Let's Fight! Love is a War!

NCT, EXO, SVT, iKON, dll

YAOI, bahasa acak-acakan, OOC

Cast milik Tuhan YME, ortu dan agensi. Saya hanya meminjam nama mereka

.

.

.

"Sumber infomu gak pernah salah Ten!" Doyoung tersenyum miris sebelum lanjut berkata, "kelihatannya benar ada anak baru yang tertarik padaku."

Setelah peristiwa mencengangkan dirinya ditembak secara gak langsung oleh anak baru, Doyoung masih bisa menahan diri untuk tidak berteriak dan menyuruh anak baru ke kantin. Tapi wajahnya masih saja memerah mengingat Jaehyun masih tersenyum polos setelah mengatakan hal semacam itu.

Setelah mengatakan akan menjadikan dirinya pacar bocah itu!

"Cie, cie Doyoung mukanya merah." Yuta yang baru saja masuk langsung menggoda temannya itu. Doyoung cuma menenggelamkan wajahnya ke lipatan tangan. "Hahh~"

"Kenapa sih? Kau masih belum move on dari si itu?" tanya Ten agak khawatir. Udah untung si Doyoung dikejar-kejar sama cowok seimut Jaehyun. Johnny keliatannya aja keren, alim tapi mesumnya berkuadrat-kuadrat.

Doyoung mengangguk, membuat anak-anak OSIS di ruangan itu menghela nafas.

"Doyoung-ah, apa kau sudah memberikan laporan klub seni vocal?" tanya Taeyong, entah berusaha mengalihkan pembicaraan atau baru ingat laporan klub-nya kurang. Doyoung mengangkat kepalanya cepat dan menatap Taeyong dengan mata membesar. "Astaga! MAAFKAN AKU YANG MULIA!" kata Doyoung sambil mengambil laptopnya dan mulai mengetik dengan kecepatan ala abang-abang warnet.

"Kenapa ya, aku memilihmu menjadi anggota OSIS?" tanya Taeyong ber-monolog. Hanbin yang di sampingnya cuma menggerdikan bahu. "Supaya Doyoung gak galau berlarut-larut sekaligus mencari gebetan karena anak OSIS banyak yang ngincar?" tanya Seungcheol masih fokus ke hape-nya. Taeyong mengacuhkan pendapat Seungchoeol – yang ada benarnya- dan memeriksa data-data untuk kegiatan OSIS selanjutnya.

"Kun, dari tadi kau melamun? Kenapa?" tanya Joshua memecahkan suasana hening sesaat yang gak cocok dengan ruang OSIS. "Eng.. enggak apa-apa hyung," jawab Kun tergagap. Ten yang menangkap nada bicara Kun menatap si namja China dengan tatapan really?

"Oh ya, AKU PUNYA BAHAN GOSIP BARU!" kata Doyoung –menjurus berteriak-. Ten dan Yuta langsung menatapnya antusias, sementara yang dari tadi diam memutar bola matanya. Mulai lagi.

"Apa itu Doyoung-ah?" tanya Woozi yang tampak tertarik. Doyoung menghentikan ketikkannya dan menatap Wonwoo di seberang mejanya sambil nyengir aneh. Wonwoo udah mikir yang enggak-enggak dari tadi, pasalnya tiba-tiba aja dia merinding dari tadi.

"Kau tahu Kim Minggyu? Yang kayak Taeyong hyung versi muda?" tanya Doyoung yang mendapat pelototan Taeyong. Seungcheol dan Joshua manggut-manggut aja, mereka sempet sekelas sama Taeyong. "Sama populernya?" tanya Seungcheol sambil mengangkat kepalanya dari hape. Tumben.

"Iya, dia ngincar Wonwoo lho~" Soonyoung dan Joshua tersedak air yang sedang mereka minum. Gila, dongsaeng mereka yang unyu menjerat korban lagi!

"What?" tanya Wonwoo melongo syok. "Bukan Woozi? Aku?"

"Iya Wonwoo-yaaa," jawab Doyoung sabar. Kapan gosipnya salah? "Kalau kau gak percaya tanya aja sama anggota kelompokku tadi, sebagian besar kelas X-1 lho!" Wonwoo cuma nyengir gak enak.

"Lihatkan, kubilang tahun ini tahun keberuntungan!" Ten nyengir. "Banyak dari kita yang dapat jodoh! Kuharap kau memegang janjimu, Taeyong hyung~"

"Terserah," jawab Taeyong cuek. "Kemana Bobby? Awas saja kalau dia merayu anak baru!"

~Let's Fight! Love is a War!~

Kurasa ku t'lah jatuh cinta
Pada pandangan yang pertama
Sulit bagiku untuk bisa
Berhenti mengagumi dirinya

Oh Tuhan tolonglah diriku
Tuk membuat dia menjadi milikku
Sayangku Kasihku Oh cintaku
He's all that I need

.

Jaehyun terus menyanyikan Reff –yang agak diubah- dari lagu yang entah kenapa sesuai cerita cintanya. Bagaimana tidak, hyung kelincinya benar-benar memenuhi pikirannya. Ah, apa dia perlu memanggilnya Do-tokki(1) hyung sekarang?

"Hyung, aku serius kau terlihat menyeramkan," kata Mark sambil bergidik menatap Jaehyun di hadapannya. Sementara Donghyuk memakan roti-nya liar, Winwin terlihat stres di sampingnya, entah kenapa. "Kau gak sadar kita jadi pusat perhatian ya?"

Bagaimana tidak, seorang yang tampan, dengan lesung pipi dan senyum manis terus bernyanyi dengan suara bass yang terdengar merdu. Pasti jadi tambahan poin kesempurnaan seorang Jung Jaehyun. Masalahnya adalah, bagi mereka bedua –Winwin tidak dihitung, dia kelihatan punya dunia sendiri- selaku temen lamanya Jaehyun makin mirip pasien RSJ dengan diagnosa Schizorphenia.

"Kau harus lihat tadi, Jaehyun langsung mengatakan akan membuat Doyoung sunbae menjadi namjachingunya. Doyoung sunbae syok-nya sampe tadi ke ruang OSIS lho," kata Donghyuk menatap Mark lelah. "Biarin aja mereka ada di dunia masing-masing! Aku kangen Makeu~"

.

"Donghyuk-ie~"

"Makeu~"

"Donghyuk-ie~"

"Makeu~"

"Donghyuk-ie~"

"Makeu~"

"Donghyuk-ie~"

"Makeu~"

"Dong.."

"AKH!"

.

Teriakan Winwin membuat Mark dan Donghyuk syok, ada apa sampai hyung mereka yang ceria cenderung autis teriak gitu?

"Waeyo, Winwin hyung?" tanya Donghyuk. Winwin menatapnya frustasi, seperti saat tahu kalau hape-nya dibanting sampai rusak oleh Chenle. "Apa kau tahu siapa pacar Taeyong hyung?" tanyanya agak berharap. Tapi sesuai dugaanya, sang magnae menggeleng. "Mana kutahu.."

"Kutempe dan kubacem~" lanjut Mark agak OOC. Jaehyun yang baru sadar langsung menimpuknya dengan tisu. "Hyung yakin Doyoung sunbae dan Kun sunbae gak punya namjachingu?" tanya Mark langsung, gak pakai embel-embel yeojachingu. Winwin mengangguk pasti. "Kun sunbae bilang kok, kalau yang punya yeojachingu cuma Bobby sunbae, Taeyong sunbae sih namjachingu. Tapi aku gak tahu siapa!" jawab Winwin frustasi. Kun janji akan melakukan apa saja kalau dia bisa menebak siapa namjachingu Taeyong, tapi gak ada sunbae yang tahu!

"Jaehyun-ah, apa Johnny hyung gak pernah cerita gitu?" tanya Winwin penuh harap. Johnny kan mantan anak OSIS juga, mungkin dia pernah tahu.

"Kalau soal Taeyong sunbae, selain mantan seksi bagian peralatan yang kejam dan kapten klub dance yang berkharisma, sih gak ada lagi." Winwin menunduk. Pupus deh harapannya.

"Kurasa yang paling tahu anak OSIS, tapi kayaknya mereka udah disumpah mati sama Taeyong sunbae deh. Kalau Ten sunbae gak bocorin kita gak bakal tahu kan?" kata Donghyuk berspekulasi. Bener juga.

"Halo, anak baru~"

Winwin agak merinding saat seorang namja dengan gaya agak.. swag merangkul bahunya sok akrab. Dia keliatan uke kalau di samping sunbae ini.

"Annyeong sunbae," kata 4 hoobae itu. Namja itu langsung menatap Mark dengan tatapan aneh.

"Kau terlihat berbakat, apa kau mau ikut klub beat-box?" tanya namja itu pede. Mark menyernyit bingung, dia tertarik sih tapi ikut apa enggak ya."Sunbae! Sunbae tahu namjachingu Taeyong sunbae siapa?" tanya Winwin saat mengingat orang di sebelahnya ada di deretan OSIS tadi. Namja itu menatap Winwin datar.

"Oh, kau mau tahu siapa namjachingu Taeyong-ie supaya bisa menandinginya?" tanya namja dengan name tag Kim Bobby panjang lebar. Winwin baru aja mau mengelak saat sang sunbae berkata lagi, "tapi orang sepertiku saja tidak bisa menang apalagi kau yang unyu macem uke gini."

Winwin gatel pengen nabok ini sunbae, tapi tangannya udah keburu dikunci sama Donghyuk. "Sabar hyung, dengerin aja dulu," bisik Donghyuk. Sebenernya mereka bertiga nahan ngakak, wong Winwin emang punya muka ala uke. Sama Kun aja yang lain masih mikir siapa uke sama seme."Oke kuberitahu karena aku baik hati."

Perkataan Bobby bukan hanya menarik perhatian 1 meja itu, tapi semua anak di kantin. Hubungan asmara si ketua OSIS memang masih jadi misteri. Tahun lalu Ten yang pertama kali ngumumin via radio sekolah kalau Taeyong udah taken, dan membuat kehebohan 1 sekolah. Tapi belum sempat Ten memberi tahu siapa namjachingu Taeyong, Ten udah keburu disiksa Taeyong dengan perintah menjadi ketua acara akhir tahun di sekolah mereka –yang sampe jadi liputan di koran-. Ten jadi kicep dan gak pernah buka mulut soal siapa yang beruntung menjadi pasangan Taeyong.

Para anak OSIS? Jangan harap mereka mau buka mulut, mereka gak mau menghabiskan masa muda mereka dengan mengurus acara sekolah yang ada tiap sebulan sekali. Cukup ngebantu Taeyong yang bikin pulang minimal jam 5 sore tiap hari.

Muka anak-anak udah pada melihat ke Bobby, sementara dia nyengir misterius. Kenapa Bobby bisa tahu? Karena Taeyong dengan heroiknya nembak di depan seluruh anak OSIS tahun lalu, dia waktu itu udah jadi OSIS dengan hoki tingkat tinggi. "Namanya.."

"KIM JI WON! KALAU KAU BICARA LAGI, KUBERI TAMBAHAN POIN 3!" teriak Joshua kuat. Gak heran dengan seksi bagian olahraga ini yang bakal promosi klubnya duluan dan sayangnya itu melanggar ketentuan yang ada di kamus Lee Taeyong –dan sudah dijadikan peraturan sekolah-

"Joshua hyung, jangan begitulah. Kalau poinku nambah lagi aku gak bisa ikut lomba nanti," kata Bobby mencoba memelas yang sayangnya gak cocok sama muka garangnya. Joshua mendengus, masih untung gak langsung dipotong, kalau ada Taeyong bakal dikasih poin langsung.

SIHS menerapkan sistem poin, kalau melanggar peraturan bakal dikasih poin yang kalau lebih dari 100 bakal dikeluakan. Dalam kasus Bobby, poin dia 23. Kalau mencapai lebih dari 25 alias batas peringatan 1 dia gak boleh ikut kegiatan klub. Padahal dia ketuanya, masa gak ikut lomba? Dia udah dikasih beban sama salah satu sunbae-nya yang udah lulus buat ngembagin klub yang baru resmi tahun ini.

"Taeyong marah-marah tuh, masuk ruang OSIS sana," kata Joshua. Dia mau beli teh botol jadi gak jadi kan. Bobby iyain aja, selain sang yeojachingu cuma ketua komite kedisiplinan –dan ketua OSIS, tentunya- aja yang bisa membuatnya kicep. "Chamkaman, sunbae belom jawab," kata Winwin panik. Jarang ada yang mau ngasih tau cuma-cuma tanpa rasa takut pada Taeyong. Bobby mengangkat tangannya. "Mianhae hoobae-ku, aku sudah menyerah." Dan masuk ke ruang OSIS dengan iringan kekecewaan seluruh murid.

Joshua menatap datar Bobby sebelum mengalihkan pandangannya pada Winwin. "Kenapa kau penasaran dengan Taeyong?" tanyanya dengan nada lembut yang jauh berbeda dengan nada tegas yang tadi dia keluarkan tadi. Sebenarnya masih menjadi teka-teki kenapa si lembut Joshua terpilih menjadi ketua komite kedisiplinan. "Kun sunbae.. memberi kuis siapa yang tahu namjachingu Taeyong sunbae," jawab Winwin agak ragu. Dia gak mau bilang kalau benar nebaknya bakal dikasih apa aja.

Joshua cukup teliti untuk tahu kemungkinan motif yang dimiliki Winwin. Dia yakin Kun kepikiran sesuatu di ruang OSIS ada kaitannya dengan anak baru ini. "Pertama, aku tidak akan memberitahu siapa orang beruntung itu, karena semua anggota OSIS tidak mau menerima hukuman dalam bentuk apapun dari ketua OSIS. Kedua, apa ada yang namanya Kim Minggyu?"

Minggyu yang merasa terpanggil langsung mengangkat kepalanya dari jajangmyun di hadapannya. "Saya sunbae," katanya sambil mengangkat tangannya. Joshua cukup nengok ke belakang buat melihat siapa Kim Minggyu. Well, dia tampan, tapi..

"Kamu ngincar Wonwoo? Jangan harap karena tipe-nya bukan playboy sepertimu," kata Joshua lugas sebelum masuk ke ruang OSIS.

Minggyu cengo, dia baru saja mendapat penolakkan resmi dari anak OSIS. Sekedar kasih tahu aja, rasa kekeluargaan anak OSIS itu kuat. Kalau ada playboy gak bener mengincar salah satu di antara mereka, siap-siap aja kena semprot seluruh anak OSIS. Hal itu termasuk mutlak diketahui setiap anak baru. Namja dengan name tag Minghao menepuk pundak Minggyu prihatin. Kayaknya perjalanan cinta temennya bakal berliku.

Winwin? Dia menghela nafas, kelihatannya dia sama dengan Minggyu, bakal susah kisah cintanya.

~Let's Fight! Love is a War!~

"Mau masuk klub apa ya?" tanya Donghyuk ber-monolog. Sial sekali dia karena beda kelas dengan 3 temannya, tapi 1 kelas dengan Minggyu dkk. Minggyu tepat di sampingnya lagi.

"Vocal ah! Kudengar vocal team di sini suka keluar negeri buat ikut lomba!" cetus seorang siswa ber-name tag Lee Seok min. Donghyuk merasa suaranya oke, jadi kenapa gak vocal team aja ya?

.

"Aku futsal deh! Kudengar Wonwoo sunbae di klub futsal"

"Jiah, Minggyu gak kenal kata menyerah. Joshua sunbae udah antipati gitu"

"Sebodo-lah, Wonwoo sunbae kan free aku yang bakal jadi yang pertama dan terakhir"

"Seungkwan mau masuk klub apa?"

"Molla, basket mungkin?"

"Eh, Donghyuk-ah mau masuk klub mana?"

.

Donghyuk yang merasa terpanggil langsung menoleh. Dia tersenyum canggung menjawab pertanyaan Vernon. "Vocal?" Seokmin tersenyum cerah mendengarnya. "Yey! Ada temen lagi!"

Kelihatannya satu kelas dengan mereka gak buruk.

~Sementara itu di kelas X-2

"Winwin dance, Mark beat box, aku vocal deh," jawab Jaehyun lugas. Dia pede dengan suaranya sendiri. "Boleh ambil lebih dari 1 eskul kan?" tanya Jaehyun pada Yuta, yang lagi promosi klub futsal. "Boleh, asal gak ngenggu kegiatan klub lain. Nambah nilai juga," jawab Yuta santai. Klub futsal masih banyak peminatnya.

"Yuta sunbae, Yuta sunbae. Sunbae tahu pacar Taeyong sunbae siapa?" tanya Winwin cepat. Kayaknya hampir semua sunbae dia tanyain. Yuta tampak kaget, tapi dia tetap menjawab. "Ada-lah~"

Ya ada sunbae, kalau enggak Winwin gak bakal nanya.

"Petunjuk?" tanya Winwin frustasi. Yuta heran sendiri jadinya. "Kok kamu mau tahu banget? Ada apa kamu sama Kun?" tembak Yuta yang membuat Winwin mati kutu. Apa sunbae ini tahu?

Tahu-lah, Joshua terang-terangan ngomongin ini di depan anak OSIS. Kun dengan malu-malu jawab juga pertanyaan 'kenapa itu anak baru nanyain namjachingu Taeyong?' Sepertinya virus tidak –tahu-malu dari Ten dan Bobby ada obatnya.

"Suka sama Kun ya?" Wih gila, peka juga Yuta. Winwin diem aja, tapi bagi Yuta itu artinya 'BETUL SUNBAE!'

Yuta menghela nafas, Taeyong jadi korban lagi. Kesian.

"Yaudah, sunbae kasih tahu petunjuknya." Winwin menatap Yuta serius, begitu pun Mark dan Jaehyun. Yuta berbisik pelan sebelum keluar dari kelas mereka dengan anggun.

"Anak OSIS"

~Let's Fight! Love is a War!~

"Taeyong-ah, sejujurnya kami heran kenapa dia tahan denganmu," kata Seungcheol asal yang mendapat sambutan death glare dari si empu. Saat ini ketua OSIS dan wakilnya tengah bersiap pulang, jam saja sudah menunjukkan pukul 5 sore. "Dan kenapa kau menembaknya di depan kami? Dare dari Taeil hyung?"

Taeyong hanya diam sambil memainkan hape-nya, ada pesan dari si dia yang pulang telat. "Taeil hyung gak bakal ngasih dare begitu, Hansol hyung dan Johnny hyung mana peka soal beginian." Seungcheol mengangguk, masuk akal sih. "Terus?"

"Kau ingat anak nakal yang selalu menentangku dari kelas 1? Dia menantangku dan sialnya dia benar-benar memperhatikanku dan dia, anak itu bilang kami cocok," kata Taeyong panjang lebar. Seungcheol mulai mengambil tasnya dan tertawa tertahan. "Karena itu kan kau memasukkannya ke OSIS? Menghajar Taeil hyung dan terus memberinya tugas untuk membuatnya sibuk? Kau tahu Taeil hyung masih mendekatinya, tapi menjadi ketua panitia bulan bahasa dan hari kemerdekaan pasti membuatnya terus bekerja dan tidak sempat kepikiran hal-hal seperti pacaran!" Taeyong mendengarkan dalam diam dan Seungcheol tahu kalau yang dia katakan itu benar, temannya ini mungkin tampak otoriter tapi dia sangat peduli pada siapapun yang dekat dengannya, dan sialnya orang beruntung yang dekat dengan Taeyong sedikit.

"Ayo pulang, aku ingin tidur," kata Taeyong yang OOT sekali. Seungcheol mengiyakan seraya berdiri.

"Katakan padanya untuk berhenti dari jadi ketua klub, harus ada regenerasi lho."

"Biarkan saja, semenjak Xiumin sunbae lulus kan sekolah kita jarang mendapat tempat pertama. Dia mau menjadi juara pertama tahun ini"

"Aku heran dia atlet tapi jadi uke"

".. Lihat dirimu sendiri, Seungcheol"

"Hei, aku bakal jadi seme kalau dengan yang lain"

TBC *akhirnya inget nambahin juga

.

.

.

Hai~ Panda balik lagi nih. Udah ketebak kan siapa pacar Taeyong? Jelas banget itu, tapi masih ada perjalanan panjang buat kuartet bebek(?) tahu *mungkin. Udah Panda panjangin nih, puas gak? *harus ya plakk

.

Waktunya balasan review~

Sblackpearlnim: oh iya mereka semua se-line! XD Panda baru nyadar, mereka bisa jadi trio prncari jodoh. Makasih buat reviewnya~

Yuviika: mereka kan harus tampak beda biar gampang dibuat(?) Di chapter ini udah keliatan. Makasih buat reviewnya

Nctunited: ini udah panjang ya.. Makasih buat reviewnya

NYUTENTAE: dideklarasiin dulu biar yang lain gak ada yang ngambil bunny(?). Di chapter ini udah ketauan siapa pacar tae ya XD makasih buat reviewnya

Dhantieee: Udah apdet, makasih buat reviewnya

Taryunee: para hoobae kasih kode dulu, nembaknya entar. Kapan yaaaa? Makasih buat reviewnya

Rina Putry299: Nanti ya, ada waktunya dia muncul(?) Mkasih buat reviewnya

Anna-Love 17Carats: Panda juga suka mereka XD. Makasih buat reviewnya

El Lavender: Panda ngacak lho nulisnya XD Haechan bakal ditembak.. nanti. Makasih buat reviewnya

PrincessDoyoung: Udah nih, 2kali lipatnya malah. Makasih buat reviewnya

JeonNoona: meanie ada kok.. nanti XD typo mu ka, Panda kaget lho bacanya. Makasih buat reviewnya

Aspartam: Halo juga(?) Baguslah ada yang merasa ini kocak XD apa Panda yang receh juga. Makasih buat reviewnya

Kim991: Udah apdet nih. Makasih buat reviewnya

.

Anyway, review juseyo~