EXO In Kindegarten
Chapter Two
Don't Lie
Main Cast : BaekYeol
Warning: Typho
"Channie kemana cih? Maca belum datang ukh," seorang bocah kecil tengah mengerucutkan bibirnya lucu. Manik mata kecoklatan bocah kecil itu melirik kearah kanan dan kiri, bermaksud mencari seseorang yang dia panggil Channie. Tapi sepertinya orang yang dia cari tidak ada atau mungkin belum datang ke sekolah. Namja kecil bernama Byun Baekhyun yang berwajah imut itu kini tengah terduduk dikursi, disamping eommanya. Dengan memakai baju seragam rapi, tas bergambar tokoh kartun angry birds dan botol air minum yang melingkari lehernya. Bocah kecil itu tidak henti-hentinya melihat keselilingnya, membuat sang eomma bingung dibuatnya.
"Baekkie sayang, kamu kenapa? Dari tadi eomma lihat kamu sepertinya sedang mencari sesuatu," tanya sang eomma sembari mengusap pelan lambut halus anak tersayangnya. Baekkie kemudian menatap sang eomma dengan memasang wajah cemberut.
"Baekkie lagi nyali Channie, eomma... Channienya gak ada dicini," ucap Baekhyun sambil menggembungkan pipinya kesal. Sang eomma pun mencubit kecil pipi anaknya tersebut karena gemas.
"Memang Channie itu siapa sayang?" raut wajah Baekhyun langsung cerah mendengar pertanyaan sang eomma.
"Channie itu temannya Baekkie. Badannya tinggi, cuka meluk dan cium pipi Baekkie juga eomma. Channie juga kadang jail cama Baekkie dan teman yang lain, bikin Baekkie cuka kecel cama Channie," jelas Baekhyun dengan nada semangat menggebu-menggebu mendeskripsikan Channienya. Sang eomma hanya tertawa pelan melihat tingkah lucu anaknya tersebut.
"Sepertinya Channie itu lucu sekali yah?" tanya sang eomma. Baekhyun pun mengangguk antusias.
Tak lama terdengar suara panggilan yeoja yang menyerukan agar para murid masuk kedalam kelas mereka. Tak ayal, Baekhyun pun langsung gelapan kembali mencari Chanyeol. Kepalanya celinguk kekanan dan kekiri, namun lagi-lagi Chanyeol masih belum datang dan membuat Baekhyun kembali berwajah murung.
Sang eomma yang melihat raut wajah anaknya hanya tertawa kecil. Eomma Baekhyun berjongkok, mensejajarkan tubuhnya dengan anak tercintanya.
"Jangan murung begitu sayang. Kau pasti akan bertemu dengan Channie. Sekarang sebaiknya kamu masuk kedalam kelas dahulu, nanti disana kau pasti bertemu dengan Channie," kata eomma Baekhyun meyakinkan anaknya, Baekhyun mengangguk dan sang eomma pun dan mengecup sayang dahi anaknya.
Baekhyun kemudian berbalik untuk menuju kelasnya setelah memeluk eommanya dengan sayang. Pandangan Baekhyun tertuju pada Tao yang tengah bermain-main dengan boneka panda miliknya. Baekhyun pun langsung mempercepat larinya untuk berjalan berdampingan dengan bocah lelaki yang wajahnya tidak kalah imut darinya itu.
"Wah~ boneka panda punya Tao lucu cekali. Baekkie pengen punya boneka kaya gitu ihh," ucapnya saat dia sudah berada disamping Tao.
Pandangan matanya terfokus pada boneka panda yang tengah dipeluk oleh Tao. Boneka itu sangat lucu dan jujur saja Baekhyun juga sangat menginginkan boneka tersebut. Dan Baekhyun begitu cemburu melihat Tao yang memiliki boneka panda sebagus dan selucu itu. Hal itu membuat Baekhyun memasang wajah cemberutnya yang sangat imut dan menggemaskan.
Baekhyun melihat Tao mengangguk antusias dengan memasang senyum lebar diwajahnya. Tapi pandangan mata Tao masih terfokus pada sang boneka.
"Hehehe lucu kan boneka punya Tao. Uhh... Boneka ini namanya Tuan Panda, wajahnya lucu, bulunya juga halus emh... telus baunya juga wangi cekali loh. Tao cayang~ banget cama boneka ini," ucapnya yang hanya membuat Baekhyun makin menginginkan boneka panda tersebut.
"Huweee Baekkie juga pengen cium boneka Tuan Panda," pinta Baekhyun dengan puppy eyes andalannya saat dia melihat Tao tengah menciumi boneka Pandanya. Namun, reaksi balasan Tao adalah menjauhkan boneka panda tersebut dari jangkauan Baekhyun. Baekhyun menatap tidak mengerti pada Tao, memiringkan wajahnya dengan pose imut.
"Gak boleh! Yang boleh cium Tuan Panda cuman Tao ajah," dan setelahnya Tao berlari meninggalkannya sendirian. Baekhyun sempat melihat temannya yang lain Kris, berlari mengejar Tao.
Mata Baekhyun mulai berkaca-kaca karena tidak diperbolehkan mencium sang Tuan Panda milik Tao. Bibir Baekhyun juga mulai bergerak-gerak seperti akan menangis.
GREP
Baekhyun terlonjak kaget saat ada seseorang yang memeluknya dari belakang. Dan dia juga merasakan orang tersebut mengecup pipinya beberapa kali.
"Baekkie hyung~ lagi apa cih?" tanya sebuah suara. Baekhyun jelas saja tahu siapa yang memeluk dan mencium pipinya ini. Baekhyun sudah merasa famliar dengan apa yang dilakukan oleh orang tersebut.
Baekhyun mulai tertawa pelan karena geli saat pipinya kembali mendapat kecupan. Wajahnya yang semula sedih pun kini menjadi cerah dan Baekhyun langsung berbalik dan pura-pura memasang wajah kesal untuk melihat sang tersangka yang tengah memeluk dan menciumi pipinya itu.
"Channie~ jangan cium Baekkie telus donk, geli tau," ucap Baekhyun sambil mempoutkan bibirnya lucu. Hal itu juga malah membuat Chanyeol melakukan hal yang sama dengan Baekhyun, mempoutkan bibirnya juga mendengar ucapan Baekhyun barusan.
"Baekkie pelit, Channie kan cuka banget cium pipi Baekkie. Habicnya manic cih lacanya hehehe," ucap Chanyeol sambil tertawa kecil dan kembali memeluk namja yang lebih pendek darinya itu. Tidak lupa juga Chanyeol kembali memberikan kecupan-kecupan di pipi Baekhyun.
Baekhyun terkikik geli sebelum akhirnya menghentikan kegiatan Chanyeol. Chanyeol kembali memasang wajah cemberut namun berubah menjadi cengiran lebar saat Baekhyun mengecup pipinya.
"Cudah ah pelukan dan cium-ciumnya Channie. Kita macuk kekelas aja yuk," ajak Baekhyun dengan senyum lebar. Chanyeol mengangguk antusias dan mulai berjalan berdampingan bersama Baekhyun menuju kelas dengan satu tangan mereka yang bertautan.
-oOo-
Kelas Star
Suasana kelas sangat riuh karena para murid akan mulai belajar. Membuat dua bocah kecil yang duduk bersebelahan itu begitu antusias akan kegiatan apa yang akan mereka lakukan hari ini.
Pelajaran pertama diisi dengan berhitung, dimana Vict soensaengnim memberikan pertanyaan pada mereka untuk menemukan jawabannya. Chanyeol maupun Baekhyun begitu kesulitan saat Vict soensaengnim memberikan pertanyaan 10 + 6 pada mereka.
Seluruh murid kecuali Tao yang sibuk bermain dengan Tuan Panda dan Kris yang sibuk memerhatikan Tao mulai berhitung. Namun, mereka kesulitan karena jumlah jari-jari mereka kurang dan hal itu membuat mereka menyerah. Hal itu berlaku juga pada Chanyeol dan Baekhyun, mereka juga kesulitan menemukan jawabannya.
Chanyeol kemudian memikirkan sesuatu dan setelah dia mendapat idenya dia makin mendekatkan jaraknya pada Baekhyun. Baekhyun langsung mengalihkan pandangnnya pada Chanyeol yang mendekatinya.
"Baekkie hyung ayo kita itung cama-cama~," seru Chanyeol dan sebuah senyum sumringah tercetak jelas diwajah Baekhyun.
Baekhyun mulai membuka telapak tangannya lebar-lebar, Chanyeol menghitung jari-jari Baekhyun hingga hitungan yang kesepuluh. Setelah itu, Chanyeol lah yang membentangkan kedua tangannya dihadapan Baekhyun dan Baekhyun yang menghitungnya mulai dari sebelas, dua belas hingga mereka menemukan jawabannya yaitu enam belas.
Setelah mengetahui jawabannya, Chanyeol dan Baekhyun langsung mengangkat kedua tangannya tinggi-tinggi. Membuat semua murid menatap mereka berdua, begitu juga dengan soensaengnim mereka yang menatap pada Chanyeol dan Baekhyun.
"Oke, emhh Chanyeol apa jawabanmu?" ucap Vict pada Chanyeol. Chanyeol tersenyum lebar karena dia yang ditunjuk oleh soensaengnimnya.
"Jawabannya enam belas coencaengnim. Chanyeol ngitungnya cendili loh coencaengnim~" kata Chanyeol bangga dan disisi lain, Baekhyun yang mendengar ucapan Chanyeol langsung memasang melipat tangannya didada dan mendengus sebal. Kini Baekhyun tengah marah dan kesal pada Chanyeol karena berbohong.
"Hebat, jawabannya benar sekali. Anak-anak ayo beri tepuk tangan untuk Chanyeol," suasana kelas pun riuh oleh tepukkan tangan murid-murid. Chanyeol hanya tersenyum lebar berbeda dengan Baekhyun yang masih memasang wajah sedihnya.
Pelajaran terus berlanjut seperti biasanya. Baekhyun masih terlihat kesal dan marah berbeda dengan Chanyeol yang masih memasang senyum lebarnya mendengar pujian teman-temannya. Saking kesalnya, Baekhyun bahkan tidak mau bernyanyi saat Vict meminta dia bernyanyi didepan kelas.
Kegiatan belajar mereka pun terus berjalan, hingga akhirnya waktu bermain pun dimulai.
Baekhyun langsung berjalan dengan cepat menuju playground, diikuti oleh Chanyeol dibelakangnya.
"Baekkie hyung~ main cama-cama yuk," pinta Chanyeol dengan senyum lebar miliknya. Baekhyun membalikkan badan menatap Chanyeol dengan memasang wajah dingin.
"Gak mau! Main aja cana cendili, dacal Channie jahat!" Dan Baekhyun pun pergi meninggalkan Chanyeol disana sendirian. Chanyeol yang bingung dengan sikap Baekhyun yang marah padanya mulai terisak pelan. Bibirnya mengerucut lucu ketika dia akan menangis.
Chanyeol mengusap-usap matanya yang mulai keluar air mata dengan satu tangan. Dia kemudian berlari menuju Baekhyun dan memeluknya dari belakang.
"Hiks huwee Baekkie kenapa malah cama Channie hiks huwee," tangis Chanyeol. Baekhyun yang dipeluknya mulai merasa bersalah karena sudah membuat Chanyeol menangis. Tapi itu juga salah Chanyeol karena Chanyeol berbohong pada teman-temannya.
Baekhyun membalikkan badannya dan menatap Chanyeol yang tengah menangis.
"Baekkie kenapa? Kenapa malah cama Channie?" tanya Chanyeol lagi.
"Coalnya Channie bohong cih. Tadi kan kita itungnya cama-cama, tapi Channie bilang Channie itungnya hacil Channie cendili. Baekkie gak cuka cama olang yang cuka bohong," kata Baekhyun sedikit ketus dengan tangan yang terlipat didadanya. Baekhyun bahkan membuang mukanya, sungguh sikapnya seperti seorang diva ckck.
Isakkan Chanyeol mulai memelan karena mendengar alasan Baekhyun. Dan Chanyeol memang merasa bersalah karena berbohong, lagi pula Chanyeol berbohong karena ingin dipuji oleh teman-teman dan soensaengnimnya.
"Maafin Channie," kata Chanyeol dengan nada pelan. Chanyeol kemudian menarik pergelangan tangan Baekhyun dan membawanya. Baekhyun terkejut dengan aksi Chanyeol yang mau membawanya entah kemana. Dan ternyata mereka menuju Vict soensaengnim yang tengah membantu Hyuna menggambar.
"Chanyeol Baekhyun ada apa? Dan... kenapa Chanyeol menangis?" tanya Vict sambil mengelap wajah Chanyeol dengan sapu tangan miliknya. Baekhyun menatap Chanyeol dimana Chanyeol kini tengah menunduk.
"Ummhh coencaengnim... Channie mau minta maaf. Channie udah bohong cama coencaengnim umhh cama teman-teman juga." Ucao Chanyeol dengan nada gugup dan takut.
"Bohong kenapa?" tanya Vict yang kemudian menatap lekat mereka berdua.
"Tadi Channie ngitung jawabannya gak cendili coencaengnim. Channie ngitungnya cama Baekkie hyung, tapi Channie bohong," kata Chanyeol dengan takut-takut. Vict hanya tersenyum melihat Chanyeol.
"Tidak apa-apa Chanyeol, kamu sudah mengakui kalau kamu salah karena sudah bohong. Jangan diulangi lagi yah?" Chanyeol mengangguk kelewat antusias, membuat rambutnya yang rapi jadi agak sedikit berantakan.
"Channie janji gak bakal bohong lagi. Coalnya... Channie gak cuka kalau Baekkie hyung malah cama Channie, Channie gak mau Baekkie hyung malah lagi." Chanyeol menatap Baekhyun yang masih kesal dengan ragu-ragu.
"Nah sekarang Baekhyun, kamu mau maafin Chanyeol tidak?" tanya Vict pada Baekhyun. Chanyeol kembali merasakan takut jika Baekhyun tidak mau memaafkannya. Jika begitu nanti siapa yang akan Chanyeol peluk dan dikecup pipinya tiap masuk sekolah? Kris? Kai? Kyungsoo? Tidak, Chanyeol tidak ingin mereka. Dia hanya ingin Baekkienya saja yang dia mau peluk dan kecup bibirnya karena dia suka.
Baekhyun menatap Chanyeol masih dengan memasang wajah kesal dan marah. Hal membuat wajah Chanyeol menunduk tidak berani menatap Baekhyun dan kembali dia akan menangis lagi jika saja dia tidak mendengar tawa kecil dari mulut Baekhyun. Chanyeol menatap Baekhyun yang terlihat tertawa kecil.
"Channie wajahmu lucu cekali hihihi," kata Baekhyun. Chanyeol mempoutkan bibirnya kesal karena ditipu oleh Baekhyun yang berpura-pura marah padanya.
"Baekkie maafin Channie kok~ tapi jangan bohong lagi yah?" Chanyeol langsung tersenyum lebar dan mengangguk. Setelahnya, Chanyeol langsung menerjang Baekhyun hingga mereka berdua terjatuh pada lantai yang lembut. Dengan posisi Chanyeol yang menindih tubuh mungil Baekhyun.
"Makacih Baekkie udah maafin Channie~"
"Iya iya, tapi Channie awas donk berat tahu."
Chanyeol malah tertawa kecil dan mulai memberi kecupan pada pipi temben milik Baekhyun, membuat yang dicium hanya bisa tertawa geli.
'KYYAAAAA OMG! ASDFGHJKL' batin Vict yang melihat mereka berdua. Bukannya memisahkan malah memotret dua namja kecil tersebut.
TBC
Next : SuLay 'Hide and Seek'
Nyahaha~ mian judul yang BaekYeol author ganti hoho biar pas aja ma ceritanya. Biar bagaimanapun character disini udah kissu-kissuan juga masih pada polos gak ngerti arti sebenarnya. Dan buat diitactorlove udah author kirim paket berupa foto BaekYeol moment sebagai terima kasih atas sarannya alias pajak huehehehe~
Dan Yapz author juga bakal buat cerita mereka pas udah gedenya kok dan pasti bakal rubah rated hohoho#yadong mode
Buat reviewer author ucapkan banyak terima kasih *deep bow* review kalian membuat author semangat lanjutin semua ff author bagai Miz*ne bikin semangat balik lagi wkwkwk
Special Thanks to :
BBCnindy, needtexotic, ruka17, zheee, Michelle Jung, tiikaaa, Brigitta Bukan Brigittiw, ICE14, Miina708, Mulov, IyaSiBum, elen lee, Atha Raska, Oh Myu Na, awlia, Kim Chan Min, Zhii, Riszaaa, irisha Sinna, Kim Haerin-Ah, nandamahjatia97, Ryu Chanhyun, evilkyvng, siscaMinstalove, Jin Ki Tao, ru-ie, shinminkyuu, Hami, Time to Argha, Nada ChocoNut P, Dianaanisti1, StringKyu893, Shin Min Hwa, Golden Peacock, christina, dinodeer, myjongie, BabySuLayDo, Diitactorlove, Just Call Me Guest, NicKyun, fujoshi kece B, KecoaLaut, 00'no name, BabyMoonLay, naurandiva, Cho Eun-Ji, River21, hera3424, HungryBirds, springyeol, HunHanmi18, flamintsqueen, 454, BumBummie, Minerva Huang, Raichi Lee Sangjin ELF.
Thank you mmuaacchh mmuaacchhh :*
Review again please
