Jeongmal Mianhae, Jeongmal Saranghae
Judul : Jeongmal Mianhae, Jeongmal Saranghae chapter 3
Author : aninkyuelf / aninsj13
Main Cast : Cho Kyuhyun and Choi Siwon
Other Cast : Kim Heechul, Shim Changmin
Genre : Romance
Warning : GW, Typos, OOC.
Pairing : WonKyu, SiChul, ChangKyu.
Ratting : PG15
Disc : Semua tokoh milik mereka sendiri, saya hanya pinjam nama saja. Dan ceritanya milik saya (menurut UU FF)
Sumarry : Kyuhyun tak pernah menyangka suaminya akan tega menghianatinya. Tak ada yang bisa dia lakukan meskipun dia masih sangat mencintai sang suami. Hatinya terasa hancur ketika Siwon ingin menceraikannya dan menikah dengan selingkuhannya. Tapi dia akan berusaha sekuat tenaga mempertahankan buah cinta mereka, Jino.
Chapter 3
Setelah berhasil menenangkan Heechul yang badmood, Siwon langsung pulang ke rumahnya. Dia sedang ingin sendiri untuk menenangkan hatinya. Menenangkan hati? Memangnya Siwon kenapa? Ahh Siwon sendiri tidak tahu kenapa hatinya terasa panas sepeninggal Changmin, Kyuhyun dan Jino.
Rumah yang ditempati Siwon dan keluarga kecilnya tidaklah besar. Itu karena Kyuhyun yang minta. Dia ingin rumah mereka sederhanas aja agar dia sebagai isteri bias mengurusnya tanpa melibatkan pembantu. Karena itu pula ketika Siwon pulang ke rumahnya tepat jam 7 malam, suasana rumah itu sangat sepi.
Biasanya, setiap sampai rumah makan malam pasti sudah tersedia di meja makan. Isterinya yang cantik akan menuntunnya dan memaksanya makan segunung. Tapi malam ini, tak ada seorangpun yang menyambutnya. Merasa lapar Siwon akhirnya memilih untuk menyeduh mie instan.
"Kenapa mereka belum pulang sampai sekarang sih? Apa jangan-jangan Changmin menahan Kyuhyun dan Jino? Damn! Harusnya aku menahan mereka tadi. Changmin kurang ajar! Kalau sampai dia berbuat macam-macam pada Kyu akan kubunuh dia" Siwon terus saja mengirim beribu-ribu umpatan manis pada Changmin sampai dia tersedak mie yang panas dan mengumpat mie yang dimakannya itu.
3 WK 3
Kyuhyun menggendong Jino yang tidur di punggungnya. Setelah menidurkan anaknya di kasur berbentuk mobil balap, Kyuhyun melirik jam bermotif kuda yang bergantung di dinding. sudah hampir jam setengah 10. Kyuhyun ingin menepati janjinya untuk meneraktir Changmin, jadi dia, Changmin dan Jino makan malam di restoran Jepang. Jika sudah membahas game dengan Changmin, Kyuhyun suka lupa waktu.
Kyuhyun tadi melihat ada mobil Mercedes putih terparkir di garasi. Itu menandakan Siwon sudah pulang. Tapi sepanjang penglihatan Kyuhyun, dia tidak menemukan namja itu. Dia hanya menemukan bungkus mie instan di dapur. Jadi ketika dia memasuki kamar tidurnya, Kyuhyun agak kaget menemukan Siwon tertidur pulas di ranjang mereka.
Tanpa sadar Kyuhyun mendekati sosok suaminya yang tengah tertidur. Bibir cherrynya membentuk sebuah senyuman manis tatkala menatap wajah polos Siwon yang seperti malaikat jika tertidur. Diusapnya dengan halus pipi Siwon.
"Sudah lama sekali aku tidak menyentuh pipimu Wonnie" bisik Kyuhyun pelan. Menikmati setiap aliran listrik menenangkan pada hatinya setiap kulitnya bersentuhan dengan kulit Siwon.
Kyuhyun mengambil selimut biru safir di lemari dan menyelimuti Siwon sebatas dada. Rasanya Kyuhyun bisa semalaman berdiri disana hanya untuk melihat suaminya tidur karena ketika suaminya bangun, Kyuhyun tak akan bisa memandanginya sampai puas.
"Aku sungguh tak ingin berpisah denganmu Wonnie. Aku sungguh mencintaimu" dada Kyuhyun terasa sesak saat mengatakan itu. Sekali lagi dibelainya pipi Siwon dan dia beranjak pergi. Hanya saja tangan yang dipakainya mengelus Siwon di tarik pelan. Kyuhyun menoleh dan melihat tangan Siwon menahan tangannya. Kyuhyun hampir jantungan karena mengira Siwon bangun, tapi ternyata mata namja atletis itu masih terpejam.
Kyuhyun terkikik pelan ketika menyadari suaminya sedang mengigau. Di dekatkan telinganya ke bibir Siwon. Mencoba mendengar igauan sang suami.
"Jangan pergi…" suara Siwon hanya berupa bisikan. Kyuhyun tersenyum memandang wajah Siwon. Tapi senyumnya segera lenyap mendengar lanjutan igauan Siwon "Chullie, tetaplah disini"
Tanpa bisa dicegah sebutir air mata lolos dari mata Kyuhyun. Dengan pelan –takut membangunkan Siwon- Kyuhyun melepas pegangan Siwon pada tangannya. Dia menghapus air matanya dengan punggung tangannya "Tempatku sudah tidak ada lagi, bahkan di dalam mimpimu sekalipun"
Dengan langkah gontai, Kyuhyun meninggalkan kamar itu menuju kamar Jino. Berniat tidur disana. Dia yakin Jino tak akan menyebut nama siapapun dalam tidurnya yang bisa membuat Kyuhyun menangis.
3 WK 3
Siwon terbangun dan sangat kaget ketika tidak menemukan Kyuhyun di sampingnya. Pikiran negative langsung merasukinya. Bagaimana jika Kyuhyun menginap di rumah Changmin? Changmin pasti memanfaatkan kesempatan itu untuk menyentuh Kyuhyun.
Dengan kecepatan kuda, Siwon bangun dari tidurnya membuka pintu kamar mandi dengan keras. Kyuhyun tidak ada disana. Siwon langsung melesat ke dapur di lantai 1. Kyuhyun juga tidak ada. Siwon sudah frustasi karena tidak juga menemukan isterinya. Dia berniat ke apartemen Changmin dan menusuk namja mesum itu saat terdengar suara langkah kaki yang menuruni tangga.
"Kau sedang mencari apa?" Tanya Kyuhyun.
Siwon langsung berbalik dan menghembuskan nafas lega menemukan Kyuhyun "Kau tidur diamana semalam?"
"Di kamar Jino" jawab Kyuhyun singkat. Dia sudah selesai menuruni tangga dan berniat ke dapur untuk menyiapkan sarapan.
"Kenapa kau tidur disana?" Tanya Kyuhyun lagi.
"Memangnya salah kalau aku tidur di kamar anakku?" Kyuhyun bertanya balik.
"Aniya. Kupikir kau menginap di tempat Changmin" jawab Siwon.
Kyuhyun menatap Siwon dengan pandagan kesal "Jangan samakan aku dengan kau Choi Siwon"
"Siapapun akan berpikir seperti itu jika melihat apa yang kau lakukan di taman bermain itu kemarin" balas Siwon tak mau kalah.
Kyuhyun memutar matanya "Well, memangnya apa yang kulakukan kemarin?"
"Kau menarik Changmin begitu semangat dan meninggalkan suamimu" jawab Siwon tak bisa menyembunyikan kemarahan dalam suaranya.
"Lalu apa yang kau harapkan? Apa kau berharap aku menarik tanganmu dan dicakar Heechulmu yang cantik itu?" Kyuhyun tak habis pikir. Apa sih yang dipermasalahkan oleh Siwon?
Tak bisa dipungkiri, Siwon sampai lupa kalau saat itu Heechul ada bersamanya "Yah, setidaknya kau bisa ikut pulang bersamaku bukannya dengan Changmin"
Kyuhyun menghela nafasnya sebal "Aku kan kesana diantar Changmin karena ban mobilku kempis. Aku tak mungkin meninggalkannya disana kan? Lagipula mana sudi aku satu mobil dengan wanitamu itu"
"Bisakah kau berhenti memanggil Heechul dengan panggilan tidak sopan itu?" Siwon mulai ikutan sebal.
Kyuhyun yang malas memulai pertengkaran memilih bejalan kembali ke dapur. Tapi lagi-lagi baru beberapa langkah dia berjalan perkataan Siwon membuatnya berhenti "Sebenarnya kau punya hubungan apa dengan Changmin?"
Kyuhyun berbalik menatap Siwon dengan sengit "Dia bosku di kantor. Apa kau lupa?"
"Kalian kelihatan lebih akrab dari anak buah dan bos biasanya" jawab Siwon sarkatis.
"Sebenarnya kau mau bilang apa sih?" jika bisa Kyuhyun ingin melempar Siwon dengan vas bunga di meja dekat dapur.
"Aku hanya ingin kau jujur. Aku sudah jujur tentang hubunganku dengan Chullie. Kuharap kau juga jujur padaku" jawab Siwon.
"Aku sudah bilang kan? Aku dan Changmin hanya berteman dan berhubungan sebagai rekan kerja" jawab Kyuhyun.
"Tapi Changmin menyukaimu Kyu. Aku bisa lihat dari tatapan matanya" Siwon menatap isterinya yang keras kepala itu.
"Berhentilah bercanda Siwon. Changmin memang menyukaiku. Kami teman akrab kalau kau lupa akan hal itu" Kyuhyun menatap Siwon yakin.
"Apa kau menyukainya?" Tanya Siwon.
"Tentu saja" jawab Kyuhyun.
Darah Siwon terasa mendidih mendengar nada yakin dalam suara Kyuhyun "Kau menyukai Changmin? Kau dan Changmin pacaran? Pacaran di belakangku?"
Kali ini Kyuhyun yakin Siwon sedang mabuk "Kau gila. Sudahlah. Aku bisa ikut gila jika bersamamu lebih lama lagi"
"Jadi kau mau meninggalkanku?" Tanya Siwon tidak percaya. Kenapa dia merasa semangat hidupnya lenyap mendengar Kyuhyun tak ingin bersamanya lagi? Bukankah dia dan Kyuhyun memang akan bercerai setelah masalah Jino terpecahkan?
"Kau kenapa sih?" Kyuhyun memilih meninggalkan Siwon beranjak ke dapur.
Tapi lagi-lagi si Siwon yang muram menghentikannya "Kau menjalin hubungan dengan Changmin. Pantas saja Jino akrab dengan Changmin. Kau sengaja membuat mereka dekat agar ketika kita bercerai Jino akan menganggap Changmin ayah barunya"
Habis sudah kesabaran Kyuhyun. Dia tidak bisa tidur tenang semalaman karena bermimpi Siwon dan Heechul menertawai Kyuhyun yang kesepian dan sekarang Siwon menuduhnya selingkuh dengan Changmin? Apa dunia sudah terbalik? Jelas-jelas yang selingkuh disini Siwon. Kenapa Kyuhyun yang dituduh?
"Bagaimana aku bisa mencintai orang lain jika sampai saat ini aku masih mencintamu!" suara Kyuhyun yang keras membuat Siwon terkaget.
"Kau masih mencintaiku?" Tanya Siwon tidak yakin pada pendengarannya.
Wajah Kyuhyun yang merah karena marah dan malu menatap wajah Siwon dengan berani "Kau pikir aku bisa menghapus rasa cintaku padamu hanya dalam beberapa hari? Aku manusia Siwon. Bukan robot yang disetting khusus untuk melupakan orang yang dia cintai secepat itu"
Setelah mengatakan itu, Kyuhyun menghilang di balik pintu dapur. Siwon tidak menghentikannya lagi karena sibuk tersenyum. Entah kenapa semangat hidupnya yang tadi lenyap kini kembali lagi. Dalam kuantitas 2 kali lipat.
3 WK 3
Siwon melangkah dengan ringan menuju ruangannya. Seolah ada sepasang sayap di punggungnya yang membuatnya melayang bak malaikat. Dia menyapa semua orang yang ditemuinya. Baik itu manager ORD bahkan petugas OB.
"Apa hari ini jadwalku menyenangkan?" Tanya Siwon pada Yuri saat dia melewati meja sekertarisnya itu.
Yuri memeriksa agendanya "Anda ada rapat dengan Nona Shin jam 9 pagi ini. Kemudian jam setengah 12 Anda akan makan siang dengan Ketua Umum Partai Serikat untuk membahas kerja sama dengan perusahaannya. Setelah itu…"
"Wah sepertinya akan sangat menyenangkan" komentar Siwon.
Yuri membulatkan matanya menatap Siwon dengan kaget. Bagaimana tidak? Siwon yang sangat kesal jika harus rapat dengan Nona Shin yang selalu berusaha mengodanya malah tersenyum lebar. Siwon yang selalu gerah jika makan siang formal dengan politikus yang sepanjang acara hanya akan membicarakan kebaikannya pada negera malah mengatakan acara itu sangat menyenangkan. Yuri jadi berpikir mungkin kepala Siwon terbentur.
"Cuaca hari ini cerah sekali" Siwon masih berdiri dengan senyum lebarnya.
Sekarang Yuri yakin Siwon sudah gila. Tapi ketika dia melihat mata Siwon, Yuri tahu. Bosnya itu sekarang sedang dalam suasana hati yang sangat bagus. Kalau tidak, dia tidak mungkin bilang cuaca cerah saat mendung begini.
"Anda kelihatan sedang bahagia. Memangnya ada hal bagus apa?" Tanya Yuri.
Siwon sendiri bingung. Apa yang membuatnya begitu bahagia? Bukankah hari ini dia belum bertemu sekalipun dengan Heechul? Tiba-tiba dia teringat kata-kata Kyuhyun pagi ini "Bagaimana aku bisa mencintai orang lain jika sampai saat ini aku masih mencintamu!"
Siwon memberi senyum berlesung pipinya sebelum masuk ke ruangan besarnya "Hari ini aku mendengar kata-kata yang sangat indah"
3 WK 3
Heechul kesal bukan main. Hari ini Siwon seperti mengacuhkannya. Ketika dia menggoda namja itu dengan lekukan tubuh indahnya, Siwon malah asik melamun. Saat Heechul menghentakkan kaki saking kesalnya Siwon malah bilang "Kau kesal kenapa Kyunnie?"
Kyunnie? Jadi yang Siwon lamunkan dari tadi adalah isterinya? Heechul sungguh kesal bukan main. Bagaimana Siwon bisa memikirkan isterinya yang entah dimana sedangkan dia yang ada di depan matanya dicuekin?
Saking kesalnya Heechul tidak mau melihat Siwon sampai dia pulang ke apartemenya. Dan sekarang sudah jam 10 malam. Heechul yang selalu menjaga kecantikan kulitnya tidak pernah begadang, tapi sekarang dia malah tidak bisa tidur. Jadi yeoja cantik itu memutuskan jalan-jalan malam. Tak peduli pada dinginnya alam.
"Tumben kau belum tidur jam segini Chullie" sapa Jessica, tetangga Heechul yang saat itu bertemu dengannya di pintu gedung apartemen mereka.
"Aku tak bisa tidur" jawab Heechul "Kau sendiri tak biasanya pulang jam segini"
Jessica tertawa "Bosku memaksaku lembur dengannya di ruang istirah. Si bodoh itu takut dipergoki teman isterinya jika kami bermain di hotel"
"Aku benci isteri-isteri perebut kebahagian kita" gunam Heechul.
"Nado" jawab Jessica lalu dia masuk ke gedung apartemennya meninggalkan Heechul yang memilih ke toko 24 jam untuk membeli cemilan herbal.
Saat dia melewati jalan yang agak sepi, Heechul melihat sosok bayangan yang mengikutinya. Heechul bukan penakut. Tapi dia teringat masa lalu saat dia SMA dulu. Saat dia hampir diperkosa 5 cowok mengerikan.
Keringat dingin membasahi wajahnya. Dengan tangan gemetar dia memencet tombol 1 di HPnya. Berharap Siwon segera mengangkat teleponnya.
3 WK 3
"Kau belum tidur Kyu?" Siwon menatap isterinya yang hanya berbaring miring di kasurnya. Hari ini ibu Siwon meminta agar Jino menginap di rumahnya. Jadi saat ini di rumah hanya ada Kyuhyun dan Siwon.
"Apa ACnya menyala? Rasanya dingin sekali" Kyuhyun berkata pelan. Dia merasa tidak enak badan. Kepalanya pusing dan perutnya mual. Belum lagi dadanya yang entah kenapa terasa agak sakit saat menarik nafas.
"ACnya mati kok" jawab Siwon mengecek remote AC "Kau kedinginan?"
Kyuhyun mengangguk. Siwon segera mengambil selimut babby blue tebal dan menyelimuti Kyuhyun.
"Kau itu mudah sakit jika cuaca berubah drastis" Siwon mengecek kening Kyuhyun "Hangat. Kau demam?"
Kyuhyun menggeleng. Berusaha menyembunyikan rona merah pada pipi chubbynya melihat betapa perhatiannya Siwon padanya. Kepalanya memang masih sakit dan mungkin juga dia sedang demam, tapi perhatian Siwon membuat hatinya berbunga.
Siwon berbaring di sebelah Kyuhyun "Tidurlah. Kau mau kupeluk agar lebih hangat?"
Kyuhyun ingin mengatakan iya tapi HP Siwon langsung berdering nyaring. Walau enggan Siwon tetap mengangkatnya.
"Ada apa?" Tanya Siwon saat melihat nama Heechul terpampang di LCD HPnya.
"Wonnie… to…tolong aku…" suara isakan Heechul membuat Siwon langsung terduduk.
Hujan tiba-tiba turun dengan cukup deras di luar sana "Chullie, ada apa? Kau dimana?"
"Ada..orang yang me..mengikuriku.. Wonnie… aku… aku takut sekali" suara hujan juga terdengar dari ponsel Siwon.
"Kau dimana sekarang? Tunggu aku disana. Cari tempat yang teduh dan ramai. Kau bisa sakit jika hujan-hujanan Chullie" perintah Siwon cemas.
"Ba…baik… tapi kemarilah… aku takut… kumohon Wonnie… aku ada.. di… di dekat a..apartemenku" suara Heechul semakin pelan.
"Aku kesana sekarang. Tunggu aku" Siwon segera memutuskan hubungan teleponnya. Dia turun dari kasurnya.
"Kau mau kenama Wonnie?" Tanya Kyuhyun sambil menahan lengan Siwon dengan tangannya.
"Aku harus ke tempat Heechul. Ada orang jahat yang mengikutinya" jawab Siwon. Saking paniknya dia tidak sadar akhirnya Kyuhyun memanggilnya 'Wonnie' lagi.
"Tapi di luar hujan. Kau bisa sakit" kata Kyuhyun cemas pada Siwon.
"Kyu. Aku tak punya waktu berdebat denganmu. Heechul sangat membutuhkanku sekarang" dengan pelan dilepaskan tangan Kyuhyun dari lengannya. Kemudian dia mengambil mantel tebalnya.
"Aku juga membutuhkanmu" ucap Kyuhyun pelan. Dia duduk dan bersandar pada kepala kasurnya. Merasakan pusing di kepalanya makin parah. Tidakkah Siwon menyadari tangan Kyuhyun yang tadi memegangnya terasa sangat panas? Bukan hangat lagi seperti tadi.
"Heechul lebih membutuhkanku kali ini Kyu. Kumohon mengertilah" Siwon menatap Kyuhyun dengan pandangan memohon.
Seperti di awal. Kyuhyun sadar dia bukan lagi pemilik hati namja di depannya itu. Menyadari itu membuat kepalanya makin sakit. Hatinya pun jauh lebih sakit.
Melihat Kyuhyun tidak menjwab, Siwon hanya menghela nafas "Mianhae" katanya lalu dia keluar dari kamar itu.
Kyuhyun bisa mendengar suara deru mobil Siwon walaupun hujan sudah sangat deras. Dingin. Tubuh Kyuhyun menggigil. Bukan hanya karena udara yang menjadi lebih dingin 2 kali lipat, tapi karena yeoja itu tengah menangis.
Kyuhyun berusaha bangun. Perutnya mual bukan main. Dengan langkah tersoek-soek dia berjalan ke kamar mandi dan memuntahkan makan malamnya. Nafasnya tersengal-sengal. Dia muntah lagi sampai hanya air yang keluar.
"Wonnie…" ucapnya disertai isakan keras. Dia bisa menangis sekeras-kerasnya. Tak akan ada yang dengar. Dia tak perlu cemas Jino mendengarnya "Wae? Kenapa kau memilih dia?"
Tubuhnya lemas. Dia harus berpegangan pada tembok agar dia bisa kembali ke kasurnya. Tapi baru setengah jalan. Kepalanya terasa seperti meledak. Pandangannya kabur dan hanya menyisakan kegelapan. Dengan suara keras tubuh Kyuhyun membentur lantai kamarnya yang dingin. Matanya tertutup. Dadanya tidak bergerak, seolah tidak bernafas lagi.
3 WK 3
TBC
Jeongmal mianhae sempat menelantarkan FF ini.
Saya sudah meminta izin dari Author yang bikin FF yang menginspirasi FF ini lewat email and PM, tapi sampai sekarang belum dibalas, mungkin sedang sibuk.
Tapi berhubung sudah hampir 1 bulan, Author enggak mungkin terus cuekin FF ini kan, walau dengan tangan gemetar dan sedikit tidak enak hati Author menyerahkan 1 chapter ini.
Tapi sumpah deh, saya sama sekali enggak pernah niat memplagiatkan FF itu, kalian bisa cek perbedaannya di Wonkyu All The Way. Judul FF itu 'Last Wish' dengan Author 'Dee Via'. Insyallah yang sama hanya alur cerita Siwon selingkuh di belakang Kyuhyun aja. Karena sisanya Author ngarang semua. Bagaimanapun, saya sebagai Author dan Reader sangat menghargai karya seseorang, karena itu saya mengharapkan orang lain juga menghargai karya saya.
Well, jika masih ada yang menganggap saya plagiat dan FF ini adalah sampah, silahkan tinggalkan FF ini sebelum tanpa sadar saya mengirim dosa saya ke Anda.
Jika ada yang masih menunggu dan mengharapkan FF ini, tolong tunjukkan dengan Review kalian wahai Reader yang Budiman.
Bow
Anin :3
