dan panas.
" Nghhh... Mhhhh! Myeonhh..ahh.. myeonniehhh~" tangan Kris berusaha menarik-narik handcuffs tersebut sedangkan pinggul Kris bergerak ke atas reflek mengikuti irama remasan Suho, penisnya terasa sangat nikmat hingga sangat sakit namun tidak kuasa menolak friksi kocokan pelan pada penisnya.
" Anghh.. Sakithhh.. Lepashh..boxerkuuu.. Mhhh" Suho terus mengocok penis Kris dari luar, merasakan bagaimana tongkat tebal itu berkedut-kedut dalam tangannya. Precum dalam jumlah banyak mulai merembes keluar dari pori-pori boxer Kris dan mengotori tangan kanannya, namun Suho tetap pada tempo pelannya mengocok benda kebangaan Kris yang mulai frustasi, dihentak-hentakan pinggulnya memberi isyarat agar Suho mempercepat kocokannya.
" Bukankah terlalu cepat bagimu untuk cum, kris? Ini baru 10 menit" Suho melepaskan tangannya dari penis Kris dan tanpa aba-aba mencubit kedua nipplenya bersamaan, memberikan aliran listrik kecil pada area sensitif di bagian dadanya itu.
" Ahhhh! T.. Touch e..verything" Kris mulai terbang ke awang-awang ketika Suho memainkan nipplenya dengan mulut dan tangan lentiknya, namja manis itu mengemut-ngemut keras nipple kanannya hingga menegang lalu mengigiti kepala kecoklatan itu dan menggesekkan batang mini itu berlawanan arah dengan deretan gigi atas dan bawahnya.
Sedangkan tangan kiri Suho menyelinap ke bawah melewati punggung lebarnya hanya untuk menemukan nipple kiri Kris, dipelintir-pelintirnya kacang sensitif itu dan menarik-nariknya bersamaan dengan tarikkan gigi pada nipple kanannya.
" Hahhhh.. Hahhh.. Annngghhh" rintih Kris ketika tangan kanan Suho yang sedari tadi membelai sensual abs timbul-masuk Kris kembali memanjakan selangkangannya, dibelainya lembut garis paha dalam Kris yang kekar nan keras itu, dimana urat-urat yang terhubung pada penis Kris mengalirkan gelombang kenikmatan hingga ke kejantanannya.
" Ko..cokkk pe..nisku Myeonnhh" Kris yang sudah diliputi nafsu itu sepertinya sudah tidak memperdulikan lagi perkataannya yang frontal, ia melebarkan kedua pahanya nyaman ketika Suho memasukkan tangan kanannya pada boxernya tanpa lupa memanjakan kedua nipplenya, Suho meremas-remas pelan scrotum besarnya sebelum beralih menaik-turunkan genggamannya pada batang panas Kris, sesuai dengan irama pinggul Kris yang reflek naik-turun.
" O..ohh yeahhh.. You gotta.. Shh.. make me cummhh" nafas Kris semakin pendek dan dadanya mulai naik turun dengan cepat, perutnya mencekung masuk ke dalam dan Suho tahu suaminya sudah mendekati orgasme, ia mempercepat gerakan tangannya pada penis Kris sedangkan mulutnya yang menjilat nipple Kris mulai mengigit dan menarik keras benda mungil tersebut.
" Shhhhh.. Anhhhhhh! Myeonniehhh~" pinggul Kris dinaikkan ke udara sebelum akhirnya tubuhnya membentuk busur dan mengeluarkan cairan kental yang ditahannya, tangannya yang terhandcuffs itu membuat bunyi-bunyian nyaring menyaingi desahan Kris yang menyerupai jeritan vocal. Semburan kental Kris pun merembes seluruhnya pada boxernya dan tangan Suho yang masih mengocok-ngocok penis berurat yang masih berkedut keras tersebut.
" Hmm.. Kau nakal Kris.. Mengotori boxermu seperti ini" Suho menarik waistband Kris dan memelorotkannya melalui kedua kaki jenjang Kris, terlihat jelas sperma berantakan yang dikeluarkan Kris tadi memenuhi boxer hitam itu dengan warna putih lengket nan kental. Kris merona parah ketika Suho memperlihatkan isi boxernya yang berlelehan sperma dihadapannya.
" Ha..habisnya.. Ohh.. Sh... Shitt!" Kris mengigit bibir bawahnya ketika penisnya yang sedari tegang itu semakin berkedut parah, menandakan kebutuhan sexualnya semakin menjadi-jadi meskipun ia sudah cum tadi. Memang aprodisiac pemberian Baekhyun sangat efektif, membuat siapapun yang meminumnya akan semakin menderita dan haus akan kebutuhan sexualnya setelah mengeluarkan cum pertamanya.
" A.. Ahhh.. Myeoniehh.. Ini te..gang lagii.. Anftttt.. Lakukanh sesuatuhh" Kris menyampingkan tubuhnya ke samping dan mengigit bantal di bawahnya dengan gelisah, ia mencoba memenjarakan penisnya diantara seprei dan tubuhnya lalu menggerakan pinggulnya gelisah, memberikan friksi apapun pada penis bengkaknya yang haus akan sentuhan tersebut.
" Kau benar-benar nakal Kris sayang.. Sekarang kau bahkan menyodok seprei dengan penismu"
" Aufttt.. Hennti..anhhh.. Akhhh!" Suho memukul-mukul pantat Kris hingga memerah namun tidak cukup untuk menghentikan kegiatan "humping seprei" nya, bahkan pukulan Suho membuat seluruh tubuhnya bergetar keras menahan nafsu, layaknya anjing pada masa heat fase nya, Kris terus mengesek-gesekkan penisnya yang terus mengeluarkan precum lengket pada seprei putih di bawahnya.
" Anghhh! A..akuh tidak bisa cumhh..eunghhh" erang Kris frustasi, percuma Kris menggesek hingga seluruh penisnya memerah dan perih, ia tidak sanggup mencapai orgasmenya. Begitu mendapat friksi nikmat pada penisnya, kris dengan kecepatan penuh berusaha menggesekkan penisnya, namun ketika beberapa gesekan lagi ia akan mencapai puncaknya, hasrat cumnya tiba-tiba menjauh dan membuatnya dalam keadaan setengah gila. Ia harus cum. Apapun caranya,hasrat sexual benar-benar menguasainya sekarang.
" Tidak bisa? Kau yakin.. Bagaimana dengan ini?" Suho menempelkan nipple messager pada kedua benda kecoklatan Kris dan menggetarkannya maximum.
" Hyahh! Senn..siitiffff! Henti..kannn! Da..dakuu.. Ahhhh!" Kris menggesekkan dadanya pada seprei itu berusaha melepaskan diri dari messager nista itu, namun sayangnya perekatnya terlalu keras sehingga malah melukai nipple Kris, area disekeliling nipple abuse itu memerah dan ada beberapa kulit tipis yang terkelupas perih.
" Jangan melawan dan nikmatilah Kris" Kris yang tidak sadar telah menungging itu pun tidak lagi memberi perlawanan, tidak ingin melukai nipplenya lebih banyak lagi. Suho yang melihat suaminya mulai tenang itu pun membuka pantat sintal Kris, memperlihatkan anus virgin yang berkedut-kedut membalas stimulasi dari nipple messager itu.
" Ja..jangann! Kau tidak berpikiran untuk memasukiku kan? A..aku suamimu Myun" pinta Kris horor, tidak pernah sekali pun ia membayangkan dirinya akan dimasuki istrinya ehem suami ukenya, yang selama ini selalu digagahinya.
" Hmmm.. Bagaimana yah? Kalau aku tidak menstimulasi prostatemu.. Kau tidak akan bisa cum kris.." Balas Suho dengan tenang, ia membelai manhole Kris yang terasa lembut itu memutar, membuat penis Kris yang bergelantung kaku itu bergerak-gerak imut.
" Ke..kenapa kau bisa tahu?"
" Baekhyun yang memberitahuku.. Kau bahkan tidak sadar aku telah memasukkan obat perangsang ke minumanmu kris?" Suho terkekeh melihat kedua mata elang kris membulat mendengar pengakuannya, oh my god.. Kenapa ia sebodoh itu hingga tidak sadar telah meminum ramuan nista itu.
" Kau tidak marah kan kris? Tadi kau sudah berjanji untuk selalu mencintaiku?" Melihat Suho merenggut sedih membuat Kris jadi tidak tega, tatapan tajamnya perlahan melembut, ia ingin memeluk suami mungilnya itu namun ia tersadar kedua tangannya masih terbogol.
" Aku tidak marah.. Tapi aku tetap tidak mau dimasuki olehmu, sekarang lepaskan aku myunnie" perintah Kris dengan suara yang dicoba untuk dilembutkannya sehingga masih tertangkap sedikit nada kekesalan dengan jelas dari suara bassnya. Meski ia tidak marah pada suami mungilnya, tetap saja ia tidak rela memberikan predikat ultimate semenya yang dibangunnya selama 25 tahun ini.
" Aku tidak mau melepaskanmu sebelum kau memintaku memasukimu" Suho memeletkan lidahnya, kalau suaminya keras kepala maka ia akan jauh lebih keras kepala daripadanya. Karena itu untuk membuat Kris menurunkan harga dirinya, Suho pun mencongkel pelan manhole Kris lalu memasukan sextoys yang dibawanya tadi dari celananya, enemagra. Sextoys yang khusus membantu pria yang mempunyai masalah erectile disfunction.
" Agghhhhh~ yaaaaaahhhh" tubuh Kris bergetar keras ketika benda nista itu memasuki lubang surga ketatnya, sextoys itu sukses memuaskan seluruh area sexualnya, menggaruk sweetspotnya telak. Sedangkan kaki sextoys yang menyerupai tentacle itu menekan perineum Kris yang merupakan area yang cukup sensitif bagi seluruh pria.
" Ho..ly shittt! Akkhhh.. Angghhhh! Fuuu-" Kris sepertinya mengumpat pelan dengan multi languagenya ketika ia merasa benda itu bergerak-gerak dalam tubuhnya, memanjakan prostatenya tanpa terkecuali. Sebenarnya benda itu tidak bergerak, hanya saja anus Kris yang berkontraksi kuat hingga sextoys itu membalas merenggangkan dinding anus Kris dari dalam sedangkan kaki sextoys itu semakin menekan-nekan area diantara anus dan scrotum Kris.
" Ahhhh.. I'm cumming.. Cumhhh.. Anhhhh!" Penis kris berkedut-kedut di udara tidak mampu menahan stimulasi pada nipple dan anusnya, hingga akhirnya tanpa disentuh pun mengeluarkan tali-tali panjang berwarna putih dari lubang precumnya dengan cukup jauh, tali cairan itu sukses mendarat pada seprei di bawahnya bercampur dengan precum yang belum mengering.
" Aufhnn..stoppphhh..myeoniehh lepaskann sextoysnya.. Aiiihh!" Kris mencoba mendorong sextoys tersebut dari anusnya, namun semakin bebalnya dinding anus yang menjepitnya maka sextoys itu semakin berkontraksi memanjakan prostate Kris.
" Pleasee.. Myeoniieeh.. Aku sudah ti..dak sanggup" Pria tampan itu mulai menangis kesegukkan ketika kedua sextoys itu terlalu memberinya kepuasan sexual, terlalu berlebihan hingga tubuh bagian atasnya dan bawahnya menjadi sangat sensitif. Lebih parahnya lagi penisnya terus menegang dalam kesakitan dan kenikmatan, padahal ia sudah keluar dua kali dan tidak ingin cum lagi.
" Akan kulepaskan kalau kau bersedia untuk kumasuki" Suho yang sedari tadi duduk dengan santai di samping Kris pun berdiri dan menepuk pantat Kris yang memerah itu sekali, membuat erangan kenikmatan Kris menggema panjang di dalam ruangan gelap itu. Penis Kris dengan urat yang terlihat jelas itu mulai mengeluarkan cairan putihnya, sperma lengket yang terus menitik perlahan setetes demi setetes hingga membentuk tali tipis panjang terhubung dengan seprei tanpa bisa dikendalikannya.
" Hiks.. No more..pleasee..." Kris merasa sangat humiliated ketika memohon kepada suaminya dengan keadaan menungging seperti ini.
" Please what?" Suho menaikkan sebelah alis matanya.
" P..please.. F.. Fuck me" cicit Kris yang merasa harga dirinya runtuh seketika.
" What? I didn't hear you?"
" Pleasee.. Fuck me, enter me with your cock!" Jerit Kris sejadi-jadinya ketika ia merasa orgasmenya sudah dekat lagi. Tidak! Ia tidak mau cum lagi. Penisnya benar-benar sangat sakit dan sensitif.
" As you wish"
Namun berbeda terbalik dengan Suho, pria mungil itu tersenyum puas. Akhirnya ia berhasil membuat suami tampannya tunduk padanya. Suho tanpa sadar menjilat bibir atasnya ketika ia menarik keluar sextoys lengket oleh manjuice Kris hingga terlihat jelas anus kemerahan Kris yang terbuka cukup lebar, berkedut-kedut karena merasa kosong.
" Awwhh! Noot.. So deeepph.. Ahh!" Kris menyepak-nyepak kakinya ke sembarang arah ketika lubang perawannya diisi oleh penis Suho dalam sekali hentak, dan Suho yang pernah diisi oleh Kris itu jelas tahu letak prostate Kris dengan mudah sehingga tidak butuh waktu lama bagi Suho untuk menumbuk sweetspot Kris yang membengkak.
" Woahh! This feels good.. Shhh! Holemu sangat ketat krissshh" Suho memejamkan kedua matanya menahan nafsu yang ditransmisikan ke otaknya ketika penisnya yang kurus namun panjang itu dipijit erat oleh dinding rectum Kris. Ia bahkan tidak tahu menjadi seme itu begitu menyenangkan, namun ia tidak ingin cum dulu. Sebagai seme yang baik tentu harus membuat ukenya cum dulu.
" No.. Nooo pleasee..not my pros..tatehhh.. I don't wanna cumm anymoreehh..pleasee" Kris mengigit kepalan tangannya sendiri dan mulai kembali menangis kesegukkan ketika prostatenya dihajaer brutal oleh penis Suho, namja mungil itu bergerak kasar di atasnya. Mungkin karena pertama Suho tidak tahu harus berlaku lembut, yang ia pikirkan sekarang adalah mengejar orgasm Kris dan juga mengejar orgasmenya yang sudah diujung tanduk.
" Cum for me..kris! Cummm!" Suho yang sebal karena suaminya belum mencapai puncaknya pun menggenggam erat penis Kris dan mengocok sesuai dengan irama tusukannya.
" Nooo! I don't wan..na cummmhh! Ahhh ..jeballll! Ohhh.. C'.closeee" Kris menggenggam erat pergelangan kanan Suho yang mengocok cepat penisnya, ia merasa surganya sudah di depan mata.
" Ahhhhh..myeooonniiehhhh!" Tubuh dibawah Suho itu kembali mengenjang kaku untuk ketiga kalinya, penis tebal itu berkedut-kedut keras namun tiada cairan yang tumpah meski Kris sudah mencapai puncaknya, sepertinya pria tampan itu telah mengosongkan seluruh testisnya hingga ia mendapat orgasme keringnya untuk yang pertama kali.
" K..kriishhh.. Aku keluarhhh.. argghh" Kris menggeliat kecil ketika anusnya terasa penuh dan basah, cairan sperma Suho dalam jumlah banyak memenuhi rectum hangatnya hingga beberapa cairan putih kental itu mengalir keluar dari sisi-sisi penis kurus Suho yang masih mendorong keluar masuk dalam anus ketat Kris.
" Hahhhh... Hahhhh... Ini begi..tu me..lelah..kan" Suho langsung tumbang dan menekan tubuh tegap di bawahnya. Otaknya masih belum dapat berfungsi dengan baik setelah orgasme pertamanya sebagai seorang seme, ia tidak menyangka peran Kris sebelumnya itu sangat menguras tenaga, sungguh berbeda dengan peran ukenya yang kebanyakan menerima kepuasan, sakitnya juga sih.
" Shhh.. Ni..ppleku sakitthh.. Myeonnieh.. Lepask..an hand..cuffsnyah" mohon Kris untuk yang kesekian kalinya.
Suho yang menutup mata beratnya itu pun kembali membuka matanya kaget, sepertinya ia lupa kalau ia tadi menge-rape suaminya. Dengan perasaan setengah bersalah Suho pun membuka handcuffs Kris dan membantu melepaskan perekat messagernya.
" Shhh.. Pelannhhhh" kedua mata elang Kris berkaca-kaca ketika perekat erat itu terkoyak dari dadanya yang memerah pada nipple dan sekelilingnya, ada pula bercak darah yang mengering dari area yang terkelupas tersebut.
" M..mian kris.. Kau boleh memukulku kok kalau kau marah.." Suho menutup kedua matanya erat dengan wajah tertekuk imut menunggu pukulan Kris melayang ke arahnya. Namun bukan sebuah tamparan atau pukulan namun sebuah pelukan hangat dari suaminya.
" Pabbo.. Sudah kubilang aku tidak marah, aku tahu kau melakukan ini sebagai hadiah anniversary kita.. Sayangnya aku tidak terlalu suka dengan hadiahnya" Kris menjitak pelan surai pirang Suho lalu membelainya lembut. Mana mungkin ia tega melukai wajah Suho yang seimut dan se menggemaskan itu.
" Ummm.. Sebenarnya daripada dibilang hadiah, Ide ini atas keinginanku sendiri.. Maaf aku sudah egois Kris. Habis baekhyun bilang menjadi seme itu enak, Aku jadi ingin mencobanya" empat siku-siku besar tercetak di kepala Kris, ingatkan Kris untuk membunuh Baekhyun kalau ia bertemu dengannya nanti. Bisa-bisanya si cabe itu mengotori otak suami mungilnya yang sebelumnya polos.
" Hhh.. Lain kali kalau kau ingin menjadi seme lagi.. Minta saja langsung, kalau itu keinginanmu pasti akan kuberikan. Tapi jangan bdsm-in aku lagi. Tubuhku sakit" complain Kris dengan muka merenggut, nipplenya benar-benar terasa pedas dan membengkak. Suho yang mendengarnya pun terkekeh dalam pelukan hangat Kris, asal kalian tahu saja Baekhyun yang mengajarkan cara mengerape Kris, namja itu malah mengerape suaminya Chanyeol jauh lebih parah sebelumnya.
######extra#######
" Eommaa.. Akhirnya kita punya baby" jerit Suho kesenangan, kali ini giliran Kyuhyun yang menjauhkan kupingnya dari telepon genggamnya karena suara vocal Suho yang merajalela.
" Jinjja? Sudah kubilang kau ini bisa hamil Joonmyeon.. Chukkaeeeee~" balas Kyuhyun salah sangka, pria dengan suara angelic itu terkekeh pelan mendengar jawaban eommanya.
" Tapi Joonmyeon ngga hamil eomma.. Kris yang hamil.. Anak kembar.. Hehehee"
" Mwooohhh?! Kris hamil?"
END (chap dpn krisho, bdsm with suho innocent + hybrid)
xD muhahaha! Yippieeee.. kris hamil.. yeyeyee.. digampar* shock? Lagi pengen liad kris hamil nih..biasa suho mulu yg di mpreg! xD buat yang minta hunkai bdsm nunggu ya :p
Balasan untuk chapter 1 Sukris ada di chap 2 sebelumnya ^.^
SPECIAL THANKS TO KRISHO REVIEWERS BEFORE:
Lu shixun: yeah.. its request heheee.. I actually like naughty suho or dominant suho, dunt care its sukris or krisho, as long as Kris is the one who suffer :p, um.. how about this chapter?
ayumKim: iya tuh.. udh pedo.. xD kek paman2 yg idung belang muhahaha.. iy kris kalau soal ehem2 emg ahlinya :p
peblish: jiah! Bacanya di sekolah masa ? xD konsenn2x.. jgn pkrn krisho sukris mulu #plak.. aku takut banget chap lalu gagal..enggak yah :v
Jong Ahn: siapa suruh kris nge ehem2 pake recorder :p gpp deh abang naga kan kaya #plak -.- eer.. seingat author pas aku lagi smp, bab ttg reproduksi malah diskip, katanya ngga bakal ikut ujian, jadi ngga diajar sama skli :v, aplg suho mana tau ttg sperma, wong di buku kan bentuknya kyk kecebong unyu xD
Laxyovrds: ohh.. abang naga emg selalu kek gitu :p
Kim jaerin: hybrid nunggu chap dpn dah.. sbnrnya aku ngga tau ttp hybrid sih.. kucing robot bukan? Ff lain sabar yah.. author bnr2 lg sbuk masalah univ
Pikachuu: -.- apa itu.. cuma nambah 1% lum mulai udh skip :v iyaaa benerr..ihh tau azaaaa xD
13613: wokeehh.. aku juga suka siksa kris pake sextoys :p
Babywolf JonginieKim: abis reader krisho pada ribut .-. dan terjadilah kontroversi* #jablay uda cukup panas?
Soobaby Bee: kris mah pervert bukan modus :v
Kimtaehyung vsii: -.- kalo krisho smua ntr reader sukris lainnya pada demo ke guaa
Elizabeth Weinbloom: hallo juga huhah! xD tissue? Mimisankah? Wokoko.. tu uke malu-malu polos :E
Elfishminxiu: iya tuh kalo ngga si suho mana mau dipegang2 naga pervert :v ..bener? jadi maluu.. susah tau nuangin imajinasi ke tulisan aplg rated M -.- naga jadi uke itu sexy yah? :p
Urikaihun: -.- lebih tinggi dari gedung paling tinggi di dunia :p gara2 kris nih suho jadi g polos lagi #jitak
Emmasuho: xD mkaciii… bagus deh suka ke 2 nya.. ff krisho yg laen sabar yah.. author bnr2 lagi sinuk. Ga ada waktu buat mikir kelanjutannya.. kalo buat one shot kan gampang yah. Idenya mudah mengalir
Syxo671: masa sih.. ._. ? dulu aku smp1 tinggiku az msh 150 -.- tp gpp deh suho kan emang pendek dari sononya :p #plak
utariLA: anyong lma ngga nongol xD.. dari bertapa di bawah air terjun Niagara :p
byunnie: iya sih suho cute.. tapi krna terlalu cutenya dia aku jadi nga tega ngebdsmin dia T.T but krna u udh minta akan kubuatkan deh di chap depan.. hiksss
ifi sehuna 3: makanya mkn eskrim sambil baca :p
hamsterxiumin: yo..^^ nunggu chap slnjtnya baru krisho lagi yee .. :p lbh tepatnya handjob sama blowjob xD gpp deh.. kan ada abang naga licik yang ngajarin
daddy Kris: anyong juga :D makasi udh review d ff yg laen.. xD bdsm wajib bikin merinding. Qlu smut wajib fluffy :3
WAIJYN: hahaaa.. bagus deh.. abiz kan ada reader yg anti sukris -.- untg cukup hot :v
Haruko: ahhhh.. kalo nunggu krisho lagi nunggu chap depan yaaaa ^^
Park Sang Rae: jetlag? Itu bukannya naik pesawat kelamaan yah? :v abis sekali2 aku suka buat eomma yang sadis dan dominant, kekekekee xD uupss… bukan salahku lohhh reader jadi piktor :p bagi rinsoantinoda*
