Saturday Night
.
Paperoheart
Lee Jihoon & Kwon Soonyoung
Seventeen's Fanfiction
Warning!
Yaoi;boyslove;typo(s);gaje
.
Soonyoung terdiam. Mencerna setiap kata yang boca mungil itu lontarkan, atau mungkin –mencoba mencerna.
"Soonyoung idiot! Kau dengar aku tidak sih?!" bocah ungu itu menghentakkan kakinya. Bisa mati terpenggal jika saja soonyoung kepergok memanggil Jihoon-nya bocah. Tapi memang postur anak sekolah menengah pertama begitu sih.
Tingginya hanya sampai di dagu Soonyoung, wajahnya mungil, pipinya Chubby. Manis sekali seperti anak perempuan. Ugh –coba saja bocah itu memakai rok dan surai ungu-nya di panjangkan.
Sayangnya ia lelaki. Memiliki sesuatu dibawah sana yang menggantung –uhuk!
Lelaki manis yang galak.
"Jihoonie" bocah itu terdiam, menatap soonyoung lekat-lekat dan tangannya terkepal. Ho, dia benar-benar marah.
Ngambek, merajuk, seperti remaja pms. Ups.
"Aku mendengarmu bae, dan tolong jangan merajuk di pinggir jalan. Lihat orang-orang memperhatikan kita" Soonyoung cengengesan, menunduk sedikit pada segerombolan ibu-ibu yang menatap mereka takjub.
Ya jelas takjub, pasangan warna-warni seperti Soonyoung dan Jihoon kan langka. Jihoon yang unyu-unyu tsundere, Soonyoung yang hyper-hyper mesum. Klop, persis perangko.
Sekarang Soonyoung mengusak surai ungu Jihoon-nya. "Jihoonie tau? Kau terlihat seperti bocah sepuluh –ugh" Satu pukulan tepat di perut.
Satu kosong untuk Jihoon.
"Aku bukan bocah dasar Idioit! Umurku sudah delapan belas!" Jihoon-nya merajuk lagi. Soonyoung masih sibuk memegangi perutnya yang nyut-nyut-an.
Sebenarnya Jihoon ingin Es Krim Vanilla kesukaannya. Tapi Soonyoung menolak dengan alasan ingin menonton di Bioskop. Ada Film kartun The Movie yang memanggil-manggil soonyoung sejak lusa lalu. Tapi Jihoon mana mau.
"Aku tidak mau menonton film kartun seperti bocah!" Nahkan.
Soonyoung menghela napas nya. Mulai kewalahan menghadapi kekasih mungilnya yang tsundere akut begitu.
Ini kan malam minggu, harusnya ya kencan seperti sepasang kekasih pada umumnya kan? Yang paling sial, mereka jarang ada waktu untuk kencan seperti ini. Boro-boro kencan, tugasnya menumpuk seperti bukit.
"Jihoonie?" Soonyoung menatap bocah ungu itu yang kini membelakanginya.
"Aku akan membawamu ketempat yang menyenangkan, tapi jangan merajuk begitu" Soonyoung memeluknya dari belakang, memberi kecupan ringan pada surai Jihoon-nya.
.
.
"Soonyoung! Ini benar-benar menyenangkan, lihat mereka terlihat kecil sekali hahaha" Jihoon tertawa lepas di atas bianglala. Matanya menyipit seperi bulan sabit. Lucu sekali heol. Tidak rugi sih Soonyoung membatalkan janjinya pada film kartun itu jika bisa melihat senyum Jihoon berjam-jam.
Jihoon itu tipe uke galak, tsundere pula. Jadi untuk membuatnya tersenyum sedikit rasanya susah sekali.
Kapan lagi Soonyoung bisa menikmati moment langka seperti ini, iya kan? Tidak boleh di sia-sia kan.
Hehe. Licik.
.
"Jihoon?" Yang dipanggil menatapnya. Mereka sudah dua kali berputar diatas bianglala dan Jihoon tidak mau turun. "Senang tidak?"
Jihoon-nya yang manis mengangguk lalu kembali menatap gemerlip kota di malam hari.
"Aku tidak tahu Soonyoung suka bianglala" Jihoon terkekeh kemudian.
"Aku dengar dari sepupumu kau ingin naik bianglala" Soonyoung menangkup kedua pipi si ungu. "Jadi jika ku ajak kau kesini pasti aku dapat pemandangan indah" Menatap tepat di mata Jihoon yang jernih.
"Minghao? aku tidak tahu kau dekat dengannya" Jihoon manyun. Imut sekali layaknya puppy kecil yang lucu. halah.
"Itu tidak penting, bae"
Kemudian bibir mereka saling bertemu. Tepat di puncak Bianglala. Di malam Minggu yang ramai. Indah sekali -uhuk.
.
.
TBC
Note: Halo, kembali lagi dengan saya. Wakakaka. Saya update kilat, 3 hari beturut-turut nih. Senang?
Note(2): Fiksi ini terinspirasi dari malam minggu saya yang agak berwarna sedikit. Kakak cowo saya ngajak keluar beli makan /loh/ akhirnya ga boring lagi setiap malam minggu. Mana dia baik sekali beliin saya pocky sama susu Milo tercinta :") ga lupa Sponge-nya juga.
Duh malah curhat.
Note(3): Selamat Malam Minggu.
Note(4):Sekali lagi, SoonHoon itu imut!
Note(5): Ada yang mau meluangkan ide mungkin? Untuk Drabble ini? Saya lagi malas mikir sih
Note(6): Oh iya yang waktu itu nanya saya perempuan atau laki-laki. Saya perempuan hehe-
NOTE PENTING(?)
UNTUK PROJECT SOONHOON ONE LONG SHOT YANG SAYA JANJIKAN DI CHAPTER 2 SAYA PUBLISH DILUAR MILKY LUV YA XD SOALNYA ADA YANG GA BISA BACA RATED M HEHE- KASIHAN NANTI TERNODAI.
sekian, xx
paperoheart
