Lost in shinobi world: chapter 7
"Oh iya sensei, apa yang kita lakukan saat latihan?" lanjut Nara. "Tentu saja berlatih" ucap kakashi sambil membuka buku Favorit nya.
"oh berlatih ya? Sebenarnya aku belum terlalu mengerti tentang Ninja, jadi bagaimana?"
"oh iya ya. Sebaiknya kau pelajari dulu semua tentang Ninja, dari mulai sejarah desa konoha, sampai elemen-elemen dan lain-lain. Jadi besok aku akan mengantarmu ke perpustakaan konoha"
"Baiklah" ucap Nara. Lalu kakashi menutup bukunya, "Sekarang kau harus beristirahat dulu, kau akan tidur dikasur ku" ucapnya.
"l-lalu sensei?"
"aku akan tidur disofa itu!" ucap kakashi sambil menunjuk kearah 2 sofa berukuran sedang diruangannya.
"t-tapi…" "Sudah, kau kan tamu disini"
"Tapi kau pemiliknya!" Nara dan kakashi pun berdebat untuk menentukan siapa yang akan tidur dikasur. Dan Kakashi pun menang dan menyuruh Nara tidur dikasurnya, sedangkan ia tidur disofa.
Keesokan Harinya. Kakashi bangun dari sofa dan memutuskan untuk membangunkan Nara.
"Nara bangu…Nara?" Kakashi hampir terkena serangan jantung saat melihat kasurnya yang kosong.
Tiba-tiba Nara keluar dari Dapur. "ada apa sensei?"
Kakashi pun menghela nafas, "Membuatku kaget saja.. sedang apa Nara?"
"maaf aku tidak bilang padamu, Aku sedang memasak untuk sarapan. Oh iya! Tunggu dulu ya sensei" Nara pun berlari lagi ke dapur untuk menyelesaikan masakannya. Kakashi duduk dimeja makan untuk menunggu makanan.
Beberapa menit kemudian, Nara menghampiri Kakashi dengan membawa makanannya. "makanan sudah siap sensei!"
"wah, terima kasih banyak Nara. Biasanya aku sarapan dengan makanan yang mudah dibuat saja. Sekarang kau membuatkanku makanan yang lezat" ucap kakashi
"Ia sama-sama. Kau saja hebat bisa memasak sendiri hehe" ucap Nara. Dan Mereka pun makan.
Setelah mereka makan, Kakashi dan Nara pergi ke Perpustakaan Konoha. Nara sangat menyukai Konoha. diperjalanan ia disuguhi pemandangan tebing dengan 5 wajah yang diukir diatasnya yang sangat indah, Pohon-pohon yang rindang menemani perjalanannya, senyuman warga konoha yang menyapa dengan hangat dijalan, membuat ia merindukan teman-temannya dulu, tapi udara pagi yang sejuk membuat Nara menjadi bersemangat untuk menjadi seorang Ninja yang hebat.
Sesampainya diperpustakaan, mereka disambut oleh penjaga perpustakaan. Nara duduk di kursi dan meja yang ada ditengah-tengah ruangan. Kakashi pun mencari gulungan tentang sejarah konoha, elemen-elemen dasar, dan teknik-teknik, lalu memberikannya kepada Nara. "Seperti yang kubilang kemarin, ini gulungan untuk kau belajar semua tentang Ninja"
"Terima kasih sensei" Nara pun mengambil gulungan itu.
"Kita baca itu Nanti, sekarang kita pergi ke tempat Latihan dulu" ucap Kakashi
"Baik sensei!" Lalu mereka pergi ke Tempat yang dibicarakan Kakashi itu.
Sesampainya ditempat latihan, Nara dan Kakashi duduk dibawah pohon besar dipinggir lapangan.
Lalu Kakashi mengambil sesuatu dari tempat kunai nya.
"Pertama, kau harus mengetahui elemen dasarmu. Pakai kertas ini untuk mengetahui elemen chakramu!" Lalu kakashi memberikan satu lembar ketas kecil kepada Nara.
"Caranya, pegang kertas ini dengan jari telunjuk dan jari tengahmu, dan fokuskan chakramu pada kertas ini. Seperti ini!" Kakashi pun menyelipkan kertasnya diantara jari telunjuk dan jari tengahnya. Dan dalam sekejap, kertas yang dipegangnya berubah menjadi kusut.
Kakashi menjelaskan kepada Nara, "Jika kertasmu berubah sama menjadi seperti kertas yang ku pegang, berarti elemen chakramu adalah petir"
"Kalau yang lainnya?" Tanya Nara. "kalau kerasmu berubah menjadi basah, itu berarti elemen dasarmu adalah air, kalau terbelah dua berarti angin, kalau terbakar berarti api, dan kalau hancur berarti tanah"
"Jadi begitu ya? Akan kucoba.." Lalu Nara pun menyelipkan kertas elemen tersebut diantara jari tengah dan jari telunjuknya, seperti yang dicontohkan kakashi tadi. Lalu Nara meng-konsentrasikan chakranya pada kertas itu (meskipun tidak tahu apa itu chakra, ia hanya mengkonsentrasikan pikirannya) Lalu kertas yang dipegangnya itu terbelah menjadi dua dan menjadi basah.
"Kau memiliki 2 elemen chakra! Yaitu angin dan air. Aku akan menjelaskan tentang semua yang ada di gulungan ini. Pertama, adalah kekkei genkai. Kekkei genkai adalah…" Kakashi menjelaskan semua tentang shinobi, mulai dari kekkei genkai, kekkei touta, doujutsu, taijutsu, genjutsu, ninjutsu, jounin dan lain-lain.
"Nah itu semua tentang shinobi, kurasa penjelasannya sudah cukup, selanjutnya kita berlatih dengan jutsu mu. Kau ingin bertanya sesuatu?" ucap kakashi.
"Aku tertarik dengan doujutsu Sharingan. Apa hanya clan umm…. Clan Uchiha saja yang bisa memiliki sharingan itu?"
"Tidak, bisa dari luar clan uchiha juga. Contohnya… Aku" ucap kakashi
"Kau memiliki sharingan?" Nara cukup terkejut mendengar itu.
"iya, lihat ini!" Lalu Kakashi pun menaikkan ikat kepala yang menutupi mata kirinya. Dan Nara terkejut saat melihat mata kiri kakashi yang tertutup dengan bekas luka, saat ia membukanya, matanya berwarna merah dengan tiga titik ditengahnya itu.
"ini namanya Sharingan" ucap Kakashi
"Kau itu bukan keturunan uchiha kan? Lalu bagaimana kau bisa mendapatkan itu?"
Nara sangat tertarik dengan mata sharingan itu. Terutama mata sharingan kakashi.
"Ceritanya panjang. Tapi intinya, aku mendapatkan mata ini sebagai hadiah dari sahabatku.." Kakashi sedikit sedih membicarakan ini.
"Lalu sahabatmu itu? Matanya tinggal satu?" Ucap Nara
"hahaha tentu saja tidak, ia… telah tiada" ucap kakashi sedih
"m-maaf.. seharusnya aku tidak menanyakannya"
"Tidak apa-apa. Namanya Obito, dia sahabatku. Tapi dulu itu aku ini bodoh. Tidak pernah menghargai yang namanya teman. Setelah dia tidak ada, aku baru menyadari betapa berharganya teman itu.." Ucap Kakashi
Nara menaruh tangannya dipundak Kakashi, "Kau tidak boleh menyalahkan dirimu sendiri, dia akan sedih jika melihatmu seperti ini^^"
"kau benar, Tapi rasanya sulit melupakan sahabat itu.." ucap kakashi
"Sesedih apapun itu, kau harus bersemangat! Ayo kita lanjutkan latihannya!aku ingin bisa memakai jutsu hehe" ucap Nara penuh semangat
"Kau ini… Istirahat dulu sebentar.." Ucap kakashi sambil membuka buku faforitnya.
"Itu buku apa?" Ucap Nara penasaran sambil duduk disebelah Kakashi.
"Ini buku Icha-icha…" Jawab kakashi
"Isinya menceritakan apa? Aku juga suka membaca Novel.." ucap Nara
"a-ano umm… tentang sesuatu.. oh iya bagaimana sehari-harimu biasanya?" Kakashi mencoba merubah topik
"Aku tentu saja bersekolah, setiap pulang sekolah, aku bersama teman2 pergi bersama. Dan ya…seperti itu"
"Lalu bagaimana orangtuamu?" Tanya Kakashi
"Sejak kecil aku tidak memiliki orang tua…" Ucap Nara dengan senyuman manisnya. "Sejak kecil aku tidak mengetahui siapa orangtua ku, aku tinggal di Panti asuhan. Dan sejak umur 12 aku pindah dari panti asuhan itu, dan bekerja sendiri untuk biaya sekolah" Lanjut Nara masih dengan senyumannya.
"k-kau bekerja sendiri? Untuk biayamu?..." Ucap Kakashi dengan nada kaget.
"Iya hehe. Untungnya, saat aku sekolah, aku mendapat beasiswa dari Sekolahku sampai aku lulus. Hadiah untuk prestasiku hehe" Ucap Nara
"Hebat sekali"
"Tapi.." Nara menunduk. "Kurasa aku akan mengecewakan teman-temanku." Lanjutnya.
"Memangnya kenapa?" Tanya kakashi.
"Harusnya, aku saat ini sedang melakukan tugasku. Bekerja sama dengan seorang dokter, tapi sekarang aku malah disini" Ucap Nara dengan Nada sedih.
"Tenang saja. Kau akan senang disini. Apalagi kau sebentar lagi akan menguasai jurus-jurus. Elemenmu itu bisa menjadi kekkei genkai.." Jelas Kakashi
"iya aku tahu..gabungan dari elemen Air dan Angin itu adalah Es kan?"
'Tunggu..' Pikir Kakashi. Kakashi baru menyadari, saat pertama bertemu Nara, Nara pernah mengeluarkan Naga api yang melindunginya. 'Seharusnya elemen Nara itu Air dan Angin.. Tapi bagaimana bisa mengeluarkan Naga Api?'
"Sensei!" Ucapan Nara membuat kakashi kembali sadar dari pikirannya.
"Kenapa malah diam saja?" ucap Nara
'aku akan memberitahukan ini pada nona Tsunade' Pikir Kakashi
"t-tidak apa-apa.. kau tunggu disini ya? Aku akan pergi ke Nona Tsunade dulu.." Tanpa kata-kata lagi, Kakashi langsung menghilang.
"dasar.."
Sementara itu dikantor Hokage…
"Masuk" Ucap Tsunade
Kakashi pun masuk ke kantor Hokage. "Ada apa Kakashi?" Ucap Tsunade yang masih menandatangani berkas-berkas dimejanya.
"Aku baru menyadari ada sesuatu yang aneh. Nara pernah mengeluarkan Naga api saat aku dan team 7 pertama bertemu dengannya. Tapi Elemen Nara adalah Angin dan Air. Jadi menurutku itu tidak mungkin.." Jelas Kakashi
"n-naga api? Bagaimana bentuknya?" Tsunade merasa kaget mendengar berita ini.
"seperti Naga biasa, tapi kalau tidak salah, naga itu memiliki tanda aneh di kepalanya..bentuknya seperti yin dan yang" ucap Kakashi
"a-apa? I-itu berarti…Nara memiliki naga Yin dan Yang dalam tubuhnya..aku akan memeriksanya Nanti" Ucap Tsunade kaget
"apa itu Naga Yin dan Yang?" Kakshi belum pernah mendengar tentang Naga yin dan yang tersebut
"ada sebuah legenda yang menceritakan tentang seekor Naga yang disegel dalam tubuh seorang wanita. Naga itu adalah Naga yin dan yang. Naga tersebut hanya disegel dalam tubuh seorang wanita. Itu karena Naga Yin dan Yang memiliki 2 karakter yang bertolak belakang. Jika orang tersebut tidak bisa mengendalikan emosinya, maka Naga yin dan yang akan berubah menjadi Naga yang buas dan bisa menghancurkan apapun. Tapi jika sebaliknya, jika orang itu bisa menahan emosinya, naga itupun akan tenang seperti biasa. Maka dari itu, dipilihlah wanita untuk tempat Naga tersebut. Karna wanita lebih bisa mengendalikan emosinya." Tsunade menjelaskan kepada Kakashi Sejarah Naga tersebut, dan cara agar Naga tersebut tidak menjadi buas.
Sementara itu di Tempat Nara…
"Kakashi sensei lama sekali…" Nara mulai bosan menunggunya. Lalu Nara pun memutuskan untuk berjalan-jalan sebentar. Ia pun pergi kembali ke desa.
"Aku harus kemana ya?"
Sialnya, setelah beberapa menit berjalan, Nara tidak tau harus kemana. Ia tersesat. Nara pun mencoba bertanya pada orang-orang.
Nara pun menghampiri seseorang yang ada dipinggir jalanan. Nara menepuk pundak orang tersebut.
"Permisi.. Aku ingin bertanya, ichiraku ramen ada dima.."
"iya? Ada apa?" Ucap orang tersebut
"Y-Yuna? Kau Akiro Yuna kan?" Ucap Nara
"b-bukan.. kau salah orang, aku Akiro Ai. Darimana kau tahu kalau aku dari klan Akiro?" Ai penasaran. Kenapa orang didepannya ini mengetahui klannya. Padahal klannya tidak begitu terkenal dibanding klan lainnya.
"k-kurasa…" belum selesai dengan kata-katanya
"Itu dia!" seseorang berteriak dari belakang Nara.
"Nara!" Nara mengetahui suara itu. Ini adalah suara sensei nya. Nara pun membalikan badannya. Ia melihat Kakashi berlari kearahnya bersama satu anjing yang ada didepannya.
"aku mencarimu kemana-mana. Ternyata ada disini. Pakkun kau boleh pergi sekarang" kakashi berbicara pada anjing itu
"baik" jawab anjingnya yang kemudain menghilang
"a-aku tadi tersesat. Dan baru akan pergi ke ichiraku ramen" ucap Nara
"permisi..aku pergi dulu ya!" Ai langsung pergi lewat jalan yang ia lewati sebelumnya
"dia siapa?" Tanya Kakashi
"Tadi aku ingin bertanya dimana jalan ke ichiraku ramen kepada orang itu. Tapi saat aku melihat wajahnya, kukira dia itu temanku. Semuanya mirip, dari mulai warna rambut, hidung, dan postur tubuhnya. Tapi hanya warna matanya saja yang berbeda. Nama belakangnya pun sama." Jelas Nara
"Mungkin temanmu itu berasal dari klan yang sama dengan orang yang tadi. Itu berarti klannya berasal dari zaman sekarang. Ratusan tahun dari zaman mu tinggal"
