A/N: OK, nih last chapter dari BYOH, hope you all like it n' please Review!!!
Build Your own House
Last Chapter1 bulan… 2 bulan… sampai 3 bulan sudah berlalu… Akhirnya sehari sebelum penilaian mereka semua berhasil menyelesaikan rumah mereka dengan baik
Kelompok Naruto DKK"Wew… akhirnya besok sudah selesai…" kata Naruto sambil menghapus keringatnya
"Yah… begitulah…" kata Neji sambil melihat rumah mereka "Bagus juga…" katanya sambil tersenyum
"Um… untung kita berhasil tepat waktu…" kata Hinata
"Yah, terima kasih untuk Hinata juga!" kata Naruto sambil tersenyum lebar
"Eh?" Hinata sedikit tersipu
"Kalau saja kau tidak bekerja begitu keras pada hari itu (di chap 2) mungkin kita semua akan bercerai berai dan rumah ini tidak akan selesai… jadi…" (Naruto)
"Um… ini adalah hasil kerja kita bertiga! Jadi… kita harus bangga pada diri kita sendiri!" kata Hinata menyemangati kedua rekannya
"Hinata-sama… terima kasih…" kata Neji
"Hehehe… Thanks Hinata!" kata Naruto
"Hmm… naguslah sampai akhir mereka bisa rukun…" batin Kurenai yang mengawasi mereka dari kejauhan
"Yey! Hinata!!! Kau memang yang terhebat!!!" seru Naruto sambil melingkarkan lengannya di leher Hinata
"Na…Naruto-kun…?!!!" wajah Hinata berubah menjadi merah merona dan…
"Naruto-kun… dekat sekali…" batin Hinata
1 detik… 2 detik… 3 detik…
BRUKH!!!!"Akh! Hi…Hinata?!" seru Naruto kaget
"Hinata-sama?!" seru Neji yang juga kaget
"Na…ru…to…kun…" batin Hinata bahagia
"Naruto… kau…" (Neji)
"Aku tidak melakukan apa-apa kok! Dia tiba-tiba saja pingsan!" seru Naruto
"Grr… Kamu sih! Pake nggoda-nggodain Hinata-sama segala!" seru Neji
"A…Aku nggak nggoda!!!!" balas Naruto
"Bohong!" (Neji)
"Tidak!!!" (Naruto)
"BOHONG!!!" (Neji)
"TIDAK!!!" (Naruto)
"NARUTO!!!!!!!!!!!!!!!!!!!"
"SASUKEEE!!!!!!!!!!!!!!!!!!"
GUBRAK!!!!"Ap… APA?!!!" (Neji)
"Ups… kebiasaan sama dia sih…" kata Naruto garuk2 kepala wajah tersipu sedikit
"Dasar… Uph… Hahahahahaha…" Neji tertawa lepas
"hmm… Hahahahaha!!!!!" Naruto juga ikut tertawa
"Jadi tidak bisa marah deh… hahaha…" kata Neji
"Yah… begitulah… hehehe…" kata Naruto sambil tersenyum
"Jangan2 gosip itu bener lagi…" kata Neji sambil memandang Naruto dengan seksama
"G…Gosip apaan?" (Naruto)
"Gosip lu suka ma si Uchiha…" kata Neji menahan tawanya
"WHAT?!!!!!!!!!!!" (Naruto)
"Hahaha… semoga keduanya baik-baik saja… juga Hinata" batin Kurenai yang geli melihat mereka tadi… KOCAK )) (author ketawa guling2)
Sasuke tetap saja memasang tampang muka BT karena sampai akhir ia tidak tahu apa yang telah dilakukan Kakashi sehinggan kedua rekannya yang biasanya bertengkar, tiba-tiba saja berdamai…
"Hei, Kakashi…" panggil Sasuke
"Hmm?" Kakashi menoleh dan mendapati Sasuke di depannya "Ada apa Sasuke?"
"Kau bilang, akan memberitahukan apa yang kau lakukan setelah rumah ini selesai…" kata Sasuke memasang tampang 'cepet beritahu aku!!!'
"Yah… aku…" (Kakashi)
"…" (Sasu menunggu)
"…Ng…" (Kakashi)
"…" (Sasuke)
"Aku… Lupa…!" katanya sambil tersenyum, menggaruk-garuk kepalanya
"…" Sasuke terdiam sejenak
"…" (Kakashi)
"…" (Sasuke)
Dalam batin "Dasar! Guru sial! Sudah jelek, nggaya, baca buku mulu, rambutnya mirip orang tua (putih keabu-abuan sih…), matanya satu sudah error!!! GRAAAAA!!!!" dan beberapa kata2 kasar lainnya
"Dasar… Guru sial… Sudah jelek, nggaya, baca buku mulu, rambutnya mirip orang tua (putih keabu-abuan sih…), matanya satu sudah error! GRAAAAA!!!!" + beberapa kata2 kasar lainnya
"Hek!!!" Sasuke kaget
"Fufufu… Sasuke itu adalah hal yang tidak seharusnya kau katakan" kata Kakashi yang Sharingan-nya terlihat aktif
"Cih!" Sasuke bergegas meninggalkan gurunya ke tempat kedua rekannya berada
"Siall!!!!!!!!!" batinnya
"Sasuke… kau masih kurang latihan…" batin Kakashi sambil menggeleng-gelengkan kepalanya
"Ah! Sasuke-kun! Dari mana saja?" sapa Ino
"… Cuma ketemu Kakashi sebentar" jawab Sasuke pendek
"Oh…" (Ino)
"Rumah kita keren juga yah!!!" kata Sakura sambil memandang bangunan yang ada di depannya "Untung saja dapat selesai tepat waktu…"
"Yah, terima kasih Sasuke-kun!" kata Ino
"Ha?" Sasuke memasang tampang orang yang kebingungan
"Kemarin untung saja Sasuke-kun menyadarkanku… kalau tidak…" (Ino)
"Ya… aku juga…" (Sakura)
"???????!!!!!" (Sasuke)
"APA SEBENARNYA YANG DILAKUKAN KAKASHI?!!!" Sasuke berteriak di dalam batinnya sambil berguling-guling di tanah dalam bentuk chibi
"Sa…Sasuke-kun?" (Sakura)
"Dia napa tuh, Saku?" tanya Ino kebingungan
"en…entahlah…" (Sakura)
"Kakashi-sensei?!" seru Ino kaget
"Hmm… sepertinya Sasuke belum tahu ya?" tanya Kakashi
"Hah?" Saku n' Ino kebingungan dengan perkataan gurunya itu
"Hahaha…" si Kakashi + author ga jelas
Kiba DKK
"Kibaaaaaaaaa!!!!!!!!!!!!!!!!!" teriak Ten Ten marah
"Ap… APA???!!!!" Kiba bertanya-tanya sambil berlari dari kejaran Ten Ten
"Wah… ada kejar-kejaran… nyem… nyem…" kata Chouji sambil memakan snack favoritnya
"Peliharaanmu itu lho!!!!!!!!!!!!!!! HEIII!!!!!" teriak Ten Ten sambil terus mengejar
"A… AKAMARU?!!!!" Kiba baru sadar kalau Akamaru tidak berada di kepalanya atau pun di dalam bajunya (yah… seperti biasanya tuh lho…)
"LIHAT SONO!!!!!" teriak Ten Ten sambil menunjuk ke arah Akamaru
"?!!!"
"Wah… si Akamaru itu…" kata Chouji yang duduk-duduk di dekat pohon
Kiba sangat kaget, karena… Akamaru……………………………………………………………………. Buang air di ujung dinding rumah mereka yang sudah jadi.
"A… Akamaru… kau…" (Kiba)
"Dasar!!! Makanya, anjingmu itu—" belum selesai Ten Ten berbicara, Kiba sudah nyerocos duluan
"…Osh!!!! Akamaru!!! Kau memang pintar!!!!" teriak Kiba bangga dengan api-api di sekitarnya
"Watdefag!!!!" teriak Ten Ten kaget mendengarnya
"Ini adalah yang pertama kalinya, kau tidak buang air di dalam rumah!!! –mank biasanya si Akamaru buang air di dalem rumah?!!!- Ooh!!! Kemajuan-kemajuan!!!" kata Kiba dengan api-api di sekitarnya
"haaaaaaaaaa…………..????????????" paduan suara dari Ten Ten dan Chouji
Bisa masuk Guiness World of Record, karena ini pertama kalinya (?) Chouji menjatuhkan snacknya yang terakhir dan tidak memungutnya
"Bagus Akamaru!!!" Seru Kiba lagi
"Auk!!! Auuu!!!" (Sapa dulu!!! Akamaru!!!)
Lalu mereka –seperti dalam komik-komik-, melayang dan berpelukan dengan cahaya-cahaya kecil di sekitarnya dan berputar-putar –bayangkan!!! 0.o -
"Huehehehehe………….." Ten Ten tertawa licik membuat Kiba dan Akamaru kaget –cahaya2 ilang- dan ketakutan. Ten Ten terlihat mengepalkan tangannya Aura Kemarahan memancar tajam
"A…ano… Ten…Ten??? Ee… eto…" (Kiba)
"Kaing… kaing…" (Hii… serem…)
"T… Ten Ten… co… coto mate.. a…ano… uh… dia… tidak sengaja…" kata Kiba ketakutan
"KIBAAA BAKKAAAAAAAAAAAAAA!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!"
JEDUAAAR!!!!!!!!Di lain tempat, beberapa anggota Akatsuki sedang menuju Konoha. - Ada apa? Baca terus!!! XD -
"Hm? Ada ledakan?" tanya Kisame
"Iya tuh… keras lagi…" kata Tobi menambahkan
"… apa yang terjadi…" tanya Sasori
"Ooh!!! Danna!!!!! Itulah keindahan dari seni, hm!!!!" seru Deidara antusias -+ sinar-sinar kecil di sekitarnya-
"Haaa???" Kisame n' Tobi paduan suara sedang Sasori diam saja
"Ya! Seni adalah ledakan, hm!!!" seru Deidara
"Jadi… ledakanmu dikalahkan ledakan itu?" tanya Sasori tersenyum penuh kemenangan
"Egh?!" (Deidara)
"Wah… tepat sasaran…" kata Tobi
"NOOOOOOOOOOOOOOOOOO!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!! Diskanotbihepening!!!!! (this cannot be happening)" teriak Deidara
"URUSAI!!!!!"
Kembali ke Ten Ten DKK
"Hiks… Ten Ten hidoi…" keluh Kiba
"Auwau…" (Kejam…)
"Huh! Sudah baik tidak disuruh melakukan yang lain setelah membersihkan kotoran itu…" kata Ten Ten
"Hmm… Ten Ten… kayanya itu agak keterlaluan… nyem… nyem…" kata Chouji
"Huh! Biarin!!!"
"Hiks… Ten Ten, masa kita berdua diikat kaya gini sih!!!" teriak Kiba
"Hei! Apa sudah sempurna—"
Belum selesai Asuma yang muncul tiba-tiba berbicara ia kaget… Yang terlihat di depannya adalah Kiba dan Akamaru yang terikat di sebuah pohon dengan rantai –dari senjata Ten Ten nih…-
"I…ini…" Asuma terlihat kaget
"Hehehe… Cuma bermain-main sedikit kok, sensei!" kata Ten Ten tersenyum + sedikit hawa membunuh "Yaaa??"
"Y… yah…karena sudah selesai… jadi tidak apa-apa…" kata Asuma yang agak takut dengan Ten Ten
"Hehehe… sensei istirahat saja!" kata Ten Ten yang raut wajahnya berubah menjadi cerah
"Uh… Ya…" (Asuma)
"Hii… serem juga kalo Ten Ten marah ya…" batin Chouji
"Ten Ten hidoi…sniff…" batin Kiba
Lee DKK
"Yeah!!! Inilah semangat masa muda!!!" seru Guy
"Guy-sensei! Rumah ini jadi tepat waktu!!!!" seru Lee
"Bagus!!! Kelompokku memang hebat!" Seru Guy sambil mengacungkan jempolnya
"Hhh… yah… berhasil…" keluh Shikamaru
"Shikamaru-san! Kau harus tetap semangat!" kata Lee menyemagatinya
"Ya… Ya…"
"Tch… 3 bulan ini aku sudah kerja keras… besok 2 bulan ke depan aku mau libur ah!" batin Shikamaru
"… yah… untunglah sudah selesai…" kata Shino
"Hum!" Lee mengangguk
"Hh… tapi kenapa kelompokku ini agak pemurung semua kecuali Lee yah…" batin Guy sedikit kecewa dengan semangat kelompoknya
Di kantor Hokage
"Ah! Kalian sudah tiba!" sambut Tsunade
Terlihat beberapa orang yang berjubah hitam dengan beberapa icon awan berwarna merah di jubahnya
"Yah, kita sudah datang jauh-jauh lho… Tsunade-sama" kata Tobi
"… dia cerewet sekali…" keluh Itachi
"He?" (Tobi)
"Ah! Seharusnya Konoha kupoles dengan 'seni-ku' ini ya, Sasori-danna, hm?" tanya Deidara
"Awas kalo lo berani!!!!" kata Tsunade sambil 'menggebrak' mejanya
"Eh… i… iya, hm…" Deidara terlihat agak takut dengan Tsunade
"Yah… sudahlah… diam aja lo, Dei…" kata Sasori
"10x10… cepe dee…" kata Tobi sambil menggeleng-gelengkan kepalanya…
"yare-yare…" Kisame menggeleng-gelengkan kepalanya
"Sudah! Diam semua!!! pesenan kalian akan kita lihat besok!" seru Tsunade
"Yay!!!"
BUK!!!
"Bukan 'yay!' tapi 'ha-I!' Dasar…" kata Tsunade
"h..Ha-I!!!"
"dasar… anak2 jaman sekarang ini…" batin Tsunade menghela nafas –jadi mirip nenek2 deh… huehehehehe…-
Esok harinya"Apa? Tsunade-sama menyuruh kita untuk berjalan sampai ke tanah kosong dari arah belakang rumah kita?" tanya Naruto
"Ya… tak tahu apa yang ia pikirkan…" kata Neji
"Sudahlah… kita ikuti saja…" tegur Kurenai
"Ha-I!"
Lalu mereka segera melakukannya
"Hei, kalian dengar ada ledakan besar kemarin malam?" tanya Naruto
"Hmm… iya sih…" kata Neji
"Um… walau samar-samar… aku bisa mendengarnya…" kata Hinata
"Ada apa ya?" tanya Naruto
Setelah berjalan 5 menit mereka tiba di sebuah tanah kosong
"Ada lapangan di tempat seperti ini?" tanya Naruto keheranan
"Um… sepertinya ada orang di sana… apa itu… Tsunade-sama?" tanya Hinata
Tapi sepertinya bukan hanya Kelompok mereka saja yang datang. Kelompok Kiba, Lee dan Sasuke juga ada di sana
"Hah?! Naruto?!" seru Sakura kaget
"Ada lapangan di tempat ini?" tanya Ten Ten
"Wow… besar…bisa jadi tempat latihan yang bagus nih!" kata Lee
"waah… di belakang rumah kita ada lapangan sebesar ini?!" seru Ino
"Hem… kalo dipikir-pikir… kita semua sepertinya disuruh untuk berjalan ke arah belakang rumah kita masing-masing…" kata Neji
"Hm? Lalu?" tanya Naruto yang masih keheranan
"Sepertinya arahnya sudah ditentukan supaya rumah-rumah ini belakangnya menghadap ke belakang…" jelas Neji
"Uh… benar juga sih…" kata Hinata
"Hee… kalo dipikir-pikir, iya juga yah!" kata Naruto
"Hei! Kalian semua sudah berkumpul?" sapa Tsunade
"Tsunade-sama!" seru Sakura kaget
"Hee? Tsunade Baa-chan?!" seru Naruto yang juga kaget
"Semua berkumpul ke sini!" seru Tsunade
Lalu semua kelompok berkumpul di tempat itu, tepat di tengah2 lapangan itu
"Ehem… baiklah kalian sudah berkumpul ya? Hei! Kalian! Keluarlah!!!" seru Tsunade
BUM!!!! Para angota Akatsuki muncul dari asap (?)
"I…Itachi?!!!" seru Sasuke kaget
"Hai, otouto!!!" sapa Itachi
"What?!!! Sasori?!!!!" seru Sakura
"…" (Sasori)
"Deidara juga?!" seru Naruto
"Yay! Seni memang ledakan,hm!" seru Deidara
"Jadi kau yang meledakkan tempat ini kemarin?!!!" seru Naruto
"Yup! Hm… bagus toh hasilnya,hm…" kata Deidara bangga
"Tapi kok tidak ada 1 batang pohon pun?" tanya Tobi
"Yaelah… nih anak satu…" Deidara menggeleng-gelengkan kepalanya
"Kemarin kau juga lihatkan?" tanya Sasori
"Oh, kemarin malam itu ya? Aku tertidur… hahaha…" kata Tobi
"Yah, lu tidur ato kagak, kita mana bisa tau… mukamu… rata sih…" kata Kisame
"Kisama…." (Tobi)
"Kisame kalee…" (Deidara)
(sweatdropped) "btw pohonnya dikemanain tuh?" tanya Sasuke
"Kupindahkan ke dimensi lain!" seru Itachi memasang tampang 'hebatkan aku?'
"Heeeeh…" (Naruto)
"Wah… ada Ki… sapa? Lupa lagi…" kata Guy
"Sialan lu!" (Kisame)
"Ehem… baiklah! Cukup bincang-bincangnya!" seru Tsunade "akan kujelaskan mengapa para Akatsuki di sini…" kata Tsunade
Flash Back
"Tsunade-sama… anda mendapatkan tamu…" kata seorang petugas di kantor Hokage
"Suruh masuk ajalha…" kata Tsunade
"Ha-i…"
CKREK…
"Oh! Hidan! Kebetulan yang benar-benar kebetulan !!!" seru Tsunade
" Haa? kebetulan yang kebetulan? Um… btw… aku ada permintaan…" kata Hidan
"Kalau itu Konoha, jangan harap…" ancam Tsunade
"Bukan itu…" kata Hidan
"Jadi… Naruto?!" tanya Tsunade
"Oh… no… aku hanya ingin kalian membuatkan para Akatsuki sebuah vila…" kata Hidan
"What?!" Tsunade kaget
"Mereka selalu ribut minta liburan… jadi…" (Hidan)
"Ooh…" (Tsunade)
"Tentu saja akan kami bayar…" (Hidan)
"Baiklah… kujadikan ini sebuah misi yang disamarkan saja…" kata Tsunade
"Terima kasih!!!" seru Hidan
Flash back opp
"He…" (Naruto)
"Tak kusangka" (Shikamaru)
"Ternyata ada masalaha seperti itu ya?" (Kiba)
"Yah begitulah!" (Itachi)
"Bagaimana dengan hasilnya, Tsunade?" tanya Kisame
"Yah, seperti yang kau lihat…" (Tsunade)
Tsunade menghentakkan kakinya ke tanah dan pohon-pohon di sekitarnya rubuh… setelah itu dari setiap sisi terlihat rumah-rumah yang telah dibuat para Shinobi Konoha
"Woah!!!! Hebat…" (Tobi)
"Tak kusangka Otoutoku juga ikut membantu pembangunan rumahnya…" batin Itachi
"Hm…" (Deidara)
"Co… coto mate… Tsunade baa-chan… jadi kita membuat rumah ini untuk para Akatsuki ini?!!" seru Naruto kaget
"Hm… apa benar begitu?" (Shino)
"Tak bisa dipercaya…" (Ten Ten)
"Kupikir ini hanya untuk latihan… nyem…nyem…" (Chouji)
"Yah, ini adalah misi yang disamarkan sebagai latihan sih…" kata Tsunade
Tsunade melihat sekelilingnya
"Hm… aku punya ide…" (Tsunade)
1 bulan kemudian
JEBUR!!!!!!!
"Ah!!!! Segar sekali!!!!" seru Naruto
"Naruto?! Jangan nyebur-nyebur gitu!!! Basah tau!" seru Sakura
"Untung Tsunade baa-chan memberi kita cuti selama 2 bulan…" kata Naruto sambil berenang di sebuah kolam renang
"Ah… feels like in heven…" kata Deidara
"Heaven kaleee…" kata Tobi membenarkan kalimat Deidara
Kolam? Perasaan mereka tidak membuatnya… Apa yang terjadi sebulan kemarin? –ada yang bertanya-tanya??? Hehehe…-
Flash Back
"Ide apa?" tanya Naruto
"begini… karena rumah kalian sudah direncanakan dibagi menjadi 4 sisi jadi kita bisa membuat kolam di tengah sini…" kata Tsunade menjelaskan
"Wah!!! Buat taman kecil juga ya!" usul Sakura
" Boleh sekali… jadi…" Tsunade melirik ke arah para Akatsuki
"P…pandangan apa itu?" tanya Sasori merasa tidak enak
"Tentu saja kalian harus membantu!!!!" seru Tsunade
"EEEEHHH?!!!!!"
"Kita di sini untuk menikmati hasilnya tau!!!!" seru Tobi
"Ya! Benar!" tambah Kisame
"Yaaa???" Tsunade bertanya sekali lagi sambil memasang wajah garang dan hawa membunuh
"H…Ha-I!!!!"
Flash back opp!!!
"Tapi si Tsunade waktu itu serem banget… Otoutoku juga berlibur bersama!!!! Hehehe…" kata Itachi senang sambil memeluk adiknya itu
"Hek! Lepaskan aku!!!" seru Sasuke
Daerah taman
"Wah… bunganya sudah mekar…" kata Hinata
" yap! … indah sekali……" kata Sakura
'Wah! Pohon ini juga…" kata Ino sambil memandang pohon Sakura yang mekar walo bukan pada musim semi… -keajaiban dunia nih…- Sekarang musim apa? Musim panas dong!!!!
"Iya, cantik sekali…" kata Hinata
"Seperti warna rambutku toh? Pink!" seru Sakura tersenyum
"Ya… ya… Dahi lebar memang rambutnya warna pink…" kata Ino menggeleng-gelengkan kepalanya
"Hei! Katanya lu ga bakal ngejek lagi, Ino gendut!!!!!" seru Sakura
"Oh? Apa aku bilang begitu?" tanya Ino berpura-pura tidak tahu
"Ino… Sialan!!!!" (Sakura)
"Sudah… kalian berdua…" lerai Hinata
Di kolam
"Hei, Neji! Kau bisa berenang?" tanya Naruto
"Ya iyalah…" jawab Neji
"Dobe tidak bisa ya?" ejek Sasuke
"E… enak aja loh!!!" seru Naruto sambil membuang ban pelampungnya "Aku juga bisa kok…" kata Naruto
"…" (Neji)
"…" (Sasuke)
"…" (Naruto)
"Naruto…" (Neji)
"a…apa?" (Naruto)
" hmph… perasaan kamu berenang di tempat yang dangkal deh…" kata Neji menahan tawanya
"E...eh?! A…Aku bisa berenang kok!!!" seru Naruto
"Ya… ya… di kolam anak-anak yah?" tanya Sasuke tersenyum penuh kemenangan
"Bu…bukan!!!" seru Naruto sedikit tersipu
"Wah… apa gosip itu bener ya?" batin Neji
Di lain tempat
"Dei-chan…" (Itachi)
"Udah berkali-kali dibilangin… jangan panggil Dei-chan,hm!!!" seru Deidara
"Dei-chan panggilan yang cocok untukmu kan?" sambung Tobi
"Grr… kamu mau kuledakkan,hm?" tanya Deidara agak tersinggung
"Tidak… tidak… hanya itu panggilan yang cute… hahahahaha…" kata Tobi sambil tertawa
"Wah, Tobi memang perngertian yah…" kata Itachi ngangguk-ngangguk
"Grr… Makan nih,hm!!!!" seru Deidara
BUM! Sebuah bom kecil meledak…
"ehek…" (Tobi)
"Huah… Dei-chan hidoiI!!!" seru Itachi
"Puas,hm?!" (Deidara)
"yare-yare…" (Kisame)
"Huah!!! Danna mereka kejam padaku, hm!!!!" seru Deidara
"… singkirkan tanganmu…" (Sasori)
"Huaaa!!!! Sasori-danna juga hidoi!!!" seru Deidara memasang muka memelas
"… Mau kubunuh lo?" tanya Sasori
Di dekat lapangan
"1… 2… 3…" (Guy)
"Guy, kau di sini toh…" sapa Kakashi
"Oh, Kakashi? Asuma?" (Guy)
"Yo!" sapa Asuma
"hh… merokok lagi?" gerutu Guy
"Itu buruk untuk kesehatanmu tahu…" tambah Kakashi sambil membaca buku favoritnya
"Suka-suka aku dong…" kata Asuma
"… Latihan saja deh…" kata Guy
"Yah… terserahlah…" kata Kakashi tidak peduli "Tapi…" Kakashi melirik Asuma
"Apa?" (Asuma)
"Jangan deket-deket…" usir Kakashi
"Hah?" (Asuma)
"Namanya perokok pasif tuh, Asuma…" kata Guy menjelaskan
"Ooh…" Asuma paduan suara
Di dalam rumah,
Di Gymnasium
"Hei, Lee… kamu dari tadi latihan di sini?" tanya Kiba
"Yap!!!! Untung di sini dibuat sebuah gymnasium…" kata Lee –WOW, keren!!!-
"Oh, begitu ya?" (Kiba)
"Kau tidak ikut latihan?" tanya Lee
"Oh, tadi aku sudah jalan-jalan sama Akamaru…" kata Kiba
"Hei!!! Ini ada semangka!" seru Ten Ten menghampiri Lee dan Kiba
"Ooh!!! Semangka!!!" seru Kiba
"Belum! Push up 3000 kali dulu…" seru Lee
"Haaa???" (Kiba)
"Begitulah si Lee…" kata Ten Ten menggeleng-gelengkan kepalanya
"Wah… dia rajin sekali…" gumam Kiba
"1… 2… 3… 4……………………………….3000!! Sudah selesai!!" seru Lee
"Kalau begitu sekarang—" (Kiba)
"Sit up 2500 kali dulu!" seru Lee
"WHAT?!!!!" (Kiba)
Di ruang santai
"Hei, Shikamaru…" panggil Chouji
"Hm?" (Shikamaru)
"Di sini asik sekali ya… nyem… nyem…" kata Chouji
"Yah begitulah…" kata Shikamaru malas sambil tidur-tiduran di lantai yang sudah dialasi karpet
"… tapi jangan lupa untuk berlatih…" kata Shino
"pasti!" seru Chouji "Kamu mau?" tanya Chouji menawarkan snacknya kepada Shino
"… boleh…" (Shino)
-kumpulan para pemalas?-
Di Dapur
"Wah, Kurenai… masakanmu lezat sekali…" kata Tsunade
"Terima kasih Tsunade-sama" kata Kurenai
"Hah… rumah ini memang hebat…" gumam Tsunade
"Ya, berkat mereka…" (Kurenai)
"Bisa jadi vila pribadi nih!!! Hehehe…" (Tsunade)
"Woi! Jangan dimakan semua!!!" tegur Kurenai
"Ehehehe… enak sih…" kata Tsunade
Siang harinya…
"Wah!!! Umai!!!!!" seru Naruto
"Enak sekali…" kata Sakura
Siangnya mereka semua (Shinobi Konoha + Akatsuki) makan siang bersama di sebuah meja makan yang super panjang… (?)
"Hmm… jarang sekali bisa seperti ini…" kata Tsunade sambil melahap hidangan yang ada
"Iya juga ya…" sambung Itachi
Yang lain hanya mengangguk mengiyakan
"Wah, ada berbagai macam makanan…" gumam Naruto
"Kurenai-sensei… yang masak sensei ya?" tanya Ino
"Dibantu Tsunade-sama…" kata Kurenai
"Enak sekali… kapan-kapan ajarin aku ya!!!" seru Sakura
"Aku juga!" (Ino)
"Aku juga mau!" (Ten Ten)
"Kalau boleh… aku juga…" (Hinata)
"Tentu saja…" kata Kurenai
"Wah, Kurenai sudah bisa jadi Ibu RT nih…" kata Tsunade
"Eh? Tsunade-sama?!" wajah Kurenai memerah sedikit
"Hahahahaha…."
Semua tertawa dan makan dengan nikmatnya. Malamnya mereka menyalakan kembang api yang dibuat oleh Deidara…
Setelah berbulan-bulan, kerja keras mereka terbalaskan juga… akhirnya rumah ini dijadikan vila untuk para Shinobi yang akan beristirahat. Apa ruangannya cukup? Jangan khawatir… di sini ada hampir 100 ruangan… jadi rumahnya sangat besar dan terdiri dari 4 bagian dan kolam renang di bagian tangah…
Akhirnya Rumah itu dijadikan tempat peristirahatan warga Konoha juga warga-warga lain, seperti Sunagakure, Iwagakure dan lainnya…
Tapi tentunya… yang membuat rumah itu dijadikan VIP di sana… huehehehehe…
End
A/N: Wah, kalo ada rumah kaya gitu aku juga pingin!!!! XD Hehehe… ada yang mengira kalo Akatsuki yang memesan rumah itu??? Huehehehehe…. sebenarnya yang keadaan di rumah itu mau kubuat jadi tambahan, tapi… why not jadi 1 aja? Ending Talk Show
Yuuichi : Yay!!!! Selesai juga fanfict ini di chapter ketiga…
Itachi : Yay! Rumah ini keren!!!
Deidara : Setuju, hm
Yuuichi : Yup! Mari kita lihat review yang kemaren...
Nice
Yeee... akhirnya kau review )) SasuNaru? Nanti... kalo ada ide
Cinnamon Cherry
Huahahahaha... kupikir juga gitu, tapi kalo terlalu sadis kasihan laaah...
Bluemoon2712
Yah, sudah baca khan???
Mendiang Wina
Nyehehehehe...
Deidara : Ohh... begitu ya? balik ke rumahnya
Neji : besar...
Yuuichi : Memang bener sih… kapan-kapan aku mampir yah!!!
Naruto : Boleh!!!
Yuuichi : Yay!!!
Neji : Untung warungnya ga jadi…
Yuuichi : hah? Oh, warung ramen?
Naruto : Mau gimana lagi… (menghela nafas)
Yuuichi : Wah, Naruto jadi anak baik (mengacak-acak rambut Naruto)
Hinata : Naruto-kun…
Yuuichi : Hinata juga senang kan???
Hinata : Eh? (wajah memerah)
Yuuichi : Terima kasih sudah membaca FF-ku ini sampai terakhir!!! Semoga kalian suka…
Kiba : Dan tetap membaca FF-nya Yuuichi!!!!
Sasuke : Hmm… boleh juga…
Yuuichi : Wah! Thanks yah mina-san!!! (terharu)
Sakura : Review 4 the last chapter, 'kay?!
Ino : Ya! Review lah!!!
Shino, Chouji : … (jadi pelengkap doang )))
Shikamaru
Lee : Osh! Untuk semangat masa mudaa!!!!!
Deidara : Aku bawa kembang api lho,hm…
Yuuichi : wah, rame… btw review please!!!!!!!!! Arigatou, ne!!!! Ja Matane!!!!
Thanks 4 you all who have read this FF and have review!!!!Review for the last chapter OK?!
