annyeong...
chapter 2:
"ggrrrrhhh, haaah~" pria tu menyerang heechul
"KYAAAAAAAAAAAAA!" heechul segera bergerak mundur, tapi pria itu dengan cepat mendekat ke arah heechul
tanpa di sangka pria yang ternyata sudah menjadi bagian dari mereka itu hampir menerkam heechul, jika hirano tidak dengan cepat menembak tepat kekepalanya mungkin heechul sudah jadi bagian dari mereka sekarang….
"hiks…hiks…" tubuh heechul gemetar dan perlahan merosot, ia menekuk kakinya dan menenggelamkan kepalannya ke sana
Hirano yang melihat itu, segera mendekat ke arah heechul "sudah hyung, dia sudah mati…" kata hirano sambil mengelus pundak heechul
"bukan itu bodoh….! Mendengar orang itu kehilangan kluarganya membuat ku berfikir, kluarga ku juga sepertinya…." Kata heechul sambil terus terisak
"aku juga hyung…" kata horano
Flashback end
KENYATAAN DUNIA…
"heechul hyung…?" panggil ryeowook yang mulai khawatir dengan keadaan hyungnya itu
Heechul yang merasa namanya di panggil mulai membuka matanya perlahan "nah… kalian mengertikan maksud ku kenapa kalian tak boleh jadi manja?"
"benar apa yang di bilang heechul, kita jangan jadi kekanakan, dan… chullie, apa tak ada cara untuk mengakhiri ini?" kata leeteuk bijak
"ntah lah…." Kata heechul sambil menyentuh dagunya
"tak bisa ku percaya tadi pagi aku browsing masih normal…" kata kyuhyun bingung
"dunia berakhir hanya dalam beberapa jam…" kata leeteuk
"ini adalah pandemic, tak ada yang bisa kita lakukan, itu… seperti suatu wabah, penyakit yang menyebar bahkan ke seluruh dunia" kata heechul menjelaskan
"seperti influenza?"tanya ryeowook pada heechul
"sama seperti flu spanyol di tahun 1918, dimana terinfeksi 600 juta orang dan 50 juta orang meninggal, baru-baru ini ada keributan besar tentang jenis flu baru kan?"kata heechul menjelaskan
"bukan kah ini lebih mirip seperti black death di abad 14?" tanya kibum
"yang menewaskan sepertiga penduduk eropa" jawab kyuhyun
"bagai mana cara menghentikan penyakit ini?" tanya yesung
"ada benyak teori tentang hal itu, penyakit itu berhenti karena tak ada lagi orang yang terinfeksi" jawab kibum
"tapi… kasus ini, mereka yang sudah mati masih bisa bergerak dan menyerang manusia" kata hirano melanjutkan
"jadi kau ingin bilang tak ada cara untuk menghentikan ini?" jawab donghae
"tapi di luar sana panas… mungkin daging mereka akan membusuk, dan tak bisa bergerak" kata eunhyuk
"berapa lama dibutuhkan?" tanya siwon
"di musim panas tersisa tinggal 20 hari… untuk mengubah mereka jadi tulang, di musim dingin, butuh beberapa bulan…. Ummhh… tapi itu bukan waktu yang dekat" jawab eunhyuk lagi
"kita bahkan tak tahu mereka busuk atau tidak" potong kibum cepat
"apa maksud mu?" tanya leeteuk pada kibum
"mereka masih berkeliaran di luar sana, bukan kah mereka tak akan mati semudah itu?" kata kyuhyun sedikit mengambang "lupakan saja" lanjut nya
"lalu besok kita harus apa?" tanya hirano pada heechul
"kita ke bandara incheon, kita gunakan pesawat pribadi super junior untuk ke Indonesia dan mencari orang tua hangeng dan zhou mi, setelah itu kita cari sama-sama cara untuk keluar dari semua ini, kecil kemungkinan Indonesia tidak terkena wabah ini juga" jelas heechul
"benar juga… INDONESIA adalah Negara kepulauan, mengingat mayat-mayat itu menularkan penyakitnya dengan gigitan bukan dengan udara, orang-orang mungkin tidak punya pemikiran untuk ke indonesia" jawab siwon
"tapi beda lagi jika ada penumpang pesawat dari luar Indonesia yang sudah terinfeksi, dan datang ke Indonesia atau terjatuh di sana" kata kibum menambahkan
"maka… kita harus cepat sebelum hal itu terjadi…, kita bisa mempringatkan mereka… memberi tahu hal ini pada pemerintah Indonesia…" kyuhyun menjelaskan
"hmm… kau benar, lalu biagaimana?" kata ryeowook
"kita gunakan 2 mobil, 1 mobil van super junior, 1 mobil yang di bawa oleh ku dan hirano, kita buat 2 tim, tim satu aku, hirano, eunhyuk, hangeng, donghae, henry, zhou mi, tim 2 leeteuk, siwon, kibum, ryeowook, yesung, kangin, shindong, sudah jelas?" terang heechul pada member super junior
"niitt"
Ada bunyi pintu terbuka tiba-tiba muncul seorang wanita cantik "nari? NARIIII, kau tak apa?" tanya shindong bahagia
"ya oppa, aku baik-baik saja, aku ke sini bersama dengan mereka" jawab nari dan menunjuk 5 orang laki-laki
"hello…" sapa mereka serentak
"kami kemari karena sepertinya dorm kalian aman-aman saja, ternyata di luar bayak mayat-mayat hidup berkeliaran" kata yunho pada member super junior
"kami memang aman karena dari tadi pagi kami tak keluar rumah" jawab leeteuk ramah "ayo duduk dulu kami sedang membicarakan strategi untuk kabur" jelas leeteuk
"benar kah?" jawab jaejoong
"yup, berarti, kita akan merubah tim, tapi untuk strategi tetap" kata heechul tegas
"memang apa strateginya oppa?" tanya nari pada heechul
"nanti ku jelaskan, sekarang kita bagi tim…, tim satu aku, hirano, hangeng, ryeowook, yesung, shindong, nari, leeteuk, kangin, zhou mi, dan henry, tim 2 yunho, jaejoong, donghae, eunhyuk, kibum, siwon, kyuhyun, sungmin, changmin, yoochun, dan junsu, siapa yang bisa bertarung jarak dekat?" kata heechul menambahkan
"untuk apa?" tanya yunho pada heechul
"tentu untuk bertarung melawan mereka, di super junior ada hangeng, sungmin, siwon, kibum dan juga yesung, kalian? Bagaimana?" tanya heechul
"biar aku" kata yunho pada heechul
"aku juga" jawab yoochun dan changmin bersamaan
"tapi…, kami tetap di bekali senjata kan? Walau senjata jarak dekat?" tanya yunho
"hahahah…, itu si terserah kalian, hannie, wonnie, sungie, Minnie, bummie…, kalian akan membawa senjata apa nanti?" tanya heechul
"aku mungkin bawa double stic" kata siwon sambil mengangkat bahunya, pertanda dia tidak tahu
"aku akan bawa tongkat yang biasa ku gunakan untuk latihan bersama hangeng hyung" jawab sungmin
"aku juga akan bawa tongkat" kata hangeng
"aku akan bawa pedang kayu yang biasa di gunakan sungmin untuk latihan juga" jawab yesung
"kurasa… kalo aku tangan kosong, aku akan cari senjata di luar sana" jawab kibum santai seperti tidak memiliki rasa takut
"bagus…, berikan mereka senjata kalo gitu" menunjuk 3 orang laki-laki itu "okey… untuk kalian, aku akan menjelaskan ulang rencana yang sudah kita susun tadi"
*skip*
"oke, kalian mengerti?" tanya heechul pada orang-orang yang baru datang itu
"hem, kami mengerti" jawab yunho mewakili yang lainnya juga
"oke…, kalo gitu istirahat lah…, kamar…, terserah kalian" kata heechul sambil berdiri "ayo hannie kita tidur…" lanjunya sambil menarik manja lengan hangeng
"oh iya, satu lagi…, jangan bertindak macam-macam ya…, besok kita akan bertempur, jika ada salah satu dari kita yang sulit berjalan akan merepotkan, mengerti?" tanya heechul
Yang lainya hanya menjawab dengan anggukan, dan malam ini mereka tidur dengan damai, dan menpersiapkan energy untuk bertempur besok.
Keesokan harinya
"BANGUNNNN WOOOOOYYYYY!" kita tau… itu suara heechul yang mulai nggak nyante
"OOOOEEEEYYYYYY BANGUNNN GUYSSSS" hangeng juga mulai nggak nyante
Member yang ngerasa ke usik bangun dan menghampiri sumber kegaduhan, leeteuk, yunho, jaejoong, nari, junsu, donghae, kibum, siwon, hirano, zhoumi, ryeowook, yesung, dan sungmin, sisanya? Jangan tanya..., dan dengan terpaksa heechul, hangeng, hirano, yunho, leeteuk membangunkan dengan cara gak elit yaituuuu pukul panci di kuping, tendang pantat (?), cabut bulu kaki, dan terakhir… water screen…. Okee...
Sisanya ada yang mandi…, siwon, kibum, zhoumi, junsu, donghae, ada yang masak, menyiapkan bekal, yahhh siapa lagi kalo bukan jaejoong, ryeowook, nari dan yesung yang bantu-bantu
Setelah semua bangun dan siap semua keruang makan, makan bersama
"setelah ini, kita siapkan senjata-senjata yang kita perlukan, senjata pilih sendiri.. kecuali orang yang menggunakan senjata jarak dekat" kata heechul
"lalu bagaimana dengan pesawat pribadi super junior?" tanya yunho
"hm? Apa maksud mu?" tanya heechul
"maksud ku, siapa yang akan mengendalikannya?" tanya yunho
"kau benar…" kata heechul membenarkan "apa tak ada yang bisa mengendarai pesawat?" tanya heechul
"mungkin aku saja" kangin tunjuk tangan "di wamil, aku di ajarkan teori menerbangkan pesawat *ngaco*, yah… walau pun aku tak menerbangkan langsung, tapi aku sudah pernah lihat cara menerbangkan pesawat-pesawat itu" kata kangin bangga
"oke sudah di putuskan, yang akan menerbangkan pesawat adalah kangin, tapi aku yakin kau butuh partner kan?" tanya heechul pada kangin, dan di jawab dengan anggukan
"tentu saja hyung, mengendarai pesawat tidak seperti mengindarai mobil kan" kata kangin
"siapa yang bisa menjadi partner kangin?" tanya heechul, dan tak ada yang menjawab, semua nya bungkam, karena tak ada satupun dari mereka yang pernah mengendarai pesawat sebelumnya, heechul yang melihat itu hanya bisa menghembuskan nafas "baik lah… biar aku yang kerjakan"
Tapi tiba-tiba hirano mengangkat tangannya "anou hyung, biar aku saja, hyung jaga member yang lain saja, jika ada masalah" kata hirano
"kau yakin hirano?" tanya heechul tidak yakin
"tentu saja hyung… aku pernah masuk ke dalam ruang kemudi pesawat" kata hirano yakin
"baik lah, ku harap kalian berdua bisa bekerja sama dengan baik"kata heechul pada kangin dan hirano
"ya hyung" kata kangin dan hirano bersamaan
Setelah makan member super junior, dan DBSK beserta nari dan hirano berkumpul di ruang tengah untuk pembagian senjata
"mungkin akan ada yang tidak membawa senjata, jadi… bagi yang membawa senjata, harus melindungi yang tidak membawa senjata, mengerti?!" kata heechul tegas "bagikan jung soo-ah"
"baik lah…, okeh… sebelum nya, apapun yang terjadi, kita akan tetap satu tim, walau pun salah satu ada yang tidak selamat…, ingat! Jangan pernah meninggalkan salah satu member tim, tolong yang tidak membawa senjata, bisa di mengerti!?" kata leeteuk sang angel yang berubah jadi park jung soo yang tegas
"baik hyung!" jawab semua member serentak dengan semangat
"bagus… aku harap kerja sama tim nya…" kata leeteuk sambil tersenyum memperlihatkan lesung pipi yang menghias pipi nya
"baik lah… kyu… ini ambil lah…" lanjut leeteuk memberikan sebuah senjata pada kyu (read : dragunof)
"mwo? Hyung memberikan ku ini?, ini kan…" omongan kyu terpotong oleh omongan leeteuk "sniper ne? ya… katena hyung mau kamu pegang senjata jarak jauh, supaya kamu tidak terlalu banyak bergerak…"
"o..oke hyung…" lalu kyuhyun mengambil beberapa peluru di meja
Setelah memberikan beberapa senja pada member, leeteuk mengambil blacktail yang sudah di sediakannya, mengambil peluru di meja, dan memasukannya ke kantong peluru yang ada di paha kanan nya
"baik lah… bersiap 15 menit, dan kita brangkat…" kata heechul tegas, member yang tidak membawa senjata, seperti ryeowook, dan henry mereka di bekali compi dan alat komunikasi lainnya, supaya memudahkan mereka mencari informasi
mereka berangkat…
tbc
chapter sebelum'a ada beberapa kesalahan dan lupa ku edit... jadi terlihat aneh... maklum... author baru yang walaupun banyak karya tapi tak ada yang bermutu satupun... T.T cerita-cerita aneh bin ajaib memenuhi laptop hyung ku... hahaha... kere si... jadi nggak punya laptop sendiri... ahh... jadi curhat kepanjangan ni... di sini ending'a masih belom kefikiran... mungkin tahun depan karena author suka males nulis... kalo inget baru nulis... lagi cari inspirasi yang bagus untuk ending jadi inspirasinya tunggu film resident evil selesai... hahahah...~ gomawo yang mau baca ff gak jelas ini... (padahal nggak ada yang baca)
saya nggak di review juga nggak papa... yang penting ada yang mau baca... saya sudah bersyukur... *sujud syukur*
jaaa~
Hwang zi tao
