Orang yang jatuh cinta..akan terus memikirkan 'orang yang disukainya'. Pipinya akan memerah saat didekat orang yang disukainya, dan jantungnya akan berdetak secara tak normal.
Tao membulatkan matanya saat membaca kalimat itu.
'mirip dengan apa yang aku alami..' batin Tao, 'ja..jangan-jangan..aku jatuh cinta dengan Kris ge?...'.
.
.
.
.
Cupid Love Story Chapter 3
Author: Baby Panda ZiTaoRis EXOtics
Genre: Romance and Fantasy
Rated: T
Pair: TaoRis, ChenMin, SuLay, HunHan, BaekYeol, KaiDO
Other Cast: Go Ahra, and other cast
Disclaimer: Mereka milik mereka masing-masing, walau Author pengen nyulik Tao buat dinikahin u,u #dihajar Kris
Summary: Tao seorang cupid yang handal. Ia sudah banyak membantu masalah-masalah pasangan kekasih. Tapi.. Tao sendiri mengalami masalah cinta yang sulit saat dia membantu manusia yang bernama Kris.
DANGER:YAOI, BOYSxBOYS, Typo bertebaran, cerita pasaran, dan lainnya.
ANNYEONG READERDEUUUUL! HUAAAA ZITA SI AUTHOR KECE CETAR MEMBAHANA BADAI HALILINTAR COMEBACK AGAIN SETELAH VAKUM GEGARA UN! Huaaa... Mian gak ngasih kabar readerdeul ToT habis Zita dilarang megang Lepi (re: laptop) sampai selesai UN, dan syukurlah ^w^ sekarang UN-nya udah selesai... jadi bisa grepe-grepe (?) Lepi Zita lagi (?) #sarap kumat.
Doakan aja Zita bisa memperoleh hasil yang memuaskan... #amiin!. Bukan Cuma Zita tapi seluruh ANAK INDONESIA yang ikut UN! ^w^ nyahaha...udah ah.. Zita kebanyakan bacot.. langsung baca aja ne?
LET'S READ!
.
.
.
.
.
Cupid Love Story Chapter 3
By: Baby Panda ZiTaoRis EXOtics
DON'T PLAGIAT! DON'T COPY PASTE! IF YOU DON'T LIKE MY FANFIC, YOU CAN GET OUT NOW! #ngancem #dilempar Tao #Eh?
.
.
.
.
AUTHOR POV
Tao menepuk-nepuk pipinya berulang kali. Ia tak percaya dengan apa yang dialaminya barusan.
'Tidak mungkin! Tidak mungkin aku jatuh cinta pada namja tampan yang bernama Wu Yi Fan bukan?. Eh! Tunggu dulu!. Tadi Aku bilang apa? Tampan?. Haha.. Kau pasti bercanda Huang Zi Tao!. Eh.. Tapi jika dilihat dengan teliti... Kris gege memang tampan sih...'
PUK
PUK
Tao menepuk pipinya lagi. Ia menggelengkan kepalanya kuat, "Tidak boleh! Aku tidak boleh jatuh cinta dengan Kris ge! Sadarlah Huang Zi Tao... mencintai target yang dibantu itu larangan besar bagi para Cupid Pixie! Jatuh cinta pada Kris gege sama saja cari mati!" kata Tao, "Mungkin tidur akan membuatku lebih tenang..siapa tau kalau hal-hal yang aku alami ini cuma mimpi.." lanjutnya.
Andai kau tau Huang Zi Tao? Hal yang kau alami ini bukan mimpi...
.
.
.
.
.
.
.
.
Cahaya matahari menerobos masuk ke kamar seorang namja tampan berambut blonde bernama Wu Yi Fan. Kris berusaha mengumpulkan nyawanya yang terbang dengan sendirinya kembali ke alamnya #PLAK. Direnggangkannya otot-otot yang masih agak kaku. Kris menatap jam dinding di kamarnya.
"Masih jam 7.. tidur lagi ah.."
Jiah.. Dasar Wu Yi Fan! Mentang-mentang hari ini hari libur seenaknya saja kau bermalas-malasan -_- #Kris: Kayak elu kagak aja thor :P #A: Sialan..jangan buka aib orang napa?.
"YAK! GEGE TIANG! CEPAT BANGUN!"
GUBRAAAK
Suara teriakan seseorang sukses membuat Kris jaruh dengan tidak elitnya. Bokong nan seksinya mengaduh kesakitan karena berciuman dengan lantai tadi.
"Ya! Siapa sih yang berteriak?! Menggangu orang saja!" bentak Kris.
"Yak! Gege! Ini aku!"
Kris menolehkan kepalanya. Dilihatnya seorang namja manis dengan mata pandanya sedang melipat kedua tangan di dada sambil mem-poutkan bibir kissable pink-nya. Oh..God! Namja itu benar-benar terlihat cute!.
"Kamu siapa ya? Gua gak kenal?" tanya Kris #GUBRAAAK -_-.
Dalam satu detik, pertanyaan Kris sukses membuat namja bermata panda itu melongo dengan lebar.
"Aigoo ge.. Kau ini ya.. sudah tua.. pikun lagi..."
BLETAK
"Jangan sembarangan mengatakan aku tua bocah..." kata Kris menjitak kepala namja panda itu, "Dan aku ini tidak pikun! Hanya..daya mengingatku saja yang rendah.." apa bedanya? O.o.
"Appoyo..." kata namja panda itu mengusap-usap kepalanya, "Habis..kitakan baru bertemu kemarin..masa gege langsung melupakanku sih?"
"Memangnya kau siapa? Seingatku..kemarin aku tidak pergi berjalan-jalan keluar dan berkenalan dengan orang lain..."
"Aku ini Tao ge! Huang Zi Tao! Si Cupid!"
"Oh..Tao..bilang dong dari tadi..."
"Aissh.. Apakah mata pandaku ini tak kau kenali eoh? Atau kau beneran pikun?"
BLETAK
"Appoyo.. Yak! Gege hobi sekali menjitakku sih? Sakit tau!"
"Makanya jangan bilang aku pikun Nona Panda.."
Kris perlahan mendekatkan wajahnya ke wajah Tao. 'eh..apa yang akan dilakukannya eoh?' batin Tao panik.
TUK
Kris menyentil pelan dahi Tao, "Kau mau apa datang sepagi ini Nona Panda?"
"Yak! Gege aku ini namja...!" Tao mengerucutkan bibirnya imut, "Dan jauhkan wajahmu dariku! Melihat wajahmu membuatku mual.." lanjutnya.
"Baiklah Nona Panda cerewet.. Ckck..baru kali ini aku tau kalau wajahku bisa membuat seseorang mual.." kata Kris memperjauh jarak antara dirinya dan Tao, "Biasanya orang lain malah terpesona dengan wajahku.. Bahkan seekor burung yang lewatpun, kalau melihat wajahku bisa langsung pingsan seketika..."
"Berlebihan.." jawab Tao sewot.
"Wkwkwk.. Kau belum menjawab pertanyaanku Nona Panda.. Mau apa kau datang sepagi ini?"
"Tentu saja membantumu mendapatkan Ahra-mu itu ge!"
"Jinjja? Kau sudah menemukan caranya?"
"Hm.." Tao menganggukkan kepalanya, "Kita pakai 10 metode cinta.."
"Metode cinta? Dari mana kau tau?"
"Tadi malem gua bergadang nonton A Crazy Little Thing Called Love.." jawab Tao polos #A: ckck Tao.. filmnya...#Tao: Mending dong Zit!..dari pada elu.. tengah malem bangun cuma buat nonton h*ntai #A: Hiks.. Aib gua ToT.
"Metode pertama cuma bisa dilakukan saat malam hari ge.." lanjut Tao.
"Memang metode pertama itu apa?"
"Metode pertama, Metode dari Yunani yakni.. Pergi ke tempat dimana kamu bisa melihat bintang dilangit, kemudian gunakan jarimu untuk menghubungkan bintang-bintang dan menggambar garis membentuk nama orang yang kamu sukai.."
"Tinggal menunggu malamkan? Berarti aku masih banyak waktu untuk istirahat bukan? Latihan basket kemarin benar-benar membuat badanku remuk.."
"Yak! Gege! Bukan waktunya bersantai!"
"Apa lagi sih..?"
"Bukankah dari rumahmu tidak bisa terlihat bintang? Kalau kita menunggu sampai malam tapi bintangnya gak kelihatan sama saja sia-sia bukan?"
"Lalu?"
"Kita harus berkeliling kota, mencari tempat dimana kita bisa melihat bintang..."
"Hah.. Baiklah..Baiklah.. Kita pergi! Tapi sebelumnya...Aku mau ganti baju dulu.." Kata Kris yang langsung bangkit menuju lemari pakaiannya.
Kris membuka kaos yang dikenakannya hingga dirinya sekarang topless.. memperlihatkan bentuk abs-nya yang sexy nan menggoda. Wkwkwk.. Kris tak menyadari bahwa wajah Tao sudah merah seperti kepiting rebus.
"Gege..kalau mau ganti baju di kamar mandi sana!"
"Memangnya kenapa hm?"
"Ti..tidak..hanya saja.."
"Hanya saja apa Nona Panda?" Tanya Kris.
"Ha..hanya saja.. Aku.."
"Bilang saja kau terpesona dengan tubuhku, ya kan Nona Panda?" potong Kris cepat dan tepat.
Sekarang wajah Tao benar-benar merah sempurna mendengar perkataan Kris barusan. Tao akui..memang tubuh Kris terlihat sexy..
"Benarkan Nona Panda?" lanjut Kris.
"A..Ani! Siapa yang terpesona olehmu eoh?" Tao menundukkan wajahnya yang memerah agar Kris tak bisa melihat bagaimana wajah Tao sekarang.
"Kau tidak bisa menipuku Tao.. Wajahmu memerah tuh.." Kris terkekeh kecil sambil memakai kaos biru yang baru diambilnya dari lemari, "Kajja kita cari tempat yang bisa melihat banyak bintang.."
Tanpa Kris sadari dirinya sudah menggandeng tangan Tao dan menariknya keluar. Tao merasa genggaman Kris hangat dan nyaman. Dan lihat! Wajah Tao memerah lagi. Sepertinya namja panda itu benar-benar jatuh pada pesona Wu Yi Fan.
"Nah..kita mulai mencari ke mana ya Panda?" tanya Kris.
"Gege..saat ini banyak orang Gege..jadi jangan ajak aku bicara.."
"Eh? Waeyo..?"
"Soalnya yang bisa melihatku cuma Gege saja..kalau Gege mengajakku bicara, Nanti gege dikira gila.."
"Ah..begitu.."
.
.
.
.
.
.
.
.
Hari sudah menjelang sore, sebentar lagi sudah mulai gelap. Kris dan Tao masih terus bertanya pada orang-orang sekitar dimanakah tempat terbaik melihat bintang-bintang bertaburan yang indah. Namun hasilnya nihil.. Banyak orang yang mereka tanyai menjawab tidak tempe.. #PLAK maksudnya tidak tahu.
"Hosh..hosh... Kris gege.. aku capek.. kita istirahat sebentar yuk.." kata Tao, lututnya mulai lemas karena dari tadi terus-terusan berjalan. Lho? Bukannya Tao bisa terbang ya?. Oh..ternyata saking kelelahannya Tao.. Ia sudah tidak punya tenaga untuk mengepakkan sayapnya. Sehingga selama beberapa jam, Ia berjalan tanpa henti.
"Hah...baiklah..aku juga capek.. kita duduk di bangku taman itu saja.." jawab Kris.
"Tapi Ge.. aku sudah tak kuat berjalan lagi.."
"Ayolah Tao.. paling lima belas langkah lagi kita sudah sampai di bangku taman itu..."
"Aku..hosh..benar-benar..hosh..tidak kuat lagi..."
GREP
Entah dapat ilham darimana.. Kini kris menggendong Tao ala bridal style. CIYUS LHO READERS! BRIDAL STYLE BRO!.
"Yak..Gege! Turunkan aku!"
"Lho? Katanya sudah tak kuat berjalan.. Aku bantuin gendong malah protes.."
"Bu..bukan begitu Ge.."
"Sudahlah..sebentar lagi kita akan samapai ke bangku itu kok.."
Jantung Tao sudah berdetak tak karuan. Semburat merah kembali menghiasi wajah manisnya. Mudah-mudahan Kris tidak bisa merasakan suara detak jantungnya saat itu.
'Apa aku... benar-benar jatuh cinta pada Kris gege?' batinnya.
"Nah..sudah sampai.." Kris mendudukkan Tao dibangku taman yang tadi ingin ditujunya.
"Xi.. Xie Xie Yi Fan gege.." kata Tao pelan sambi terus menundukkan wajahnya malu.
"Hm..sama-sama..."
.
.
.
.
.
.
.
.
"Istirahatnya cukup! Kajja kita lanjutkan misi kita lagi.." Kata Kris.
"Hm..baiklah Kris ge.."
Tao dan Kris berjalan beriringan. Tao melamun. Ia masih memikirkan kejadian gendong menggendong tadi. Saking asyiknya melamun, Tao tidak melihat bahwa di depannya ada batu besar.
"Tao awas di depanmu ada ba-"
BRUUK
"-tu.. Aissh..tadikan sudah kuperingatkan.." belum sempat Kris menyelesaikan kalimatnya, Tao sudah tersandung batu besar itu duluan.
"Hiks.." o..o sepertinya akan ada alaram tanda bahaya yang terdengar dari mulut Tao, "Hiks..sakit.. HUEEEEEE.."
"Yak! Tao..kenapa menagis eoh?" tanya Kris sambil menutup telinganya, karena kerasnya tangisan Tao.
"Hiks.. Kaki Tao sakit Kris ge.."
"Biar ku periksa.."
Kris memegang kaki Tao lalu menekan-nekannya dengan pelan, "Sakit?"
"Hiks..Gege bodoh! Jangan ditekan! Jelas saja sakit..!"
"Kau bisa berdiri tidak?" tanya Kris khawatir.
"Hiks..kurasa tidak.."
"Kakimu terkilir Tao.."
"La..Lalu.. bagaimana kita melanjutkan misi kalau aku tak bisa berdiri? Tenagaku sudah terkuras dan aku tak bisa terbang lagi karena kelelahan..hiks..aku memang payah.."
"Sini ku gendong!"
Tao sedikit kaget dengan perkataan Kris. Sudah cukup jantungnya berdetak tak karuan saat digendong Kris tadi, Ia tak ingin hal yang sama terjadi kembali.
"Shi..Shireo!"
"Kakimu terkilir Nona Panda..dan kau sudah tak bisa terbang lagi.. bagaimana kau berjalan eoh?"
Tao terdiam. Betul juga apa yang dikatakan Kris.
"Sudahlah..sini biarkan aku menggendongmu.."
"Aku tak ingin Gege menggendongku seperti tadi.."
"Kali ini tidak..naiklah ke punggungku..."
Dengan ragu, perlahan-lahan Tao naik ke punggung Kris.
"Dui bui qi..aku merepotkan gege.."
"Aku tak merasa direpotkan olehmu Nona Panda.."
Tao berusaha menetralkan detak jantungnya yang kembali berdetak tidak karuan. Pipinya merah lagi. Lagi dan lagi.
"Kris gege.."
"Hn?"
"Gege..tak merasa aneh? Jika aku digendong olehmu? Akukan hanya bisa dilihat olehmu.."
"Tidak.."
"Benarkah?"
"Yup!"
Saat sedang asyik berbicara. Kris melihat seorang kakek tua berjalan berlawanan arah dengan Kris. Sesuai dengan misinya.. Kris akan bertanya perihal bintang itu.
"Emh..permisi.." kata Kris.
"Ne?" jawab sang kakek.
"Kakek..apa kau tau dimana tempat yang bagus untuk mengamati bintang?"
"Ya..aku tau.."
Mata Kris tiba-tiba bersinar.
"Benarkah? Dimana tempatnya?"
"Di sebuah pantai yang berjarak satu kilometer dari sini.. Kau tinggal berjalan lurus saja.."
"Ah..terimakasih.. Kakek.. Kami mau mengamati bintang untuk tugas astronomi.."
"Kami? Bukannya kau sendiri?"
"Ah..i..itu..maksudku.. Aku dan temanku.. teman-temanku belum datang..nanti mereka menyusul.."
"Oh..begitu.."
'Fyuuh..hampir saja' batin Kris, "Kalau begitu terimakasih informasinya ya Kek.."
"Sama-sama"
.
.
Setelah Kakek itu pergi menjauh, Kris langsung menoleh kearah Tao.
"Kau dengar itu Tao? Kita bisa melihat bintang itu di pantai dekat sini.."
"Kalau begitu cepatlah ge.. Matahari sudah terbenam nih.."
"Baiklah..Baiklah Nona Panda.. Kita kesana sekarang.."
.
.
.
.
.
.
.
.
.
Hari sudah gelap. Dua orang namja masih berjalan benyusuri trotoar. Oh! Mungkin kalau kalian punya pengelihatan normal mungkin hanya melihat seorang namja saja..
"Gege..ini sudah jam delapan malam.. Kau yakin ini arah yang tepat menuju pantai itu? Dari tadi kita hanya berputar-putar disini.." sahut Tao karena dirinya mulai kelelahan, Yah..walau sebenarnya Tao digendong Kris.
"Aku yakin Nona Panda.. Aku mendengar suara deburan ombak.. Pasti tidak jauh lagi..."
"Tapi aku sudah lelah Ge...dan disini gelap..aku takut.."
"Aissh..Kau itu kugendong, jadi yang sebenarnya lelah itu aku bukan kamu..dan lagi..Ada aku disini..jadi tak perlu takut, Arra?"
"Terserah kau sajalah Ge..." jawab Tao malas.
Tiba-tiba saja Kris menghentikan langkahnya. Hal itu membuat seluruh kepala Tao penuh dengan tanda tanya. 'Mengapa Kris ge berhenti?' batinnya.
"Tao..kau dengar suara itu?"
"Eng..suara apa?"
"Suara deburan ombak..masa kau tidak mendengarnya..cobalah diam sebentar..dan coba dengarkan.."
Tao dan Kris terdiam sejenak. Samar-samar Tao mendengar suara deburan ombak yang cukup keras menandakan bahwa di dekat mereka ada pantai. Belum lagi..bau air laut yang tercium jelas di hidung sang panda.
"Sepertinya pantai sudah dekat Ge.." kata Tao.
"Ne.. Aku juga mencium bau air laut.. dari arah utara.."
"Coba kita berjalan lurus ke arah utara ge...siapa tau benar-benar ada pantai disitu.. Cepatlah ge.. hawa disekitar sini mengerikan, rasanya ada yang membuntuti kita ge.."
"Ck..kau hanya terlalu takut Tao-ah.."
"Aissh...cepatlah ge.."
"Oke..oke Nona Panda.."
.
.
.
.
.
.
.
.
Di sinilah mereka sekarang. Disebuah pantai yang ombaknya lembut. Ternyata benar apa yang dikatakan kakek tua tadi. Pantai ini memang tempat yang bagus untuk melihat bintang. Dari pantai itu, bintang-bintang benar-benar terlihat jelas bertaburan dimanapun. Kalau Author sih lebih enak bilang 'kebanjiran bintang' XD. Bayangkan saja sebuah pantai dengan ombak yang lembut, lalu diatas langit malam banyak sekali bintang-bintangnya..pasti terlihat indah bukan?.
"I..indah sekali.." gumam Tao.
"Tao..cukup menyambungkan bintang-bintang lalu menuliskan nama orang kita sukai kan?" tanya Kris.
"Hm.. Sekarang cepat gege tulis Nama Ahra-mu itu.."
Kris mengarahkan jari telunjuknya kearah bintang-bintang..lalu mulai menyambung bintang-bintang menjadi garis dan membentuk sebuah nama.. 'Go Ahra..'. Tanpa Kris sadari.. Tao ternyata diam-diam menuliskan nama 'Wu Yi Fan' pada bintang-bintang tersebut.
'Mungkin...aku memang menyukaimu Kris ge..' batin Tao terseyum lembut.
.
.
"Selesai.. Kajja kita pulang!" kata Kris.
KRIK
KRIK
Hening. Tak ada jawaban dari sang namja panda.
"Tao?"-Kris.
Masih tetap hening.
"Tao? Hei! Nona Panda.."
Kris menolehkan kepalanya melihat Tao yang digendong dipunggungnya. Ternyata Tao sudah tertidur pulas.
"Hah..mungkin dia kelelahan.." kata Kris, "Apa boleh buat hari ini dia menginap dirumahku saja.."
Kris berjalan pelan menyusuri trotoar pulang menuju rumahnya.
.
.
.
.
.
.
.
Kris merebahkan tubuh Tao di kasurnya. Lalu Krispun duduk di tepi kasur sambil memandangi wajah Tao.
'Manis..' batin Kris.
"Hah..dia nyenyak sekali tidurnya.. mimpi apa ya dia? Sampai bisa tidur senyenyak itu..?" Kris bermonolog ria, "Sebaiknya aku ganti baju lalu menyusulnya tidur.. haaah... Badanmu berat sekali Tao.. punggungku rasanya mau hancur karena menggendongmu tadi.." lanjut Kris berusaha mengajak Tao bicara, tapi sia-sia..karena sang panda hanya diam tak bergeming.
Kris telah selesai mengganti baju. Ia berbaring tepat disamping Tao. Diperbaikinya selimut yang dikenakan dirinya dan juga Tao.
"Selamat tidur Nona Panda~"
.
.
.
.
.
.
.
.
.
"Eungh.." seorang namja manis perlahan-lahan membuka matanya. Namja manis itu bernama Tao. Tao sedang berusaha mengumpulkan nyawa yang belum terkumpul sepenuhnya.
"Aku dimana?" tanya Tao menggaruk kepalanya yang tak gatal.
"Kau sudah bangun Tao?"
Tao menolehkan kepalanya. Ia mendapati Kris sedang duduk di tepi kasur.
"K..Kris gege? Ini dimana?" tanya Tao.
"Tentu saja di rumahku.. Kemarin kau ketiduran jadi kubawa kau kesini.." jawab Kris cuek.
"Tu..tunggu.. Kau bawa aku ke sini lalu menidurkanku disini juga Ge?"
"Ya.."
"La..lalu..kau tidur disampingku..?"
"Iya..Kau pikir tempat mana lagi yang bisa kutiduri? "
"YAK! DASAR GEGE MESUM!" teriak Tao sambil melempar bantal ke arah Kris, "Ja..Jangan-jangan..saat aku tidur..Kau..."
"Hei..Hei..tenanglah Tao..Aku tak mungkin macam-macam padamu.. aku hanya tidur disampingmu"
Tao terdiam sejenak, "Maaf.. ku kira.."
"Yah..tak apa..."
Untuk sesaat.. terjadi keheningan diantara mereka berdua.. Sampai akhirnya Kris membuka suara, "Tao..." katanya.
"Ne?"
"Apa metode yang kedua?"
"Hah..yang kedua?"
"Kita sudah melakukan metode pertama bukan? Lalu..apa metode yang kedua?"
"Oh..iya aku hampir lupa..!" Tao menepuk dahinya, "Metode kedua bisa kau lakukan saat sekolah nanti.." lanjutnya, "Metode yang kedua dari suku Maya.. Kita harus berkonsentrasi kepada pikiran kita.. Kemudian melihat orang yang kamu sukai, cobalah untuk mengendalikan pikirannya dan mengatakan padanya untuk melakukan yang kita ingin dia lakukan, Jika Ia mengikuti perintah kita.. itu berarti.. dia jodoh kita.." jelas Tao panjang kali lebar sama dengan luas persegi panjang.. dan dua kali panjang ditambah lebar sama dengan keliling persegi panjang.. tapi bagaimana jika sebuah persegi panjang memiliki panjang yang sama dengan dua kali lebarnya, sedangkan kelilingnya 42 cm, Luas persegi panjang tersebut adalah... #PLAK. Sori masih kebawa suasana UN -_-
"Tu..tunggu dulu.. kau bilang apa tadi? Sekolah?"
"Iya..memangnya kenapa Ge?"
"Sekarang jam berapa?" tanya Kris.
Tao melirik ke arah jam dinding, "Jam 7, waeyo?"
"MATI AKU! AKU TERLAMBAT"
.
.
.
.
.
.
.
Kini Kris sudah berada di kantin sekolahnya. Perutnya keroncongan. Hukuman membersihkan seluruh kamar mandi sekolah tadi, benar-benar membuat tenaganya terkuras. Untunglah saat ini sudah istirahat.
"Pesan kimchi dan orange juice-nya satu!" kata Kris.
Dalam beberapa menit, Ibu kantin langsung memberikan nampan yang berisi makanan pesanan Kris. Kris berjalan pada sebuah bangku kosong. Kris lalu mendudukkan bokong nan sexy-nya di bangku tersebut. Ia menyuapi kimchinya dengan malas.
Tiba-tiba..mata Kris tertuju pada seorang yeoja cantik yang populer disekolahnya. Go Ahra.. yeoja itu duduk tepat dua meja setelah meja Kris. Ahra terlihat asyik memakan makanannya, Sup rumput laut dan nasi dengan secangkir soda.. Kris jadi ingat metode kedua yang diberikan Tao..
Kris menatap Ahra. Ia berkonsentrasi untuk berpikir. Mulutnya bergumam dengan pelan menyebutkan beberapa kata, "Makan nasinya Ahra.. Makan nasinya.." katanya pelan sambil terus menatap Ahra.
Kris melihat tangan Ahra bergerak untuk mengambil sesuatu. 'Ayolah..makan nasinya..' batin Kris.
TAP
Namun sia-sia.. Ahra bukan mengambil mangkok nasinya melainkan soda miliknya. Kris melongo.. Kalau Ahra mengikuti perintah Kris tandanya Ahra itu jodohnya bukan?. Tapi kalau tidak...
"ARGGH.. SIAL!" kata Kris frustasi.
Tanpa Kris sadari..seseorang memperhatikannya dari jauh. Seseorang itu adalah Tao. Dia terkekeh pelan waktu melihat Kris.
"Eng..sepertinya perintah Kris ge tidak berhasil.." kata Tao, "Apa jangan-jangan jodoh Kris ge itu bukan Ahra ya?" Tao memiringkan kepalanya imut, "Aku ingin mencoba metode kedua itu seperti apa… bagaimana kalau aku memerintakan sesuatu pada Kris ge..?" Tao berpikir keras, "Coba ah.."
Tao terlihat berkonsentrasi menatap Kris. Ditariknya nafasnya dalam-dalam, "Minum jus-nya Ge.. Minum Jus-nya.."ucap Tao pelan.
Dari jauh.. Tao bisa mlihat Kris menggerakkan tangannya. Kris lalu menyambar orange juice miliknya lalu meneguknya dengan cepat. Tao tak percaya ini!. Tao menyuruh Kris untuk meminum jus-nya dan ternyata Kris benar-benar melakukan perintahnya!. Jangan-jangan Tao itu…..
.
.
.
.
.
.
.
JODOHNYA KRIS?
TBC or END?
Muehehehe..perasaan makin gaje aja nih fanfic -_- .. aneh gak? Mian kalau aneh ya readers.. entah kenapa.. Zita gak dapet feel buat nulis Fanfic… ToT..
Gomen.. Zita baru bisa update sekarang..soalnya Zita baru selesai UN ToT.. doakan aja Zita mendapat hasil yang baik.. amin.. :)
Oh..Iya.. pokoknya di chap ini full oleh TaoRis momment #tendang Ahra
Entah kenapa Author jadi kesal sendiri setelah memasukkan Ahra sebagai cast #lho?
Mungkin karena kesel gegara waktu Author nulis nih Fanfic, Author juga baca Fanfaic YunJae yang ada Ahranya…
Zita ngucapin terimakasih buat: ande ande wulan,Mrs. EvilGameGyu, 16june, exoneeeeeeeeeeee, vickykezia23, Flory KaiSoo 121401, AOISHI, Ryu, Tania3424, Nick agatha, Guest, fujo yaoi,Riyoung Kim, Jin Ki Tao,Shin Min Hwa, Brigitta Bukan Brigittiw, Aiiu d'freaky, Uchiha Aira, ICE14, ru-ie, URuRuBaek..
GOMAWO REVIEW-NYA! Mian gak bisa balas review kalian satu per satu… ToT
AKHIR KATA DARI AUTHOR NAN UNYU INI #HOEK
REVIEW PLEASE… #bbuing bbuing bareng Tao
