11. Kegilaan Kloning

Yumichika sedang asik berjalan-jalan, di sebelah kanannya ada gedung pencakar langit yang terbuat dari kaca. Lantas, cowok melambai itupun langsung menengok ke kanan.

Yumichika: "Eh? Kok lo mirip banget sama gue sih? Ih! Kok lo juga bisa ngikutin gerakan tangan gue? Sama persis lagi! Lo siapa sih? Serem banget!"

Segelintir orang-orang yang melihatnya hanya bisa memandangnya dengan heran, dan mereka juga berharap bahwa orang seperti itu hanya ada satu di dunia ini.


12. Paranoid atau Parno?

Keigo: "Lo ngerasa ada yang aneh nggak sih, sama Renji?"

Mizuiro: "Hah? Aneh gimana maksud lo?"

Keigo: "Kemaren gue nelfon dia jam 3 pagi diangkat!"

Mizuiro: "Eeeh yang aneh dia apa lo? Lo kali tuh! Masa nelfon orang jam 3 pagi?"

Keigo: "Ah itu gue kebetulan kebangun aja, terus gue iseng telfon dia. Eh tapi bener loh, gue denger dari anak-anak, katanya belakangan ini Renji tuh selalu ngangkat telfon; nggak pernah nggak."

Mizuiro: "Menurut gue itu nggak aneh-aneh amat, ah! Biasa aja, bagus malah kan kalo diangkat daripada nggak? Nyebelin."

Keigo: "Iya sih, masalahnya dia gitu abis nonton One Missed Call."


13. Pertanyaan Useless

Jinta dan Ururu sedang ikutan Yoruichi nonton berita di TV.

Nanao: "Pemilu presiden Jepang untuk era 2011-2016 berlangsung besar-besaran. Dikabarkan, hampir semua TPS penuh…"

Ururu: "TPS itu apa sih?"

Jinta: "Tempat Pembuangan Sampah."

Ururu: "Bukannya Tempat Pemungutan Suara?"

Jinta: "Udah tau ngapain nanya!"

Yoruichi: "Wah, Jinta ketauan belangnya!"


14. Jalan Tol…

Hujan deras disertai angin menerjang Karakura. Ichigo yang baru saja menjemput Karin harus kena getahnya, menyetir menuju rumah dibawah kesulitan akibat derasnya hujan yang menutupi pemandangannya.

Karin: "Kita nggak lewat jalan tolol, eh, tol?"

Ichigo: "Nggak! Kakak nggak ada duit! Lagi bokek!"

Karin terdiam. Dia terus bertanya-tanya dalam hati, apakah kakaknya marah begitu akibat dia harus menjemput Karin sehingga terjebak dalam situasi yang tak menyenangkan ini ataukah dia marah akibat kesalahan kecil yang baru saja Karin ucapkan.


15. Salah Dengar

Soi Fon: "Gue itu soul reaper, jadi lo jangan macem-macem."

Ggio: "Wah! Lo berarti sejenis Flo Rida, Kanye West, 50 Cent gitu-gitu dong!"

Soi Fon: "Hah?"

Ggio: "Loh? Lo rapper kan?"

Soi Fon: "Apaan sih? Gue soul reaper!"

Ggio: "Yaampun… jadi lo… lo stripper?"

Soi Fon: "Astaga kuping lo nyimpen berapa banyak conge sih? Gue bilang gue itu soul reaper!"

Ggio: "Oh nggak, wiper itu nggak mungkin orang. Gimana bisa orang jadi pembersih kaca mobil?"

Soi Fon: "Iiih bukan! Gue itu soul reaper loh! Soul reaper!"

Ggio: "Soi Fon, swiper itu rubah. Nggak pernah nonton Dora ya?"

Soi Fon: "Okelah, gue nyerah. Gue itu dewi kematian."

Ggio: "Oooh jadi lo itu dewi fortuna? Hebat, gue kira dewi fortuna nggak ada."

Kalau saja Ggio tidak tampan, mungkin sekarang dirinya sudah menjadi pelawak dengan sebutan semacam "Ggio Budeg" dan lain-lain.