Your Blood's My Destiny
.
.
EXO couple
.
.
Dont Plagiatrsm~
.
.
Dont Silent Readers
.
.
WARNING BOYXBOY/YAOI/TYPO(s)/OOC!
.
.
happy reading
.
.
"araghhh..." Luhan keluar dari sebuah ruangan bersama sahabatnya -kyungsoo- ditangan kanan luhan tengah memegang erat sebuah surat yang nampak lusuh.
"Tenanglah lu" Kyungsoo yang melihat luhan frustasi seperti itu langsung memeluknya dan membawa luhan pergi dari tempat itu.
.
.
Luhan duduk dikursi sebuah cafe dekat dengan kantornya, pandangannya hanya tertuju pada jendela, pikirannya penuh dengan perkataan sajangnimnya yang telah membuat mood seorang Xi Luhan hancur berantakan.
"lu.. tidak perlu kau pikirkan perkataan sajangnim itu, aku tahu dia tidak serius dengan perkataannya dan mungkin saja dia hanya ingin menghiburmu." Kyungsoo datang dengan membawa mug berisi coklat hangat. Iyah meskipun disini cuaca disini sangat baik namun udaranya cukup untuk membuat tulang-tulang kedinginan. huh.. ralat cuaca hari ini sangat buruk!
"aku sangat kesal kyungsoo" ucap luhan lalu mengambill dan menyeruput pelan mug coklat tersebut. "dia bilang kalau hal ini sepele? aku tahu dia hanya ingin menghiburku tapi..."
luhan mengalihkan pandangannya kejendela. Kyungsoo duduk dihadapan luhan dengan menatapnya intens.
"kau tahu kyungsoo aku sangat takut kalau kejadian waktu itu harus terulang kembali dan 'mereka' membawa baekhyun ku pergi dariku" Luhan menundukan kepalanya sendiri saat teringat tragedy 4 tahun lalu.
Flashback on
"eomma... eomma serius ingin melakukan ini?" seorang namja kecil tengah bergelayut manja pada seorang yeoja paruh baya yang diyakini eomma namja itu.
"ne chagiya.. eomma harus melakukan ini. kau ingat tugas eomma apa? eomma adalah seorang detektif jadi eomma harus membereskan ini semua dan pergi ke daegu sesegera mungkin." Namja kecil itu hanya terdiam. dia ingin menangis. setega itu kah eommanya meninggalkan anak-anaknya sendirian?
"baekhyun uljima~" ucap yeoja lalu memeluk namja kecil itu -baekhyun- "saranghae Xi Baekhyun" lanjutnya dan tangisan pun pecah begitu saja. tidak rela harus pergi meninggalkan anak-anaknya yang masih kecil tapi 'mereka' telah menunggunya jadi mau tidak mau harus pergi secepat mungkin tanpa anak-anaknya tahu.
"nado saranghae eomma"
.
.
"appa!"
"emm"
"Appa jahat!"
"wae?"
"molla hiks"
Namja paruh baya yang sedang membereskan koper berisi pakaian menghentikan pekerjaannya saat melihat anak kesayangannya mulai mengeluarkan butiran kristal bening dari hazel indahnya.
"luhan?" namja itu memeluk namja yang menangis -luhan- dia mulai terisak hebat saat pelukan hangat itu memeluk tubuhnya.
"uljima lu.. appa mohon!" ucap namja paruh baya itu sambil mengelus pelan surai coklat milik luhan.
"..." tak ada jawaban dari luhan dia hanya mempererat pelukannya.
"kamu adalah anak appa yang paling hebat. kamu harus menjaga baekhyun saat kami pergi, kamu harus melindunginya apapun yang terjadi. kamu adalah Xi Luhan dan kamu adalah malaikat appa. arra?" Luhan mengangguk dalam pelukan namja paruh baya itu.
"Appa berjanji akan kembali secepatnya?" luhan mendongakan kepalanya untuk melihat namja itu. appa Xi Luhan dan Xi Baekhyun. Suami dari seorang yeoja cantik Xi (Kim) Heechul. seorang namja yang sangat tampan Xi Hankyung.
Namja itu -appa luhan- hanya tersenyum lalu mengecup sekilas kening luhan dan memeluknya erat.
"Saranghae Xi Luhan"
"nado saranghae nae appa"
.
.
setelah berpelukan cukup lama Luhan dan hankyung turun dari tangga dengan membawa koper besar.
"appa!" teriak baekhyun lalu menghampiri hankyung dan memeluknya posesif.
"eomma" luhan melakukan hal sama seperti baekhyun namun tidak sehisteris dia.
Disanalah tragedy drama keluarga yang mengharukan terjadi. namun drama itu hanya beberapa saat ketika sura ketukan pintu terdengar.
Tok tok tok
Heechul pun melepaskan pelukan luhan dan segera membuka pintu
"nuguse..."perkataan heechul terhenti saat melihat keluar ternyata tidak ada seorangpun didepan pintu.
"nugu eomma?" teriak luhan dari dalam.
"molla... eh?" heechul kaget saat dia melihat sebuah surat yang tergeletak dilantai. Heechul pun membawa kertas itu dan membawanya masuk kedalam.
"nugu honey?" hankyung segera menghampiri heechul saat raut muka heechul yang nampak kebingungan.
"aku hanya menemukan ini honey" Heechul pun memberikan surat itu kepada hankyung. surat? surat apa? hankyung mengerutkan keningnya menerka-nerka apa isi surat itu. Heechul pun kalut dengan pikirannya sendiri apa jangan-jangan surat itu?
"Eomma appa?" perkataan baekhyun langsung membangunkan hankyung dan heechul dari lamunannya. Dengan segera mereka membuka surat itu. Luhan dan baekhyun yang penasaran ikut mendekat dan mulai membaca surat aitu.
Berhati-hatilah sang iblis akan mencari kalian
Heechul langsung membulatkan matanya saat membaca surat itu terlebih tulisannya dengan darah.
"honey?" ucap heechul dan segera mendekat kepada hankyung. Hankyung langsung meremas kuat kertas itu. Baekhyun mulai terisak. Luhan hanya terdiam. Kaget terlalu kaget dengan apa yang dia baca. Apa iblis? mencari merka? tulisannya? mengapa dengan darah? sangat elitkah sampai tidak mempunyai pena dengan tinta hitam?
Heechul dan Hankyung saling bertatapan dan segera menenangkan kedua anaknya.
"tenanglah baekki mungkin hanya orang iseng yang menulis itu." Heechul memeluk dan mengusap pelan surai rambut baekhyun.
"eomma.. baekki takut tulisannya dengan darah dan juga baekki tidak mau bertemu dengan iblis. baekki takut eomma" Baekhyun terus menangis dalam pelukan heechul dan berusaha menenangkannya. "tenanglah" gumam heechul.
Luhan hanya melihat appanya saat hankyung terus menerus meremas kuat kertas itu.
"Appa.. ada apa sebenarnya?" luhan masih menatap intens appanya -hankyung- yang dibalas hanya dengan senyuman dan kembali memeluk luhan.
"mereka... para pembunuh itu.. mereka para iblis itu yang membunuh manusia untuk di jadikan 'tumbal' kerajaan mereka mungkin sedang mencari kita"
cleb
luhan tersentak dengan apa yang hankyung bicara kan apa? iblis itu mencari kita? aku, baekhyun, eomma, appa? apa mau mereka? apa jangan -jangan mereka mengetahui kekuatan keluargaku?
Luhan memang sudah mengerti dengan kelebihan yang dimiliki keluarganya yang tidak dimiliki oleh oranglain. Luhan dan baekhyun memiliki kekuatan yang sama dengan orangtuanya. kekuatan luhan diturunkan oleh appanya -hankyung- sedangkan baekhyun dia memiliki kekuatan yang diturunkan eommanya -heechul- Luhan dan baekhyun telah mengetahui semuanya saat luhan berusia 12tahun dan baekyun 5tahun. Masih terlalu muda untuk mengerti tentang iblis bukan?
"Tapi tenang saja lu.. mereka takan mengganggu kalian lagi karna eomma dan appa akan segera membereskannya." ucap heechul lalu menghampiri hankyung dan luhan bersama baekhyun.
"ne! jadi luhan kamu harus menjaga baekki saat kami pergi" sambung hankyung lalu memeluk heechul dari samping.
"kalian berjanji?" ucap baekyun dan luhan bersamaan. hankyung dan heechul tersenyum dan menganggukan kepalanya.
.
"baiklah sekarang kami harus pergi. hati-hati dirumah ne! baekki jangan nakal dan juga luhan jaga baekhyun arraseo?" ucap heechul dalam mobil.
"ne eomma arraseo."
"pai eomma pai appa" baekhyun terus melambai-lambaikan tangannya saat mobil itu perlahan mulai melaju dan mulai pergi menghilang darui pandangan mereka.
"aku akan merindukan mereka" ucap baekhyun yang dibalas anggukan lemas dari luhan.
Mereka pun masuk kedalam rumah. Saat luhan akan menutup pintunya terdengar suara yang sangat nyaring, suara yang membuat luhan dan baekhyun berpandangan.
Sretttttt
Duarrrr...
Semua orang berlarian dan segera mendekati asal suara itu. suara tangisan, teriakan seperti fangirling terus terdengar.
luhan dan baekhyun pun berlari secepat yang mereka bisa lalu menghampiri kerumunan orang itu. baekhyun menyelinap masuk diantara orang-orang itu sementara luhan dia hanya berjalan dan entahlah tiba-tiba lututnya terasa lemas.
luhan tercekat saat melihat mobil yang terguling(?). Warnanya, flatnya seperti sama dengan milik kedua orangtuanya. tidak mungkin!
Luhan berusaha memasuki kerumunan itu.
Bruk
luhan terduduk dijalan , lututnya lemas, darahnya terasa berhenti mengalir, oksigen disekelilingnya menipis, pikirannya kosong, tangannya berkeringat dingin, bahunya mulai bergetar hebat.
"appa... hiks" tangisan luhan pun pecah seketika. sedangkan baekhyun dia tengah duduk di dekat mayat tubuh eomma dan appanya. menangis histeris berteriak seperti orang gila.
Namun semua orang seperti tuli. mereka hanya terdiam ditempat tanpa melakukan apapun. simpati? mungkin saja. siapa yang tidak mengetahui tubuh yang menjadi mayat itu? seorang detektif terkenal yang akan segera memecahkan kasus pembunuhan yang telah meresahkan warga seoul yang sekarang terbujur kaku. sangat lucu!
Aneh. mereka yang melihat mayat itu terdiam. bukan terdiam tanpa alasan tapi mereka tengah bergelayut dipikiran mereka sendiri. mana ada manusia tewas tanpa darah? kulit yang kering dan mulai terkelupas, banyak bekas luka yang seperti sayatan dan mereka terlihat mirip dengan...zhombie
luhan hanya duduk melihat jasad kedua orangtuanya. "kalian berbohong!"
Flashback off
Kyungsoo hanya terdiam saat butiran kristal bening itu mulai meluncur bebas dari hazel indah luhan. luhan mulai terisak, paru-parunya terasa terhimpit oleh benda yang sangat besar saat mengingat tragedy yang sangat menyakitkan itu. kyungsoo pun beralih duduk disamping luhan dan memeluknya erat.
"semoga ini dapat menenangkanmu lu."
.
.
"kyaaa!"
Bruk
"aww" seorang namja terjatuh dengan tidak elitnya
"Yak! apa-apan kamu! dasar namja mesum!" baekhyun kesal. dia mendorong seorang namja dengan kuat hingga namja itu terjatuh dengan pantat yang mendarat sempurna.
jelas baekhyun sangat kesal ketika namja itu akan mencium bibir baekhyun dan berkata "aku menemukanmu cantik". wtf? hey baekhyun namja! aish sepertinya namja itu belum merasakan pukulan dari baekhyun.
"hey tenanglah aku hanya menggodamu"
namja itu berdiri dengan tangan kanannya yang terus menerus mengelus pantatnya sendiri.
baekhyun hanya diam melihat namja itu. perasaan tadi dia terlihat seperti...
"hey.. kau melamun?" Ucap namja itu dengan mengibas-ngibaskan tangannya didepan wajah baekhyun.
"eh?" baekhyun kaget. namun dia masih menatap intens namja itu.
'tadi aku melihatnya dengan jubah hitam, mata berwarna merah darah, tampak seperti seorang iblis. tapi kenapa sekarang dia terlihat seperti manusia biasa dan terlihat begitu... aishh sepertinya aku mulai gila dan berhalusinasi lagi!'
baekhyun terus bermonolog ria dalam hatinya dengan tatapan yang masih menatap namja itu.
Namja tinggi seperti tiang listrik untuk seukuran baekhyun itu hanya terdiam melihat setiap lekuk wajah baekhyun
"kau akan menjadi miliku" Ucap namja itu yang mungkin terdengan seperti lintasan angin yang lewat. tanpa baekhyun sadari warna mata namja itu berubah menjdai berwarna silver terang tapi warna itu seketika hilang saat baekhyun terbangun dari lamunannya.
"siapa kau? apa kau manusia? tinggimu seperti tiang listrik saja? tinggal dimana? berapa umurmu? ada apa kerumah ku? bla bla bla..." rentetan pertanyan baekhyun terus dilontarkan kepada namja itu. sedangkan namja yang menjadi korban(?) pertanyaan baekhyun hanya ber-sweetdrop- ria.
tanpa aba-aba apapun namja itu perlahan mendekati baekhyun kembali. perasaan baekhyun mulai aneh saat namja itu mendekatinya lagi. baekhyun tidak mau kejadian tadi terulang. dia pun perlahan-lahan mundur namun niatnya terhenti saat tangan kekar telah lebih dulu melingkar di pinggang rampingnya.
"namaku... Park Chanyeol aku mencintaimu."
perlahan namja itu - park chanyeol- mendekat dan menatap lurus mata baekhyun. mata coklat yang indah itu mulai berubah menjadi warna silver terang. senyuman yang terpasangang sangat...mengerikan!
'Tuhan dia sangat menakutkan tapi kenapa tubuhku tidak bisa bergerak saat dia memegangku! dan kenapa dengan jantungku? tolong aku! aku ingin meledak!'
Nafas baekhyun tercekat saat deru nafas hangat chanyeol menerpa wajahnya. perlahan baekhyun menutup matanya. takut dengan apa yang akan terjadi selanjutnya.
'kau membuat ku gila!'
.
.
Hari ini senja telah memperlihatkan kecantikannya burung-burung mulai kembali keperaduannya. suasana kota seoul semakin ramai dan semakin terasa dingin. Banyak orang yang menghabiskan waktu mereka di tepi sungai han sekedar untuk menikmati senja yang indah ini.
luhan terlihat gelisah ditempat duduknya. kyungsoo yang baru saja kembali dari toilet segera menghampiri luhan.
"lu kau kenapa? ada yang kau pokirkan?" Luhan hanya mengangguk membenarkan.
"aku tiba-tiba saja memikirkan baekhyun aku merasa ada yang aneh. aku takut dia kenapa-napa kyungsoo" luhan semakin gelisah dia mulai memainkan ujung pakaiannya. kyungsoo yang melihat itu segera menarik tangan luhan dan membawa luhan pergi dari cafe itu.
"baiklah.. kajja kita pulang." Luhan segera bangkit dari duduknya dan mengikuti kyungsoo. baru saja keluar dua langkah dari cafe, luhan menghentikan jalannya dan membuat kyungsoo kebingungan.
"ada apa lu?" luhan hanya terdiam menatap jalanan yang ia lihat.
"mereka memperhatikan kita" Kyungsoo segera melihat apa yang luhan lihat.
Alangkah terkejutnya kyungsoo dengan mata yang membulat penuh. saat dia melihat dua orang namja yang memakai kameja putih penuh dengan darah. ditangan masing-masing namja itu tengah memegang belati dan tetesan darah disekitar mulaut mereka.
"lu mereka mengerikan" gumam kyungsoo yang hanya dibalas anggukan oleh luhan.
kedua namja itu mulai berjalan kearah mereka, melewati orang-orang yang terus berlalu-lalang dijalanan. Apa mereka tidak menyadari keberadaan kedua namja itu?
"luhan apa kita sedang berhalusinansi lagi?"
.
.
.
.
.
TBC
kyaa akhirnya lean update juga kkk~ aduh maapin lean karena keterlambatan ini T-T. lean gatau chap 3 ini nyambung atau ga. lean bikinnya tanpa ada mood yang pasti /plak/ ahh tapi seterah para readers aja dah hiks mau memaki-maki lean juga gpp lean terima kok.
aduh silent readers sayang bisakan REVIEW? please lean butuh review taok T^T ayolah jan ada silent diantara kita(?)
ehh trouble maker bikin lean asdfghjklipuydbgy hahaha omona~~~~~ gilaakkkkk hahaha lean gatau harus bilang apa xDDD LEAN GASUKA MV titik!
Aduh lean lagi tergila-gila denga kris please;;; i love you dah kim jong in *loh
bocoran chap3 lean mau BAEKYEOL FOCUS SAMA PERTEMUAN KAISOO XD yuhuu baaekyeol dan kaisoo shipper put your hans up!
baiklah udahan ngomongnya kkk~ lean update di lab komputer sekolah loh haha /gananya? oksip.-.
BIG MUMUMU BUAT:
kim heeki / nurfadillah / Ia / xiaolu odult / matokeke /brigitta bukan brigittiw / hwang yumi / xldeer / URuRuBaek / hyvkjae15 / lisnana1 / baekhyunniewife / guest / park young min-chan / tuti handayani / oh sehan / lee mingkyu / sabil / RZHH 261220
mohon maap bila ada kesalahan nama gelar/?
Keep Review^^
RNR?
