Title: Bcoz I Love You (Psycho vs Lover)

Cast: Namjoon, Taehyung, Yoongi (Slight: Jin) #NamV #YoonV #JinV

Lenght: One Shoot

Rating: 18+

Author: Tae-V [Line KTH_V95, Twitter KTH_V95]


"Karena aku mencintaimu... Lebih dari aku mencintai hidupku sendiri..." - Kim Namjoon -


BLOOD WAR

.

.

.

AUTHOR POV

Yoongi terus tersenyum menyeringai menatap ke arah Namjoon sambil mencengkram erat rambut orange terang Taehyung dalam genggamannya.

"Tak kusangka kau sepemberani ini..." sahut Yoongi dengan suara serak dan menyeramkan.

"Lepaskan dia! Sekarang juga!" sahut Namjoon.

Tubuh Taehyung sudah begitu lemas, dengan posisi berdiri ia terikat di sebuah tiang lampu jalan, dan Yoongi berdiri tepat disamping Taehyung, terus menatap tajam ke arah Namjoon.

"Hyeonggggggggg~" Taehyung menatap lemah ke arah Namjoon.

Sebuah lagu terputar di benak Taehyung, meminta Namjoon menyelamatkannya.

Listen to my heartbeat
It calls you whenever it wants to
Because within this pitch black darkness
You are shining so brightly

Give me your hand
save me save me
I need your love before
I fall, fall
Give me your hand save me save me
I need your love before I fall, fall

Give me your hand save me save me
Give me your hand save me save me

Save me, save me

Yoongi tiba-tiba mengeluarkan sebuah pisau dari ranselnya. "Pergilah, atau aku akan melukai kekasihmu ini..."

"Aku sudah bilang, sampai matipun, aku tidak akan meninggalkannya, apalagi hanya berdua dengan psikopat seperti dirimu..." jawab Namjoon dengan nada datar, sama dinginnya dengan nada bicara Yoongi.

Yoongi menyeringai, kemudian mendekatkan pisau itu ke pipi Taehyung.

SRRRRTTTT~

"Arggggggghhhhhhhhhhhhhhhhhh~" teriak Taehyung ketika pisau itu mulai menggores pipinya.

Darah mulai menetes dari kulit pipi Taehyung.

Yoongi tersenyum begitu menyeramkan. "Darah~ Aku begitu menyukai warna merah yang dipancarkan dari darah yang menetes..."

Namjoon membelalakan kedua bola mata kecilnya melihat kekasihnya dilukai tepat dihadapannya.

Tanpa berpikir panjang lagi Namjoon langsung berlari menghampiri Yoongi dan memukul perut Yoongi sekencang-kencangnya hingga Yoongi terlempar ke tanah.

Namjoon berlari menghampiri Taehyung untuk melepaskan ikatannya, namun Yoongi dengan sigap segera berdiri dan menusuk perut Namjoon dari belakang dengan pisau di tangannya itu.

Dan ternyata, pisau itu sangat tajam hingga bisa melukai perutnya dengan begitu menyakitkan.

"Hyeoooooong!" Taehyung berteriak kencang melihat Namjoon yang terjatuh duduk sambil memegangi perutnya yang mulai mengeluarkan darah.

Yoongi menggosok hidungnya dengan jari telunjuk kanannya, kemudian menatap tajam ke arah Namjoon. "Sudah kubilang, pergilah selagi aku masih memberikanmu kesempatan hidup..."

Taehyung terus berteriak, merasakan sakit di pipinya dan merasakan sakit di hatinya melihat kekasihnya terluka seperti itu karenanya.

"Lepas...kan...Tae...hyung...dan aku...siap...untuk... menghadapimu...terserah kau... apapun yang kau mau dariku... asalkan kau... melepaskan...Taehyung..." sahut Namjoon sambil menatap wajah Yoongi.

Taehyung menangis histeris. "Tidak hyeong! Andwe! Kau harus selamat hyeong! Kau harus selamat!"

"Hmmm~ Ini semakin menarik bagiku~" gumam Yoongi sambil tersenyum puas melihat apa yang ada di hadapannya saat itu.

"Kau gila!" teriak Taehyung.

"Bukankah sudah kuperingatkan? Seandainya kau memberikanku kesempatan untuk menjadi kekasihmu, kalian tidak akan berakhir seperti ini..." jawab Yoongi sambil menatap dingin ke arah Taehyung.

"Baiklah, aku akan menjadi kekasihmu! Sekarang lepaskan aku! Dan bawa Namjoon hyeong ke rumah sakit! Aku berjanji akan meninggalkannya dan bersamamu!" Akal sehat Taehyung sudah tidak lagi bisa bekerja dengan sempurna.

Hanya ada satu hal di benak Taehyung. Menyelamatkan Namjoon.

Yoongi menatap Taehyung.

"Tidak... Lepaskan dia... biarkan dia pergi... sejauh mungkin... kau cukup menghadapiku disini..." sahut Namjoon sambil mencoba berdiri dan menghampiri Yoongi.

"Hyeonggggggg!" Taehyung semakin berteriak histeris.

Dan tanpa diketahui Taehyung ataupun Yoongi, Namjoon membawa sebuah pisau lipat yang sudah diasah agar menjadi sangat tajam di sakunya, dan Namjoon segera menusukkan pisau lipat itu di bahu Yoongi.

"Arggghhhhh..." Yoongi berteriak kecil kemudian langsung menoleh ke arah Namjoon, "Kau berani bermain-main denganku?"

Dan pertarungan itupun dimulai.

Namjoon berusaha menghindari pisau Yoongi yang berusaha menusuk tubuhnya, namun beberapa sayatan kecil tidak berhasil dihindarinya karena tubuhnya sudah jauh melemah akibat kekurangan darah karena darah di perutnya masih terus mengalir.

Pipi, lengan, dan bahkan hidung Namjoon sukses mengalirkan banyak daah akibat serangan Yoongi.

Dan dengan sisa tenaga yang dimiliki Namjoon, ia segera mengarahkan pisau lipat miliknya tepat ke leher pucat milik Yoongi, dan pisau itu sukses menancap di leher Yoongi, meneteskan darah begitu deras, dan membuat Yoongi terjatuh ke tanah.

Taehyung hanya bisa bergidik dan berteriak histeris melihat pemandangan di hadapannya itu.

Yoongi masih bisa menggerakan tubuhnya beberapa detik lamanya, menatap begitu menyeramkan ke arah Namjoon, sebelum akhirnya ia menutupkan matanya dan tergeletak tak berdaya di tanah, tepat di hadapan Namjoon.

Namjoon segera membuka ikatan tangan dan kaki Taehyung dengan semua sisa tenaga yang dimilikinya, dan setelah Taehyung bebas dari ikatan, Namjoon langsung meletakkan kepalanya di bahu Taehyung.

"Hyeoooong...! Bangun hyeong! Sadarlah hyeong! Ayo kita segera ke rumah sakit...!" teriak Taehyung sambil memegang erat kedua bahu Namjoon.

"Aku... sudah... tidak... kuat... Taehyung a... maafkan... aku... hhhhh..." sahut Namjoon dengan lirih.

"Andwe hyeong! Kau pasti bisa selamat! Mengapa kau harus kesini hyeong? Seharusnya kau tadi pergi saja...Seharusnya aku yang tersiksa, bukan kau!"

"Karena aku... mencintaimu... lebih dari aku... mencintai... hidupku sendiri... hhhh..."

Dan itulah yang menjadi kata-kata terakhir yang diucapkan Namjoon. Karena setelah itu, nafas Namjoon benar-benar berhenti... Untuk selamanya...

Dan Taehyung hanya bisa terus berteriak... Menggila... Menangisi kepergian pria yang sangat dicintainya itu...

Butuh waktu cukup lama bagi polisi untuk menemukan bahwa ada kejadian yang menyeramkan terjadi di tempat itu.

Polisi datang dan membawa kedua mayat Namjoon dan Yoongi ke rumah sakit untuk diautopsi dan dipersiapkan pemakamannya, sementara itu Taehyung dibawa ke kantor polisi untuk dimintai keterangan.

Tanpa ada yang mengetahui, bahwa malam itu benar-benar menyisakan sebuah trauma yang begitu besar bagi seorang Kim Taehyung.

.

.

.

.

.

.

Got to next chapter "Epilogue" go go go ~