Chapter 1 (B) : the new artists and the experience artists
Title : Rookies in LOVE (RiL)
MainCast : EXO OT10 & WINNER all is CRACK PAIR ! *slight : SMTown & YG Family (GS or GenderSwitch)
Genre : Friendship, Romance and little bit Humor (maybe)
Length : Chaptered
Disclaimer : all of them are belong to themselves and GOD. I only own the story. So NO PLAGIAT !.
Rating : Fiction T (T+ maybe) hehehe
Warning : TYPO(s), too complex. don't like it ? so don't read it PLEASE,,, and no bashing but YES for critics
THIS FANFIC IS GENDERSWITCH AND ALL THE PAIR IN THIS FANFIC ARE CRACK PAIR. IF YOU DON'T LIKE IT PLEASE DON'T READ.
I TOLD YOU BEFORE ! Gomawo ne *bow*
Read this FF while listen to Just Another boy by WINNER and 3.6.5 by EXO
Setelah 8 tahun bertahan dengan bintang‐bintang lama mereka. Akhirnya, pada tanggal 12 Agustus 2014, YG resmi mendebutkan junior BigBang, yaitu WINNER. Di lain pihak, skandal yang terjadi di dalam tubuh group EXO yang berada di bawah naungan SMEnt sempat meredupkan pamor mereka. Dalam keadaan kritis, SM memutuskan untuk melakukan ComeBack bagi group EXO yang terdiri dari dua sub‐group ini. EXO M (Man) & EXO W (Women).
HAPPY READING !
Selayaknya acara musik pagi pada umumnya, para penggemar akan berkumpul beberapa jam bahkan sebelum panggung siap untuk di gunakan, berharap bertemu dengan idola mereka sebelum naik panggung. Pekerjaan yang tak menguntungkan memang tapi mereka menyukainya, bagi mereka itu penting dan HARUS !.
‟minggir lah !"
‟hah ?! kau saja yang minggir sana, aku kesini untuk WINNER oppa deul !"
‟oh, boyband peniru bigbang itu, rendah !"
‟YA ! kau cari mati hah !"
‟ne ! berhenti berkata yang tidak benar, mereka bukan peniru. Mereka bahkan lebih baik dari pada EXO M yang muka plastik itu !"
‟diam kau ! dasar peniru !"
‟muka plastik !"
‟RENDAH !"
‟kumpulan GURITA !"
Kerusuhan terjadi, yah, seperti pada umumnya terjadi, pihak produksi malah akan kebingungan kalau tak terjadi kerusuhan seperti yang terjadi saat ini. Kumpulan fangirl yang saling menjelekkan idol fangirl lain, maklum para gadis.
Untung pengalaman sudah mengajari pihak produksi untuk mempersiapkan segala pengamanan dengan sebaik mungkin, tak mungkinkan mereka memasang pengamanan standard untuk fans fanatic dari 2 boyband yang sedang di gilai para gadis. Itu sama saja menyerahkan nyawa mereka pada boss untuk di tebas.
Demi kepopuleran GDragon. Tim produksi bahkan lelah hanya karena mendengar teriakan yang semakin lama semakin keras. Tak reda bahkan sedikit saja, mereka mulai resah, takut‐takut jika acara pagi itu akan di batalkan karena kerusuhan tak berarti itu. Memang hanya acara musik off air, tapi ini berhubungan dengan isi kartu kredit mereka semua.
‟ACARA HARI INI DI BATALKAN ! AKAN DI UNDUR SAMPAI ESOK HARI. MOHON MAAF"
Helaan nafas kesal terdengar dari setiap individu yang bekerja sebagai tim produksi, akhirnya yang di takutkan terjadi. Bagian pengamanan tetap berjaga ketat, saat‐saat seperti ini malah paling berbahaya, hormon gadis‐gadis muda di bawah tanggungan mereka akan meningkat tajam sebelum akhirnya benar‐benar reda.
‟YAK ! ANDWE !"
‟WAE ?! YA WAEYO !"
Dan banyak lagi yang mereka teriakkan, bahkan kata umpatan yang tak pantas. Kapan mereka akan diam, mereka jelas membuat semua frustasi.
‟annyeong ! mian, pulanglah kerumah masing‐masing, kita akan bertemu besok ne, mian inner circle"
‟AAAAA SEUNGYOON OPPA ! SARANGHAE !"
‟nde ! nado, pulanglah, hati‐hati di jalan paipai"
Sedikit bantuan dari seorang leader bertanggung jawab, leader dari WINNER, Kang SeungYoon. Bersama dengan lat pengeras suara ia membujuk para inner circle ‐sebutan untuk fans WINNER‐ untuk pulang dan menerima keadaan. Tapi bujukan manisnya tak berpengaruh bagi para EXO L.
‟EXO L ! naneun Chanyeol, the leader of EXO M. Tolong pulang lah, kita akan bertemu besok, aku akan menghibur kalian bersama dengan member EXO M lain, tak lupa juga dengan member EXO W ‐double u‐ jadi mohon kerjasamanya" permohonan lain, kali ini dari leader EXO M.
‟kalian sudah dengarkan, kita akan menghibur pagi kalian esok, jadi hari ini pulanglah, jalan berjalan ke sembarang tempat, pulanglah. Hati‐hati ne chingudeul !" suara merdu nan lembut milik yeoja mungil berwajah angelic ikut membantu kedua pria sebelumnya membujuk penggemar mereka untuk bersabar hingga esok.
‟CHANCHAN OPPA KYEOPTA ! SARANGHAE ! AAAAA!"
Teriak para gadis.
‟SUHO NOONA ! YEOPPO ! SARANGHAE SUHO NOONA BE MINE !" kali ini suara berat para fanboy menggema, meredam suara para gadis sebelumnya. Tak di sangka, mereka yang awalnya diam bisa lebih mengerikan dari pada para yeoja.
Ke 3 idol itu masih berdiri di atas panggung, mengiringi berkurangnya mereka yang pada akhirnya menurut untuk pulang dengan hati‐hati.
‟aku belum tampil dan sudah berkeringat separah ini" keluh yeoja bernama panggilan Suho itu. setelah turun dari panggung ia langsung menarik selembar tisu dari tangan yeoja lain di dekatnya, yeoja pemilik tisu hanya tersenyum kecil, Kyungsoo, yeoja itu, malah itu membantu menyeka keringat Suho yang memang cukup berlebih.
‟padahal aku ingin mengabarkan perkembangan album baru kita untuk comeback" keluh namja lain yang mengekor di belakang Suho saat turun dari panggung tadi, langsung memposisikan tubuh jangkungnya di samping Kyungsoo.
‟ah hyung mian, ini saputangan mu hyung, terjatuh di tangga tadi" intrupsi leader lain, samba member saputangan merah milik Chanyeol. Suho dan Kyungsoo menanggapinya dengan senyum ramah, tapi tidak untuk Chanyeol, ia merampas saputangannya tanpa ekspresi terima kasih.
Sedang Seungyoon hanya berusaha sabar akan sikap dingin seniornya itu, dengan hormat ia memberi salam dengan sedikit membungkukkan tubuhnya lalu berlalu.
‟ish, kau tak boleh seperti itu"gertak Suho tak suka dengan memukul gemas lengan keker Chanyeol sebelumnya. Sedang yang di tegur malah melengos tak peduli. Suho syok dengan sikap Chanyeol.
‟ia hanya cemburu eonni" ucap Kyungsoo santai
‟pada siapa ? Seungyoon ?" tanya Suho dengan tatapan tak percayanya. Kyungsoo hanya mengangguk kecil, kembali berkonsentrasi dengan ponselnya.
WINNER rest room
‟hyung, ayo keluar, aku bosan di sini terus" keluhan sok manja dari pria penyandang posisi rapper di group rookie itu.
‟andwe !" teriak rapper lain ‟aku takut bertemu Xiumin noona" lirihnya
‟ya sudah aku keluar sendiri" putus Mino akhirnya, lelah menunggu hyungnya yang masih saja malu hanya untuk bertegur sapa dengan yeoja manis bernama Xiumin.
‟ya mino‐ya, jangan meninggalkan ku sendirian" bujuk Seunghoon, si namja pemalu.
‟Jinwoo hyung dan Taehyun akan segera kembali, setelah bersiap‐siap kita akan pulang ke dorm" jelas Mino dengan malas
‟kita tidak tampil ?" tanyanya
‟aniyo hyung, acaranya di batalkan, Seungyoon baru saja mengabariku" jelasnya lagi sambi menunjukkan layar ponselnya.
‟kalau begitu aku ikut denganmu" putusnya final.
TOILET
Seoang namja sedikit memperbaiki kancing lengan kemejanya yang sengaja ia buka saat sedang memenuhi panggilan alam. Tak lupa juga merapikan rambut berbelah tengahnya yang tampan dengan ponselnya.
‟cepatlah hyung, aku ingin segera pulang ke dorm, aku lelah" pintanya sambil menyenderkan tubuh tingginya di dinding dingin toilet. Tangannya merogoh sesuatu di sakunya, mengeluarkan satu pack kecil tisu basah. Membuka segelnya perlahan, lalu mengambil satu lembar tisu basah itu. Di gosoknya tisu itu kasar di antara kedua telapak tangannya yang lebar, dan dengan tanpa perasaan membuangnya sembarangan.
Yang penting dekat dengan tong sampah
Pikirnya.
Kembali di senderkannya tubuh tingginya, menatap ke langit‐langit, membayangkan hal‐hal yang akan terjadi kedepan. Mulai menutup kedua matanya menikmati khayalannya sendiri. Namun ketengannya di ganggu oleh sebuah genggaman tangan lembut dan rasa lembab di telapak tangannya.
‟buang sampah pada tempatnya tuan" ucap yeoja itu.
Hah ! yeoja ?!. Langsung saja Taehyun, namja itu, membuka matanya kaget. Tak hanya matanya, saraf geraknya juga kaget dengan adanya reseptor dari tangan lembut yeoja manis di depannya. Tubuhnya limbung hingga akhirnya menariknya jatuh terduduk dengan sangat tidak elit. Yeoja di depannya bukannya menolong malah terkikik geli dengan kesialan Taehyun saat itu.
‟tuan tisu basah, kau baik ?" tanya nya dengan kikikan di setiap detik katanya.
Bukannya menjawab, Taehyun malah menunduk malu. Menggurutu dalam hati.
‟Suho eonni, ayo pulang !" suara cempreng memekakkan ampuh menegakkan wajah Taehyun. Ia hapal suara ini.
‟baekki noona/baekhyun" ucap kedua sejoli yang berada pada posisi canggung itu.
‟ah Taehyun‐ie~, kenapa kau duduk di situ, mari aku bantu berdiri" tawar Baekhyun. Saat melihat Taehyun terduduk ia lantas berlari kecil menghampirinya.
‟gwencanayo ?" tanya Baekhyun penuh khawatir dalam tanyanya. Sedang Taehyun hanya mengangguk.
‟eonni, mengapa kau hanya berdiri dan tak menolong Taehyun saat jatuh ?" tanya Baekhyun LAGI,
#sungguh berisik yeoja ini
‟dia sendiri yang jatuh, lagipula aku tak suka pada orang yang suka buang sampah sembarangan" bela Suho. Tak mau menjadi pihak yang di salahkan.
‟nde noona, aku memang yang ceroboh" ucap Taehyun, ia tak mau Baekhyun berisik di dekatnya, itu sedikit mengganggu.
‟kau dengar sendirikan ? sudah ah, aku jadi malas ke toilet" ucap Suho, kali ini penuh kecuekan. Kaki kecilnya melangkah menjauh.
‟uuu,,, dasar malaikat neraka " desis Baekhyun kesal. Taehyun hanya tersenyum melihat ekspresi kesal yang yeoja imut sebelahnya itu tunjukan, ia jadi ragu kalau ia itu lebih tua darinya.
‟jangan begitu noona" bujuk Taehyun, ia benar‐benar ingin bebas dari cerewetan Baekhyun sepertinya.
‟aku sudah selesai" lapor namja imut yang dengan santainya memperbaiki celana kainnya, tak menyadari ada seorang yeoja di dekatnya.
‟AAA!" teriak yeoja itu, yang sedetik kemudian bersembunyi di balik punggung Taehyun.
‟a a a mian" ucap namja imut itu gugup, langsung membalikkan tubuhnya memunggungi dongsaeng dan yeoja yang bersembunyi di balik punggungnya.
‟ia sudah selesai noona" ucap Taehyun menenangkan yeoja tak tau umur itu.
‟mian, kau siapanya Taehyun ? aku Jinwoo, Kim Jinwoo. Bangapseumnida " ucap namja, eh Jinwoo seramah mungkin.
‟naneun Baekhyun imnida" lirih yeoja itu dengan masih bersembunyi di balik punggung Taehyun, memilin kecil kemeja putih polos Taehyun, sesekal ia mencuri lirik pada namja di depannya.
Jinwoo sungguh bingung hrus bilang apa lagi, ia terlalu bodoh untung memulai sebuah percakapan, terlebih sekarang ia terlihat seperti seorang om‐om yang mencoba merayu gadis kecil tak berdosa.
‟ya sudah aku ke rest room dulu ne Tae, pai BaekBaek" pamit Jinwoo.
Oh oh oh, lihat pipi putih itu, memerah eoh ?. Taehyun hanya tertawa dalam diam saat melihat yeoa yang lebih tua darinya itu ‐KATANYA‐berblushing ria hanya karena ucapan pamit seorang Jinwoo, hyungnya yang notabene sebenarnya sangat pemalu terhadap perempuan.
‟namanya Kim Jinwoo, ia lahiran 91" jelas Taehyun
‟aku tak tanya" ucap Baekhyun sok tak peduli, padahal sebenarnya ia kaget mengetahui bahwa namja tadi lahiran 91. Menurut Baekhyun namja itu seumuran Tao ‐kekasihnya,atau bahkan seumuran Sehun.
‟aku hanya member tau" bela Taehyun, sedang Baekhyun mulai mengerucutkan bibirnya lucu. Taehyun yang gemas mencubit kedua pipi Baekhyun dan menariknya ke kiri dan kanan sesuka hati.
‟ appho !"bentak Baekhyun tak jelas karena mulutnya juga ikut tertarik
‟chagy ! " bentakan tegas seorang namja lain menghentikan acara Taehyun dalam menikmati keimutan Baekhyun.
Namja itu langsung menggapai tangan Baekhyun dan menariknya kasar. Dalam beberapa detik sempat memberikan tatapan peringatan yang meruntuhkan segala keberanian Taehyun.
Setelah hilang dari pandangan, Taehyun menghela nafas lemah mengasihani nasib noona nya yang harus memiliki kekasih sekeras Tao.
WINNER car
‟mana Taehyun ?" tanya Seungyoon
‟mungkin masih di toilet" jawab Jinwoo seenaknya
‟lalu duo dumber ?"
‟tentu saja sedang menjalankan tugas mulia sebagai fanboy fanatic EXO W"
Seungyoon hanya dapat menghela nafas lelah, ia sedang berada dalam mood nya buruk hari ini. Terlebih tentang para senior yang dengan jelas memperlihatkan ketidaksukaan mereka padanya dan groupnya.
‟apa yang kau pikirkan tuan leader ?" canda Jinwoo
‟aniya" jawab Seungyoon dengan senyum terpaksanya. Jinwoo juga terlalu tak acuh untuk mencai tau lebih jauh.
BACKSTAGE
Para crew sudah merapikan perlengkapan, bersiap pulang, tapi 10 orang namja dan yeoja yang tergabung dalam group EXO masih asik bercengkrama satu sama lain. Tertawa dan bersenda gurau, membicarakan apapun bahkan hal yang tak penting. Beberapa terlihat sangat mesra dan dekat, seperti pasangan TaoBaek, lihatlah bagaiman seduktifnya Tao memeluk Baekhyun yang duduk di pangkuannya, ada juga Kai yang dengan setia terus menggenggam tangan Suho yang duduk di sampingnya.
Jauh dari pandangan seluruh orang, ada lagi satu pasangan yang memilih menyembunyikan genggaman tangan mereka di balik saku mantel sang namja, mereka bahkan tak pernah sekalipun melirik atau berbicara, keduanya lebih memilik mendengar dan tertawa saat lelucon terlontar. Pembicaraan mereka terhenti saat sepasang namja dengan wajah bodoh mereka ‐MINO&SEUNGHOON‐ mendekat. Para yeoja menerima kedatangan mereka dengan senyum ramah. Tapi tidak bagi kumpulan namja, mereka saling bertukar pandang dengan sesama member groupnya.
‟boleh bergabung ?" tanya Mino dengan pedenya. Ia bertanya dengan semuanya, tapi matanya tertuju pada idolnya KYUNGSOO.
‟tentu boleh" jawab Baekhyun ramah. Namja yang tengah memangkunya menyubit pinggang Baekhyun pelan. ‟Aww, ya baby wae ?" kesal Baekhyun, sedang Tao hanya menunjukkan ekspresi seakan berkata apa yang kau lakukan huh ? , menyadari apa yang Tao inginkan dan kesalahan nya yang terlalu ramah, Baekhyun malah hanya nyengir manis.
Lupakan kedua pasangan yang suka lovey dovey di sembarang tempat itu. kembali pada duo dumber yang masih bingung harus mulai berbicara dari mana, sebab semuanya langsung terdiam saat mereka tiba. Mereka mengambil masing‐masing satu kursi untuk diri mereka sendiri.
‟jadii,,," Seunghoon mulai dengan menggantung perkataannya.
‟kau si baby lion itu kan ?" tanya Xiumin dengan senyum manisnya. Sehun yang melihat senyum Xiumin mendelik tak suka. Perlahan ia mengeluarkan sedikit genggaman tangannya dengan Xiumin yang sedari tadi ia sembunyikan.
Seunghoon yang melihatnya langsung lesu, senyum merekahnya yang bahagia karena orang pertama yang mengajaknya berbicara adalah Idolnya sendiri menghilang tertiup angin menjauh sejauh‐jauhnya. Ia patah hati. Ia hanya mampu menjawab pertanyaan Xiumin dengan anggukan dan senyum kecil.
Tiba‐tiba dengan gerakan cepat, Seunghoon berdiri dari kursinya, member salam membungkuk dan pergi tanpa berkata apa‐apa. Semua terlihat bingung dengan sikap Seunghoon, Mino saja sampai melongo, ia ikut berdiri dari duduknya tapi kembali melihat ke arah 10 seniornya saat Lay mengintrupsi gerakannya.
‟kau juga akan pergi ?" tanyanya. Mino hanya tersenyum ‟aniyo hyung, aku ingin mengambil beberapa foto bersama Kyungsoo noona, boleh ?". wajah amah Lay berubah masam saat mendengar permintaan Mino, air mukanya berubah syok saat Kyungsoo mengiyakan permintaan Mino dengan mudahnya. Lay membuang wajahnya tak mau melihat saat Mino dengan berani merangkul pinggang Kyungsoo dan menariknya mendekat. Ia melihat kemanapun asal tidak kea rah Kyungsoo dan Mino. Saat matanya menerawang kedepan dapat ia lihat Sehun yang menyeringai, yang dengan jelas bocah albino itu mengejeknya.
‟sudahkan ?" tanya Kyungsoo saat ia rasa sudah banyak foto yang ia ambil bersama Mino.
‟satu lagi ne noona" pinta Mino. ‟waah, baby soo, sepertinya Mino sshi adalah fans beratmu, hihihi" goda Chen yang akhirnya mengangkat bicara saat semuanya diam.
‟hehehe, nde Chen noona, aku sangat mengidolakan Kyungsoo noona" jawab Mino dengan bangganya. Menghasilkan semburat merah di pipi tembam Kyungsoo.
‟aih, seikya" umpat Lay lirih, sedang Chanyeol yang ada tepat di sampingnya tersenyum kecil mendengar umpatan kasar hyung nya yang pelupa itu.
seikya=brengsek
‟Mino sshi sudah lah, susul temanmu tadi, kasian dia" ucap Suho tegas. Mino langsung saja membungkukkan tubuhnya meminta maaf karena telah mengganggu waktu kebersamaan. Dengan beraninya, Mino menggenggam kedua tangan Kyungsoo dan menatap Kyungsoo tepat di matanya.
‟mari bertemu lagi noona" ucap Mino dengan matanya yang berbinar penuh harap. Kyungsoo hanya mampu mengangguk sambil menahan tawanya. Sedang Mino sudah sangat puas dengan jawaban itu, ia pun kembali membungkuk, kini menggumamkan kata terima kasih, lalu berjalan menjauh sambil sesekali menengok kebelakang melihat Kyungsoo.
Ketika para yeoja sedang menggoda Kyungsoo yang blushing, para namja malah saling melempar tatapan tak suka dengan keberadaan ke2 namja tadi beserta seluruh member lainya, berkomunkasi melalui tatapan mata. Mereka ber5 memutuskan untuk menjalankan tugas untuk bersaing dan mengalahkan WINNER dalam segala bidang. Ini berhubungan dengan masa depan cinta mereka.
TBC
