SAY I LOVE YOU
By Sun young
Genre: Romance, YAOI(BOYxBOY).
KYUMIN (Kyuhyun & Sungmin)
.
.
.
"Kau malu, hyung? Mengapa harus malu... Ganti baju disini saja ya?" ucap kyuhyun atau lebih tepatnya berbisik ditelinga Sungmin. Spontan Sungmin menutup kedua matanya karena sensasi geli yang ia terima di telinganya.
Sungmin merasakan detak jantung'nya sendiri yang semakin cepat. Perasaan apa ini? Sungmin bingung dengan perasaanya kini. Entahlah, kenapa ia tidak bisa menolak ketika kyuhyun berlaku kurangajar seperti ini padanya. Tidak mungkin ia...
.
.
.
PART 3
.
.
.
Tidak tahan. Dengan kesal Sungmin menginjak sebelah kaki kyuhyun yang sukses membuat teriakan kesakitan dari sang korban.
"Ya! Hyung! Apa salahku?!" ujar Kyuhyun sembari mengelus kasar kakinya yang benar-benar kesakitan, Sungmin hanya mendecih sembari melipat kedua tangannya di depan dada.
"Mangkanya, berlaku sopanlah padaku!"
kyuhyun terus mengumpat-ngumpat kecil sembari memegangi kakinya, ini sakit sekali... siapapun yang merasakanya pasti akan meraung-raung kesakitan, akhirnya Sungmin lebih dulu meninggalkan kyuhyun sendirian di dalam kamar. Melihatperlakuan Sungmin padanya, rasanya ia ingin sekali 'memakan' habis kelinci semok itu detik ini juga.
Makan malam-pun tak sehikmat biasanya, yeah... kalian tahu apa alasanya, Cho kyuhyun, terus saja mengoceh tentang Sungmin di sekolah. Tidak sopan. Tapi itu kenyataan, dan Ny Lee serta Mr lee cukup menikmatinya dan merespon setiap gosipan Kyuhyun tentang Sungmin. Sungguh menyebalkan. Makan malam yang menyebalkan. Dan si Cho yang menyebalkan! Umpat sungmin tiada henti sembari mengaduk-ngaduk makanannya tanpa selera.
"Aku sempat mengira Sungmin hyung itu yeoja, ajumma, haha, aku tertipu,"
Mr dan Ny lee terus saja tertawa menanggapi ocehan Kyuhyun, sedangkan Sungmin hanya mampu diam sembari terus memandang tajam Kyuhyun yang tak urung bisa berhenti bicara.
"Sungmin hyung sangat galak pada yeoja atau namja yang sedang menyatakan cinta padanya, aku heran, meskipun Sungmin hyung begitu, hampir setiap hari masih saja ada yang berani menyatakan cintanya pada Sungmin hyung."
Mr dan Ny Lee kembali tertawa, Sungmin geram, inikan acara makan malam! Bukan acara bincang-bincang! Setelah meneguk habis airnya, sungminpun berdiri dan kembali kekamarnya tanpa mempedulikan kedua orang tuanya dan kyuhyun yang masihhhh saja terus memperbincangkannya.
'CHO PABBO!'
.
.
Satu jam berlalu, Sungmin terus berdiam diri di kamarnya, setelah acara makan malam, Kyuhyun belum juga kembali menemui Sungmin. Apa pedulinya, lebih bagus jika dia pulang saja! Pikirnya.
tak lama kemudian, akhirnya Kyuhyun-pun datang dengan membawa foto album milik keluarga Lee. Dengan wajah yang berseri-seri, kyuhyun-pun menaiki ranjang sungmin, sedangkan Sungmin sedari tadi hanya berpura-pura sibuk dengan ponsel di tangannya.
"Hyung! Lihat apa yang ku bawa..." ucap kyuhyun sembari menyodorkan foto album di depan wajah Sungmin.
"Aishh! Kau menghalangi pandanganku!" kesal Sungmin sembari menatap Kyuhyun.
Tak meladeni amarah Sungmin, Kyuhyun-pun membuka foto album tersebut dengan semangat.
"Lihat! Ini kau hyung!" ujar kyuhyun sembari menunjuk sebuah foto yang terdapat wajah anak kecil di dalamnya. Sungmin melirik sekilas dan kembali dengan 'Kesibukannya'.
"lalu?"
"Kau menggemaskan sekali disini, tidak jauh beda dengan sekarang, padahal... tadi Lee ajumma mengatakan padaku, kau yang di foto ini saat berusia tiga tahun, menakjubkan..."
mendengar cicitan Kyuhyun, sedikit senyum terukir jelas di bibir Sungmin, tapi sedetik kemudian Sungmin mengubah ekspresinya dan berbaring membelakangi Kyuhyun. "Aku mau tidur! Kau jangan menggangguku."
Tak mengubris ucapan Sungmin, Kyuhyun terus membolak balik foto album dan sesekali dirinya terkekeh pelan. Menurutnya, Sungmin yang dulu dan yang sekarang memang sangat sangat tidak jauh berbeda, tetap menggemaskan! Rasanya ingin sekali Kyuhyun menggigit pipi kenyal itu sekarang setelah dirinya melihat Sungmin yang sudah tertidur dengan pulas. Mendengar dengkuran halus Sungmin, kyuhyun tersenyum dan meletakan album foto tersebut, Menyamankan dirinya berbaring di samping Sungmin. Sigh... Kyuhyun tercekat setelah melihat Sungmin yang kini sudah merubah posisi menjadi terlentang, kening itu... hidung itu... pipi itu... serta bibir itu sungguh mengundang hasrat'nya. Sial! Batin kyuhyun.
Perlahan, Kyuhyun lebih merapatkan tubuhnya pada Sungmin, sungguh, sulit sekali bernafas untuk sekarang, Kyuhyun terus menelan salivanya tiada henti, jantungnya berdetak tak karuan, berdekatan dengan Sungmin dalam suasana seperti ini membuat dirinya blank seketika. Sungmin, Sungmin, Sungmin! Kyuhyun bisa gila sekarang jika dibiarkan dengan fantasi liarnya. Sedikit demi sedikit, tangan nakal Kyuhyun terangkat untuk menyentuh pipi kenyal nan mulus itu. Ohhhh... rasanya Kyuhyun ingin sekali menangis tersedu-sedu setelah berhasil menjalankan misi pertamanya. Kyuhyun menahan nafasnya ketika tangan itu bergerak mengelus pipi milik Sungmin. Lembut... itu hal pertama yang ia rasakan.
'Aku ingin menggigitnya, aku ingin menggigitnyaaa!' jerit hati kyuhyun tiada henti, Sungguh gemas. Kyuhyun melihat kadaan sekitar, siapa tahu Sungmin memasang CCTV di kamarnya. Yeahh siapa tahu saja.
Namanya manusia, pasti ingin lebih. Sigh... kini tangan Kyuhyun mulai merayap menuju bibir Sungmin. Kyuhyun terkekeh ketika melihat bibir shape-m Sungmin yang maju-maju dengan sendirinya seolah minta di cium. Karena tidak kuat lagi akhirnya kyuhyun mencomot bibir itu dengan keras. Alhasil, Sungmin bangun dan duduk dengan gelagapan. "Ada apa?! Ada apa?!"
Kyuhyun hanya diam melihat reaksi Sungmin, sedikit sebal melihat Sungmin terbangun karena ia pasti tidak bisa lagi menikmati wajah Sungmin dengan tenang jika sang empu'nya terjaga. Memangnya ini salah siapa?!
"Sudah sudah, hyung tidur lagi saja, tadi aku hanya menyentuhnya, tidak menciumnya."
Shock, apa dia bilang? Dengan cepat Sungmin menyentuh bibirnya, meraba-raba tubuhnya dan berakhir menatap Kyuhyun tajam penuh curiga.
"Aku tidak melakukan apapun." Sanggah Kyuhyun cepat setelah mengerti arti tatapan Sungmin tersebut.
"Lalu tadi apa maksudnya? Kau menyentuhnya? Menyentuh apa?!"
Kyuhyun mendesah dan mulai menyelimuti dirinya sendiri. "Aku mau tidur, hyung jangan mengangguku."
What the?!
"YA! Jelas-jelas kau yang sudah mengganggu tidurku!"
"Sssssst! Kau bisa membangunkan Ajushi dan Ajumma jika berteriak-teriak seperti itu hyung." ucap kyuhyun yang diakhiri dengan posisi tubuhnya membelakangi Sungmin.
Seperti ingin menancapkan belati di jantung Kyuhyun, Sungmin sudah kesal setengah mati, yang bisa ia perbuat sekarang hanyalah mengigit bantal pink miliknya.
"Eommaaa..."
Tangis Sungmin'pun pecah.
.
.
ini hari minggu, jadi Kyuhyun tak usah cemas memikirkan bagaimana ia bersekolah hari ini. Sigh... pagi yang cerah, dengan di temani Sungmin di sampingnya. Disampingnya? Kyuhyun kaget setelah sadar ternyata Sungmin tak ada di sampingnya. Apakah sudah bangun? Tapi ini terlalu pagi untuk Sungmin bangun, di hari minggu Sungmin pasti akan susah di bangunkan.
"Minnie hyung?!" Kyuhyun bangun dari tidurnya dan segera menyibak setengah selimut hangat yang menyelimuti tubuhnya bermaksud untuk mencari Sungmin. Loh? Kyuhyun kaget setelah merasa kakinya sulit di gerakan. Dengan cepat Kyuhyun menyibak seluruh Selimut yang menutupi sebagian tubuhnya lagi. Ya tuhan... Ternyata itu Sungmin yang tengah tidur dengan posisi tidak wajar, berlawanan arah dengan kyuhyun serta kedua tangannya memeluk kaki Kyuhyun dengan sangat erat, oh dan jangan lupakan satu ibu jari miliknya berada di dalam mulutnya sendiri yang tengah ia hisap-hisap.
.
.
.
"Minnie, nanti eomma pergi sebentar, kau dan Kyuhyun tidak akan kemana-mana'kan?
Sungmin mengangguk sembari terus memakan rotinya, sedangkan Kyuhyun tengah asik menatap cara Sungmin makan.
"Berhenti menatapku, habiskan sarapanmu." Desis sungmin dengan sisi-sisi mulutnya yang penuh dengan remah roti. Bukannya takut dan menuruti Sungmin, Kyuhyun malah terkekeh dan membersihkan remah roti di sudut bibir Sungmin dengan gentle. So cute Cho Kyuhyun... tapi tidak bagi Sungmin, sebenarnya tadi Sungmin sempat tertegun juga, tapi seperti biasa... harga diri.
Seperti terburu-buru Eomma Sungmin terus berlalu lalang sembari memberi peringatan-peringatan pada Sungmin jika ingin keluar rumah atau sedang berada di dalam rumah.
"Mengertikan? Ingat, eomma tidak mau ruang TV berantakan, dapur berantakan, blalblablabla~"
"Ne, eomma..." dengan lesu Sungmin menanggapi. Sedangkan Kyuhyun memandang takjub Ny Lee yang ternyata tidak jauh beda dengan eomma-nya sendiri-cerewet.
"Kalau begitu, Eomma pergi dulu, ne?" Akhirnya Ny Lee-pun beranjak pergi yang sebelumnya tidak lupa mengecup kening anak tercintanya terlebih dahulu.
Sungmin menatap Kyuhyun dan Kyuhyun-pun balas menatap Sungmin.
"Sama saja"ucap kyuhyun. Dan akhirnya tawa merekapun pecah bersama-sama yang berlanjut dengan curhatan masing-masing mengenai 'Kecerewetan seorang ibu'.
"Kyu, memangnya keluargamu atau Ahra noona tidak akan mencarimu? Kau kan tidak mengabari mereka."
"Tenang saja... lagi pula jika memang mereka mencariku, pasti mereka tidak akan sampai disini, mereka'kan tidak tahu rumah-mu hyung kkkk~"
"aishhh dasar, Evil Cho"
Setelah selsai acara sarapan, Kyuhyun lebih memilih menuju taman belakang keluarga Lee tanpa membantu Sungmin yang membereskan semua sendiri. Taman ini tidak terlalu luas, tapi sangat nyaman jika di singgahi. Kyuhyun duduk di kursi taman sembari melihat sekitar, tak di sangka matanya menemukan sosok kecil berbulu putih dengan dua gigi yang menonjol tengah menatap'nya.
Kyuhyun mendekat dan berjongkok tepat di hadapan 'sosok' tersebut.
"Kau mirip sekali dengan Sungmin hyung, dia majikanmu?" tanya kyuhyun pada 'sosok' tersebut. Sedangkan, yang di tanya hanya terus diam sembari menatap kyuhyun dengan mulut yang terus bergerak-gerak lucu.
"Kau lapar? Kenapa kau tak menjawab-ku? setidanya kau mengangguk jika memang tidak bisa bicara. Aku kecewa."
Kyuhyun memandang sekitar dan menemukan bunga mawar tak jauh darinya.
Beres dengan urusan mencuci piringnya, Sungmin-pun beranjak menemui kyuhyun, takutnya terjadi sesuatu dengan tamannya dan juga Bunny'nya, bukan dengan Kyuhyun-nya.
Sungmin tersenyum kecil ketika melihat Kyuhyun yang tengah bermain dengan kelincinya, tapi ada suatu yang janggal. Apa itu yang di leher Bunny'nya? Semakin Sungmin mendekat, semakinlah Sungmin melebarkan matanya.
"YA TUHAN CHO KYUHYUN! KAU APAKAN KELINCI'KUUUUUUUUUUUUUUUUUU!"
Kyuhyun yang kaget segera berdiri dan melepaskan ikat pinggang di tangannya. Dapat di lihat, Kelinci tersebut seakan memelas meminta bantuan dari kekejaman yang telah ia terima dari seorang Cho Kyuhyun. Bagaimana tidak kejam?! Leher kelinci tersebut di lilit dengan ikat pinggang!
"A-aku hanya mengajaknya ber-bermain, aku takut dia kabur, hyung... lihatlah, lihatlah kelincinya senang!" ujar kyuhyun takut-takut. Sungmin'pun melirik kelincinya yang tertunduk lemas. What the?! Apa-apaan kelinci itu? Seingatnya kelinci tak seperti itu?! Cari muka sekali! Batin kyuhyun ngeri atas kelinci tersebut.
Sungmin mulai menagis dan mendekati kelinci manis kesayangannya, melepas ikatan itu dengan hati-hati dan kemudian memelukanya dengan erat. "BUNNYYYYYY HUEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEE"
Kyuhyun mulai gelagapan melihat Sungmin menangis, ia tidak tahu harus melakukan apa, Kyuhyun benar-benar bingung sekarang, maksud dia kan baik, ingin mengajak kelinci itu bermain dan mengikatnya agar tak kabur, tapi kenapa Sungmin malah marah dan menangis seperti korban sehabis di perkosa. Sigh... pantas saja jika Sungmin menangis! kelincinya bukan se-ekor ANJING.
Masih dengan tangisnya Sungmin-pun menoleh kesamping, betapa kagetnya ia ketika menemukan bunga mawar milik Eommanya yang tadi pagi masih bermekar indah, sekarang gundul habis tak bersisa dan berserakan di atas rumput.
Mati, itulah yang Sungmin bayangkan ketika melihat mawar-mawar milik Eommanya berserakan dengan indah indahnya. Sebaik apapun orang itu pasti ada sisi kelam di baliknya, maka dari itu Sungmin takan berani mendekati mawar kesayangan milik sang Eomma.
"HUEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEE EEEEEEEE-"
CHU~
.
.
.
TBC
.
.
.
.
pendek yah? maaf hehe Sun ngantuk, soalnya Sun ada waktu cuma pas sahur hoho Makasih yahhh yang udah Review di part kemaren, ^^~ maaf lagi belum bisa Sun bales review'nya. Bukanya males, Sun gak tau harus bales apa haha tapi Sun inget ko siapa-siapanya yang udah rajin review. pokonya BIG THANKSSSSSSS yah yang udah baca sampai ngasih review di ff Sun ini. Maaf yah, Typo masih sulit di berantas, ceritapun makin belibet tak tentu arah. Hehe
