Not Real
Author: Lee Rana17
Cast: Kim Mingyu (15 tahun)
Jeon Wonwoo (GS) (16 tahun)
Lee Chan (GS) (14 tahun)
Choi Hansol (15 tahun)
(You will find the other cast)
Pairing: Meanie, Chansol, Jiwon(?), Soonchan(?) (You will find the other pairing)
Rate : T/T+
Genre: Romance, Drama, Fantasy, Family(?)
Warning! It's was a Genderswitch fanfic. Don't Like Don't Read. Don't be a plagiator! Crack pair. Typo everywhere. OOC. Hogwarts AU. Wizard AU. Garing. Seventeen belong to God, Their parents, Their self, and Pledis. Hogwarts and Harry Potter belong to J.K Rowling, The Story belong to Lee Rana17. There had same place, magic, and others with Harry Potter.
This fanfic dedication for Meanie shipper, Chansol shipper, Jiwon Shipper, and little SoonChan Shipper.
Dan, tolong jangan tanyakan dimana Soonyoung dapat membayar semua itu. Hell, Keluarga Jeon kan kaya, didunia sihir ataupun didunia muggle. Mana mungkin harta mereka habis begitu saja, bahkan untuk 7 generasi kemudian juga pasti tak akan habis. Lagipula, nenek Jeon sempat berpesan kalau ia boleh membeli semua barang yang ia inginkan, sebagai bayaran karena telah membantu Wonwoo dan Chan. Sebagai informasi, Soonyoung adalah satu satunya cucu laki laki nenek Jeon, jadi tentu ia juga sangat dimanja. Walau neneknya kerap kali menyebut nama Chan, ketika ditanya siapa cucu favorit-nya.
"Apa kalian sudah selesai?" tanya Soonyoung penasaran lalu menghepaskan tubuh ke sofa disamping kanan Chan. "Belum, tunggu sebentar Young. Aku perlu membeli buku ku. Ayo, Seokmin tolong antarkan aku." Pinta Wonwoo pada Seokmin yang langsung menganggukan kepalanya, lalu menghilang bersama Wonwoo dibalik rak rak buku. Soonyoung menyengir kearah Chan, lalu menggoda sepupunya dengan berkata "Mengapa telingamu memerah, Chanie?" Chan hanya terdiam, salah salah kata Soonyoung akan tahu bahwa Seokmin-lah yang berhasil, membuatnya memerah.
Tapi, Soonyoung tak berhenti mengganggunya. Bahkan tiba tiba dia berbisik. "Kau jatuh cinta pada orang yang disamping mu?" ujarnya jahil, lalu mengintip kesamping Chan. "Joshua sunbae!" pekik Soonyoung heboh ketika tahu bahwa orang duduk disamping Chan adalah Joshua atau Jisoo, kakak kelasnya yang sekarang berada ditingkat 4. Dan tentu saja berhasil membuat semua orang menoleh kearahnya, termasuk Chan dan Joshua. "Chan, demi semua poster Mason Cook dikamarmu. Aku tak sudi sepupuku yang bar bar sepertimu, menyukai Joshua sunbae yang seperti malaikat. Ohh, sepupuku yang malang, maafkan aku yang tak merestui mu dari awal pertemuanmu." Ujar Soonyoung dramatis, yang disambut dengan pukulan ditangan dan tendangan di kaki oleh Chan.
"Berhenti menyerocos tak jelas Kwon gila! Siapa yang suka siapa, heh?! Berhenti menyimpulkan sesuatu tanpa tahu faktanya." Kata Chan sambil menjewer kakak sepupunya itu. "Joshua ssi, aku sangat sangat minta maaf. Karena kelakuan sepupuku yang mulai kumat penyakitnya, dengan nama Soonyoung aku minta maaf pada mu." Ujar Chan sambil membungkukan kepalanya berulang kali kearah pria yang disebut Soonyoung 'Joshua sunbae' tadi. Lalu, dengan tidak berperi Soonyoung-an. Chan menyuruh dia membayar buku yang dibelinya bersama Seokmin tadi, setelahnya ia menarik Soonyoung keluar dari toko.
Demi apa pun Chan malu setengah mati punya sepupu yang cerewet dan berisik sepertinya. Walau kadang Soonyoung itu normal dan terlihat seperti tipe idealnya, namun ketika ia sudah berada dalam mode idiot habislah riwayat Chan karena, malu tak kepalang. Chan menyuruh Soonyoung untuk membelikannya hadiah, untuk mengganti rasa malu nya. Masa bodo dengan kakaknya dan Seokmin, dia akan langsung menjaga jarak dari toko itu.
Chan melirik kearah sebuah toko aksesoris, dan menemukan sebuah bandul yang menarik perhatiannya. Itu adalah sebuah kalung dengan bandul berbentuk lingkaran berwarna abu abu gelap, dimana ditengahnya terdapat jam pasir ukuran mini dengan sebuah cincin berwarna navy yang berhiaskan dengan bintang bintang kecil, melingkari jam pasir itu. Mata Chan berbinar lucu lalu mulai menyeret tangan Soonyoung kearah toko tersebut dan mulai merengek seperti anak kecil sesekali melakukan aegyo khusus untuk Soonyoung. Soonyoung mendesah kecil lalu memasuki toko tersebut untuk membelikan kalung tersebut untuk adiknya yang menatapnya penuh harap dari jendela toko. Setelah membayar, Soonyoung bergegas keluar untuk menemui Chan. Dia sudah memikirkan perhitungan yang pantas buat Chan karna sudah memukulnya, menendangnya, menjewernya, dan memaksanya membeli kalung itu.
Wonwoo sudah selesai membeli buku bukunya bersama Seokmin, tapi ia terkejut ketika mendapati sofa yang diduduki Chan dan Soonyoung tadi hanya ada 1 orang yang mendudukinya. Seokmin meringis, lalu mulai menoleh kekiri dan kanan. Wonwoo mendengus kesal, masa ia ditinggal oleh duo sipit itu? (dia tak sadar kalau dia sipit juga). Akhirnya, Wonwoo memberanikan diri untuk bertanya kepada laki laki yang sudah sedari tadi duduk disitu.
"Permisi, apa kau tahu dimana 2 orang yang duduk disini tadi?" Wonwoo bertanya dengan sopan, laki laki tersebut menoleh "Oh, Soonyoung dan gadis manis tadi, ya? Mereka tadi keluar sebentar." Sahut pria itu. Wonwoo mengangguk anggukan kepala dan mengucapkan terima kasih, sedangkan Seokmin terus memperhatikan orang itu sampai beberapa menit dan tiba tiba berteriak, "Jisoo sunbae-nim?!". Sepertinya, hidup Joshua tidak akan damai sampai Seokmin dan Soonyoung hilang dari pandangannya. Poor Joshua.
"Chan, ayolah. Kau sudah lama tak mencium pipiku." Ujar Soonyoung sambil menunjuk pipinya, yang dibalas dengan gelengan dari Chan dengan pipi yang mengembung. Ya, apa kalian tahu apa balasan dari Soonyoung dari seluruh tingkah Chan hari ini? Benar, Chan harus mencium pipi pemuda sipit itu, baru Soonyoung mau memberikan kalungnya. Chan merengut tak suka, walaupun Soonyoung sepupunya tetap saja malu kalau harus menciumnya dikeramaian. Bisa bisa disangka kalau dia adalah kekasih Soonyoung. Tapi, Chan juga sangat menginginkan kalung itu. Maka dari itu, akhirnya dia menganggukan kepala dengan syarat Soonyoung harus menutup matanya. Soonyoung sih setuju saja, tapi dia sudah membuat ide jahil untuk itu. Ketika Chan mulai memajukan bibirnya untuk mencium pipi Soonyoung, tinggal 2 centi lagi Soonyoung tiba tiba membuka mata dan menoleh kearahnya. Hingga 'cup' sepupunya itu mengecup pelan bibirnya, lalu terkekeh geli melihat ekspresi yang Chan keluarkan sekarang. Dimana mata Chan membulat, bibirnya sedikit terbuka sehingga menunjukan gigi depannya, dan matanya mengedip beberapa kali dengan cepat. Sebelum teriakan nyaring keluar dari bibir Chan, Soonyoung sudah melafalkan mantra 'mufliato' hingga suara nyaring Chan hanya didengar olehnya. Oh, dan jangan lupa degan Wonwoo yang melihat kejadian itu, mulutnya sudah menyumpah serapahi Soonyoung dengan semangat
"SOONYOUNG! DEMI SALAD BUAH YANG DIMAKAN OLEH WONWOO EONNIE TADI PAGI! AKU AKAN MEMBUNUHMU!"
Well, goodluck Kwon Soonyoung. Kau harus menghadapi 2 Jeon yang mengamuk.
Setelah insiden tadi siang Chan ngambek, dia tidak mengeluarkan suara ketika dimobil bahkan tadi dia tidak memberi salam pada Seokmin. Jangan tanya bagaimana dengan Wonwoo, Wonwoo yang melihat adegan 'bibir-polos-chan-yang-ternodai-oleh-kwon-sialan-sipit-brengsek-soonyoung' langsung menarik rambut Soonyoung dengan bar bar, menyeretnya ketoko buku yang tadi, meninggalkan Seokmin bersama Chan yang masih memerah karena kesal dan malu, tanpa memerdulikan pandangan aneh orang orang dan ringisan kecil dari orang yang dipanggil Seokmin tadi 'Jisoo sunbae-nim' menyuruh Soonyoung membayar buku buku tadi dan keluar dari toko buku tersebut, meminta Seokmin mendorong troli yang isinya bertambah dengan bukunya dan Chan. Dan sekarang ia sedang menyiapkan eksekusi mati untuk orang yang bernama 'Kwon Soonyoung'.
Pulang pulang dari tempat itu, terkejut setengah mati melihat Sang anak pertama yang pendiam, sopan, santun, ramah dan baik hati menyeret Soonyoung yang notabennya sebagai sepupu satu satunya yang sudah terlihat setengah hancur karena rambutnya yang ditarik Wonwoo. Diikuti anak keduanya yang masuk kerumah sambil menghentak hentakan kaki, berjalan menunduk, wajah memerah, dan berlari kekamarnya secepat mungkin. Lalu, terdengar suara teriakan dari kamar Chan "AKU BENCI KWON SOONYOUNG!" yang semakin membuat bingung, karena setahunya anak keduanya itu sangat menyayangi sepupu Kwon mereka. Lalu, menyuruh para pelayan untuk mengambil barang yang ada di mobil Soonyoung sambil memijat dahinya yang pening bukan kepalang, melihat tingkah laku anak dan sepupunya itu.
Jadi bagaimana? tambah bingung ya? ehe. Ini juga tambah pendek? Hehe aku baru menulis 7k+
Btw, aku kepikiran untuk menambahkan Sanha Astro dan Karry Wang Tfboys. Bagaimana?
Oh, aku juga berpikiran untuk, mungkin, menambah cast. Cuma sebagai temannya kok, pair disini hanya svt 'crack' couple. Karena tak mungkinkan, jika disekolah sebesar itu tanpa ada murid lain selain mereka.
Please, review. Aku butuh beberapa saran, tolong untuk beberapa saat jangan jadi silent reader.
