Title : Please, Don't Leave Me Alone

Genre : Brothership and Family

Rating : Fiction K+

Cast : Kyuhyun, Super Junior member, Jungwon, Yoon Shi Yoon, Kim Bum, Lee Hong Ki, Onew, Song Jong Ki

Disclaimer : All them belong to themselves and GOD. I own only the plot.

Warning : Not YAOI. It's pure friendship, brothership, and complicated family relationship.

Summary : Ke mana perginya anak nakal itu? Kyuhyun! Jangan bersembunyi kau!/ Apa ini Kyu? Siapa yang melakukan ini padamu?/ Kyuhyun, ada apa denganmu? Kyuhyun!/ Ahh.. menyeramkan! Tidak mau.. Tidak mau!/ KYUHYUN! KAU LULUS! KAU ANGGOTA KE 13 SUPER JUNIOR!/ Pak hantu… tolong jangan mengarang yang tidak – tidak.

.

"Please..Don't Leave Me Alone"

Part 3

.

"SIAPA KAU? HAH! SIAPA KAU? Berani – beraninya melarangku! Anak tak tahu diri!" Appa terus menerus mencaci maki kyuhyun. Bukan hanya itu, Appa Kyuhyun tiba – tiba memukul Kyuhyun, 1 pukulan, 2 pukulan, 3 pukulan…..

"Appa.. sakit!… Mianhe appa!.. sakit!.." Kyuhyun menutupi kedua wajahnya dengan tangannya agar tidak terkena pukulan ayahnya. Beberapa saat kemudian Appa Kyuhyun terjatuh karena kekurangan keseimbangan. Kesempatan tersebut digunakan oleh Kyuhyun untuk berdiri dan menjauh dari appanya.

"Mau lari ke mana kau anak bodoh?!" Appa berteriak setengah sadar.

"Aku pergi kerja dulu. Sebaiknya appa istirahat. Selamat malam" suara Kyuhyun bergetar, dia menahan tangis. Tapi bagaimana pun, inilah kehidupan Kyuhyun setiap harinya. Dia sudah cukup terbiasa akan hal itu.

.

Keeseokan harinya, di sekolah..

"KYUHYUN! Berhenti KAU!" Seperti pagi – pagi sebelumnya. Kang Seonsengnim berubah menjadi siluman banteng.

"Aishhhh… Orang ini.. Kapan sih waktunya dia pensiun? Benar – benar membuatku gila! Aishhh.." Kyuhyun mempercepat langkahnya.

"KYUHYUN! JANGAN LARI KAU!" Kang Seonsengnim terus mengejar Kyuhyun.

Seluruh sudut sekolah sudah dilalui oleh Kyuhyun, begitu juga dengan Kang seonsengnim yang mengikutinya dari belakang.

"Kenapa orang ini masih terus mengejarku? Tenaganya benar – benar tenaga banteng… Bagaimana ini? Aku harus lari ke mana lagi?" Kyuhyun terus berkomat – kamit sendiri sambil terus berlari. Namun tiba – tiba ada yang menarik lengan Kyuhyun secara paksa.

"Sssssshhhhhttt….." Seseorang mendekap mulut Kyuhyun.

"Ke mana perginya anak nakal itu? Kyuhyun! Jangan bersembunyi kau!" Kang Seonsengnim terus berteriak memanggil nama Kyuhyun.

"Aaauuuu! Kenapa kau menggigit tanganku?" Shi Yun berteriak kepada Kyuhyun yang tiba – tiba menggigit tangannya.

"Lepaskan! Lepaskan tanganku.. sakit Shi Yun.. sakit.." Kyuhyun merintih kesakitan karena shi yun masih menggenggam tangannya erat.

"Mianhe…" Shi Yun segera melepaskan tangan Kyuhyun, namun beberapa detik kemudian ia menariknya kembali dan menemukan beberapa luka memar pada tangan Kyuhyun. "Apa ini Kyu? Siapa yang melakukan ini padamu?" Shi Yun bertanya cemas.

"Bukan siapa – siapa kok… " Kyuhyun langsung menarik tangannya dan menyembunyikannya ke dalam saku celana.

"Appa mu lagi yang melakukannya? Iya kan Kyu?" Shi Yun menatap tajam mata Kyuhyun.

"Bukan kok.. Aku hanya terpeleset di kamar mandi, jadinya seperti ini deh.. Hahaha.." Kyuhyun mencoba untuk tertawa agar Shi Yun tidak curiga. Namun, Shi Yun terus menatap tajam ke arah Kyuhyun.

"Hahaha.." Kyuhyun menepuk – nepuk pundak Shi Yun untuk mencairkan suasana. "Oia.. Di mana ini? Kamar mandi? Tunggu… Tunggu… Kalau tidak salah ini adalah kamar mandi…."

"Aaaarrrrgggggh!" Belum sempat Kyuhyun menyelesaikan perkataannya, segerombolan anak perempuan berteriak dan memukul mereka berdua. Kyuhyun dan Shi Yun pun berhasil melarikan diri.

"Shhii Yuuunn! Pabo-ya!" Kyuhyun terus menjitak kepala Shi Yun.

"Kyuhyun-an mianhe.. cheongmal mianhe.." Shi Yun pun segera melarikan diri.

"Shi Yun! Mau lari ke mana kau? Berhenti!" Kyuhyun pun segera mengejar Shi Yun.

"KYUHYUN! CHO KYUHYUN!" terdengan suara yang sudah tidak asing lagi bagi Kyuhyun… Kyuhyun pun menoleh untuk mencari asal muasal suara tersebut. "Apa! Orang itu lagi? Kang seonsengnim? Aishhh…" Kyuhyun berkomat – kamit sendiri.. "Shi Yun! Tunggu aku!" Kyuhyun pun memanggil sahabatnya yang sudah lebih dulu lari di depannya.

"CHO KYUHYUN!" Kang Seonsengnim memanggil murid kesayangannya, kyuhyun.

"Yoon Shi Yun! Tunggu Aku!" Kyuhyun memanggil sahabatnya yang masih terus berlari menjauhi Kyuhyun.

"Mianhe kyuhyun-ah.. mianhe.." Shi Yun berteriak meminta maaf pada kyuhyun tapi tidak mengurangi kecepatan larinya.

"Aish… anak ini.. Pabo ya! Shi Yun Pabo! Tunggu aku!" Kyuhyun yang kesal dengan sikap temannya, terus mengomel sendiri tak jelas, dan terus mempercepat langkah kakinya agar tidak tertangkap oleh Kang Seonsengnim.

Onew yang sedang berjalan di lorong sekolah dengan earphone yang terpasang di kedua telinganya, kebingungan melihat kedua temannya yang berlari dengan kecepatan tinggi. Shi Yun masih terus berkata "Mianhe kyu.. mianhe..", sedangkan Kyuhyun terus memanggil temannya, "Shi Yun-ah.. Tunggu Aku!".

"Sedang apa mereka?" Onew bertanya dalam hati dengan ekspresi bingung. Namun semua terjawab dengan menggemanya suara "CHOOOO KYUUUHYUUUNNN! BERHENTI KAU!" Kang Seonsengnim berteriak dengan lantangnya.

"Hahahaha… Siluman banteng itu lagi.." Onew tertawa pada dirinya sendiri dan menggeleng – gelengkan kepalanya. Onew pun turut berlari menyusul kedua temannya. Jadi, jika diurutkan.. pelari di posisi pertama adalah Shi Yun, diikuti oleh Cho Kyuhyun, yang juga terus dikejar oleh Kang Seonsengnim, dan di posisi terakhir Onew. Sudah bukan hal yang aneh jika seluruh lorong sekolah menjadi sirkuit lari marathon setiap pagi, dengan peserta yang itu – itu saja.. *hahaha…*

Onew yang berada di posisi belakang menelpon Kim Bum dan menyuruhnya menyelamatkan Kyuhyun dan Shi Yun.

Kyuhyun dan Shi Yun masih terus berlari menuju kelas mereka. Saat mereka berada di depan kelas, mereka ditarik oleh sesorang dan di masukkan ke dalam lemari.

"Kalian jangan berisik! Diam saja di sini dulu…" Jong Ki menutup lemari itu secara perlahan.

.

"Apa kalian melihat Cho Kyuhyun?" Kang Seonsengnim masuk ke kelas mereka.

"Anio… " Kim Bum, Jong Ki, dan Hong Ki menjawab secara bersamaan.

"Benarkah? Kalian pasti berbohong!" Kang Seonsengnim menggeledah seisi ruangan, dan mulai mendekati lemari di sudut ruangan. Kim Bum, Jong Ki, dan Hong Ki saling menatap satu sama lain, takut rencana mereka terbongkar oleh Kang Seonsengnim. Namun Onew yang baru saja tiba di kelas segera berteriak..

"Mereka ada di kantin Seonsengnim.. Aku baru saja melihat mereka berlari ke sana.." Onew datang dengan wajah santainya.

"Benarkah? Baiklah… Awas saja kalau sampai ketangkap… Anak itu benar – benar membuatku gila!" Kang Seonsengnim segera meninggalkan kelas dengan omelannya yang tak habis sepanjang masa.

"Buka.. Cepat buka! Buka!" Shi Yun berteriak dari dalam lemari.

Kim Bum, Jong Ki, Hong Ki, dan Onew segera membuka lemari tersebut.

"Kalian tidak apa – apa?" Kim Bum bertanya cemas.

"Kyuhyun, ada apa denganmu? Kyuhyun!" Shi Yun yang masih berada di dalam lemari mengguncang tubuh Kyuhyun dengan pelan.

"Ada apa dengannya?" Jong Ki juga tidak kalah cemas.

"Kyuhyun! Apa yang sakit? Jawab aku!" Hong Ki membungkuk mendekatkan wajahnya pada Kyuhyun.

Kyuhyun tidak menjawab. Dia hanya terduduk lemas di dalam lemari dengan napas yang tersengal – sengal. Kim Bum yang sedari tadi memperhatikan wajah Kyuhyun, segera menggeledah tas Kyuhyun.

"Kau mencari apa? Buat apa kau menggeledah tas Kyu?" Onew bertanya keheranan.

"Kyuhyun-ah… di mana benda itu? Di mana inhaler asmamu kyu?" Kim Bum bertanya pada kyuhyun dengan nada cemas. "Kyu.. Di mana?" Kim Bum kembali mengulang pertanyaannya pada Kyuhyun yang setengah sadar dan napas yang tersengal - sengal.

"Sudahlah.. Cepat bawa dia ke UKS!" Onew segera memapah Kyuhyun ke UKS bersama dengan Hong Ki.

.

Di UKS..

"Ini Kyu… Cepat hisap!" Kim Bum meletakkan inhaler asma ke mulut Kyuhyun. Kyuhyun pun segera menghisapnya. Beberapa menit kemudian, napas Kyuhyun pun kembali normal.

"Sudah baikkan Kyu?" Jong Ki bertanya dengan raut wajah khawatir.

"Ehmm…" Kyuhyun mengangguk lemah.

"Kenapa tidak ada inhaler asma di tas mu kyu?" Kim Bum bertanya dengan tegas.

"Inhaler ku habis.." Kyuhyun menjawab dengan lemah.

"Kenapa kau tidak membelinya segera?! Itu benda yang sangat penting untukmu Kyu.. Untung saja ada persediaan Inhaler asma di UKS, Jika tidak? Bagaimana nasibmu Kyu?" Kim Bum melampiaskan kecemasannya dengan sedikit emosi.

"Gwenchana.. Asmaku sudah tidak terlalu sering muncul kok.." Kyuhyun tersenyum lemah.

"Tapi itu bukan alasan bagimu untuk tidak membelinya.. Kau tetap harus membawanya ke manapun kau pergi!" Kim Bum semakin emosi. Jong Ki yang berada di sebelah Kim Bum merangkul pundak Kim Bum, "Sudahlah Kim Bum – ah, Kyu kan sudah tidak apa – apa sekarang.." Jong Ki pun tersenyum.

"Tapi Kyuhyun harus tetap membelinya…" Kim Bum masih sedikit emosi.

"Kau tahu sendiri.. Aku bekerja siang dan malam pun, belum cukup membiayai makanku dan appa selama seminggu… Sudahlah Kim Bum – ah… Aku tidak apa – apa kok. Aku kan harus pintar – pintar menghemat uang" Kyuhyun tersenyum pada Kim Bum, Lalu ia melanjutkan, "Lagi pula, asmaku jarang kambuh kok, ini semua terjadi karena dari pagi aku terus menerus berlari marathon gara – gara siluman banteng itu dan anak satu ini" Kyuhyun menunjuk Shi Yun yang berada di dekatnya.

"Mianhe Kyuhyun-ah…" Shi Yun masih terus meminta maaf pada Kyuhyun.

"Gwencahana.. Sebaiknya kita kembali ke kelas.. Kajja!" Kyuhyun berdiri dan merangkul teman – temannya.

"Kau sudah tidak apa – apa Kyu? Apakah tidak sebaiknya kau istirahat saja di UKS?" Hong Ki menyarankan.

"Aku baik – baik saja.. Lagi pula siapa yang mau diam di UKS yang sepi seperti itu! Pasti di tempat seperti itu banyak hantunya! Iya kan?" Kyuhyun bertanya kepada teman – temannya dengan wajah serius, lalu kyuhyun seperti memikirkan sesuatu, "Ahh.. menyeramkan! Tidak mau.. Tidak mau!" Kyuhyun menggelengkan kepalanya dan segera menjauh dari UKS.

"hahaha.. Kyuhyun-ah.. kau sudah bukan anak kecil lagi, tapi masih takut dengan hal – hal seperti itu?" Jong Ki mengacak – ngacak rambut Kyuhyun gemas.

"Apa kau tidak takut Jong Ki? Kau aneh…" Kyuhyun menatap heran pada Jong Ki.

"Kamu tuh yang aneh.." Jong Ki merangkul Kyuhyun sambil tersenyum.

"Kyuhyun – ah…" Kim Bum memanggil Kyuhyun.

"Ada apa lagi Kim Bum –ah?" Kyuhyun mulai bosan mendengar suara Kim Bum, namun ia mencoba menoleh ke arah kim bum. Dan Kim Bum tersenyum kepada Kyuhyun sambil menggenggam handphone miliknya.

"Ada apa denganmu Kim Bum – ah? Kenapa tertawa sendiri?" Kyuhyun melihat Kim Bum dengan ekspresi takut. "Tuh kan… Tempat itu benar – benar ada hantunya! Kim Bum – ah apa kau kerasukan?" Kyuhyun mencoba menyentuh tubuh Kim Bum dengan jari telunjuknya, "Kim Bum – ah kau baik – baik saja? Kau benar – benar Kim Bum kan?" Kyuhyun terus menyentuh tubuh Kim Bum dengan telunjuknya. Namun, Kim Bum masih terus tertawa senang dan meloncat – loncat kegirangan, dan berlari maju memeluk Kyuhyun.

"Aaarrrgghh.. Lepaskan! Lepaskan! Jong Ki – ah… kau masih tidak percaya denganku? Kim Bum – ah… lepaskan aku! Ouh.. bukan – bukan.. Pak hantu tolong lepaskan aku.. kumohon!" Kyuhyun berusaha melepaskan diri dari pelukan Kim Bum. Namun, Kim Bum menjitak kepala Kyuhyun dalam pelukannya..

"Aaarrgghh.. sakit.. Ampun pak hantu! Ampun.." Kyuhyun masih menganggap Kim Bum kerasukan. "KYUHYUN! KAU LULUS! KAU ANGGOTA KE 13 SUPER JUNIOR!" Kim bum semakin mempererat pelukannya pada Kyuhyun.

"Apa? Bisa kau ulangi sekali lagi?" Onew bertanya tidak percaya.

"Anak ini akan menjadi anggota ke 13 Super Junior? Dia akan tinggal seatap dengan orang – orang tampan itu?" Hong Ki juga bertanya tak percaya.

"IYA! CHUKAE KYUHYUN-AH!" Kim Bum terus berteriak senang.

"Pak hantu… tolong jangan mengarang yang tidak – tidak.." Kyuhyun melepaskan pelukan Kim Bum dengan wajah lugunya.

"Hey.. Kyuhyun pabo! Bacalah sms dari om ku.. ini baca! Kau benar – benar lulus Kyu! Kau anggota Super Junior!" Kim Bum memperlihatkan sms om nya pada Kyuhyun dengan muka gembira. Kyuhyun membaca sms tersebut dan matanya seketika membelalak kaget, senyum bahagia pun terpancar dari wajahnya.

"Aku tidak peduli kau adalah hantu atau bukan, yang pasti aku sangat berterima kasih padamu! Gomawo! Jinja.. Jinja Gumawo!" Kyuhyun tersenyum lebar dan segera memeluk Kim Bum kembali dan meloncat – loncat kegirangan.

"Aku tahu kau pasti lulus Kyu.. Kau hebat!" Jong Ki kembali mengacak – ngacak rambutku.

"Kau harus pindah ke dorm Super Junior mulai besok Kyu.. Bagaimana? Bisa tidak?" Kim Bum menanyakan pada Kyuhyun.

"Bisa! Tentu saja bisa! Hahaha.." Kyuhyun terlalu bersemangat.

"Ya sudah ayo kita ke kelas.. Kita sudah membolos 2 mata pelajaran sepertinya.." Shi Yun mengusulkan.

"Kajja!" Kim Bum pun merangkul Kyuhyun.

"Kau ini sebenarnya Pak Hantu atau Kim Bum?" Kyuhyun bertanya dengan wajah polos.

"Hahaha.. imajinasimu terlalu tinggi Kyu.. Tentu saja aku ini Kim Bum!" Kim bum mendorong Kyuhyun untuk menjauhinya.

"Lalu ke mana Pak Hantu tadi?" Kyuhyun bertanya dengan muka polos.

"Dia berada di belakangmu…" Jawab Kim Bum ceplas ceplos dan langsung berlari menuju kelas bersama yang lainnya dan meninggalkan Kyuhyun yang masih kebingungan dengan keberadaan Pak Hantu.

"Hah? Hey kalian! Tunggu aku!" Kyuhyun segera berlari menyusul yang lain.

.

Sepulang sekolah Kyuhyun segera bergegas pulang ke rumahnya. Ia bersiap – siap membereskan barang yang akan dibawanya pindah ke dorm. Namun, saat Kyuhyun sedang memasukkan barang – barangnya ke tas, appa nya Kyuhyun datang.

"Appa! Aku akan menjadi penyanyi! Aku lulus audisi appa! Aku akan menjadi anggota ke 13 dari Super Junior!" Kyuhyun langsung mendatangi appanya dan meloncat kegirangan di hadapan appanya.

"Super Junior?" Appanya bertanya dengan dingin.

"Iya appa! Super Junior.. Aku akan masuk TV! Appa bisa melihatku di TV!" Kyuhyun bercerita penuh semangat.

"Pabo – ya…" Appanya Kyuhyun menjawab dengan ketus.

"Aku akan menyanyi dan menari di depan orang banyak appa! Aku akan terkenal!" Kyuhyun masih bersemangat menceritakan kebahagiaannya.

"Jangan pernah kau kembali lagi kemari setelah kau melangkahkan kakimu besok pagi ke luar rumah ini! Kau mengerti?!" Appanya Kyuhyun berteriak di depan wajah Kyuhyun dan langsung pergi meninggalkan Kyuhyun sendiri.

"Appa… Haruskah kau selalu seperti ini padaku?" Kyuhyun diam – diam menangis.

.

Jungwon POV

Aku terbangun dari tidurku, dan kulihat sudah ada makanan di pinggir tempat tidurku. Di samping piring – piring itu kulihat ada sepucuk surat.

Untuk Appaku sayang,

Appa… Aku pergi…

Terima kasih sudah menjagaku dan memperbolehkan aku tinggal bersamamu selama ini.

Walau kau tidak pernah menganggapku ada, tapi di dalam hatiku, kau selalu menjadi appaku.. Kau satu – satunya appa bagiku..

Aku akan menjadi penyanyi appa.. aku akan menghasilkan banyak uang untuk appa..

Jagalah selalu kesehatanmu appa.. Jangan mabuk lagi, kumohon…

Aku pergi appa.. Sarang haeyo..

Anak Bodohmu, Cho Kyuhyun

Tak terasa air mata terjatuh dari kedua mataku. Ku berdiri dan berlari menuju kamarnya, Kyuhyun benar – benar pergi. Dia sudah membawa seluruh barangnya.

"Oh… Kyuhyun – ah…"

.

To Be Continued

Apa yang akan terjadi pada Kyuhyun selanjutnya? Dan bagaimana perasaan sang appa yang ditinggal pergi oleh anak pabbo nya?

Terima kasih buat semua reader

Author emang seneng buat ff yang bertema brothership

Jadi, bagi yang mengharapkan bahwa akan ada YAOI, maaf yaaa sepertinya tidak akan ada di ff ini..

Gomawo buat yg review chapter 1 dan 2 :D

Seneng deh bacanya:) Makasih atas saran – saran yang membangun

Kamsahamnida

Ditunggu reviewnya untuk chapter 3 yaa :)

.

Jawaban Reviews for Please, Don't Leave Me Alone Chapter 3

Blackyuline 2/1/13 Gomawo chingu. Iya Kyuhyun emang miskin dari awalnya. Untuk keluarganya Kyuhyun akan semakin jelas di chapter – chapter selanjutnya. Ikutin ters ya chingu ^^

Gyurievil 2/1/13 Gomawo atas sarannya, chingu. Kenapa ya banyak orang suka kalo abang Kyu menderita? Hahaha.. gue juga sih

Kyukyu712 2/1/13 Gomawo review nya chingu. Akan diusahakan secepat mungkin ya ikutin terus ya chingu

ChoYeonRin 2/1/13 Gomawo review nya chingu. Akan diusahakan secepat mungkin ya ikutin terus ya

Demikyu 2/1/13 Gomawo review nya chingu.

Demikyu 2/2/13 Gomawo chingu. Itu adalah rahasia utama ff ini. Ikutin aja ya chingu Ditunggu review – review selanjutnya ^^

Blackyuline 2/2/13 Gomawo chingu. Emang Siwon sama Kyuhyun kenapa? Hahaha.. Liat aja lanjutannya di chapter – chapter selanjutnya yaa Ditunggu juga reviewnya loo

Aisah92 2/2/13 Gomawo reviewnya chingu. Ada apa hayooo? Hahaha.. Tungguin aja chapter – chapter selanjutnya yaaa.. Ditunggu jg reviewnya

Kkyu32 2/2/13 Gomawo reviewnya chingu. Kenapa yaa? Hahaha.. Tungguin aja chapter – chapter selanjutnya yaaa.. Ditunggu jg reviewnya looo

Gyurievil 2/2/13 Gomawo chingu. Duh, suka ya kalo abang Kyu disiksa? Hahaha.. kasian Tungguin aja chapter – chapter selanjutnya yaaa.. Ditunggu jg reviewnya looo

Han Eunkyo 31/1/13 Baiklah gue lanjutkan^^ makasih loo reviewnya

Cece 31/1/13 salam kenal juga ce.. makasih loo reviewnya.. diusahain ASAP yaa