Ch.2 The Owner, His Brother, And HQ
Narator : "Di Chapter sebelumnya, Orphan 1 (sebenarnya bukan orphan) yang diketahui namanya adalah Delia tidak mendapat lauk karena lupa kalau anak-anak disana rakus semua. Shadow yang tahu akan hal itu berinisiatif memberi Delia sebagian lauknya. Delia hanya bisa kaget dengan wajah yang memerah".
Story Continued...
Shadow : "kalo lu mau ambil aja laukku. Aku gk seberapa laper.."
Delia : "... eh?"
Shadow : "Nih. kutaruh dipiringmu." (memasang senyuman polong eh polos!)
Delia : "EEEEEEHH!?"*blush*
Shadow : "?"
masih Shadow : "Oy, Del... kok wajahmu merah? demam ya?" (nanya'nya polos banget...)
Delia : "eh! uhm... gpp kok..." *grogi* *gemetaran*
Shadow : "... Hei Werewolf, kira-kira apa yang terjadi pada Delia?" (tidak memindah pandangan)
Werewolf : "..."
Shadow : "Werewolf?" (melihat ke arah Werewolf)
Werewolf : *menggerutu* "kenapa dia yg dapet, kenapa dia yg dapet, kenapa dia yg dapet..." (diulagi terus)
Shadow : "Werewolf? Oy, Werewolf!..." (melambaikan tangan didepan kamera eh Werewolf!)
Narator : "Sebagai penjelas, Shadow selalu memotong lauk menggunakan bibirnya"
Shadow : "Ini suara gaje juga nyeritain aib orang tanpa pamrih..."
(?) : "Perempuan selalu tumbuh lebih cepat,ya!"
Shadow : "Sekarang apa lagi coba?... eh tuan pemilik..."
Owner K : "Terimakasih telah menjaga putriku satu-satunya, nak"
Shadow : 'menjaga? perasaan aku gk ngapa-ngapain Delia, deh...' "Tidak, ini bukan apa-apa..."
Delia : "Papa habis darimana, kok baru baru dateng?"
Shadow : "..." 'Ya, Delia sebenarnya bukan seorang yatim piatu atau anak yg dibuang... dia masih punya ayah'
Narator : "Kenapa Kau mengambil peranku...?"
Shadow : 'Nih suara nggangu bener, sih! biarin napa'
Owner K : "Papa tadi habis ketempat Om mu"
Werewolf : "Mengapa anda kesana?"
Owner K : "Aku ada beberapa urusan dengannya... Ngomong-ngomong Shadow, Werewolf, bisa ke HQ Sebentar?"
Shadow : "Emangnya mau ngapain, Om?"
Owner K : "Untuk menyelesaikan urusanku dengannya, kalian berdua sangat kuperlukan."
Delia : "Aku nggak?"
Owner K : "Owh, kenapa anakku, tidak mau Werewolf berduaan dengan shadow?" (usil banget nih pak tua)
Delia : "a-a-a-a-aku tidak..." *blush*
Werewolf : "Be-berdua..." (muncul telinga & ekor anjing)
Narator : "Sekedar info, disaat telinga dan ekor werewolf muncul, tidak ada yg bisa menghentikan keinginannya"
Shadow : 'GAWAT!' *panik*"Del, kalau lu mau ikut, ikut a...!" (mulut ditutupi Werewolf)
Werewolf : "Shadow, ayo cepat kita pergi!" (Penuh semangat)
Shadow : "mmm..." (artinya : Trus Delia gimana?)
Werewolf : "Kami pergi dulu!"
Delia : "Tu-tunggu! aku ikut! gak papa kan Pa?
Owner K : "Ya, tidak apa-apa"
Delia : "Makasih Pa! woy, tunggu!"
Owner K : "Haaa... masa muda..."
(?) : "Tapi bukannya mereka masih 10 tahun?"
Owner K : "Ya... tetapi mental mereka (kecuali Shadow) mental anak berusia 17 tahun"
(?) : "..."
Di Jalan Menuju HQ Orde
Shadow : "... Hei Werewolf, bolehkah aku meminta sesuatu?"
Werewolf : "Minta apa?" (merangkul tangan Shadow dari tadi)
Shadow : "Maukah kau melepaskan tanganmu?"
Werewolf : "Ndak mau! ^w^"
Delia : 'Sekarang aku tahu kenapa dia dijuluki Werewolf...' "Oiya, kenapa nama julukanmu Shadow?"
Shadow : "karena mereka bilang aku bisa hilang dan muncul entah darimana..."
Delia : "Kok mereka bisa bilang begitu?"
Shadow : "Entahlah..."
Delia : "..."
Shadow : "..."
Werewolf : ^w^
Delia : (memalingkan wajah) 'Kesunyian macam apa ini?' "Hei, Shadow... lho... kok Shadow hilang?"
Werewolf : "Shadow... Shadow..." (mencari)
Delia : 'ebuset... Werewolf yang dari tadi nempel sama Shadow aja sampai nyari-nyari... jadi ini yang dimaksud hilang entah kemana...'
Shadow : (Mengendap-endap ke belakang Delia) "BA!"
Delia : "...!" (kaget)
Shadow : "Gimana, aku bisa hilang kan?"
Delia : "I-iya..."
Sesampainya di HQ
Shadow : "Permisi..."
(?) : "Oh, sudah datang ya? masuk, masuk"
Delia : "Paman, kenapa Paman memanggil kami?"
Werewolf : "Perasaan yang dipanggil cuma aku sama Shadow, deh..." (kembali normal)
Shadow : "Sudahlah~... Tapi apa yang akan dilakukan tuan Developer dengan anak 10 Tahun?" (tanpa Basa-Basi)
Dev.K : "Lebih Tepatnya, kalian berdua"
Werewolf : "Memangnya kami kenapa?"
Delia : "Kenapa tiba-tiba langsung ke permasalahannya?"
Author : "Soalnya otak gue mengering..."
Dev.K : "Sebenarnya, Kalian Berdua bukan manusia seutuhnya!"
Delia : "Tunggu dulu, kalau Werewolf udah keliatan, tapi kalau Shadow..."
Dev.K : "Werewolf Sebenarnya adalah anak dari seorang manita yang melahirkan anak seekor serigala. Sedangkan Shadow..."
Shadow : "Aku kenapa?"
Dev.K : "Kau adalah anak yang memiliki kemampuan merubah takdir seseorang!"
Semua (Kecuali Dev.K) : "... huh?"
Delia : "Bukannya hal itu tidak membuatnya menjadi setengah manusia ya?"
Dev.K : "Ceritanya penjang, singkatnya dia adalah manusia setengah Dewa"
... ... ...
Delia+Werewolf : "WUAPPPAAAAAAAAAAAA!?"
To Be Continue...
