~oOo~
.
My Adorable Bodyguard
.
~oOo~
.
Chapter :: 3
.
Translated & Editing by Little Kyunnie
.
Author :: super_501
.
KyuMin FanFiction
.
Pairing: KyuMin
.
Type :: Chaptered
.
Genre :: Romance, Action, Drama, Hurt/Comfort
.
Rate :: T
.
Warning :: Yaoi, Tak sesuai EYD. Typo (s),
.
Disclaimer :: KyuMin milik Tuhan, Orang tua mereka, Super Junior, Elf, SparKyu, Pumpkins, Joyer. ^^
.
~oOo~
.
Summary :: Sungmin bekerja sebagai seorang agen penyamaran polisi , ia dipaksa oleh rekan-rekannya untuk bekerja sebagai bodyguard seorang anak nakal yang dikenal bernama Cho Kyuhyun ( seorang pewaris perusahaan Cho Company yang selalu membuat masalah dan membuat dirinya masuk kedalam masalah yang dia buat sendiri), Sungmin berpikir bahwa ia membutuhkan liburan setelah kematian Yeojachingunya pun menerima pekerjaan itu.
.
~oOo~
.
Music :: Opera ~ Super Junior
.
Happy Reading
'~ * ~' ~ * ~ '~ * ~' ~ * ~ '~ * ~' ~ * ~ '~ * ~' ~ * ~ '~ * ~ '~ * ~'
Mereka tampaknya terlalu ramah dengan Sungmin, dan dengan sadisnya meninggalkan Kyuhyun di ujung bar dan minum sendirian. " Apa ada yang salah dengan mereka? Mereka bertemu dengan Lee Sungmin baru hari ini dan mereka semua sudah meninggalkanku sendirian sekarang, Astaga!" gumam Kyuhyun marah pada dirinya sendiri sebelum meneguk liquor di tangannya dalam satu kali teguk. Ia memutar kepalanya ketika ia mendengar suara tawa Sungmin. Tunggu! Bahkan tertawa? Dia terlalu sudah sangat akrab dengan teman-temannya, tertawa ' aneh memang apa ada yang lucu, bodyguard bermasalah. Oh Tuhan! Bahkan suara tawanya terdengar sangat menggemaskan! Kyuhyun yakin bahwa pada saat Sungmin lahir kedunia Tuhan memutuskan malaikatnya untuk turun kedunia dengan semua sifat cute dan menggemaskannya, Sungmin benar-benar dilindungi dan diberkati untuk memiliki semua itu.
Bosan dengan kesendiriannya, ia memutuskan untuk mengawasi bodyguardnya, yang saat ini tertawa karena lelucon ampuh Changmin . Lelucon itu terlalu ampuh untuk dirasakan Kyuhyun dan Kyuhyun bertanya-tanya bagaimana bodyguardnya ini bisa menertawakan orang-orang ini dengan semacam lelucon yang bahkan tidak ada lucu-lucu itu?
Kyuhyun hanya menyaksikan hiburan baginya seperti Sungmin yang tertawa atau tersenyum menunjukkan gigi kelincinya dan pipinya yang memerah sambil tertawa. Suaranya seperti melodi di telinga Kyuhyun. Kyuhyun perlahan meneguk minumannya sementara matanya masih terkunci pada sosok Sungmin. Tapi tetap saja, ia tidak akan menyukai pengawalnya, kan? Ia melihat Heechul menyerahkan sebotol bir kepada Sungmin, dan hanya dibalas dengan senyuman dan gelengan kepala oleh Sungmin.
"Kau tidak menyenangkan, Sungmin. Kau harus minum ini sebagai bagian dari pesta penyambutan kami untukmu" Heechul masih terus mendesak. Kelinci kita ini dengan ragu-ragu meminumnya dan terlihat Kyuhyun menyeringai saat melihatnya.
"Aku senang kau telah meluangkan sedikit waktumu untuk menjadi temanku, tapi kau tidak akan menyukainya ketika aku sedang mabuk." Kyuhyun mendengar Sungmin menjawab, masih meminum birnya. Heechul hanya memancingnya dan sisanya ia penasaran dengan apa yang terjadi jika Sungmin mabuk.
"Itu akan membuat semuanya menyenangkan, Sekarang minum ini.." seru Jungmin gembira dan menyerahkan segelas Wine kepada Sungmin sebagai gantinya.
"Aku serius, guys. Jebal. Aku benar-benar tidak ingin mempermalukan diriku" Sungmin berusaha untuk menolak tawaran itu lagi..
"Malu? Aku ingin tahu apa yang akan ia lakukan jika ia mabuk." Pikir Kyuhyun dan sebuah ide datang di kepalanya. Ia pergi ke arah Sungmin dan duduk di sampingnya. Sungmin tersentak saat merasakan napas Kyuhyun di dekat telinganya, napas Kyuhyun mengirimkan sesuatu ke seluruh tubuhnya dan menyebabkan tubuhnya bergidik.
"Malu? Atau kau hanya membuat alasan karena kau tidak bisa meminumnya." Bisik Kyuhyun seductive di telinga Sungmin. Kyuhyun memandang Sungmin yang tiba-tiba membelalakkan matanya.
"Oke" seru Sungmin dan meraih sebotol bir yang tadi Heechul sempat tawarkan dan meminumnya. Sungmin menutup matanya erat ketika ia merasa rasa terbakar dan pahit yang berlalu di tenggorokanya. Semua orang tersentak ketika mereka mengamati bagaimana Sungmin meminum birnya seperti meminum air dalam sekali teguk.
Setelah menyelesaikan alkoholnya, Sungmin tersenyum kepada mereka dan cegukan. "Ups, Mian!" kata Sungmin malu-malu sambil menutupi mulutnya. Ia tahu ia masih sadar sekarang dan Sungmin berpikir meminum satu bir sudah cukup.. Tetapi ketika ia melihat Heechul pergi dan kembali bersama Hangeng dengan sebotol bir di tangannya, Sungmin tahu ini neraka untuknya.
"Wow! Itu hebat!" Changmin berseru dan bertepuk tangan, Jungmin dan Jaejoong mengikutinya.
"Kita belum sampai pada bagian yang menyenangkan" cibir Kyuhyun dengan nada evilnya dan Sungmin menatapnya bertanya..
"Apa maksudmu?"
"Untuk membuatmu mabuk tentu saja. Dan untuk melihat apa yang akan terjadi setelah itu." Jawab Heechul.
'Tapi-"
"Tidak ada tapi-tapian. Dan jika kau membuat kekerasan setelah mabuk. Hangeng disini akan menjagamu." Heechul menunjuk ke arah seorang Namja yang duduk di sampingnya yang tersenyum ke arah Sungmin " Dia seorang martial artist, kau tahu." Lanjut Heechul kemudian menyerahkan bir ditanganya ke pada Sungmin.
'Ini akan sangat memalukan.' pikir Sungmin dan perlahan-lahan meminum birnya.
"Jadi, Sungmin, apa kau keberatan untuk memberitahu kami jika kau sekarang sedang menjalin hubungan ? Atau kau mungkin sudah punya yeojachingu atau namjachingu?" Tanya Changmin sambil mengedipkan matanya ke arah Kyuhyun, yang sekarang memolototinya karena ucapan langcangnya itu.
"Keduanya." Jawab Sungmin dan meneguk lagi minuman yang berada ditangannya saat berusaha menyembunyikan rasa sakit yang perlahan-lahan merangkak ke hatinya. Ia tidak ingin mengingat masa lalunya lagi, tapi hal itu selalu menghantuinya.
Kyuhyun tidak mengerti kenapa hatinya tiba-tiba merasa seperti telah hancur ketika mendengar jawaban dari Sungmin. Ia melihat ekspresi terkejut dari wajah Changmin.
"Wow! Apa setan beruntung ini" seru Jungmin setelah selama satu menit hanya terdiam.
"Permisi?" pinta Sungmin menatap Jungmin polos.
"Maksudku, kekasihmu. Dia sangat beruntung." Sambung Jungmin kikuk.
Mereka mendengar Kyuhyun tertawa, dan karena mendapat tatapan bingung dan bertanya dari sahabatnya ini, " Beruntung? Aku pikir pacarnya sudah mati dengan semua rasa sakit di tubuhnya karena diperlakukan olehnya, yang bertindak cute di depan semua orang, tapi didalamnya sebenarnya seorang Monster.
"Kyuhyun!" teriak Jaejoong marah saat melihat ekspresi sedih dan tersakiti dari Sungmin. " Kau itu kasar sekali." Kyuhyun hanya mengabaikan ucapan Jaejoong.
"Gwaenchana." Kata Sungmin sambil mencoba untuk menghentikan air mata yang ingin jatuh dari sudut matanya. Ia mencengkram sebotol bir dan meneguknya habis.
"Sebenarnya, Kekasihku adalah seorang Yeoja." Kata Sungmin setelah menghabiskan birnya. Ia bisa merasakan bahwa ia sekarang sudah mulai mabuk.
"Mwo! Aku pikir kekasihmu itu seorang Namja!" seru Heechul heboh.
"Kenapa? Karena penampilan fisikku? aku lelah karena kesalah pahaman orang yang menganggapku sebagai seorang yeoja. Hal itu membawaku ke banyak masalah sejak aku masih kecil. Aku bahkan depresi dan ingin mencoba hidup dalam kegelapan karena itu" kata Sungmin sambil menunjuk wajahnya. Kemudian mendongak menatap langit-langit bar untuk mencegah air matanya jatuh tapi gagal, air matanya sudah meluncur bebas dari matanya. Kyuhyun yang melihatnya berusaka keras untuk mengendalikan dirinya untuk tidak mengusap air mata Sungmin dan memberikan pelukan hangat untuk Sungmin. Kyuhyun merasa hatinya aneh ketika dia hanya diam melihat Sungmin menangis.
"Tapi aku menemukan seseorang yang tidak ragu-ragu untuk membantuku dalam mendapatkan topanganku sendiri dan menghadapi dunia. Dia membuatku percaya pada diriku sendiri. Dia selalu berada disisiku setiap kali aku membutuhkan seseorang untuk memberiku kekuatan dan kenyamanan. Dia telah melindungiku dan memberiku semua cinta yang kubutuhkan. Namun Kyuhyun benar. Aku membunuhnya" kata Sungmin seperti panah yang menusuk hati Kyuhyun. Dia ingin meminta maaf. Ia ingin mengatakan kepada Sungmin bahwa dia tidak bermaksud seperti itu.
Jaejoong memeluk Sungmin dan menepuk punggungnya untuk memberi kenyamanan. Suasana menjadi diam dan Kyuhyun bisa merasa bahwa ini tidak baik.
"Sungmin, aku yakin anak setan ini tidak bermaksud mengatakan hal seperti itu tadi."bisik Jaejoong dan Sungmin tersenyum.
"Kyuhyun, Meminta maaflah kepada Sungmin atau aku akan menendang bokongmu sekarang!" Perintah Heechul. Dan Kyuhyun hanya mencibir ucapan Heechul.
"Gwaenchana,Hyung." Jawab Sungmin dan berdiri dari kursi, ia meraih botol bir lagi dan meminumnya.. Dan kali ini, Sungmin dengan pasti meminumnya sekali teguk, dan hal itu pun sepertinya mempengaruhi tubuhnya ketika ia mencoba untuk berjalan menuju rest room. Sebelum ia sampai ruangan itu, Sungmin tersandung dan membuat wajahnya jatuh terlebih dahulu. Dan itu membuatnya merengek seperti anak kecil.
Kyuhyun dengan cepat berjalan ke arah Sungmin dan membantunya untuk berdiri.
" Hai Kyuuuuu ~ ~ ~ ~ kau lihat lantainya, ia bilang bahwa aku ini cute itu sebabnya aku menciumnya" kata Sungmin sambil terkikik.
"Oh tuhan! Dia begitu menggemaskan! Cho Kyuhyun, kendalikan dirimu" pikir Kyuhyun.
"Kau sudah mabuk, Ayo pulang!"
Sungmin mempouty dengan pipinya yang mengembung dan merona merah "Aku tidak mabuk, Kyuuuu ~ ~ ~ ~ aku masih ingin bersenang-senang." Sungmin mendorong Kyuhyun dan berjalan kearah meja tempat ia duduk sebelumnya. Kyuhyun dan sahabatnya hanya bisa saling pandang satu sama lain ketika melihat Sungmin mulai menyanyi dan menari seperti anak-anak.
" 1+1 = Giyeomi…. Hiks.. 2 + 2 = Giyeomi..hiks..hehehehe .. Giyeomi "(bayangin aja Sungmin lagi nari giyeomi),, terlihat Sungmin bernyanyi dengan keadaan mabuknya sambil menggoyangkan tubuhnya dan cekikikan tanpa henti. Pemandangan itu terlalu menggemaskan bagi mereka untuk melihatnya.
"Oh Tuhan,, aku tidak pernah berpikir Sungmin akan menjadi sangat menggemaskan jika ia mabuk kalau begitu aku harus sering-sering membuatnya mabuk..!" kata Heechul kemudian tertawa ketika ia melihat Sungmin terhuyung lagi.
"Ne!, aku tidak bisa menahan untuk mengantonginya dan membawanya pulang,, Aigooo ~~ ia begitu menggemaskan..Gyyaaaa" Seru Changmin histeris.
" Aku akan membuatnya menjadi milikku jika aku tidak mengincar Tuan. Detectiveku yang ku temui kemarin di kantor polisi." Tambah Jaejoong sambil membayangkan Tuan. Detectivenya itu.
Kyuhyun menatap mereka yang masih asik membicarakan Sungmin sebelum mendekati Bunny yang sedang menari sambil cekikikan itu " Ayo kita pulang..!"
"Tapi Kyu ~ ~ ~" rengek Sungmin karena ia merasa Kyuhyun mulai menariknya keluar. " Aku masih ingin bersenang-senang dan…dan aku belum berpamitan dengan teman-temanmu."
"Andwe, Aku tidak akan membiarkanmu dekat-dekat dengan serigala-serigala itu lagi, Ketika kau mabuk seperti ini siapa yang tahu apa yang akan mereka lakukan kepada seorang kelinci menggemaskan sepertimu. Tidak akan ada seorang pun yang boleh melihatmu seperti ini lagi, kecuali aku." Kyuhyun membelalakkan matanya setelah ia menyadari apa yang baru saja ia katakan kepada Sungmin. Ia merasa dirinya merona liar saat melihat tatapan polos Sungmin. Tuhan! Ia dapat mencium bibir ini sekarang. Kyuhyun setengah berharap bahwa Sungmin tidak akan ingat dengan apa yang telah ia katakan sebelumnya, tetapi juga setengah berharap bahwa Sungmin akan melakukannya.
Apa yang terjadi padanya?
Kyuhyun mendorong Sungmin yang masih merengek ke dalam mobil, ia langsung masuk ke dalam mobil dan memasang sabuk pengaman di tubuhnya dan tubuh Sungmin. Kyuhyun menyalakan mobil dan melaju menuju mansionnya. Sesekali terlihat Kyuhyun mencuri pandang dan melirik Sungmin yang sepertinya ia sedang tertidur. Setelah setengah jam mengemudi, Kyuhyun ingin memarkir mobilnya , ia membunyikan klakson mobil dan gerbang mansion dibuka oleh pelayan.
Kyuhyun membawa Sungmin ala Bridal style menuju ke kamarnya, karena ia tidak tahu kamar Sungmin sehingga ia membawa Sungmin ke kamarnya sebagai gantinya. Kyuhyun dengan lembut meletakkan tubuh Sungmin yang sedang tertidur di tempat tidur king's bednya dan melepaskan sepatu beserta jaket yang dikenakan Sungmin. Kyuhyun memulainya dari wajah Sungmin dan Kyuhyun merasakan jantungnya berdetak lebih kencang ketika ia mendengar Sungmin menggumamkan namanya. Dengan perlahan-lahan menurunkan wajahnya dan menutup matanya saat ia ingin mencium bibir shape M Sungmin itu. Kyuhyun ingin memisahkan tautan bibir mereka tapi Sungmin langsung mengalungkan lengannya di leher Kyuhyun, membuat bibir mereka menyatu lagi. Kyuhyun terkejut dan ia merasa tubuhnya membeku karena tindakan tiba-tiba Sungmin. Ia memandang Sungmin lagi dan Sungmin masih setia tertidur. Kemudian Kyuhyun mulai menggerakkan bibirnya dan menggigit bibir bawah Sungmin, dan tindakan Kyuhyun membuat erangan muncul dari bibir Sungmin.
Kyuhyun menyeringai dan pikiran pervert sudah mulai mengaburkan pikirannya. Kyuhyun memperdalam ciumanya tapi tiba-tiba Sungmin membuka matanya. Kyuhyun merasa seperti sebuah ember berisikan air dingin terlempar ke arahnya ketika ia memandang mata Sungmin yang melebar. Oh tidak! Dia akan membunuhku!
Tiba-tiba, Kyuhyun melihat Sungmin ingin memuntahinya. Kyuhyun mencoba menjauhkan dirinya dari Sungmin, tapi terlambat. Sungmin sudah muntah tepat di dada mereka, dan jangan lupa di tempat tidur king's bed Kyuhyun. Setelah ia muntah, Sungmin kembali jatuh tertidur, sementara Kyuhyun menatapnya tanpa berkedip, dengan mulut menganga lebar, mata melotot dan jangan lupa rasa jijiknya. Ohh… Kyuhyun hampir tak percaya apa yang telah dilakukan Sungmin padanya dalam satu hari ini..
Kyuhyun segera berlari ke kamar mandi dan membersihkan tubuhnya. Ketika ia selesai, ia meraih handuk dan melilitkannya di pinggang. Ia keluar dari kamar mandi dan langsung melihat wajah Sungmin sedang tersenyum , dan itu benar-benar membuat Kyuhyun jengkel, terlihat dari persimpangan empat tercetak jelas di pelipis Kyuhyun.
"Aish ! Kau mengejekku,eoh?! Sekarang aku harus keluar dari kamarku sendiri setelah kau membuatnya bau seperti ini, Kau memuntahi tempat tidurku! AKU BENAR-BENAR MEMBENCIMU LEE SUNGMIN!" Teriak Kyuhyun setelah meraih sepasang pakaian, kemudian pergi keluar dari kamarnya.
~oOo~TBC~oOo~
