Cast : Luhan
sehun
member exo
Rated : M [18+]
Genre : Romance/hurt
HUNHAN
WARNING! BOYxBOY,YAOI .

Oh iya ,aku mau kasi tau
Aku gak maksain bagi pembaca buat review sih ,kalau ada yg ngeriview makasih banget .tapi kalau nggak juga gpp ^_^ yg penting
..HAPPY READING..

Chapter 3

Sehun pun hanya berdecak kesal 'siapa yg melakukan itu ke luhan ku' batin sehun.. 'bentar.. Luhan ku? Ahh aku benar-benar mulai gila' batin sehun lgi sambil beranjak kluar dan menutup pintunya.

"se-sehun..."ucap luhan pelan sebelum pintu itu tertutup ,sangat pelan tapi sehun sadar bahwa luhan baru mnyebut namanya.

. . . . . . .

. . . . . . . . . . .

-"I'M A DEVIL?"-

-sehun prov-

'b-barusan dia menyebut namaku?',batin ku saat tadi ku dengar luhan ah maksudku iblis itu mengeluarkan suaranya pertama kali selma dia tinggal disini(?) ,tapi bagaimana dia tau nama ku . Ah.. Iya tentu saja name tag diseragam ku . Tapi hatiku tidak dalam keadaan baik untuk mnjawab panggilannya ,jadi aku menutup pintu itu dengan remot pengendali dan berjalan menjauhi ruangan itu ruangan yg tepatnya ada di basement rumah ku . Lalu aku menaiki tangga menuju kamar ku yg ada di lantai 2 dan langsung merebahkan badan ku di kasur king size ku (?) .

"hhhh... " hmbusan nafas ku yg terasa sangat lelah ,lalu ku sentuh kening ku yg terasa pusing dan lagi aku teringat dengan kissmark di lher iblis itu siapa yg membuatnya? Aku tak ingat saat ku bawa iblis itu kesini pertama kali ada kissmark dan lagi saat ku sentuh tadi iblis itu meringis.. Sakit berarti baru kan ,tapi siapa? Saat aku tinggal dirumah hanya ada pelayan dan kakak ku si jong in,tapi tidak mungkin jong in, se tau ku dia normal(?) .

'hah entahlah,mungkin itu bukan kissmark.. Mungkin saja si iblis itu mncakar-cakar lhernya sendri ' batin ku yakin .

-author prov-

namja itu terbangun dari tidurnya langsung mandi dan siap-siap cepat jika dia tidak mau telat masuk sekolahnya . Namja itu sehun lalu berangkat menggunakan motor ducatinya menuju sekolahnya ,meninggalkan luhan dirumah nya atau tepatnya basementnya sendirian .

jam pelajaran pertama dimulai ,sehun hanya menatap papantulis dengan bosan sungguh bosan ,sebelum akhirnya ada suara yg mengkikis rasa bosan sehun (?),"hun.. Aku punya cerita menarik dari murid-murid SM high school ." Ucap teman sehun yg duduk disebelahnya dengan name tag bertuliskan 'chanyeol', "hmm, apa itu?" Tanya sehun malas-malasan."kau tau namja cantik yg terkenal disekolah itukan.. Emm siapa ya nmanya lu-lu.. Enthlah ,yg pasti katanya sudah hampir sebulan ini dia menghilang bahkan ada di tv dan aku baru tau itu" ucap chanyeol dengan akhir mengerucut bibirnya,"terus.. Kenapa?" Jawab sehun yg sepertinya tidak terlalu tertarik, chanyeol pun memalingkan wajahnya kesal karena temannya yg sangat tidak asik itu.

" aku kira kau akan tertarik karena itu sekolah joy .. Dulu",ucap chanyeol dengan suara pelan tapi masi bisa tertangkap oleh pendengaran sehun "tak usah mengungkitnya aku malas mengingatnya."balas sehun dingin,chanyeol pun hanya kembali diam dan mengerutu ucapannya yg memang salah 'dasar mulut sial,kau mau melihat teman ku sedih lagi?' Batin chanyeol .

lagi-lagi ada roti dan air lagi di lantai dekat tempat tdurnya ,tapi yg pasti mkanan itu baru karena yg kmaren-kmaren uda luhan tendang- tendang ke segala penjuru ruangan(?) 'dari mana asalnya sih' pikir luhan ,karena setiap makanan itu datang kenapa luhan tidak pernah sadar ,lalu luhan pun berniat menendang makanan itu tetapi dia urungin niatnya itu karena sekarang sudah ada orang yg mengunjunginya bukan ? Siapa tau kalau dia sehat dan tak selemah ini dia bisa kluar dari ruangan yg ternyata di buat manusia ini.. Ya ,karena luhan pernah berpikir bahwa ini tempat yg dibuat oleh iblis atau mkhluk gaib lainnya(?) .
Luhan pun akhirnya mau memakan roti itu walau rasanya hambar tapi dia harus agar dia tak selemah ini lgi ,mungkin dia bisa ngelawan sehun nantinya .

-luhan prov-

aku pun menghabiskan roti yg tinggal gigitan terakhir ,walau rasanya sangat sangat sangat lah hambarrr... Tapi siapa tau kalau badan ku tidak selemah ini aku benar-benar bisa mengalahkan sisehun yg kalau aku ingat-ingat badanya tidak terlalu besar dariku hanya tinggi sedikit dan lgi kmaren dia masi memakai seragam sma? Pasti dia dibawahku

"cihh.." Decih Ku saat kupikir sebnarnya sehun tak ada apa" nya ,tapi orang yg satu lgi haishh aku tak mau mngingat hal yg menjijikan kn itu lgi 'aku masih suka dada dan paha yeoja yg montok..' Batin ku.
Aku pun menjelajah ruangan gelap ini yg sebenarnya agak luas ,ya aku harus mulai mngetahui ruangan ini sepenuhnya agar benar-benar siap melawan sehun . Aku menggeleng-gelengkan kepala Ku ,karena rasanya aku mulai gila memikirkan hal-hal caranya melawan si sehun ,tapi dengan begitu rasanya aku punya semangat hidup lagi(?) .

Lalu aku pun mengistrahat kn badan ku karena lelah sehabis olhraga untuk mngencangkn otot -otot ku lgi stelah sekian lma... .

'iblis ..?' Batinku setelah kepikiran setiap sehun mngunjungi ku kenapa dia terus mnyebutku iblis ,apa maksudnya jelas-jelas dia yg iblis memperlakukan ku seperti ini,sebenarnya apa salahku? Apa kalau nanti dia mngunjungiku aku harus mulai berbicara dengannnya,ya sungguh sebenernya aku uda ga tahan untuk terus-terusan bisu seperti ini banyak yg mau ku tanyakan hanya saja aku takut salah ngomong dan memperburuk keadaan,karena aku bnar-bnar tidak tau salahku,tapi saat kmarin aku akhirnya mau mnanyakannya.. Dia si sehun malah pergi begtu saja pdhal aku tau dia pasti mendengar ku menyebut namanya .

Aku pun mengerutkan kning ku berpikir,apa jangan-jangan karena kelakuan ku disekolah? Ya aku memang seorang pemberontak ,suka merendahkan orang lain,menyingkirkan orang-orang yg membuat mslah denganku ,tapi mnyingkirkan dalam arti hanya menjauhkannya dari ku tidak berlebihan misalkan membunuh orang seperti yg ada di film" asing (?)ya aku juga masi punya hati walau tidak bisa dilihat orang-orang yg lngsung mngecap ku sebagai yg jahat .

Tapi seingat ku aku tak pernah mngusik hidup si sehun ,dari seragamnya saja sudah beda sekolah "menyebalkannn.." Cibir ku .
Rasa kantuk pun mnyertai ku yg terus-terusan memikirkan hal-hal yg tidak aku mngerti ,lalu aku pun terlelap.

-author prov-

saat itu jam menunjukan lewat tengah malam dan sehun yg masi mnggunakan seragam sekolah baru pulang memasuki rumahnya dengan jalan sempoyongan dan tampak sangat berantakan ,tas nya dibuang begitu saja tapi langsung di pungut sama pelayan yg memang masi bangun . "mana remot pintu basement?" Pinta sehun ke pelayan yg tadi , "ah ini tuan" ucap pelayan itu sambil memberikan sebuah remot untuk membuka pintu ruangan di basement sehun . Sehun pun lngsung turun ke basement dengan masi jalan yg sempoyongan yg ntah sudah berapakali hampir terjatuh.

Luhan yg tadinya terlelap kaget tiba-tiba ada yg berteriak-triak(?) ,"hey ..IBLISS bngun! Trnyata kau masi bisa setenang itu dikurung dtempat yg memang pntas untukmu ,cihh ternyata masi kurang yah hkuman untukmu!" Ucap sehun dengan segala makiannya . Luhan yg masi diam terduduk di tempat tdurnya ga tau apa yg sedang sehun lkukan karena ruangan yg begtu gelap itu ,sampai sebuah tangan mncengkram lhernya kuat ...tangan sehun "akhh ..hahh lep-" pekik luhan saat dirasa kuuatnya cengkraman sehun yg seperti berniat membunuhnya sekrang."kenapa aku begitu bodoh dari kmaren terus menunda untuk mnyiksamu.. "ucap sehun lgi yg sekarang tangan satunya sudah mnjambak rambut luhan ,sungguh sakit .

Kmna kekuatan yg udah luhan siapkan tadi siang? Rencana-rencana nya melawan sehun yg kurus? Rasanya lenyap bgitu saja.. Aura sehun terlalu kuat menakutkan sekarang untuk dilawan." Hentikk- enghhh" luhan terus memukuli tangan sehun yg mencengkram lhernya," tenang saja aku tidak akan membunuhmu... Ya,setidaknya tidak secepat ini" bisik sehun yg dilnjut dengan mencium kuping luhan, melumat cuping kupingnya dan melepaskan cengkramannya di lher luhan dan jmbakkan rambut luhan.

'di-dia mabuk? 'batin luhan yg penciumannya menangkap bau khas minuman beralkohol dari badan sehun yg sekarang jaraknya sangat dekat ,apa lagi dengan posisi luhan ditindih sehun sekarang .
Luhan terus memalingkan mukanya dan mndorong dada sehun saat sehun mncoba untuk mncium bibirnya ,sehun pun mengambil tindakkan menangkup pipi luhan lalu mncium bibir mungil itu dengan kasar ,melumatnya ,mnghisapnya, mnjilatnya lalu mncoba mndrong lidahnya dibir luhan untuk masuk tapi luhan terus saja mnutup bibir mungilnya itu rapat-rapat. Sehun sudah seperti pemangsa yg kelaparan mnggigit keras bibir luhan yg mulai robek dan mngeluarkan darah,"mmh akhh"akhirnya luhan yg tak tahan sakit yg dirasa memekik membuka sedikit mulutnya ,sehun dengan siggap memasuki lidahnya di mulut luhan dan mulai memainkan lidahnya.

'ini benar-benar gilaa..!' Batin luhan sambil terus memukul dan mndrong dada sehun saat dirasa pasokan udara di paru-parunya harus butuh pengisian lagi(?) . Sehun yg memang sbenernya agak merasa sakit oleh pukulan luhan mngambil alih tangan kedua tngan luhan lalu mngunci keduanya disebelah kpala luhan ,dan memilih mnyerang lher luhan yg sudah ada bercak-bercak kissmark yg memudar... Tapii tidak butuh waktu lma karena bercak kissmark baru sudah mnempel lagi dilhernya jenjang luhan . Luhan dengan nafas memburu hanya bisa mengigit bibir bawahnya yg semakin bnyak mngeluarkan darah untuk menahan desahanya yg terus memksa keluar dari tenggorokkan karena sentuhan-sentuhan bibir sehun di lhernya, ditambah sekarang tangan sehun sudah masuk kedalam kaos luhan dan memainkan tonjolan kecil luhan ,"ngggmm" desah luhan yg tertahan krena terus mngigit bibirnya.

Luhan yg terus bergerak-gerak gelisah karena sentuhan sehun di tubuhnya yg sekarang uda topless tanpa sadar dan tidak sengaja lututnya menyentuh lit'sehun yg sekarang tambah mngeras karena ketidak sengjaan luhan(?) ."mhh ternyata ibliis ini menikmatinya dan tak sabar? Muna sekali dari tdi trus melawan" bisik sehun di didepan wajah luhan yg membuat luhan merinding takut "a-ani hentikkan se-se..hun" ucap luhan terbata dengan nafas yg masi memburu. "siapa bilang kau boleh mntmyebut namaku hem? Makhluk seperti mu tidak ada pantas-pantasnya mnyebut namaku!" Kata sehun dengan nada dingin sambil mncengkram dagu luhan ,luhan yg takut hanya memejamkan matanya erat .

"kau..." putus sehun lalu mndekati kuping luhan dan berbisik
"pembunuh..." Lanjut sehun.

. . . . . . .

. . . . . . . . . .
. . . . . . . . . . .

HOWWW ..?
Kalau ada yg mau ditanyakan atau sekedar komen review saja ya^.^

Sedikit curhat (?) aku bikin chap 3 dalam keadaan mati lampu huhu sampe ga tdur ampe pagi ㅠ.ㅠ.