HERO
Chapter 3
Disclaimer : Diri mereka sendiri
Genre : Gak tau
Rate : T
Cast : YunJae and Other
Warning : BL, GS, Typo dimana-mana, Gak suka gak usah baca.
Thank buat para Reader dan Reviewer...
Maaf gak bisa updet cpet, Aku hanya Updet tiap hari sabtu dan minggu!
.
Chapter 3
"Wah kau Jongie kan? kau sudah besar ne... " Mrs Jung mengelus rambut Jaejoong sayang,
"Ne, Aneyong Jung ahjuma Jung ahjusi... " Jaejoong membukukkan tubuhnya sembilan puluh derajat,
"Appa dan Umma sedang menunggu di dalam... "
Ketiga orang dari keluarga Jung itu mengikuti Jaejoong masuk kedalam kediaman Kim,
Yunho menyeringai ketika menyadari Pujaan hatinya nampak Shock mengetahui bahwa Yunholah namja yang akan di jodohkan dengannya, yeoja itu menekuk wajahnya selama makan malam berlangsung,
Dan malam itu juga, Jung Yunho dan Kim Young Woong resmi bertunangan.
.
"Hai tau tidak... Lukisan Hero minggu ini nampak berbeda loh... " Yunho menghentikan langkahnya ketika mendengar segerombolan gadis tengah membicarakan sosok 'Hero',
"Eumh, aku sudah melihatnya di mading... "
Yunho mengerutkan keningnya bingung, Hero? Lukisan? bukankah dirinya yang memasang lukisan dengan nama Hero itu? karna nama itulah yang ia pakai di setiap lukisanya sela dia di Prancis, Lalu bagaimana bisa Berbeda sedang itu adalah lukisan pertamanya errr... separuhnya maksudnya selama dia di Korea,
Yunho hendak bertanya pada gerombolan Yeoja itu tapi niatnya terhenti saat mendengar keributan dari arah Mading#Padahal gk tau di Korea ada yang namanya Mading apa gak#
Nafas Jaejoong memburu sembari menatap kertas lukisan yang kini telah berpindah ke tangannya,
Sreek!
Kertas itu terbelah jadi dua, tidak ada yang berani berbicara dari sekian banyaknya murid di tempat itu,
"Hyung... "
Changmin menepuk Pundak Jaejoong pelan,
"Siapa?" tanya Jaejoong dengan suara rendah,
"Kim Jaejoong... apa yang kau lakukan? kenapa kau merusaknya?"
Jaejoong segera mengangkat kepalanya, matanya menatap lekat pada sosok calon kakak iparnya itu,
Degh!
Entah kenapa Jantung Yunho berdetak crpat hanya dengan menatap Doe eyes di depannya itu.
"Hyung sebaiknya kita kembali ke kelas, sebentar lagi bel masuk tiba!"
Changmin berusaha menarik tangan Jaejoong,
"Aku yang memasang lukisan itu di mading, Wae?"
Semua yang ada di situ tentu kaget mendengar kata-kata Yunho,
Changmin bisa merasakan tubuh Jaejoong bergetar langsung melingkarkan tangannya pada tubuh namja yang sudah di anggapnya Hyung itu,
Jaejoong meremas-remas jertas di tangannya, menjatuhkanya dan menginjak-injajnya sampai tak berbentuk lagi,
"Ayo Hyung... "
Changmin mulai memaksa Jaejoong pergi dari tempat itu menyisakan Yunho yang masih menahan amarahnya, kalau tidak ingat Jaejoong itu Adik dari tunangannya sudah bisa di pastikan dia akan menghajarnya habis-habisan.
.
"Kau kenapa Yun?" tanya Young Woong ketika Yunho Berjalan memasuki kelas,
"Aku tidak apa-apa... "
Yunho menghampiri yeoja itu dan mengecup pipinya sekilas,
"Ehem... ehem... "
Blush! pipi Youngwoong memerah seketika,
"Kalian mau ikut kami jalan-jalan nanti?" tanya Junsu yang tumben-tumbenan Diam saja saat Yoochun menggandengnya,
"Tentu!" Jawab Young Woong dengan semangat,
"Eumh... boleh aq bertanya?" Yunho bertanya entah pada siapa,
Ketiga orang lainnya menatapnya dengan tatapan 'Apa?'
"kenapa Jaejoong marah hanya saat aq memasang lukisan ku di Mading?"
"Mungkin Joongie hanya merasa tersaingi oleh hasil lukisan mu Yun... " kata Young Woong
"Ne benar, selama ini kan dia selalu jadi yang pertama di kelas Seni... " Yoochun menambahkan,
"Errr... Sebenarnya itu bukan lukisan ku sepenuhnya... aku menemukannya di atap dalam kondisi setengah jadi dan aku tinggal meneruskannya... "
Pluk!
Tiga orang itu menepuk dahinya mendengar penjelasan Yunho,
"Dan aku yakin itu lukisan Joongie dan itu pula yang membuatnya marah... " Junsu bersuara,
Young Woong dan Yoochun hanya bisa geleng-geleng kepala...
.
Yunho sedang berguling-guling di kamarnya, ingatannya jembali ke kejadian tadi pagi, dimana sosok Kim Jaejoong yang sedang menatapnya marah karna lukisan itu, atau karna...
Bayangan Hero kecil berseliweran di kepalanya, dan entah dari mana awalnya Yunho mulai membanding-mbandingkan sosok Hero kecilnya dengan dua bersaudara Kim itu, Kim Jaejoong dan Kim Young Woong,
Suara dering phonsel menyadarkan Yunho dari lamunannya,
"Yeoboseyo... "
"Yun, Joongie masuk rumah sakit, Jantungnya kambuh lagi..."
"Mwo? Bagsimana bisa?"
"Ne, Joongie itu menderita kelainan jantung sejak lahir... "
"Kau dimana?"
"Aku dalam perjalanan pulang... begitu Joongie tidur aku langsung pulang, besok harus sekolah... "
"Ne! Hati-hati... "
"Jeongmal saranghae... "
"Nado... "
Pip!
Yunho menyambar kunci mobilnya dan bergegas keluar.
.
Jaejoong menatap keluar melalui jendela kamarnya rawatnya yang gelap, Seharusnya saat ini dia tidur, tapi entah kenapa matanya sulit di pejamkan, terlalu banyak yang di pikirkannya saat ini.
"Hah... "
Entah sudah berapa kali namja cantik itu menghela nafasnya, Dia lelah...
Cklek!
Jaejoong menoleh kearah pintu,
'Yoongie kah?'
Dalam keremangan kamar itu Jaejoong masih bisa melihat saat seseorang mendekat ke arah ranjangnya dan duduk di kursi yang tersedia di sisi ranjang miliknya,
"Kau... "
"Bagaimana keadaanmu?"
Jajoong hanya mendengus mendengar pertanyaan itu.
"Mianhae... "
"Untuk apa?"
Yunho menghela nafas berat,
"Aku benar-benar tidak bermaksud untuk mencuri lukisan mu, menurut ku hanya sayang saja lukisan sebagus itu di telantarkan... "
"Jadi menurutmu aku marah karna lukisannya?"
Yunho mengerutkan kening heran,
"Lalu?"
"Apa kau lupa kau menuliskan nama siapa di lukisan itu?"
Kening Yunho makin berkerut,
"Wae? Hero bukan nama yang buruk bukan?"
"Bodoh! aq yang lebih dulu menggunakan nama Hero jadi aku lebih berhak atas nama itu!"
Degh!
Yunho terperanjat mendengar jawaban namja di depannya itu,
"Kau bilang apa?"
"Wa-wae? "
"He-hero?"
"Ne! dan jangan menatap ku seperti itu BEAR!"
Degh!
Lagi-lagi Yunho tersentak!
Bear?
"Ka-kau... benar-benar Hero?"
Jaejoong memutar bola matanya bosan "Ne! Wae? Kau lupa pada ku beruang jelek?" Suara Jaejoong terdengar mengejek.
Grep!
"Wa-wae?" tanya Jaejoong saat tiba-tiba Yunho memeluk tubuhnya dengan erat,
Dan bukanya menjawab Yunho tambah mempererat pelukannya,
"Se-sak... " rintih Jaejoong
"Bagaimana mungkin? bagaimana bisa aku salah mengira? Ku pikir... Ku pikir Young Woonglah Hero itu... "
"Apa maksudmu?" tanya Jaejoong tanpa berusaha melepas pelukan namja bermata musang itu, dia sendiri tidak tau kenapa... dia hanya merasa nyaman dengan posisi mereka saat itu.
"Aku mencari mu... Mencari Hero kecil ku... dan saat aku bertemu dengan Young Woong... Ku pikir aku sudah menemukanmu... "
.
.
Tbc
.
RnR Please!
