Disclaimer : Siwon love Kibum, Kibum love Siwon ... forever

Pairing : SiBum [ and the all other Caster! ]

Rated : T

Genre : Yaoi/Boy's Love

Warning : Don't Like Don't Read!

Present by Lee Ryu D.


Malam hari.

Kibum sedang berada di kamarnya, sibuk berkonsentrasi dengan handphone di tangannya.

BlueShark is now online.

RedHawk is now online.

Kibum tersenyum, ia tahu ini jamnya RedHawk online.

BlueShark : REDHAWK !

RedHawk : Yep..

BlueShark : I've got something to tell you..

RedHawk : I'm listening..

BlueShark : Aku sudah melakukan apa yang kau sarankan tadi siang..

RedHawk : Errr…

RedHawk : Yang mana ya ? -_-a

BlueShark : _

BlueShark : Bertanya pada si brengsek tentang alasan dia membenciku..

RedHawk : Ahh….

RedHawk : Yang itu… hehe..

RedHawk : Lalu ?

BlueShark : GAGAL TOTAL !

RedHawk : Gagal bagaimana maksudnya ?

BlueShark : Aku tidak dapat jawaban yang memuaskan…

RedHawk : Memang.. apa jawabannya ?

BlueShark : Pokoknya tidak memuaskan.. sepertinya ada yang dia sembunyikan dariku…

RedHawk : Hhmm….

BlueShark : Aku tidak akan pernah bertanya lagi padanya.. cukup… aku tidak peduli dia mau membenciku sampai seperti apapun.. terserahlah..

RedHawk : Yahh… yasudahlah… kalau itu keputusanmu…

BlueShark : Kita akhiri saja topic tentangnya…. Bagaimana kalau kita bicarakan tentang idemu tadi siang… tentang ide untuk bertemu…

RedHawk : Ahh yaa…. Bagaimana menurutmu ? :D

BlueShark : Well, kurasa memang sudah saatnya kita bertemu… kau tahu… aku sangat penasaran denganmu…

RedHawk : Yapp… aku juga penasaran…

BlueShark : Lalu… apa rencanamu ?

RedHawk : Kau tahu café Arlochrion ?

BlueShark : Ya.. tentu aku tahu, café itu dekat dengan sekolahku..

RedHawk : Bagaimana kalau besok siang kita bertemu di café itu ?

BlueShark : Ok. Jam ?

RedHawk : Jam 2 siang, di café Arlochrion, kita bertemu di meja nomor 12. bagaimana ?

BlueShark : Copy that ! :D

RedHawk : Bagus.. :D

RedHawk : Ahh… sebelum kita bertemu besok, bagaimana kalau kita saling memberitahu satu saja informasi tentang identitas kita…

BlueShark : Boleh saja… apa ?

RedHawk : Jenis kelamin ?

RedHawk : Aku penasaran sekali orang kepercayaanku ini sebetulnya laki-laki atau perempuan…. Just wonder, no offense..

BlueShark : Hhmm… Ok….

BlueShark : Aku laki-laki, dan kalau boleh kutebak dari gaya bahasamu, kau juga laki-laki, betul tidak ? :D

RedHawk : Hahaha… sudah kuduga, ya aku juga laki-laki.. :D

BlueShark : Baguslah… aku lebih nyaman punya sahabat sesama laki-laki..

RedHawk : :D

RedHawk : Well, yasudahlah… sampai bertemu besok kalau begitu.

BlueShark : Ok.

RedHawk is now offline.

BlueShark is now offline.

Kibum keluar dari aplikasi internet di handphonenya, ia merebahkan tubuhnya di atas tempat tidurnya, Kibum tersenyum sambil menatap langit-langit kamarnya, kenyataan bahwa RedHawk adalah laki-laki sama sekali tidak menurunkan semangatnya untuk bertemu, dari awal ia memang tidak ambil pusing dengan hal-hal sepele macam itu.

Kibum menarik selimut menutupi tubuhnya kemudian ia memejamkan matanya sambil masih tersenyum, ia tidak sabar menanti besok siang.

.

.

.

Esok harinya Kibum menjalani semua aktivitasnya dengan amat bersemangat, setiap ada kesempatan ia menatap jam, menghitung-hitung berapa lama lagi sampai jam 2.

Pagi harinya ia sempat berpapasan dengan Siwon di koridor, tapi tak seperti biasa, kali ini Siwon diam tanpa meneriakan satupun ejekan pada Kibum, ia hanya memelototi Kibum dengan pandangan yang menurut Kibum sangat aneh, tapi Kibum tidak berlama-lama memikirkan mengenai hal ini, Siwon tidak membuat mood nya menjadi jelek saja sudah ia anggap sebagai sebuah pertanda baik.

Akhirnya waktu yang dinantipun tiba,

Bel berbunyi tepat jam dua siang, menandakan bahwa jam pelajaran hari itu sudah usai. Kibum membereskan barang-barangnya secepat yang ia bisa, ia melesat keluar kelas bahkan sebelum ada yang menyadarinya. Kibum berlari secepat yang ia bisa menuju café Arlochrion yang terletak di pojok jalan tempat sekolahnya berada.

Sesampainya di café tersebut Kibum langsung melesat menuju meja nomor 12, ia sudah pernah beberapa kali makan di café ini, jadi ia sudah hafal di mana letak meja tujuannya ini.

Kibum berjalan cepat menuju meja nomor 12 tanpa menghiraukan pandangan pelanggan yang lain, untungnya saat itu keadaan sedang sepi, ia berjalan setengah berlari hingga tiba-tiba langkahnya terhenti beberapa meter dari meja tujuannya.

Seseorang sudah terlebih dahulu menempati meja 12 tujuannya itu, Kibum menghampiri orang tersebut,

.

.

"Apa yang kau lakukan di sini ?" tanya Kibum pedas. Orang itu menatap Kibum dengan setengah kaget,

"Apa yang orang lakukan biasanya di sebuah café ? tentu saja aku mau makan, bodoh !" jawab Siwon.

"Cari meja lain!" perintah Kibum

"Siapa kau berani mengatur aku harus duduk di meja yang mana ?" tanya Siwon pedas.

"Aku mau duduk di sini." kata Kibum.

"Aku tiba duluan, kau cari saja meja yang lain…" kata Siwon.

"Aku ada perlu di meja ini !" kata Kibum lagi.

"Aku juga !" balas Siwon.

Keduanya saling berpandangan tajam selama beberapa saat.

OoOooOoO

Kibum mulai frustasi, ia tahu ia tidak akan menang berdebat dengan Siwon, ia mengedarkan pandangan ke sekeliling, mencari-cari sosok RedHawk.

Kibum berpikir keras, ia tidak mau pindah meja, ia dan RedHawk janjian di meja ini, meja 12, tapi ia juga tidak akan bisa menyuruh Siwon untuk pindah, maka ia memutuskan, mau tak mau ia harus duduk di meja ini menunggu RedHawk, begitu RedHawk tiba baru ia akan pindah ke meja yang lain.

Kibum menarik kursi di hadapan Siwon lalu mendudukinya.

"Apa-apaan kau ?" protes Siwon.

"Kau diam saja, aku hanya menunggu temanku, begitu dia tiba kami akan pindah…" kata Kibum sambil melanjutkan mengedarkan pandangan.

"Kenapa kau tidak menunggu di meja yang lain saja ?" kata Siwon marah. Kibum menatap Siwon,

"Masalahnya aku dan dia janjian bertemu di meja ini…" katanya pedas. Siwon tersenyum mencibir.

"Blind Date ?" tanyanya.

"Bukan urusanmu !" jawab Kibum.

"Perempuan sial mana yang kau ajak kencan ?" tanya Siwon masih dengan senyum mencibir.

"Sekali lagi kukatakan, bukan urusanmu ! dan asal kau tahu saja, yang sedang kutunggu ini laki-laki !" jawab Kibum.

"Kau kencan dengan laki-laki ? ahh… aku mengerti sekarang…" kata Siwon.

"Diam !" kata Kibum setengah teriak.

Keduanya lalu terdiam sambil masih sibuk mengedarkan pandangan.

OooOooO

Hampir 30 menit keduanya menunggu dengan diam tapi yang ditunggu tak kunjung datang.

"Tampaknya teman kencanmu tak datang… " kata Siwon.

Kibum diam tak mengacuhkan godaan Siwon, ia lalu mengeluarkan handphonenya lalu masuk ke aplikasi internetnya, ia masuk ke situs obrolannya dengan RedHawk, tapi rupanya RedHawk sedang tidak online, ia lalu keluar dari aplikasi internet handphonenya tersebut kemudian kembali mengedarkan pandangannya, ia sudah mulai bosan menoleh setiap kali ada yang masuk ke dalam café, begitu juga dengan Siwon, ia sudah tampak menyerah menanti temannya.

"Ohh…ayolah RedHawk…" kata Kibum pelan sambil menatap jam tangannya yang sudah menunjukan pukul 3 sore.

Siwon menatap Kibum setengah kaget,

"Kau bilang apa barusan ?" tanyanya.

"Apa ?" Kibum balas bertanya.

"Siapa nama orang yang sedang kau tunggu ?" Siwon kembali bertanya.

"Apa urusanmu ?" tanya Kibum lagi.

"Siapa ?" tekan Siwon.

"Bukan seseorang yang kau kenal.." jawab Kibum.

"Oke… oke… tidak perlu teriak-teriak kan ? namanya RedHawk, bukan nama asli tentu saja… kenalanku di dunia maya…" jawab Kibum.

Siwon terdiam sambil menatap Kibum tidak percaya.

"BlueShark ?" tanya Siwon pada Kibum.

Kini gantian Kibum yang terdiam menatap Siwon tidak percaya.

"Kau.. kau..?" tanya Kibum tergagap.

"Aku RedHawk." kata Siwon.

Kibum menatap tajam tak percaya pada Siwon, keduanya terdiam saling berpandangan selama beberapa saat, tak ada sedikitpun suara terdengar dari keduanya, suara pintu café terbukalah yang memecah keheningan tersebut.

"Oke. Cukup !" kata Kibum kemudian berdiri. Siwon ikut berdiri.

"Dari semua olok-olokmu padaku, ini yang paling keterlaluan !" kata Kibum.

"Ap..apa maksudmu ?" tanya Siwon bingung.

BRAKK!

Kibum menggebrak meja kemudian menunjuk wajah Siwon dengan kasarnya, hal ini sontak membuat keduanya menjadi pusat perhatian seluruh pelanggan di dalam café tersebut.

"Kau sudah membuatku menceritakan semua rahasiaku dan kelemahan-kelemahanku padamu dengan suksesnya, kau sudah membuatku percaya padamu, kupikir akhirnya aku mendapatkan seorang sahabat yang selama ini kuidam-idamkan, tapi ternyata itu semua hanyalah olok-olokmu yang lain, well, kau sukses besar, Siwon! akhirnya kau tahu semua rahasia dan kelemahanku… gunakanlah sebaik-baiknya, buatlah ejekan yang bagus tentangku !" kata Kibum kemudian beranjak pergi.

"Ap..apa… Kibum tunggu !" Siwon memegang pergelangan tangan Kibum.

Kibum menghempaskan tangannya dengan keras sehingga pegangan Siwon di tangannya terlepas, ia kemudian berjalan pergi meninggalkan Siwon yang berdiri kebingungan di tempatnya.

Kibum berjalan cepat menuju rumahnya, kalau ia boleh menangis, ia pasti sudah menangis meraung-raung, keadaannya sekarang sama seperti saat kau terbang tinggi ke angkasa kemudian tiba-tiba kau dihempaskan dengan kasarnya ke tanah tanpa aba-aba. Kaget, ya tentu saja. Kecewa, itu perasaan utama yang dirasakan Kibum saat ini.

.

.

.

.

.

Selama 3 bulan terakhir ini Kibum merasa sangat bahagia, karena ia merasa akhirnya ia memiliki seseorang untuk diajaknya berbagi banyak hal, tapi setelah kejadian di café Arlochrion Kibum merasa bahwa hidupnya kembali ke keadaan seperti dulu, ketika ia belum mengenal RedHawk, sendirian, kesepian dan tidak bersemangat.

Seminggu sudah berlalu sejak kejadian di café Arlochrion, Kibum sudah menghentikan kebiasaannya chatting di dunia maya, kini ia mengisi jam-jam istirahatnya hanya dengan duduk melamun.

Selama seminggu itu juga Kibum terus menghindari Siwon, setiap ia melihat Siwon di koridor atau di toilet, ia langsung berbalik arah dan mengambil jalan yang lain.

Saat ini Kibum sedang berada di kelasnya, bel istirahat baru saja berbunyi, teman-teman sekelasnya berebut keluar kelas,

"Ayo ke kantin." ajak Kyuhyun

"Aku sedang tidak ingin ke kantin." kata Kibum kemudian meletakkan kepalanya di atas meja, di dalam lipatan tangannya.

Kyuhyun memandang temannya dengan iba. Ia tahu bahwa Kibum sedang ada masalah dengan RedHawk, walaupun ia tidak tahu masalahnya apa dan ia juga tidak berani bertanya pada Kibum, selain karena itu bukan urusannya, juga karena Kibum tampaknya tidak mau membicarakan tentang hal itu.

"Ayolah, Kibum… jangan berlarut-larut memikirkan tentang hal itu…" kata Kyuhyun. Kibum terdiam.

"Kalau kau merasa butuh untuk membicarakannya, kau bisa membicarakannya denganku, kau tahu aku akan selalu ada untukmu…" kata Kyuhyun. Kibum menengadahkan wajahnya menatap Kyuhyun, kemudian tersenyum padanya.

"Thanks… aku tahu itu.." katanya. Kyuhyun balas tersenyum,

"Yakin kau tidak mau ikut denganku ke kantin ?" tanyanya.

"Ya, aku yakin, kau pergilah sana, tadi pagi kau bilang kau belum sarapan,kan ? pergilah beli makanan.." kata Kibum lagi.

"Baiklah… aku akan membelikanmu makanan juga…kau tunggu di sini, aku pergi dulu.." kata Kyuhyun kemudian beranjak pergi. Kibum kembali membenamkan wajahnya ke dalam lipatan tangannya.

OooOooOooO

Tak berapa lama kemudian ia mendengar langkah kaki seseorang berjalan ke arahnya kemudian berhenti tepat di hadapannya,

"Cepat sekali kau kembali.." kata Kibum dengan wajah masih tersembunyi di balik lipatan tangannya.

"Kibum..." kata orang yang sekarang sedang berdiri di hadapannya.

Kibum menengadahkan wajahnya menatap orang tersebut, ia cukup terkejut mendapati Siwon tengah berdiri di hadapannya, di dalam kelasnya.

"Mau apa kau di kelasku ?" tanyanya dingin.

"Ada yang harus kuluruskan denganmu. ikut aku.." kata Siwon.

"Tidak mau." kata Kibum

Tanpa aba-aba Siwon mencengkram pergelangan tangan Kibum kemudian menariknya hingga Kibum berdiri, Siwon menarik tangan Kibum hendak membawanya pergi, Kibum memberontak sekuat tenaga berusaha melepaskan diri dari Siwon, tapi keduanya sama-sama tahu bahwa itu hanya tindakan yang sia-sia, kekuatan Siwon lebih besar daripada kekuatan Kibum, itu bukan bualan semata.

Seluruh teman sekelas Kibum yang saat itu sedang berada di dalam kelas menyaksikan peristiwa itu, tapi tak ada yang sanggup berbuat apa-apa, mereka masih terkejut mendapati Siwon di kelas mereka, mereka tahu bahwa Kibum dan Siwon bermusuhan, tapi fakta bahwa Siwon mau susah-susah datang ke kelas Kibum untuk mencarinya cukup membuat mereka terkejut.

Kibum tak mau membuang tenaga untuk melakukan tindakan yang sia-sia, ia akhirnya berhenti memberontak dan memilih untuk pasrah mengikuti kemauan Siwon, setelah yakin bahwa Kibum tidak akan berontak lagi, Siwon memutuskan untuk melonggarkan cengkramannya pada pergelangan tangan Kibum.

Siwon membawa Kibum menuju atap sekolah, sesampainya di atap Siwon baru melepaskan pegangannya pada Kibum, kemudian ia mengunci satu-satunya pintu yang menuju ke atap.

OooOooOooO

Saat itu siang hari, angin berhembus cukup kencang di atas sini. Keduanya berdiri saling berhadapan dengan jarak yang tidak terlalu jauh.

"Apa yang mau kau bicarakan ?" tanya Kibum.

"Perkenalan di internet antara RedHawk dan BlueShark, itu bukan rencanaku.." kata Siwon langsung ke inti pembicaraan. Kibum tertawa mencibir.

"Aku mengatakan yang sebenarnya.. aku juga sama terkejutnya denganmu saat tahu bahwa BlueShark itu adalah kau…" kata Siwon lagi. Kibum terdiam sambil menatap mata Siwon, mencari kebenaran.

"Kalau itu hanya bahan olok-olokku, kau pikir buat apa sekarang aku bersusah payah menjelaskannya padamu ?" tanya Siwon.

"Kau tahu bahwa aku tidak akan bisa semudah itu percaya pada kata-katamu kan.." kata Kibum.

"Ya aku tahu… tapi coba kau pikir… buat apa aku merencanakan hal itu ? agar aku bisa membuatmu menceritakan semua rahasia dan kelemahanmu padaku untuk nantinya kuceritakan pada orang-orang, begitu ? apa sampai detik ini kau mendengar orang-orang bergosip tentang rahasiamu ? apa aku pernah mengejekmu dengan kelemahan-kelemahan yang kau beritahukan pada RedHawk ? tidak,kan ?" tanya Siwon. Kibum masih terdiam.

"Ahh… dan kalau kau lupa, kuingatkan kau, aku juga menceritakan semua rahasia dan kelemahanku padamu,kan ?" tanya Siwon lagi.

"Bagaimana aku bisa yakin kalau itu benar-benar rahasia dan kelemahanmu ? bisa saja kau hanya mengarangnya.." kata Kibum

"Oh ayolah Kibum ah… aku tidak selicik itu…" kata Siwon. Kibum kembali terdiam.

"Semua hal yang dikatakan RedHawk pada BlueShark adalah fakta… benar-benar fakta… dan… hanya ia beritahukan pada BlueShark seorang, tidak ada orang lain yang tahu…" kata Siwon lagi. Kibum menatap tajam mata Siwon, ia tidak menemukan kebohongan di situ, sedikit demi sedikit ia mulai mempercayai semua perkataan Siwon.

"Seandainya aku percaya padamu, lalu kau mau apa ?" tanyanya memancing.

"Well…uhhmm.." Siwon kebingungan. Siwon tidak tahu apa yang harus ia lakukan setelahnya, yang ia tahu hanyalah bahwa ia harus menjelaskan kebenaran pada Kibum, tapi ia tidak tahu apa yang akan terjadi setelah Kibum percaya padanya.

"Aku.. tidak tahu.." kata Siwon. Kibum terdiam.

"Satu hal yang aku tahu…" Siwon bicara, namun ia tampak ragu-ragu dan malu-malu,

"bahwa seminggu terakhir ini, tanpa ngobrol dengan BlueShark… RedHawk merasa bahwa ada sesuatu yang kurang… seperti ada lubang yang besar di hatinya.." Wajah Siwon berubah warna menjadi merah padam setelah ia menyelesaikan kalimatnya. Mau tak mau Kibum juga jadi ikut malu mendengar perkataan Siwon barusan, karena ia juga merasakan hal yang sama.


Keduanya berdiri terdiam tampak canggung.

"Lalu… kau maunya bagaimana ?" tanya Kibum akhirnya.

"Menurutmu baiknya bagaimana ?" Siwon balas bertanya.

"Kalau aku… aku sudah terlanjur menganggap RedHawk sebagai sahabat, aku sudah merasa sangat cocok dengannya… aku…hhm… aku mau terus bersahabat dengannya… " jawab Kibum.

"Aku juga merasakan hal yang sama.." kata Siwon. Keduanya saling pandang.

"Lalu bagaimana dengan permusuhan kita selama ini ?" tanya Kibum.

"Kita terlalu sibuk bermusuhan tanpa menyadari bahwa sebetulnya kita cocok berteman… aku pribadi… ingin menghentikan saja permusuhan kita.." kata Siwon. Kibum tersenyum,

"Kau yakin ?" tanyanya.

"Sangat yakin." Jawab Siwon sambil balas tersenyum.

"Tapi ada satu hal yang masih membuatku penasaran.." kata Kibum.

"Apa itu ?" tanya Siwon.

"Alasan kau membenciku… kau bilang ada sesuatu dalam diriku yang membuatmu membenciku… bagaimana dengan hal itu ?" tanya Kibum. Mendadak wajah Siwon kembali menjadi merah.

"Lupakan saja tentang masalah itu…" kata Siwon canggung.

"Mana bisa begitu… aku harus tahu alasanmu membenciku… agar aku bisa memperbaikinya, kan kau sendiri yang menyarankannya padaku ketika… tunggu dulu…" tiba-tiba Kibum teringat sesuatu..

"Apa ?" tanya Siwon.

"Kecenganmu… yang kau beritahu padaku… kau bilang orang-orang tahunya kalian adalah musuh bebuyutan.. sejauh yang kutahu… semua murid di sekolah ini tahunya kau bermusuhan dengan…"

"Ayo kita turun sekarang… sepertinya jam istirahat akan segera berakhir" kata Siwon memotong kata-kata Kibum,

" EH? Aku belum selesai bica-"

" Lupakan! kita hampir telat masuk nich, ayo!" potong Siwon lagi.

Kali ini Kibum memilih diam walau dia merasa sepertinya masih ada yg aneh dgn sikap Siwon. Siwon kemudian membimbing Kibum kembali menuju lantai bawah.


TO BE CONTINUE


Finally, udah kebongkarkan siapa itu Redhawk & Blueshark? Dan disini gue juga menambahkan awal dimana konflik sebenarnya bakalan terjadi! Kkk… intinya, kalaupun ini serasa kecepatan, tapi konflik sesungguhnya bukan di chapter2 awal kyk gini! Jadi, mungkin dipertengahan/ending cerita! Okay?

.

.

.

.

.

Gue balas Repiu yg masuk dulu yach! :))

Arisa Adachi : judulnya to do point bgt? Haha… otak author ngga kesampean cari judul yg tepat kemarin! Dan satu lg, bukan ada kesengajaan author membongkar jati diri Redhawk itu siapa loh… krn saya tdk trlalu memfokuskan ke masalah itu nanti! Okay? Btw, makasih udah review ^^

LittleLiappe : Haha… di Chap ini udah ketahuan siapa Redhawk kan? Jd jangan bacok saya pake parang yaaaa? Huwaaa -

Pumpkin yui : hahaha… iya dunk, Kibum harus populer jg ceritanya. Jgn member suju lainnya doang.. :DD penname memang oppa ganti pakai yg lain nih! Hhiihii XDD mwo? SiBum dibilang dua hiu? Andweee! Ckckc ((_3_)) makasih ud review~

Pipit-SungminniELFishy : Iya ya, siwon kyknya benci bgt di sini… hahaha XDD di chapter ini udah saya jelaskan siapa sebenarnya temen dunia maya kibum itu loh ^^ thank 4 repiu ^^

Min hyorin : annyeong, Reno imnida ^^ wah SiBum shipper jg ya? Kalao gt, slm knl jg ya, chingu ini udah saya update! Makasih uda repiu ^^

Sapphire Pearls : hahaha… tebakkan km sudah terjawab di chapter ini kok ^^ btw, saya masih 24 yo, dan saya ELF Namja jg

Ika-chiharu : betul..betul..betul.. benci ama cinta itu emang beda tipis! Hahaaa :DD ini udah saya update… mian lama *bow

Ima : makasih dongsaeng ^^

AsukaLoveYaoi-4ever : waaaaaaaaaa…. Makasih… thankyou… arigatouu… gomawo sudah blg bagus! ^^ pdhl saya kira certa ini mash kurang bagus.. ehehehe :DD

Kuchiki hime shirayuki : haha…. Masih update kok iya nich saya kepikiran knp jg saya buat Siwon & kibum itu tingginya sama ya? #PLAK hhiii… mungkin di situ ada typo, chingu… mian ya kalo krg jelas di situ~ iya, saya Namja/Cowo

Donidonita : ff ini masih TBC, dear huaaa kalo gt kita sama dunk ya, sama2 suka fic SiBum! Hehehe ^^

.

.

.

Okay, Sekian balasan repiu dr saya! Hahaha XDD

Maaf jika update lama! *bow

Dan buat yg baca please mulai skrg LOG-IN dulu baru repiu yach! Saya sengaja mau jaga2 dari para ANTI yg dr dulu ngga suka sama SAYA/FF SAYA! Alias, menghindari BASHING 2 BASHING! Sippppp? ^^