~Happy Reading~

"Oh!Ada apa dengan wajah primadona kita ini"

Baekhyun menoleh malas kearah kyungsoo yang kini menatapnya, ia hanya membalas dengan desahan berat dan menaruh kepalanya dimeja yang berada tepat dihadapannya.

Kyungsoo menggelengkan kepalanya tak habis pikir, baru beberapa saat baekhyun tersenyum ceria tapi setelah berada di kelas wajahnya berubah menjadi merengut seperti sedang kesal.

"Kau sebenarnya kenapa sih?" Kyungsoo bertanya lagi saat baekhyun sudah mengangkat kepalanya menatap lurus pemandangan didepan dimana Dosen yang akan mengajar telah datang.

"Oh,Bagaimana pertemuanmu dengan Si kacamata bulat?Apa lancar? Kalian sudah dekat?sudah berkenalan? Sudah bercerita?" Kyungsoo bertanya cepat sekali dengan satu tarikan nafas.

Dan hal itu membuat baekhyun mendelik kesal kearahnya. Ia lebih memilih menghiraukan pertanyaan kyungsoo yang kini sudah menatapnya dengan penuh semangat.

Kyungsoo menggurutu kesal kala pertanyaannya dihiraukan oleh baekhyun, dan akhirnya ia pun tidak melanjutkannya dan memilih untuk mendengarkan penjelasan dosen mereka yang sudah dari tadi berada di depan.

"Aku sudah tidak mau mendekatinya lagi"

Kyungsoo mengernyitkan alisnya heran atas jawaban baekhyun.

Mereka berdua kini sudah berada di cafetaria kampus, setelah beberapa saat kyungsoo menanyakan pertanyaan yang sama

"Kenapa?" Tanya kyungsoo penasaran

Baekhyun menghela nafas kecil "Dia memang sulit ditebak"

"Maksudmu?"

"Aku bertemu dengannya dan dia seperti tak pernah melihatku, jelas-jelas kami pernah bertemu"

"Hahahaha" Kyungsoo tertawa keras

"YAKK!Kenapa kau tertawa?"

"Aku hanya-merasa lucu, yang benar saja byun baekhyun primadona kampus gelisah hanya karena seorang pria berkacamata mengacuhkannya, oh astaga baekhyun ini akan menjadi berita besar"

"Haisshh.. sudahlah"Baekhyun merengut kesal dan meminum minuman jus strawberrinya untuk menghilangkan rasa kesalnya.

"Hey.. jangan dulu cemberut begitu, mungkin dia agak canggung, atau mungkin malu berhadapan denganmu karena kecantikan yang dimilikimu membuat ia terpesona mungkin.."

Kyungsoo berusaha menenangkannya dan berhasil karena baekhyun sudah mengembangkan senyumnya.

"Hmm.. mungkin kau benar" baekhyun menganggukkan kepalanya dan sedikit tersenyum.

Sedangkan kyungsoo hanya menggeleng pelan melihat kelakuan baekhyun yang aneh.

~SECRET~

Esok paginya baekhyun datang kekampus seperti biasa, para fans yang sudah menunggunya dan tanpa jeda memotretnya..

Baekhyun kembali bertemu dengan chanyeol di lorong kampus, menatapnya berharap lelaki itu mengangkat kepalanya, dan apa yang diharapkan baekhyun terkabul chanyeol mengangkat kepalanya menatap baekhyun.

Mereka berdua bertatapan sebelum akhirnya chanyeol memberikan sebuah senyuman membuat baekhyun tergelak.. ia seakan tak percaya dengan kejadian tadi setelah chanyeol berlalu melewatinya, senyumannya yang diberikan oleh chanyeol pagi ini membuatnya merasakan kembali perasaan aneh ini.

Oh tuhan~

"Perkemahan tentang mengenali lingkungan alam akan segera dilaksanakan minggu depan jadi silahkan kalian mengambil formulir pendaftaran dan mengumpulnya hari sabtu, jika ada yang tidak mengikuti kegiatan tersebut harap segera melapor"

Pengumuman yang diucapkan pak kim disambut baik oleh para mahasiswa sekaligus menutup kegiatan belajar mereka, satu persatu sudah pergi meninggalkan kelas. Tersisa baekhyun dan kyungsoo yang masih merapikan barang mereka berdua.

"Kau akan pergi kan?" Kyungsoo bertanya setelah merapikan perlengkapannya"

Baekhyun menganggukkan kepalanya

"Aku akan pulang dengan jongin hari ini, kami berdua berencana menonton bioskop"

"Baiklah"

~SECRET~

Baekhyun memandang malas rintikan hujan yang kini turun,menghela nafas dan berdecih sebal merutuki hujan yang turun disaat yang tidak tepat.

Baru akan pergi ke tempat parkir, hujan sudah turun dan mengakibatkan ia tertahan didepan kampus. berharap hujan segera berhenti dan ia akan segera pergi ke tempat parkir mobilnya dan segera pulang.

Salahkan saja dosennya yang tiba-tiba memanggilnya dan terjebak selama bermenit-menit lamanya.

Hhh

Baekhyun masih mengomel tak jelas sampai tak menyadari sudah ada orang yang kini menatapnya sekilas dan tersenyum.

"Kau bisa memakai payungku"

Baekhyun berjengit kaget ketika suara berat menyapu telinganya begitu dekat, ia menolehkan kepalanya kekanan dan seketika ia membolakan matanya menatap tak percaya orang yang berada disampingnya ini, dan kini orang itu tersenyum kearahnya.

Lelaki itu Park Chanyeol lelaki kacamata bulat.

"K-kau kenapa masih disini?" Baekhyun bertanya dengan nada gugup, ia merasakan perasaan aneh itu lagi ketika berada dekat dengan pria ini.

Chanyeol tersenyum "Aku dipanggil dosenku untuk mengerjakan sesuatu, dan seperti kau lihat aku juga terjebak hujan.

Mereka berdua sama.

Baekhyun berdehem se.jenak menghilangkan atmosfer aneh disini

"K-kalau begitu kenapa kau memberiku payung?"

"Aku melihatmu menggerutu kesal karena hujan, dan aku berpikir kau pasti tidak membawa payung jadi aku memberikan padamu"

"T-tapi bagaimana denganmu?"

"Aku tidak apa, aku bisa menggunakan jaketku" Chanyeol menunjuk jaket bombernya yang berwarna hijau tua.

Baekhyun merasa tak enak jika hanya ia yang memakai payung sedangkan chanyeol hanya mengenakan jaket.

"Tidak bisa" Baekhyun menolak

Chanyeol menoleh kearahnya mengerutkan alisnya bingung"kenapa?"

"Mak-maksudku kita bisa memakainya bersama" baekhyun sedikit kaget dengan ucapanya.

Apa-apan ini apa ia baru saja mengajak chanyeol untuk memakainya bersama, kemana baekhyun yang menolak untuk kembali mendekati chanyeol?

Chanyeol mengerutkan alisnya dan seketika ia terkekeh "Baiklah jika itu maumu, aku akan mengantarmu ke tempat parkir kalau begitu.

Kini gantian baekhyun yang mengerutkan alisnya " Kau tak membawa kendaraan?"

"Aku tidak membawanya"

Baekhyun ber oh ria, "Emm-kalau begitu"

Chanyeol membuka payung ia melangkah kedepan menerobos hujan membalikkan badanya dan memandang baekhyun "Ayo" ucapnya sambil mengulurkan tangan kanannya

Baekhyun seketika terdiam ia memandang chanyeol dan tangan chanyeol bergantian, Apa chanyeol menyuruh ia mengenggam tanganya? Baekhyun seketika tersipu malu dan ragu-ragu menggerakkan tangannya dan sampai akhirnya ia mengenggam tangan besar itu.

Hangat~

Dan nyaman~

Perasaan aneh itu datang lagi.

Chanyeol lagi-lagi tersenyum ketika baekhyun menerima uluran tangannya, maksud hanya menyuruh baekhyun untuk mengenggam tangannya sementara tetapi akhirnya dirasakan lebih lama. Tangan mungil yang terasa lembut dan halus dirasakan digenggamnya.

Mereka berdua tidak bersuara atau lebih tepatnya baekhyun yang kini sudah sangat gugup dan warna pipinya yang sudah menjadi merah, Tak tahu harus berkata apa jadi lebih baik menikmati rintikan hujan sambil berpegangan tangan.

Oh astaga..

Baekhyun terlalu sibuk melamun sampai tidak sadar jika mereka sudah sampai di tempat parkir, chanyeol berdehem membuyarkan lamunan baekhyun dan segera menatapnya.

"Kita sudah sampai" Chanyeol melepaskan pegangan tangannya dimana hal itu membuat hati kecil baekhyun merasa sedih.

Oh ayolah.

"T-terima kasih" Baekhyun menatap chanyeol yang menganggukkan kepalanya dan sudah akan siap pergi meninggalkannya.

Mungkin baekhyun sudah terjerat lebih dalam oleh pesona chanyeol, sampai-sampai ia tak menyangka jika tangannya tanpa sadar tengah menahan jaket chanyeol hanya untuk mengatakan pulang dengannya. Dan baekhyun sungguh tak bisa mengatakan apa lagi ketika chanyeol menerima tawarannya.

~SECRET~

Didalam mobil tak ada satupun pembicaraan yang dilakukan, chanyeol dan baekhyun sama-sama diam tak berniat untuk berbicara, baekhyun sudah gugup namun ia berusaha untuk tetap tenang.

"Kau tinggal dimana?" Baekhyun akhirnya bersuara menanyakan alamat sang pria, sedikit melirik ke arah chanyeol yang sudah tersenyum.

Oh apakah pria ini tak lelah tersenyum terus menerus.

"Didepan ada perempatan, kau tinggal belok kanan dan lurus saja, kau bisa melihat apartemen didepan sana"

Chanyeol menjelaskan dengan tepat, baekhyun menganggukkan kepalanya paham.

Baekhyun Mengikuti instruksi chanyeol,hujan yang semula turun deras seketika sudah mereda menyisakkan bulir-bulir kecil sisa hujan . Dan benar saja didepan sana ada sebuah apartemen yang cukup-- Mewah..

Baekhyun memberhentikan mobilnya tepat didepan gedung apartemen mewah tersebut, ia segera turun begitupula dengan chanyeol.

Mereka berdua sudah berdiri berhadapan sampai chanyeol bersuara "Terima kasih untuk tumpangannya"

"Sama-sama" baekhyun tersenyum.

Baekhyun masih merasa gugup ketika chanyeol menatapnya terus, baekhyun seakan salah tingkah jika chanyeol masih terus menatapnya.

Degup jantung baekhyun berpacu cepat ketika tiba-tiba chanyeol menyampirkan jaket bombernya ke bahu terbukanya, Aroma maskulin menguar kuat di indera penciumannya dan oh mungkin ia akan benar-benar kehilangan arah pikiran jika chanyeol tak segera mengutarakan penjalasan akibat hal tadi.

"Kau pasti kedinginan, pakailah jaketku.. bajumu mungkin tak bisa menghangatkanmu"

Dia mengucapkannya dengan senyum indahnya, oh astaga baekhyun bahkan sudah tak perduli lagi dengan rona pipinya yang kian lama makin merah dan panas, Salahkan sikap chanyeol kepadannya.

Dan perkataan chanyeol ada benarnya,bajunya yang sedikit terbuka tidak mungkin dapat menghangatkannya, sempat berjalan ditengah hujan bukan tidak mungkin hawa dingin menyentuh kulitnya.

"T--tapi.."

"Pakai saja, anggap saja sebagai tanda terima kasihku karena sudah mengantarku" Chanyeol tersenyum lagi.

"T--tapi.." baekhyun berusaha untuk tetap bersikap apa adanya walau itu sia-sia.

"Kau bisa mengembalikannya besok" Baekhyun terdiam tak bisa lagi melawan.

Besok..

Berarti dia akan kembali bertemu dengan chanyeol lagi.. Astaga..

"Sampai jumpa besok"

Salam perpisahan ditambah dengan usakan di puncak kepalanya menambah tebaran kupu-kupu yang berada didalam tubuhnya..

Astaga sikap chanyeol membuatnya tak bisa berkata apa lagi..

Ia sudah semakin jatuh..

Jatuh ke pesonanya..

TBC~

Halo guys.. longtime no see, saya update chapter baru nihh.. moga kalian suka yaa.

Maaf jika chapter ini pendek yaa, soalnya ide lagi mampet

Udah ada moment chanbaek, si baek masih malu-malu kucing yaelahh..

Ada yang penasaran dengan sosok chanyeol?

Hmm..

Okay that's it hope you enjoy this chapter..

And see you again in next chapter

Dont forget to review,favorite,and follow thos story

Byebye