Tomat VS Cherry
.
.
Lyn uchihaschiffer present
Warning : AU, highschool life, Typoo berserakan, OOC, abal, dkk resiko ditanggung pembaca
.
Genre : romance, friendship, angst #plaakk.. err, ngga pake angst, little bit humor
.
Don't like Don't read
.
.
Sumarry : apakah selamanya tomat dan cherry tak bisa bersatu? tomat dengan rasa asam dan isi yang banyak dan cherry dengan rasa asam manisnya dan isi yang tak seberapa, kita lihat perjalanan sang tomat dan cherry
/
/
/
/
Suara hentakkan sepatu kets milik gadis pelaku pembantaian sebuah weker dan pintu lemari *saku:udah deh author, jangan diungkit-ungkit lagi, lyn: cuek, saku pundung* itu terdengar nyaring, tak memperdulikan suaranya yang mencemari suasana koridor yang sepi.
Persetan, yang penting dia bebas dari sensei tampan yang tertutupi masker yang ternyata killer, Kakashi sensei
Setelah sampai didepan pintu kelasnya, Sakura berhenti sejenak, merapikan penampilannya yang sejujurnya percuma dirapikan
Dia menarik nafas dalam dan mengeluarkannya, meyakinkan diri jika semua akan baik-baik saja, gerakan tangannya terhenti saat tangan putihnya bersentuhan dengan tangan orang lain, dia menolehkan kepala guna melihat pelaku pembatalan niat tulusnya(?) itu, daaann...
"Ayam"
"Jidat"
Yap, mereka bertemu
Sakura Haruno dan Sasuke Uchiha, 2 musuh bebuyutan yang tak akur-akur, namun siapa sangka mereka sahabat dari kecil.
"minggir, aku mau masuk dulu" ujar Sasuke
"eh, tidak bisa begitu, aku yang datang duluan" bantah Sakura
"ck.. sudahlah, minggir sana jidat"
"mengalahlah pada wanita ayam!" Sakura ngotot
"kau wanita? Manusia cherry berjidat sepertimu?" ejek Sasuke
"hey dari pada kau, bocah tomat pedas asam asin!"
"rasa tomat itu bukan pedas asam asin baka, tidak seperti cherry berlendirmu itu"
"berlendir? Apa yang kau sebut berlendir? Tomat berlendir?"
"apalagi kalau bukan buah jelekmu itu"
"grr.. kau memang suka membuatku naik darah ayam"
"hn"
"AYAAAMM,, KAU IT-..."
Pertikaian mereka terhenti karena sebuah suara dari dalam
"jika kalian masih terus berteriak didepan kelasku, kupastikan bokong kalian akan ku gantung di atas perapianku"
Yah, suara berat, dingin nan tajam itu adalah milik...
"Kakashi-sensei" bisik mereka seraya memegang bokong mereka yang akan dijadikan hiasan dinding
Sakura dan Sasuke memandang pintu didepan mereka horor, seakan itu adalah pintu yang dikelilingi api dan hewan-hewan menjijikkan yang akan mengantarkan mereka ke neraka
Mereka berpandangan dan mengangguk pelan
Salah satu tangan mereka bertautan, saling meyakinkan satu sama lain
Disaat seprti inilah, mereka saling menunjukkan ikatan persahabatan mereka, tangan Sakura yang digenggam Sasuke mulai berkeringat
"daijobu.. daijobu.. kita jalani bersama, oke?" ucap Sasuke
Sakura menganguk dan mempererat genggamannya
Dengan tangan yang lain, Sasuke membuka pintu itu, dan terlihatlah Kakashi sensei yang menatap 2 muridnya tajam
"gomenasai sensei, kami terlambat" ujar Sasuke, Sakura hanya menunduk
Sedang para sahabat memandang mereka khawatir, pasalnya Kakashi adalah sensei yang dikenal sadis dan killer
'hanguslah kalian' batin para sahabat
"baiklah, tutup pintunya" Sakura reflek tersenyum dan mengangkat wajahnya, Sasuke dan kawan kawannya menghembuskan nafas lega, bagaimana tidak, baru kali ini sang sensei mengizinkan murid yang terlambat untuk memasuki kelasnya tanpa hukuman
"ariga..."
"tutup pintunya dari luar"
Raut mereka berubah, Sakura mengatupkan mulutnya dan memandang Kakashi sensei dengan pandangan 'apa yang kau bicarakan, setan'
'kutarik kata-kataku kalau Kakashi sensei itu tampan' batin Sakura menggerutu
Sakura ditarik Sasuke begitu ia melihat indikasi Sakura akan membantah sensei killer itu
"oh ya, karena sepertinya kalian tidak memiliki kegiatan, bagaimana kalau kalian membantu membersihkan gudang klub drama" tambahnya lagi
"ha'i" ujar mereka tidak niat
Setelah pintu ditutup Sakura masih memandang pintu tajam
"dasar guru jahat, gila, sadis, killer, tak berperasaan, jelek..." ujar Sakura
"idiot, stress, tidak pantas jadi guru, tengil, petakilan.." tambah Sasuke
"kudoakan tidak akan menikah sebelum berumur 59 tahun"
Cklek..
Terdengar suara pintu dibuka
Owh.. sepertinya mereka lupa mengecilkan suara mereka saat memaki Kakashi sensei tadi
Sasuke menarik tangan Sakura untuk berlari, karena pasti akan terdeng-
"HEY.. BERANI BERANINYA KALIAN" teriak Kakashi sensei
Setelah sampai gudang klub drama mereka terdiam dan mengatur nafas, mereka saling berpandangan dan...
"HAHAHAHA..."
Suara tawa mereka menggema memecah keheningan
Sakura menggenggam bulu bulu buatan yang digunakan untuk efek oleh anak anak klub drama dan melemparkannya ke Sasuke, mereka saling melempar hingga ruangan itu penuh dengan bulu yang berserakan
Bulu bulu masih bertebaran, membuat background yang indah, perlahan kepala mereka saling mendekat
Dan...
.
.
.
Tbc.
Lalalalalala~ #Lyn stress
Holla minna-san
Lyn kembali lagi ^_^
Oh ya, di fic sebelumnya kan udah dikasih tau kalau sasu bakalan OOC
Juga, apa fic cahpter ini kependekan?
mohon pengertiannya ya minna-san
Okey.. jaa ne minna-san..
Review ya..
#tumben note nya sedikit *lyn lagi stress
