CLOSER II Vkook / TaeKook

Cast :

Jeon Jungkook

Kim Taehyung

Author : Tian Yerin a.k.a Wulan Titin

Genre : BL, FF, Romance

Happy Reading ~

[Previous chapter]

'Tch.. Kenapa manusia ini selalu saja tahu keberadaan ku?' geram Jungkook. Dengan sekali hentakkan kaki, ia berputar, membalikkan badannya guna melihat siapa yang memanggil dirinya. Dan benar saja. Ia memutar bola matanya malas.

"Hei juga stalker!"

.

.

[Jungkook POV]

Rasanya kesal bila hampir setiap hari orang ini selalu saja mengganggu ku. Sebenarnya tidak bisa dikategorikan mengganggu juga sih, hanya saja sikap menyebalkannya membuatku tak nyaman. Seperti sekarang ini. Lihat senyum jahilnya itu. Tiba-tiba saja berteriak memanggilku. Untung aku tak punya riwayat Jantung! Aigoo! Kalau tidak, aku sudah mati sejak lama.

Aku melihat dirinya mendekat ke arah ku. Mencoba merangkul diri ku namun tak berhasil karena langsung ku langkahkan kaki ku dengan cepatnya. Alih-alih ingin meninggalkan dirinya, kini malah aku yang terjebak bersama dengannya. Bagaimana tidak? Saat ini aku sudah seperti punya puppy yang mengekori ku kemana saja aku berjalan.

"Hei stalker! Mau sampai kapan mengikuti ku? Ini sudah malam"

Aku menghentikan langkah ku di bawah lampu temaram di pinggir jalan setapak. Menoleh kilat ke arah dirinya yang terkejut karena aku berhenti tiba-tiba. Ku lihat dirinya tampak tersenyum menyebalkan sekarang.

"Aku punya nama Jungkook-ah. Call me Taeyong"

"What ever! Just leave me alone!"

"No. I wanna be with you. Now and forever"

"Huh? Kau gila?"

"Ya. Dan kau lah yang membuat ku gila"

Si bantet ini benar benar sudah tak waras. Terang-terangan berkata begitu lagi pada ku. Jengah aku rasanya mendengar perkataan itu.

[Author POV]

Jungkook memutar bola matanya malas. Pasalnya sunbae-nya ini terkenal playboy dan belum lama terlihat dekat dengan seseorang bernama Doyoung.

Jungkook baru saja ingin berbalik dan melangkahkan kaki menjauh dari namja satu itu. Tapi namja itu malah menahan tangan Jungkook dan tanpa sengaja membuat jarak mereka tampak sangat dekat. Kali ini Jungkook ingin benar-benar cepat pergi dari situasi yang sangat awkward ini.

Baru saja Jungkook ingin membuka mulut, terlihat sesosok namja tampan yang menghentikan sepedanya di sebelah Jungkook dan Taeyong. Menginterupsi apa yang mereka lakukan. And for the sake of his life, Jungkook sangat sangat senang dapat terbebas dari situasi anehnya tadi.

"Jungkook-ah, mianhe membuat mu jadi pulang duluan! Ayo naik! Ku antarkan kau pulang"

"Ah, gwaenchanna hyung. Kajja!"

Jungkook berdiri dibelakang namja yang membawa sepeda itu. Naik dengan sangat tenang.

"Yak! Jungkook-ah! Aku bagaimana?"

"Enyah kau stalker!"

Jungkook mengeluarkan lidahnya meledek Taeyong dan kemudian berlalu dengan namja bersepeda itu. Sedangkan yang diejek menatap tak suka dengan kepergian Jungkook dengan namja itu.

.

.

.

Jungkook menikmati perjalanan pulangnya bersama namja itu. Berdiri dengan senyum merekah yang memperlihatkan gigi kelincinya. Si pengayuh pun tampak santai saja dengan semua itu. Terkadang mereka melempar candaan dan sedikit membahas tentang apa yang terjadi beberapa saat yang lalu.

"Gomawo, Tae hyung. Kau datang tepat waktu"

"Tak masalah Jungkook. Aku tak sengaja melihat mu dan memperhatikan gerak gerik mu dengan namja tadi dan tampaknya dia membuat mu tak nyaman"

"Ya. Tae sunbae itu sangat menyebalkan!"

"Tae sunbae?" tanya namja _yang ternyata adalah V_ itu dengan penuh kebingungan. Ia pun refleks menghentikan sepedanya dan menoleh menatap Jungkook.

"Ah, tentunya sunbae itu bukan kau hyung haha. Nama namja tadi adalah Taeyong. Ia ada di tahun ke-3 kalau aku tak salah ingat" balas Jungkook sambil tertawa.

"Mirip namanya. Ku pikir kau salah ucap tadi. Haha. Kau ini.." V mencubit pipi Jungkook dan sontak membuat empunya menundukkan kepalanya. Tapi ya tetap saja V bisa dengan jelas melihatnya. Tampak larut dalam pikirannya, tanpa sadar jaraknya mereka semakin menipis.

"Hyu..hyung.. sampai kapan kita berdiam diri disini? Sudah malam hyung"

"Benar juga! Sudah jam 9 rupanya"

V menunjukkan gestur terkejut dan melajukan sepedanya kembali. Mengabaikan apa yang sedang ia rasakan tadi. Jungkook pun wajahnya tampak seperti kepiting rebus. Ia malu. Itu tadi terlalu dekat kan? Wajah tampan V sangat amat jelas di depan matanya. Hampir saja ia memejamkan matanya tadi.

'Aaaahh.. ini memalukan sekali..' batin Jungkook sembari menunduk dan memejamkan matanya rekat-rekat.

'Like a bunny' batin V sambil tersenyum kecil.

.

.

.

-Jungkooks' House-

"Gomawo hyung"

"Cheomaneyo Jungkook-ie"

'Jungkook-ie? Hyung memanggilku begitu? Aku tak salah dengar kan?' batin Jungkook

V menghalaukan tangannya di depan wajah Jungkook yang tampaknya sedang termenung.

"Ah! Ya hyung! Ada apa?"

"Haha. Kau melamun? Ada apa?"

"Eum tak ada apa-apa hyung. Maaf"

"Haha. Tak apa Kook-ie. Masuklah ke dalam"

Jungkook terdiam sebentar. Berusaha berpikir. Ia tak ikhlas bila V pulang. Mungkin ada sedikit cara agar bisa membuat V lebih lama tinggal. Mungkin minum teh? Mungkin menginap? Atau mungkin yang lain?

"Eum, Tae hyung, tunggu sebentar.."

TBC

.

.

Hai!
Ini FF ke-2 chapter ke-3 ku tentang VKook atau TaeKook
Yang suka RCL ya
Saran yang membangun sangat sangat diterima
Atau bisa klo mau ada yang request jalan cerita dll nya
Aku welcome ttg semua hal yang akan membuat FF ini berkembang dengan baik
Terimakasih