Mulai chapter ini cerita akan berfokus pada persahabatan kedua tokoh utama kita, yaitu Miku dan Mikuo bersama dengan teman2 nya

Happy reading, Minna ^^

Story start!


Chapter 3: Group Project


Disclaimer: Vocaloid belongs to Yamaha, Crypton Future Media, Internet co. Ltd, not my own

Rated : T

Genre : Friendship, Romance, Drama

Pairings :

Mikuo x Miku

Kaito x Meiko

Len x Rin

Gakupo x Luka

Oliver x Lily

Nero x Neru

Akaito x Gumi

Don't like, don't read it

.

.

.

Bel sekolah kembali berbunyi, menandakan bahwa waktu istirahat telah selesai. Seluruh siswa kembali memasuki kelas dan duduk di kursi mereka masing-masing. Tak lama kemudian, Kiyoteru sensei kembali memasuki ruang kelas.

"Baiklah, sekarang saya ingin supaya setiap siswa mewakili masing-masing kelompok maju ke depan kelas untuk mengambil salah satu kertas kecil yang ada di meja saya, di dalam kertas tersebut sudah ditentukan beberapa tema yang akan menjadi tugas kalian untuk dikerjakan selama seminggu ini". Kata Kiyoteru sensei

"Majulah, Kaito". Kata Gakupo

Kaito segera beranjak dari kursinya dan berjalan ke depan kelas

"Eh? Mereka bahkan tidak memberitahu kita". Kata Miku

Kaito mengambil kertas kecil yang berada di atas meja Kiyoteru sensei, setelah mengambil kertas tersebut ia segera kembali ke tempat duduknya. Beberapa siswa yang mewakili kelompok lain pun segera berjalan ke depan kelas.

"Baiklah, tema kita kali ini adalah sejarah. Sekarang masing-masing wakil kelompok silahkan buka kertasnya dan lihatlah tema kalian, apakan tema kalian Jepang zaman kuno, Jepang zaman klasik, Jepang zaman feodal, ataukah Jepang zaman edo". Kata Kiyoteru sensei

Kaito segera membuka kertas tersebut dan membacanya

"Jepang zaman klasik".

"Baiklah, setelah kelas usai kalian bisa memutuskan apa yang akan kalian lakukan, semua anggota dari masing-masing kelompok harus ikut mengerjakan atau nilai kalian akan saya kurangi. Kalian harus mengumpulkan beberapa keterangan tentang tema kalian dan diskusikan itu di pertemuan selanjutnya minggu depan. Sekarang masih hari senin, jadi kalian masih punya waktu seminggu untuk mengerjakannya". Kiyoteru sensei menjelaskan

.

.

.

Kelas pun selesai. Miku, Rin, dan Mikuo masih berada di dalam kelas, mereka sedang membicarakan tema tugas mereka dengan Meiko.

"Ini agak sedikit sulit, bagaimana kita bisa bekerjasama dengan mereka bertiga". Kata Miku sambil menghela napas

"Baiklah, Miku, Rin, Mikuo. Kita sudah memutuskan untuk menginap di rumahku selama seminggu, jadi kita bisa mengerjakannya bersama, lagipula tema kita sangat susah". Kata Meiko

"MENGINAP?" Rin menulis di sketchbook nya

"Benar, kalian semua mau ikut?" tanya Meiko sambil tersenyum

"Kita harus minta ijin dulu". Kata Miku

"Pada siapa?" tanya Meiko

"Panti asuhan". Jawab Miku

"Baiklah, kita akan menunggu jawaban kalian besok". Kata Meiko sambil tersenyum, kemudian ia pergi meninggalkan ruang kelas


Sesampainya di panti asuhan, Miku mengetuk pintu ruang pendeta. Pendeta itu kemudian mempersilahkannya masuk

"Uhm, otou-san, kami akan pergi menginap untuk mengerjakan tugas". Kata Miku

"Dimana?" tanya pendeta itu

"Di rumah teman sekelas kami". Kata Miku

"Berapa lama kalian akan pergi?" tanya pendeta itu

"Selama seminggu, setelah kelas usai mungkin kami akan segera mendiskusikannya". Kata Miku

"Baiklah, aku mengijinkannya, berhati-hatilah selama kalian berada di sana. Tolong jaga Rin dan Mikuo juga". Kata pendeta itu sambil tersenyum

"Tentu". Kata Miku


/Vocaloid Junior High School

Keesokan harinya...

"Jadi, mereka semua akan menginap di rumah kita?" tanya Len kesal

"Benar". Kata Meiko

"Aaaahh, sepertinya menyenangkan, apalagi ada gadis-gadis, heheheh...". kata Gakupo

"Jangan bersenang-senang dengan mereka, Gakupo". Kata Meiko

Meiko menatap Kaito dan bertanya padanya

"Jadi, bagaimana denganmu?"

"Tidak masalah bagiku". Kata Kaito

Meiko kemudian tersenyum

.

.

.

Selesai kelas, Miku, Rin, dan Mikuo kembali ke panti asuhan. Mereka berjalan menuju kamar dan segera menyiapkan beberapa keperluan untuk menginap. Setelah persiapan selesai, mereka bertiga berjalan keluar menuju gerbang depan panti asuhan

"Ini terlalu berat T_T". Tulis Rin di sketchbook nya

Mikuo menatap Rin dan Miku sambil membawa tas miliknya

"Ini samasekali tidak membantu, kita harus segera menyelesaikan semua ini, tugas kelompoknya". Kata Miku

"Hati-hati di jalan". Kata beberapa orang suster dan seorang pendeta

"Baikah". Miku berkata, sementara Mikuo membuka pintu gerbang, sedangkan Rin membawa tas miliknya


Tak lama kemudian, mereka pun tiba di rumah Len, Kaito, Gakupo, dan Meiko. Tak disangka, ternyata rumah tempat tinggal mereka sangat besar. Miku dan Rin yang melihatnya agak sedikit takjub, sedangkan Mikuo hanya menatapnya

"Sugeeeee". Tulis Rin di sketchbook nya

"Rumahnya besar sekali". Kata Miku

"Sampai kapan kalian mau berdiri diluar sana? Ayo cepat masuk". Kata Len

"Apaa?! Kau benar-benar membuatku kesall!". Tulis Rin di sketchbook nya

"Baiklah, aku senang mendengarnya". Kata Len sambil mengejek Rin

"Aaahhh!" Rin sangat kesal sampai ia pun menulis seperti itu

"Rupanya mereka sudah datang. Ayo sapa mereka, Kaito, Gakupo". Kata Meiko sambil menengok lewat pintu

Kaito tidak mempedulikan mereka, ia masih sibuk membaca buku yang sedang dibacanya

"Nanti saja, aku sudah lapar". Kata Gakupo

"Baiklah, kalau begitu kita makan dulu". Kata Meiko

"Dia benar-benar seperti seorang ibu". Miku berbisik pada Mikuo, sementara Mikuo hanya mengangguk saja

Miku, Mikuo, dan Rin merasa sungkan

"Mari makan!" kata Meiko sambil tersenyum

.

.

.

Setelah selesai makan, mereka pergi ke ruang belajar. Di sana tempatnya cukup luas, mereka sedang membicarakan pembagian tugas masing-masing anggota

"Baiklah, sekarang kita mulai saja pembagian tugasnya. Di kelompok kita ada 7 orang, Miku dan Mikuo, kalian berdua kumpulkan keterangan tentang periode Asuka". Kata Meiko

"Mengerti". Kata Miku

"Gakupo dan Kaito, kalian berdua kumpulkan keterangan tentang periode Nara". Kata Meiko melanjutkan

"Eh? Lalu aku dengan siapa? Denganmu yah Meiko?". Tulis Rin di sketchbook nya

"Tentu saja tidak, kau dengan Len. Kalian berdua carilah keterangan tentang zaman feodal di jepang". Aku sendiri yang akan membacakan kertas hasil pekerjaan kita dan mempersiapkan presentasi di depan kelas". Kata Meiko

"APAAAAA?!" Tulis Rin di sketchbook nya, Len yang mendengarnya pun sama kagetnya dengan Rin, lalu ia pun berkata : "TIDAAAAKKKK!"

Meiko hanya tersenyum melihat mereka

"Jadi tugas kita mengumpulkan keterangan tentang periode Asuka, dimulai dari tahun 538 - 710". Kata Miku

"Kita akan mengumpulkan keterangan tentang periode Nara, dimulai dari tahun 710 setelah periode Asuka". Kata Kaito sambil mengajak Gakupo berbicara dengannya

"Baiklah, baiklah. Aku mengerti". Kata Gakupo

"Jadi tugas kita adalah mencari keterangan tentang zaman feodal di jepang, dimulai dari tahun 1185 – 1868". Tulis Rin di sketchbook nya

"Aku benar-benar tidak ingin berpasangan denganmu, kau ini sangat aneh". Kata Len sambil mengejek

"Apaaaa?! Kau kira aku ingin berpasangan denganmu, kau ini laki-laki pemalas, jangan hanya diam saja, bantu aku mengerjakan semua ini!" tulis Rin di sketchbook nya, sementara itu dari raut wajahnya sudah terlihat kalau ia sebentar lagi akan marah

"Oh, lihatlah, gadis aneh yang makin hari makin terlihat aneh". Len kembali mengejek Rin

"Grrrrr... aku akan membunuhmu! Omaewa kurosuuuuu!" tulis Rin di sketchbook nya

"Apapun yang kau katakan, aku tidak akan mendengarnya, lagipula aku tidak bisa mendengarmu". Kata Len sambil terus-terusan mengejek Rin

"Bagaimana dengan pembagian kamarnya?" tanya Miku

"Aku akan bersama dengan para gadis!" kata Gakupo sambil berkhayal

"Apaaa?!" seru Miku kaget

"Tentu saja tidak! Aku, Miku dan Rin akan berada di kamar yang sama". Kata Meiko

Sementara itu Mikuo, dari raut wajahnya terlihat sedih. Meiko melihatnya

"Mikuo kelihatannya tidak berbahaya, Jadi dia bisa sekamar dengan Rin, Miku, dan aku. Sedangkan kalian bertiga tetaplah tidur di kamar kalian". Kata Meiko

"INI TIDAK ADILL!" Gakupo berteriak

"Tidak masalah bagiku". Kata Kaito

"Yang terpenting, gadis aneh itu tidak sekamar denganku". Len mengejek Rin sambil menatapnya

"APAAAA?!" tulis Rin

"Baiklah, kuharap kalian beruntung. Aku akan mengerjakan tugas bagianku dan mempersiapkan presentasi". Kata Meiko

"Baiklahh". Kata Mereka semua


Sudah 5 hari berlalu. Miku, Rin, dan Mikuo masih mengerjakan tugas dan menginap di rumah Meiko, Len, Kaito, dan Gakupo. Tugasnya sudah hampir selesai, hanya saja ada sedikit kekurangan

"Bagaimana perkembangannya?" tanya Meiko

"Kita sudah hampir selesai, tapi masih ada beberapa yang kurang. Kita tidak mempunyai foto keterangan tentang tempat-tempat bersejarah dimana peristiwa-peristiwa tersebut terjadi, misalnya seperti istana, atau kuil". Kata Miku

"Kiyoteru sensei bilang kalau kita tidak boleh mengcopy gambar yang ada di internet, kita harus memotret nya sendiri secara langsung, benar-benar menyebalkan". Kata Gakupo, ia terlihat malas

"Hmmm., aku tahu!". Kata Meiko, sepertinya ia sudah memikirkan suatu rencana

"Eh?" tanya mereka semua, mereka merasa sedikit heran


Hari berikutnya, mereka pergi ke sebuah museum untuk mengumpulkan beberapa gambar tentang tempat-tempat bersejarah lainnya

"Kenapa kita harus ke museum?" tulis Rin di sketchbook nya

"Apa menurutmu kita ini sedang berlibur? Tentu saja untuk mengambil gambar, baka". Kata Len

"APAAAA?! KAU INI BENAR-BENAR MENYEBALKAN! AAHH!" tulis Rin di sketchbook nya

"Ayo kita jalan lagi, Mikuo?" tanya Miku

Miku menatap wajah Mikuo, Mikuo kelihatannya sedang sedih

"Mikuo, kau kenapa?" tanya Miku

Mikuo menggelengkan kepalanya dan tersenyum

"Hari ini hari sabtu, jadi kita harus mengumpulkan semua gambarnya sekarang juga. Besok senin kita sudah harus presentasi di depan kelas". Kata Meiko sambil tersenyum

"Ini membosankan". Kata Gakupo sambil menghela napas

"Gakupo, bersikaplah dewasa sedikit. Jika kau tidak ingin ikut, maka pulanglah". Kata Kaito sambil tersenyum

"Kaito, sikapmu ini benar-benar suka berubah. Diamlah, hentikan senyuman mu itu". Kata Gakupo

"Baiklah, aku akan diam". Kata Kaito


Saat mereka sedang sibuk mengambil beberapa foto, Mikuo hanya duduk di pojok ruangan. Miku menyadarinya dan berjalan mendekati Mikuo, lalu ia pun duduk di sebelahnya

"Mikuo, kau kenapa? Ayo kita kesana, kalau tidak mereka akan bilang kalau kita samasekali tidak membantu mereka mengerjakan tugas".

Miku mengenggam tangan Mikuo, suhu tubuh Mikuo sangat panas

"Mikuo, kau demam?!" kata Miku terkejut dan segera memberitahu mereka semua

"Mikuo demam!". seru Miku

"Eh?! Kalau begitu, ini kunci rumah kami. Pergi dan istirahatlah. Tolong kau temani dia". Kata Meiko sambil memberikan kunci rumah pada Miku

"Tapi, bagaimana den...". Miku berkata namun Rin menulis di sketchbook nya

"Tidak apa-apa, kita bisa mengerjakannya".

"Rin,.. arigatou semuanya! Ayo kita pergi, Mikuo". Kata Miku


Miku dan Mikuo tiba di rumah Meiko, Len, Kaito, dan Gakupo. Miku segera membuka pintu dan membawa Mikuo ke kamar

"Tidurlah". Kata Miku sambil membantu Mikuo untuk berbaring

"Kau demam". Kata Miku, ia terlihat cemas

"Tunggulah disini. Aku akan keluar sebentar mengambilkan obat untukmu, jangan kem..". Miku berkata namun Mikuo malah menarik tangannya, membuatnya terjatuh ke atas tempat tidur

"Mikuo, chotto matte kudasai". Miku berkata namun Mikuo menatapnya dengan sedih

"Mikuo, jangan takut. Aku tidak akan meninggalkanmu, aku hanya ingin keluar sebentar saja mengambil obat". Kata Miku

Mikuo menggengam tangan Miku dengan kuat

"Kau ini sangat keras kepala. Kalau begitu baiklah, aku tidak akan pergi sampai kau tertidur. Aku hanya berbaring sebentar saja disampingmu". Kata Miku

Mikuo menggangukkan kepalanya

"Baiklah, kalau itu bisa membuatmu merasa jauh lebih tenang". Kata Miku sambil tersenyum

.

.

.

Beberapa jam kemudian, Gakupo, Len, Kaito, Meiko dan Rin tiba di rumah...

"TADAIMAAA!". Seru Gakupo

"Kau ini berisik sekali sih, Gakupo!". Kata Len kesal

"Akhirnya kita pulang juga". Tulis Rin di sketchbook nya, tapi Len melihatnya. Ia pun berkata

"Diamlah, ini bukan rumahmu".

"Aaahhhh!" Rin dan Len lagi-lagi bertengkar

"Di mana Miku dan Mikuo?" tanya Meiko

"Aku akan mencari mereka". kata Gakupo sambil berjalan menuju kamar

.

.

.

Miku membuka matanya dan menatap Mikuo yang masih memeluknya

"Mikuo, lepaskan aku. Biarkan aku pergi". Miku berkata namun Mikuo sepertinya masih tertidur

"Cepat lepaskan aku, kalau mereka melihatnya, mereka mungkin akan berpikir yang aneh-aneh!". Seru Miku panik, ia masih berusaha untuk melepaskan diri dari pelukan Mikuo. Namun terlambat, pintu kamar sudah terbuka dan Gakupo ada disana

Mereka pun terdiam

"Apakah mereka ada disini?" tanya Kaito

"Maaf sudah menganggu kalian". Kata Gakupo sambil menutup pintu kamar

Gakupo berseru dalam hatinya : "Tidak, tidak mungkin! Ini pasti salah! Aku harus mencari mereka di kamar lain!"

"TIDAAAAKKKK!" teriak Miku pada dirinya sendiri

.

.

.

To Be Continued


sampe dsini dlu critanya XD

minna, bagaimana mnurut kalian? apa msih ada yg kurang?

mulai chapter depan Luka, Lily, sm Neru akan mncul scara brsamaan XD

review nya, please :3