Akhirnya chapter 3 update juga setelah sekitar berapa bulan saya tidak ingat. Sorry buat para Reader sekalian yang udah nunggu lama buat menantikan lanjutan dari cerita ini. Sebelum melanjutkan ke membaca cerita, saya akan menjawab beberapa pertanyaan dan masukan dari para Reader yang menurut saya lumayan penting aja.


Q = Question/masukan

A = Answer

Ndah D. Amay : Q. apa Naruto bakal pakai Hangenya pas ikut ujian chunin?

: A. Tentu saja naruto bakal make hengenya, tetapi henge naruto nantinya versi umur 13 tahunnya.

d.a.t : Q. naruto masuk akatsuki y

: A. Mohon maaf yang sebesarnya, tapi naruto sepertinya nggak akan masuk akatsuki

The KidSNo OppAi : Q. masih lama gk naruto k konoha dan status naruto masih mising nin?

: A. Naruto kekonoha di Chapter ini, tapi nggak ada yang tahu kalau itu Naruto. Status Naruto Jelas masih missing nin.

Fannylla : Q. Nnti Naruto ktemu Hinata gk? Klo bisa buat Hinata jdi dark, trus nnti ikut sma Naruto.

: A. Soal ketemu Hinata, kita lihat aja kedepannya.

RedBlack Devil : Q. apa gk terlalu overpower kekuatan naruto? tolong jadiin mei pair naruto :)

: A. Soal Kekuatan Naruto tenang aja, saya tentu buat Naruto jadi kuat tentu ada alasan kan. Soal pair, kita lihat aja ke depannya.

.94 : Q. Kapan reuni keluarga Naruto bertemu dgn Naruto ?

: A. Hal ini masih menjadi rahasia. So, ikutin aja ceritanya.

Yami : Q. apa naruto punya kelompok sendiri

: A. Soal ini, kita lihat aja kedepannya.

******##******

Nah, itu dia tadi sedikit jawaban dari beberapa pertanyaan para Reader. Mohon maaf jika ada nama yang tidak disebutkan, itu karena menurut saya ada beberapa pertanyaan yang berbau sama. Jadi, Silahkan diteliti sendiri, Yang mana kira-kira jawaban dari pertanyaan anda.

Sekian dari saya di Chapter ini, mohon maaf jika ada kata-kata yang tidak berkenan di hati anda. Selamat membaca dan menikmati cerita ini. Dan jika anda berkenan, tolong setelah membaca cerita ini untuk me Review cerita karangan saya ini. Saya perlu berjam-jam hanya untuk menulis satu Chapter saja, sedangkan para Reader sekalian hanya perlu beberapa menit untuk membaca satu chapter ini, karena itulah saya meminta dengan amat sangat agar menyempatkan diri untuk Mereview Setiap Chapternya. Jika ada yang merasa janggal dan ingin menanyakan atau memberikan saran, tolong lewat Review ya.

Thnks for Reader.


By : Deny Rikudou

Judul : Ujian chunin di konoha


Satu bulan setelah perang saudara kirigakure.

Di gedung mizukage, kirigakure.

Terlihat tiga sosok manusia sedang berbincang-bincang, atau lebih tepatnya hanya dua orang lah yang sedang berbincang dan yang satu lagi hanya memperhatikan mereka.

" mei-san, ujian chunin di konoha akan dilaksanakan besok. Apakah anda sudah mendaftarkan ku seperti kata ku satu bulan yang lalu. " kata naruto. " sudah kulakukan, kau terdaftar sebagai murid spesial disana, karena kutulis kau adalah murid yang dididik langsung oleh ku. Ditambah lagi, data mu adalah kau cucu dari madara uchiha. Kau boleh berangkat ke konoha sekarang kalau kau mau naruto-kun. " jawab mei.

" hmm... Baiklah. Oh iya, satu lagi mei-san. Aku ingin kau membayar hutang-hutangku ku yang belum ku bayar selama berada di kirigakure. Hanya itu saja yang ingin kusampaikan, kita berjumpa lagi saat perang dunia ke empat. " kata naruto dengan senyum misteriusnya lalu menghilang menggunakan Kamui ke apartemennya.

" Apa maksud anak itu? " kata mei penasaran.


Konoha, kantor hokage.

Terlihat minato sang hokage sedang melawan musuh-musuh putih terburuknya. Apalagi kalau bukan kertas-kertas dokumen yang tiada habisnya itu.

' apa benda ini tidak bisa habis. ' pikir minato. Saat mengecek dukumen-dokumennya minato melihat setumpukan kertas yang belum dikerjakannya. Dilihatnya dokumen tersebut yang ternyata berisi tentang peserta ujian chunin.

' aku akan mengeceknya sebentar.' batin minato. ' Peserta tahun ini cukup banyak karena desa kirigakure, sunagakure, dan otogakure ikut dalam ujian chunin kali ini. Lalu ada beberapa ninja dari desa-desa kecil lainnya yang juga ikut meramaikan. Aku harus ekstra hati-hati, otogakure adalah desa yang paling harus dicurigai. ' batin minato ( lagi ).

' Dari suna hanya ada dua tim dan salah satu tim adalah anak dari godaime kazekage sendiri. Yaitu Gara, temari, dan kankuro. Lalu kabuto dari otogakure, dia sudah lebih dari lima kali mengikuti ujian chunin dan tidak pernah lulus. Juga ada tim dominan dari konoha, yaitu menma anak ku, sang uchiha terakhir sasuke, dan haruno sakura. Aku yakin mereka pasti lulus. " pikir minato sambil tersenyum. Saat akan menyimpan dokumen tersebut, tiba-tiba salah satu kertas dokumen tersebut terjatuh. Minato lalu mengambilnya, karena rasa penasarannya, minato kemudian membacanya. Mata minato terbelalak karena shock setelah membaca dokumen tersebut.

' apa-apaan ini. Kenapa ada orang seperti dia diujian chuunin seperti ini. Ini berbahaya, aku harus segera mencari informasi tentang remaja ini. ' pikir minato.

Minato lalu menjentikan jarinya dua kali. Tak lama kemudian munculah seorang anbu bertopeng tupai menggunakan sunshin.

" panggilkan 10 orang anbu pasukan khusus pencari informasi. Katakan pada mereka untuk segera menghadapku. " perintah minato. Anbu tupai tersebut lalu menjawab dengan cepat " hai.. " anbu tersebut lalu menghilang menggunakan sunshin.

Jika kita melihat isi kertas tersebut, maka kita akan tahu bahwa kertas itu berisi tentang.

Nama : Naruto Lucifer Uchiha

Umur : 13 Tahun

Tingkat : Genin Atas

Misi yang telah dijalankan : Rank-SSS

Jounin pembimbing : Mei Terumi

Orangtua/Wali :

Kakek : Uchiha Madara

Desa : Kirigakure

Begitulah isi dari kertas tersebut, sehingga membuat siapapun akan terkejut karena mengetahui orang dalam kertas tersebut merupakan keturunan madara.

Tak lama kekudian muncullah 10 orang anbu di hadapannya.

" aku punya misi untuk kalian, kalian akan mencari informasi tentang orang ini. Ia akan mengikuti ujian chunin di konoha. " kata minato sambil memberikan selembar kertas kepada pemimpin anbu tersebut.

" kalian boleh pergi sekarang. " kata minato lagi.

" hai... " kata mereka serempak.

Setelah mereka semua pergi minato kembali memikirkan sesuatu lagi.

' rasanya aku pernah mendengar nama anak ini... Tapi dimana ' pikir minato.


Dengan Naruto.

Naruto saat ini sudah sampai di depan gerbang utama konoha. Penampilan naruto saat ini adalah saat sedang menggunakan mode hengenya, hanya saja dia di sini tidak berumur tujuh belas tahun, melainkan 13 belas tahun dan juga sebuah ikat kepala dilengan kanannya yang berlambangkan kirigakure.

Berjalan masuk ke arah penjaga gerbang, naruto lalu memperlihatkan kartu identitasnya sebagai peserta ujian chuunin kepada salah satu dari dua penjaga gerbang abadi konoha tersebut. Salah satu penjaga yang bernama kotetsu tersebut lalu menanyakan beberapa hal kepada naruto.

" dimana rekan timmu dan juga jounin pembimbingmu. " tanya kotetsu.

" aku adalah murid spesial didikan mizukage Mei-sama, aku tidak memiliki rekan tim. " kata naruto menjawab dengan dingin dan datar.

" jadi kau murid spesial itu ya, kalau begitu silahkan masuk. " kata penjaga yang seorang lagi yang bernama izumo.

" hn... " naruto menjawab dengan dingin.

Naruto pun berjalan masuk ke dalam desa konoha, begitu banyak gadis-gadis remaja yang memerah ketika melihat naruto, sedangkan naruto terus mengabaikan mereka seperti angin lalu.

' ini baru pukul 12. Aku akan berjalan-jalan sebentar, tapi sebelum itu aku akan ke ichiraku ramen terlebih dahulu. Sudah lama aku tidak makan makanan para bangsawan. ' pikir naruto.

Naruto kini telah sampai di ichiraku ramen. Naruto pun memesan ramennya. " paman, miso ramen jumbo satu mangkok. " kata naruto datar. " ya... " jawab teuchi.

Setelah sekitar tiga menit pesanan naruto pun siap. " ini pesananmu anak muda. " kata teuchi. "Hm... " jawab naruto.

Setelah sekitar 10 menit, akhirnya ramen naruto pun habis dilahapnya.

" ini uangnya paman. " kata naruto sambil meletakkan sejumlah uang di atas meja lalu beranjak dari kedai tersebut.


Naruto kembali melanjutkan acara jalan-jalannya, setelah cukup lama berjalan-jalan naruto melihat sebuah anak sungai yang terdapat sebuah jembatan kayu yang cukup besar untuk menyebrangi anak sungai tersebut. Naruto kemudian berjalan kearah anak sungai tersebut untuk membasuh wajahnya, saat sedang membasuh wajahnya, naruto mendengar sebuah ledakan yang cukup besar yang tidak terlalu jauh di seberangnya yang membuat perhatiannya tertuju ke sana.

Naruto lalu melihat asal ledakan tersebut yang ternyata dihasilkan oleh dua orang remaja yang sedang tertutupi oleh debu ledakkan tadi. Mata naruto sedikit melebar setelah debu tersebut menipis karena melihat salah satu remaja itu adalah orang yang sangat ia kenal, orang yang telah membuat terbuang, anak yang sangat ia benci, yaitu menma namikaze adik Naruto. Berjalan kearah mereka berdua, naruto pun berhenti setelah cukup dekat dari tempat mereka berdua.

Merasakan kehadiran orang lain, menma dan sasuke pun mengalihkan perhatian kearah naruto.

" kalian berdua pasti Genin asal konoha. Tak kusangka ternyata Genin konoha sangat lemah sekali. " kata naruto datar.

" apa katamu... Memangnya kau siapa hah... " teriak menma emosi.

" siapa aku bukanlah hal yang penting. Sebagai seorang ninja kau harusnya tidak mengeluarkan emosimu saat berhadapan dengan orang yang kau anggap musuh, apa kalian ninja konoha tidak diajarkan untuk menyembunyikan ekspresi ketika sedang dipancing oleh orang lain. Kau hanya akan mempermalukan desa mu saja kau tahu. " kata naruto memancing emosi Menma.

Karena tak mampu mengendalikan emosi menma pun langsung menyerang naruto. Menma lalu mengambil sebuah kunai dari kantung senjatanya dan melemparkannya kearah naruto. Memiringkan sedikit kepalanya kearah kiri, kunai itu hanya melewati kepalanya saja. Naruto mendengar perkataan menma yang kini telah berada di depannya dengan sebuah rasengan sebesar bola kaki di tangan kanannya.

" jangan meremehkanku... Rasengan." kata menma. Jutsu menma yang akan mengenai naruto pun meleset karena rasenggan tersebut hanya menembus tubuh Naruto tanpa menyentuhnya sehingga membuat rasengan menma hanya mengenai tanah.

Naruto muncul di belakang sasuke sambil menodongkan senjatanya kearah leher sasuke. " ayo sasuke bertarunglah dengan ku. Jika kau sudah bisa menyentuhku walau hanya sedikit, maka aku akan memberitahukan semua yang ingin kau ketahui tentang Itachi. Atau kau memang terlalu lemah dibandingkan dengan itachi sehingga kau takut melawanku " pancing naruto. Sasuke yang sudah tidak sanggup menahan emosinya langsung berteriak marah dan mengeluarkan sharingannya.

" jangan membandingkanku dengan orang laknat itu... " teriak sasuke. Sasuke lalu memegang tangan kanannya dengan tangan kirinya. Setelah beberapa detik kemudian, munculah sengatan-sengatan listrik di tangan kanan sasuke yang mengeluarkan suara-suara seperti ribuan burung yang sedang berkicau. Setelah merasa jutsunya telah sempurna, sasuke lalu melesat kan jutsunya dengan sangat cepat ke arah naruto, sedangkan naruto hanya melihat itu dengan wajah datar dan tanpa niatan menghindar. Tangan Sasuke pun kini telah berada tepat di depan naruto, sasuke lalu mengarahkan jutsunya ke bagian perut naruto sambil berteriak " Chidori.. ". Jutsu sasuke lalu menembus tubuh naruto sehingga membuat sasuke sedikit tersenyum. Senyum sasuke lalu digantikan wajah shock ketika dirinya ikut menembus tubuh naruto bagaikan hantu. Sama seperti menma, jutsu sasuke hanya mengenai tanah di depannya.

Baru saja akan menyerang sasuke dengan tendangannya, tiba-tiba di depan naruto telah berdiri puluhan anbu dengan minato memimpin mereka menghalangi naruto.

" Hentikan lucifer-san, jika kau menyerang kau akan di keluarkan dari ujian chunin dan kau akan kami tangkap untuk diadili karena telah membuat kekacauan di desa kami. " ucap minato dengan tegas.

Tanpa mengatakan sepatah katapun, Naruto lalu beranjak dari tempat tersebut untuk mencari penginapan.

setelah naruto cukup jauh, minato lalu mengecek keadaan menma dan sasuke. " kalian baik-baik saja menma, sasuke.? " tanya minato khawatir. " kami baik-baik saja tou-san. Tapi, Siapa orang itu sebenarnya tou-san? " tanya balik menma.

" yang tou-san tahu dia adalah genin dari kirigakure, murid dari mizukage dan juga dia adalah cucu dari sang legenda uchiha madara. Namanya Naruto Lucifer Uchiha. " jawab minato. minato lalu melanjutkan kata-katanya " Kalau begitu tou-san pergi dulu, masih banyak perkerjaan yang harus tou-san lakukan. Jaa... " kata minato lalu menghilang dengan kilatan kuning sedangkan para anbu yang mengikuti minato kini telah menghilang menggunakan sunshin.

' rasanya aku pernah mendengar nama itu. ' pikir menma.

' jadi dia keturunan uchiha, sepertinya dia tahu banyak tentang itachi. " pikir Sasuke.


Naruto saat ini tengah berada di atas patung hokage ketiga, naruto saat ini sedang memikirkan rencana yang akan dilakukannya setelah ujian chuunin ini, karena mungkin naruto akan menunjukkan identitas nya saat ujian tahap final dilakukan.

' sebaiknya aku pulang. ' batin naruto. ' Apa anbu-anbu ini tidak bisa lelah mengikuti ku ya... Aku akan mengerjai mereka. ' pikir naruto. Naruto lalu membuat sebuah kekai untuk mengurung anbu-anbu itu.

" apa kalian tidak bisa lelah mengikutiku, aku akan menghukum kalian dengan mengurung kalian di kekai ini sampai jam 7 pagi besok karena kalian telah mengikuti ku. Kalian tidak akan pernah bisa bisa melepas kekai ini. Jadi sampai jumpa besok. " kata naruto.

Para anbu tersebut lalu mencoba keluar dari kekai itu namun terus saja gagal, mereka akhirnya hanya pasrah menunggu kekai tersebut menghilang dengan sendirinya besok.


Keesokan harinya,

Naruto saat ini sedang melakukan pemanasan tubuh dipagi hari, naruto telah melakukan push up 350 kali, sit up 300 kali, dan scot jump 275 kali. Selesai melatih tubuhnya agar tidak kaku, naruto lalu menuju ke kamar mandi untuk membersihkan tubuhnya, sekitar 10 menit kemudian naruto keluar dengan handuk yang melilit pinggangnya dan tubuhnya yang masih basah, jika saja ada gadis yang melihat penampilan naruto saat ini, author yakin seratus persen kalau mereka pasti akan pingsan ditempat karena tubuh naruto yang sangat sekseh menurut gadis-gadis ,dengan tangan dan kaki kekar dan perut yang six pack dan juga dada yang bidang lalu wajahnya yang sangat tampan akan membuat siapapun terpesona karenanya. Naruto pun menggunakan pakaiannya dan mengacak-acak ramutnya, menuju kearah pintu keluar naruto berhenti sebentar untuk menggunakan hengenya lagi. Naruto pun pergi ke academy ninja konoha untuk mengikuti ujian chuunin tahap pertama.


ujiannya sama kayak di canon, hanya saja di sini bukanlah naruto yang membuat lulus semua peserta yang tersisa, melainkan Menma. Jadi kita langsung saja keujian tahap kedua.


Dari jendela lalu muncullah seorang gadis atau wanita ( entahlah ), Berpenampilan terbuka di bagian depan sehingga menampakan dalamannya yang hanya berupa jaring-jaring. Wanita tersebut lalu memperkenalkan dirinya." aku adalah anko mitarashi, pengawas ujian chunin tahap 2. Silahkan ikuti aku ketempat ujian berikutnya. " kata anko.

Parasa peserta ujian chuunin lalu mengikuti anko ke depan gerbang hutan kematian tempat berlangsungnya ujian chunin tahap kedua.

Anko lalu mejelaskan peraturan untuk ujian tahap ke dua. " tempat ini bernama hutan kematian. Diujian tahap ini peraturannya adalah kalian harus mencari gulungan ini. ( sambil menunjukkan dua buah gulungan yang berbeda ) Masing-masing tim akan mendapatkan satu buah gulungan, karena itulah kalian harus merebut gulungan yang berbeda dari tim lain dengan cara apapun. Waktu kalian 5 hari, setelah berhasil mendapatkan ke dua gulungan kalian harus menuju ke tengah-tengah hutan untuk sampai ke tempat ujian berikutnya. Masing-masing tim akan di berikan 1 buah peta. Dan yang terakhir... Kalian disini di bolehkan untuk melakukan apa saja untuk mendapatkan gulungan musuh, termasuk...membunuh. Bahkan jika anak dari kage mati sekali pun tidak akan menjadi masalah bagi siapapun disini. " jelas anko dengan santai, seolah kematian adalah hal yang biasa baginya.

Setelah selesai menjelaskannya, para peserta lalu dusuruh untuk mengambil gulungan milik timnya masing-masing.

Naruto lalu berjalan ke tempat yang telah disediakan untuk mengambil sebuah kotak yang berisi gulungan bumi ataupun langit. Saat akan mengambil gulungan tersebut, tangan naruto terhalang oleh sebuah tangan yang menahan tangannya. Naruto lalu melihat orang tersebut dengan tajam.

" hei bocah... Dimana anggota timmu yang lainnya. " tanya Anko pemilik tangan tersebut.

" itu bukanlah urusanmu. " jawab naruto S.P.D.( SINGKAT PADAT DAN DATAR ).

" apa kau murid spesial itu... Naruto Lucifer. " tanya anko dengan suara yang amat sangat pelan dan hanya dapat didengar oleh mereka berdua.

" sudah kubilang semua itu bukanlah urusanmu. Jadi jangan halangi aku anko-san. " jawab naruto S.P.D. lagi, tetapi kali ini naruto mengeluarkan tekanan cakranya yang sangat tipis tetapi tajam dan hanya dirasakan oleh anko seorang.

" baik-baik, tak perlu marah anak muda. " jawab anko sedikit takut saat merasakan hawa yang sangat tajam namun tipis dari Naruto, Anko lalu melepaskan tangannya dan membiarkan naruto mengambil gulungannya.

anko lalu melihat ke arah sebuah jam dan menunjukkan hampir pukul dua belas. " baiklah, karena semua tim telah mendapatkan posisinya maka ujian ini... Dimulai. " teriak anko.

Naruto pun berjalan santai kedalam hutan tersebut, naruto lalu berjalan keatas sebuah pohon. Setelah sampai naruto lalu duduk bersila dan memejamkan matanya lalu membukanya lagi. Mata naruto kini telah berubah menjadi E.M.S. Naruto lalu perlahan menghilang di telan oleh sebuah pusaran yang merupakan kamui, tak lama kemudian, naruto lalu menghilang beserta dengan pusaran kamui tersebut.

Naruto Mindscape

Naruto lalu muncul di sebuah tempat yang merupakan padang rumput yang luas dengan dua orang pria berbaring di masing-masing springbed yang ada di sana. Mereka berdua adalah Ddraig dan Albion, penampilan albion di sini mirip dengan issei dan vali, hanya saja rambut Ddraig berwarna merah dan Albion berwarna biru. mereka berdua hanya bertelanjang dada dan dua orang wanita muda yang sedang memeluk masing-masing mereka. Tempat ini merupakan dimensi kamui milik naruto, naruto lalu menjentikkan jarinya lalu muncullah sebuah meja dan dan kursi mewah dengan ramen diatas meja tersebut. Di sini naruto bisa melakukan dan mendapatkan apa saja yang naruto mau, karena di sini naruto dan beberapa orang yang naruto inginkanlah yang dapat mengendalikan tempat ini.

" hei kalian berdua, apa kalian selalu tidur seperti ini. Kalian bisa gemuk jika terus-terusan tidur, makan dan berduaan dengan gadis yang ada di samping kalian itu. " kata naruto.

" mentang-mentang bisa apa saja disini kalian hanya memanfaatkannya secara seenaknya saja. " kata naruto lalu menghilangkan gadis dan springbed tersebut sehingga membuat dua orang mesum itu jatuh dengan tidak elitnya.

Mereka lalu bangun dan membasuh wajah mereka dengan air yang berasal dari kolam yang tiba-tiba muncul di samping mereka.

" tumben sekali kau kesini Naruto. " tanya Ddraig.

" yah... Di luar sangat membosankan, aku harus melaksanakan ujian chunin tahap ke dua yang sangat membosankan. " jawab naruto.

" lalu kenapa kau kemari. Kau tentu tidak hanya ingin mengunjungi kami kan. " tanya albion.

" kalian berkata seolah aku tidak diterima di sini. tapi itu tidak penting, aku hanya ingin bertanya tentang sesuatu. Apa kalian tidak bisa keluar dari tempat ini, meski hanya dalam bentuk kuchiyose? " tanya naruto.

" bisa... Dan itu mudah sekali. " jawab Ddraig.

" bagaimana caranya? " tanya naruto.

" bukankah kau bisa apa saja disini, kau tinggal membuat kontraknya kan. " jawab Ddraig. Naruto yang mendengarnya hanya diam dan membisu dengan exspresi yang tidak biasa dan tidak pernah ia tunjukan pada orang lain selain kedua makhluk yang sudah dianggapnya saudaranya tersebut. albion yang melihat itu lalu mengejek naruto.

" kupikir kau jenius naruto. Bahkan Ddraig sang naga terbodoh di surgapun tahu hal itu hahahaha... " tawa albion membahana.

" hei... " kesal Ddraig. Sedangkan naruto hanya face palmed.

" hei Ddraig, aalbion, aku akan mencoba memanggil salah satu dari kalian berdua saat ujian ini sudah selesai. Untuk saat ini aku akan kembali ke dunia nyata, jadi selamat tinggal. " kata naruto lalu kembali ke dunia nyata.

Real World

Di pohon tempat naruto menghilang tadi terlihat naruto muncul dengan cara yang sama ketika ia menghilang tadi.

' sudah malam ya... Sebaiknya aku istirahat. ' pikir naruto.

Pagi Harinya

Naruto bangun dari tidurnya lalu membasuh wajahnya dengan air yang berasal dari jutsunya.

' sebaiknya aku memeriksa gulunganku... ' batin naruto. 'Jadi langit ya, berarti harus mencari gulungan bumi. ' pikir naruto. Naruto lalu merasakan chakra beberapa orang menuju kearahnya dengan cukup cepat. Tidak lama kemudian muncullah tiga orang genin berlambangkan otogakure, 2 orang laki-laki dan 1 orang gadis.

" Hei kau, dimana timmu. Apa mereka mati dimakan binatang buas. Kau beruntung karena tidak akan seperti timmu mati di tangan binatang, melainkan mati ditangan kami.. Hahahaha... Tapi jika kau menyerahkan gulunganmu pada kami dengan baik, maka kami akan membunuhmu dengan cepat agar kau tidak merasakan rasa sakitnya. Hahahahaha... " kata seorang yang ditengah dengan pedang yang cukup besar di punggungnya.

Naruto lalu mengambil gulungan miliknya. " kalian menginginkan ini, kalau begitu ambilah. " kata naruto sambil melemparkan gulungan itu keatas.

Lalu seorang dari mereka yang di sebelah kiri meloncat untuk mengambil gulungan tersebut. Namun belum sempat menggapai gulungan tersebut, naruto telah menghilang dengan kamui dari tempatnya duduk tadi dan muncul di depan orang tersebut lalu menebas kedua kaki dan tangan orang tersebut lalu kepalanya dengan sebuah kunai sehingga anggota tubuh yang telah terpecah belah tersebut jatuh berceceran ketanah dan memuncratkan darah yang sangat banyak. Kedua rekan temannya yang melihat itu menatap horor teman mereka dan langsung mual dan mengeluarkan isi perut mereka. Naruto mendarat di tanah dan menangkap gulungan itu, lalu menghilang dan muncul di belakang laki-laki yang merupakan ketua tim tersebut.

" bukankah kau ingin membunuhku, tapi sepertinya itu tidak dapat terwujud. Jadi sebaiknya kau menyusul temanmu itu. " kata naruto dingin.

Naruto lalu menendang tubuh laki-laki itu sehingga membuatnya terpental dengan sangat cepat dan menabrak pohon besar sehingga membuat pohon itu tumbang dan laki-laki itu pun mati.

Naruto lalu memandangi seorang anggota yang tersisa lalu berjalan kearahnya, gadis tersebut berambut merah menggunakan kaca mata untuk membingkai mata merah indahnya yang berwarna merah yang kini telah menumpuk air matanya sendiri, gadis itu sepertinya seumuran dengan naruto. Gadis tersebut lalu melangkah mundur kebelakang mencoba menjauhi naruto dan akhirnya tersudutkan karena sebuah pohon yang menghalangi pergerakannya, melihat naruto semakin mendekat, gadis itu lalu terduduk karena takut akan mati seperti kedua anggota timnya.

Naruto yang sudah berada tepat didepan gadis itu lalu berjongkok dan meletakkan kedua tangannya di pohon di belakang gadis tersebut untuk menahan pergerakannya. " jangan bunuh aku, kumohon jangan bunuh aku. Aku akan lakukan apa saja tapi kumohon jangan bunuh aku. " kata gadis itu. Mendengar perkataan gadis tersebut, otak Naruto tiba-tiba mengeluarkan sebuah ide gila yang tidak pernah terlintas di otaknya sebelumnya. " benarkah. Baiklah aku tidak akan membunuhmu kalau kau berhenti menangis dan memberitahuku namamu. " kata naruto dingin yang merupakan hanya sandiwaranya saja.

" b,benarkah. " tanya gadis itu sambil menghentikan tangisnya. Naruto hanya membalasnya dengan menganggukkan kepalanya.

" Na,namaku karin. " kata gadis itu.

" apa margamu. " tanya naruto lagi.

" Uzumaki. " jawab karin. Mata naruto sedikit melebar mendengar marga gadis yang bernama karin tersebut.

" Baiklah. Tapi itu belum cukup, aku akan membebaskanmu kalau kau mau menciumku tepat di sini selama satu menit. Dan kau harus menciumku seperti seorang sepasang kekasih, bagaimana " kata naruto sambil berdiri dan menyentuh bibirnya.

Karin yang mendengar perkataan naruto langsung terkejut. " ta,tapi... " karin ingin bicara tapi tidak jadi karena benda dingin dan tajam sedang menempel di lehernya.

" bukankah kau bilang kau akan melakukan apa saja, atau kau sudah siap pergi menyusul ketempat kedua temanmu. Kalau tidak, berdiri dan lakukan perintahku " ancam naruto.

Karin yang takut dengan ancaman naruto hanya bisa pasrah dan berdiri lalu memejamkan matanya dan mulai mendekati wajah naruto. Naruto yang melihat itu juga ikut memejamkan matanya dan memiringkan kepalanya sedikit. Lalu bertemulah kedua benda lembut itu, naruto lalu menekan kepala karin untuk memperdalam ciumannya. Naruto lalu menggigit bibir bawah karin sehingga membuat karin sedikit berteriak tertahan dan ingin melepaskan ciuman tersebut. Melihat itu naruto menahan kepala karin agar tidak terlepas dan memasukkan lidahnya kedalam mulut karin dan mengabsen setiap gigi dan bersilat lidah dengan lidah karin yang sebenarnya mencoba menegeluarkan lidah naruto dari dalam mulutnya tetapi sia-sia dan hanya membuat ciuman itu semakin panas di dalam sana.

Setelah hampir dua menit akhirnya naruto pun melepaskan ciuman itu karena kehabisan pasokan udara. Sedangkan karin kini gelisah antara senang dan marah karena ciuman pertamanya itu di ambil oleh orang yang tidak dikenalnya itu. tapi entah kenapa ada perasaan nyaman tersendiri didalam hatinya saat berciuman dengan pemuda yang tidak ia kenal dan baru saja membunuh kedua rekannya tersebut. Karin lalu mendengar pemuda itu kembali berbicara padanya.

" baiklah karena kau sudah menciumku maka kau akan kubebaskan. Tapi... Setelah kau menuruti satu permintaan terakhirku. " kata naruto.

" a,apa itu? " tanya karin dengan wajah yang masih memerah entah karena marah atau karena malu.

" kau... Harus... Membuka seluruh pakaianmu di sini sekarang juga, atau aku akan menarik kembali kata-kataku tentang membebaskanmu. Bagaimana karin-chan. " ancam naruto lagi.

Karin kembali mengeluarkan air matanya karena takut orang itu akan mengapa-apakannya, tetapi ia tak punya pilihan lain lagi, karena kalau tidak ia pasti akan mati.

Dengan perlahan karin mulai membuka kancing bajunya yang kini menampakkan jaring-jaring sebagai dalamannya. Baru saja akan membuka jaring-jaringnya ia berhenti karena sebuah tangan menahan tangannya untuk melakukan hal tersebut. Karin lalu menatap pemilik tangan tersebut yang ternyata milik naruto yang kini sedang tersenyum kepadanya.

" aku hanya bercanda, kau nekat sekali ya. Aku tidak akan melakukan hal semacam ini kepada gadis manapun. Maaf untuk ciuman tadi dan kedua rekan timmu dan juga ancaman tadi. Namaku naruto Uzumaki, kau boleh memanggilku naruto. Tapi aku lebih dikenal dengan nama naruto lucifer. Aku tidak pernah menggunakan marga uzumakiku lagi, lagi pula aku ini juga seorang keturunan namikaze dan juga ayah dari ibuku adalah uchiha. Tapi darah uchiha itu hanya ada di dalam tubuhku. Kau pasti bertanya-tanya kenapa margaku juga namikaze. Itu karena aku adalah anak dari Yondaime hokage dan istrinya. Tapi sekarang aku adalah seorang missing-nin di konoha, dan ini hanya bentuk penyamaranku. " jelas naruto panjang lebar lalu menghilangkan hengenya dan kembali menjadi tubuh aslinya dengan rambut merah dan mata biru hitam miliknya. Karin yang melihat penampilan naruto hanya dapat memerah karena ketampanan naruto.

" jadi karin-chan, apa kau masih mau melanjutkan ujian chunin ini, atau kau ingin kuantar pulang. " tanya naruto.

" a,aku ingin pulang, t,tapi aku tak memiliki rumah. " kata karin.

" kalau begitu selama ini dimana kau tinggal. " tanya naruto lagi.

" aku adalah anak buah orochimaru. " jawab karin.

" kalau begitu kau akan kuantar ke penginapan sementara ku. " kata naruto.

" tapi orochimaru-sama pasti akan memburuku. " kata karin.

" kau tenang saja karin-chan. Ular tua busuk itu bukanlah lawanku. " kata naruto.

" baiklah kalau begitu, aku percaya padamu naruto-kun." kata karin.

" baiklah. kalau begitu kemarilah aku akan membawamu kesana dengan cepat." kata naruto. Naruto lalu menggendong karin dan melompat dengan tinggi keatas lalu menghilang meninggalkan sebuah pusaran yang berpusat di mata kanannya yang telah berubah menjadi EMS

Muncul di dalam kamar penginapannya naruto kini memperhatikan karin yang kini tengah tertidur karena lelah menangis dan juga karena tekanan dari Kamui miliknya. Naruto pun membaringkan karin di kasur yang ada di sana lalu membuat sebuah bunshin untuk menjaga karin. Naruto pun kemudian kembali menghilang menggunakan kamui.


TBC

Demikian chapter 3 dari saya, mohon maaf kalau ada banyak kesalahan didalam penulisan kata maupun penempatan kata. Sampai jumpa di chapter 4